PEMERINTAH KOTA MALANG DINAS KETENAGAKERJAAN DAN SOSIAL

JL. MAYJEN SUNGKONO (Perkantoran Terpadu Gedung B Lt. 3) TELP. (0341) 751534

MALANG

STANDAR PELAYANAN PUBLIK DINAS KETENAGAKERJAAN DAN SOSIAL KOTA MALANG

A. PENDAHULUAN
Sesuai dengan amanat UUD Republik Indonesia Tahun 1945 Pemerintah Daerah berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut azas otonomi dan tugas pembantuan. Sebagai konsekuensinya maka Pemerintah Kota Malang sebagai daerah otonomi mempunyai hak dan kewajiban untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri atas dasar kebijakan dan inisiatif pembiayaan serta dilakukan oleh perangkat daerah sendiri, di samping dana dari pemerintah pusat yang telah diatur dalam Undang – Undang. Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Sosial yang meliputi perencanaan dan Kota Malang mempunyai tugas pokok pelaksanaan ketenagakerjaan serta melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah di bidang Ketenagakerjaan dan pengendaliannya sesuai dengan kebijaksanaan Walikota. Untuk dapat mewujudkan

penyelenggaraan otonomi daerah yang benar-benar sehat atau untuk mewujudkan kesesuaian antara prinsip dan praktek penyelenggaraan Otonomi Daerah, maka Pemerintah Kota Malang dengan Peraturan Walikota Malang Nomor 57 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang telah menentukan Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial sebagai salah satu perangkat daerah untuk melaksanakan fungsi ketenagakerjaan dan Sosial dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah yang nyata, dinamis, dan bertanggung jawab. Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang beralamat di Kantor Pelayanan Terpadu gedung B lantai 3 Jl. Mayjen Sungkono Kel. Arjowinangun Kec. Kedung Kandang. Jumlah karyawan Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial sebanyak 51 orang Pegawai Negeri Sipil dan 1 orang Pegawai tidak tetap. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Malang saat ini adalah Drs. Wahyu Santoso, SH, M.Si.

1

I. VISI ” Terciptanya Perluasan Lapangan Kerja, Perlindungan, Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Sosial ” II. MISI a. Meningkatkan Pelatihan dan Ketrampilan tenaga kerja yang handal dalam menghadapi pasar kerja b. Menyediakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi setiap angkatan kerja c. Mewujudkan Hubungan Industrial dan Ketenangan dalam bekerja d. Meningkatkan pengawasan dan pembinaan serta penyuluhan bidang ketenagakerjaan dan sosial e. Mewujudkan tenaga kerja yang sehat dan produktif f. Menetapkan sistem informasi bidang ketenagakerjaan dan sosial g. Meningkatkan kualitas pelayanan bidang ketenagakerjaan dan sosial III. MOTTO DAN JANJI PELAYANAN a. Motto: Dengan pelayanan cepat, cermat, tertib dan tidak tercela adalah tujuan kami. b. Janji : Kami siap memberikan pelayanan prima dan membantu menyelesaikan permasalahan secara cepat sesuai dengan peraturan yang berlaku. IV. RUANG LINGKUP TUGAS Adapun Peraturan Walikota Malang Nomor : 57 Tahun 2008 tentang Uraian tugas, fungsi, dan tata kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang adalah sebagai berikut : Pasal 4 (1) Susunan Organisasi Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial, terdiri dari : a. Kepala Dinas; b. Sekretariat, terdiri dari : 1. 2. 3. 1. 2. 3. Subbagian Penyusunan Program; Subbagian Keuangan; Subbagian Umum. Seksi Pengembangan Potensi, Profesi dan Swadaya Sosial Seksi Rehabilitasi Sosial Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial

c. Bidang Sosial, terdiri dari:

2

d. Bidang Pelatihan dan Penempatan, terdiri dari : 1. Seksi Pelatihan Tenaga Kerja; 2. Seksi Penempatan Kerja. e. Bidang Hubungan Industrial, terdiri dari : 1. Seksi Penyelesaian Perselisihan; 2. Seksi Kelembagaan, Kesejahteraan Pekerja dan Purna Kerja. 3. Seksi Persyaratan Kerja dan Pengupahan. f. Bidang Pengawasan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, terdiri dari : 1. Seksi Norma Kerja; 2. Seksi Kesehatan dan Keselamatan Kerja; 3. Seksi Jaminan Sosial Tenaga Kerja. g. Unit Pelaksana Teknis (UPT); h. Kelompok Jabatan Fungsional. (2) Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris dan Bidang dipimpin oleh Kepala Bidang yang dan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI Bagian Kesatu Kepala Dinas Pasal 5 Kepala Dinas mempunyai tugas menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, mengkoordinasikan dan melakukan pengawasan melekat terhadap unit kerja di bawahnya serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai tugas dan fungsinya. Bagian Kedua Sekretariat Pasal 6 (1) Sekretariat melaksanakan tugas pokok pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, urusan rumah tangga, perlengkapan, kehumasan dan kepustakaan serta kearsipan.

3

(2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pasal 7 (1) Sekretariat terdiri dari : a. q. g. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi. b. r. pengelolaan urusan kehumasan. k. c. penyusunan Penetapan Kinerja (PK) d. pengkoordinasian pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM). (2) Masing-masing Subbagian dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris. e. Sekretariat mempunyai fungsi : a. pelaksanaan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP). f. o. ketatalaksanaan dan kearsipan. pelaksanaan dan pembinaan ketatausahaan. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang ketenagakerjaan dan sosial. n. m. pelaksanaan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja). Pelaksanaan fasilitasi pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan. p. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). c. l. j. pelaksanaan verifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) keuangan. Sub Bagian Keuangan. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan publik secara berkala melalui web site Pemerintah Daerah. pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan. pelaksanaan administrasi dan pembinaan kepegawaian. Sub Bagian Umum. 4 . pengelolaan anggaran dan retribusi. pelaksanaan administrasi keuangan dan pembayaran gaji pegawai. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya. i. h. b. keprotokolan dan kepustakaan. Sub Bagian Penyusunan Program.

Pelaksanaan fasilitasi pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan. Pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). e. Penyusunan dan penyampaian laporan keuangan semesteran dan akhir tahun. Penerimaan. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai tugas dan fungsinya. Penyusunan Penetapan Kinerja (PK). Penyusunan dan penyampaian laporan penggunaan anggaran. evaluasi dan pelaporan. Pelaksanaan pentatausahaan keuangan. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. g. Penyusunan administrasi dan pelaksanaan pembayaran gaji pegawai. Penyiapan bahan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).Pasal 8 (1) Subbagian Penyusunan Program melaksanakan tugas pokok penyusunan program. c. Pengevaluasian dan pelaporan tugas pokok dan fungsi. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja). f. Subbagian Keuangan mempunyai fungsi: a. b. Penyusunan laporan dan dokumentasi pelaksanaan program dan kegiatan. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. h. d. h. Pasal 9 (1) Subbagian Keuangan melaksanakan tugas pokok pengelolaan anggaran dan administrasi keuangan. Penyusunan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP). d. f. Pelaksanaan verifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Keuangan. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). i. c. subbagian Penyusunan Program mempunyai fungsi: a. 5 . j. g. e. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). pengadministrasian dan penyetoran retribusi dan/atau lain-lain pendapatan yang sah. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan publik secara berkala melalui web site Pemerintah Daerah.

profesi dan swadaya sosial. d. Bidang Sosial mempunyai fungsi: a. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. profesi. rehabilitasi sosial. keprotokolan dan perpustakaan. serta bimbingan sosial. rehabilitasi sosial. Pasal 10 (1) Subbagian Umum melaksanakan tugas pokok pengelolaan administrasi umum meliputi ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan rumah tangga dan perlengkapan.i. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. kehumasan dan kepustakaan serta kearsipan. dan swadaya sosial. Pengendalian dan pengamanan teknis operasional di bidang usaha sosial. pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang ketenagakerjaan dan sosial. rehabilitasi sosial. rehabilitasi sosial. kepegawaian. pelaksanaan kehumasan. g. ketatalaksanaan dan kearsipan. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai tugas dan fungsinya. bantuan dan perlindungan sosial. Pemrosesan perijinan di bidang sosial. rehabilitasi sosial serta bimbingan sosial. c. perlengkapan. urusan rumah tangga. pengembangan potensi. ketatausahaan. Subbagian Umum mempunyai fungsi: a. Pelayanan umum di bidang sosial. f. serta bimbingan sosial. d. e. c. 6 . (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). pelaksanaan administrasi dan pembinaan kepegawaian. profesi. bantuan dan perlindungan sosial. pelaksanaan ketatausahaan. bantuan kesejahteraan sosial dan bimbingan sosial. Bagian Ketiga Bidang Sosial Pasal 11 (1) Bidang Sosial melaksanakan tugas pokok pengembangan potensi. bantuan kesejahteraan sosial dan bimbingan sosial. Perencanaan dan pelaksanaan program di bidang sosial. b. Pengumpulan dan pengelolaan data dalam rangka perencanaan di bidang pengembangan potensi. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai tugas dan fungsinya. bantuan dan perlindungan sosial. dan swadaya sosial. e.

dan Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM). Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial. Penyusunan bahan kebijakan rehabilitasi penataan dan pemeliharaan Taman Makam Pahlawan. dan penertiban usaha pengumpulan sumbangan sosial. serta pembinaan. e. organisasi sosial / lembaga swadaya masyarakat / organisasi profesi. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberdayaan Karang Taruna. Seksi Rehabilitasi Sosial. Seksi Pengembangan Potensi. Pasal 13 (1) Seksi Pengembangan Potensi. h. f. profesi dan swadaya sosial. Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pemberdayaan peran kesejahteraan sosial keluarga serta pembinaan dan pelayanan lanjut usia dan anak terlantar. pengembangan potensi. dan Swadaya Sosial melaksanakan tugas pokok pembinaan kegiatan di bidang penyuluhan dan bimbingan sosial. Profesi. g. b. Pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan program pengembangan potensi. i. Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial. Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis penyelenggaraan sistem informasi potensi. pembinaan dan pelayanan terhadap organisasi sosial. (2) Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. Pelaksanaan koordinasi teknis pemakaman di Taman Makam Pahlawan. 7 . c. b. dan Swadaya Sosial mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program bimbingan sosial. profesi. Profesi dan Swadaya Sosial. profesi dan swadaya sosial. d.f. c. dan swadaya sosial. Seksi Pengembangan Potensi. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). j. penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis penyuluhan di bidang sosial. Pasal 12 (1) Bidang Sosial terdiri dari: a. Profesi. pengendalian. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya.

yayasan. anak dan balita terlantar. eks psikotik. serta lanjut usia terlantar. tuna susila. eks kusta. eks kusta. anak dan balita terlantar. i. eks napi. serta lanjut usia terlantar. m. pengemis. c. tuna susila. rehabilitasi anak nakal dan korban narkoba. serta lanjut usia terlantar. eks psikotik. penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis kegiatan penertiban terhadap usaha-usaha pengumpulan sumbangan dan undian berhadiah (UGB – Undian Gratis Berhadiah) oleh organisasi sosial. rehabilitasi anak nakal dan korban narkoba. penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberdayaan tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSM). rehabilitasi gelandangan. yayasan atau kelompok masyarakat. Pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan teknis pelaksanaan koordinasi dan pengendalian layanan dan rehabilitasi gelandangan. eks napi.g. pengemis. tuna sosial. tuna sosial. atau kelompok masyarakat. eks kusta. dan pengendalian teknis pembinaan bantuan stimulans usaha ekonomi produktif. Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis penanggulangan korban Narkotika. l. Seksi Rehabilitasi Sosial mempunyai fungsi: a. Penyiapan bahan bimbingan. eks psikotik. dan Zat Aditif (NAPZA) dan pengidap HIV/AIDS. dan rehabilitasi sosial penyandang cacat melalui Loka Binakarya. eks napi. anak dan balita terlantar. pelaksanaan pengendalian pengumpulan uang atau barang undian berhadiah oleh organisasi sosial. h. pengemis. j. tuna susila. pengembangan. yayasan atau kelompok masyarakat. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai tugas dan fungsinya. Psikotropika. Pasal 14 (1) Seksi Rehabilitasi Sosial melaksanakan tugas pokok pembinaan anak jalanan. k. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pelayanan dan rehabilitasi gelandangan. e. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberdayaan dunia usaha. 8 . rehabilitasi anak nakal dan korban narkoba. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). tuna sosial. penyiapan bahan pemberian ijin pengumpulan uang atau barang undian berhadiah oleh organisasi sosial. b. d. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pelayanan dalam dan luar panti.

d.f. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Sosial sesuai tugas dan fungsinya. Pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan teknis pemberian bantuan dan pelayanan perlindungan sosial. dan usia lanjut). Pasal 15 (1) Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial melaksanakan tugas pokok pemberian bantuan dan perlindungan sosial termasuk pemberian bantuan kepada masyarakat miskin. h. serta bantuan kepada korban bencana dan musibah lainnya. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberdayaan keluarga miskin. Peyiapan bahan koordinasi teknis pemakaman di Taman Makam Pahlawan. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberian bantuan sosial keluarga tidak mampu (miskin). (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). f. yayasan sosial. b. g. e. wanita. h. i. c. Bagian Keempat Bidang Pelatihan dan Penempatan 9 . penataan dan pemeliharaan Taman Makam Pahlawan. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberdayaan yayasan sosial dan panti asuhan. i. Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial mempunyai fungsi: a. Pelaksanaan identifikasi sasaran penanggulangan masalah kesejahteraan sosial. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program bantuan korban bencana alam dan bencana sosial. j. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program penanggulangan korban tindak kekerasan. meliputi fakir miskin dan Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK). traficking. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Sosial sesuai tugas dan fungsinya. dan pekerja migran (anak. g. Penyiapan bahan kebijakan rehabilitasi. dan panti asuhan. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pemberian bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yayasan sosial dan panti asuhan.

e. pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pelatihan dan penempatan. pelaksanaan penyuluhan dan bimbingan terhadap bursa kerja swasta (petugas. d. 10 . serta penyebarluasan Informasi Pasar Kerja (IPK) melalui media massa. pemrosesan pertimbangan teknis untuk perpanjangan ijin serta pengawasan bidang penempatan dan pendayagunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP). k. pemrosesan perijinan penggunaan tenaga kerja yang bekerja di daerah maupun yang keluar negeri. l. Bidang Pelatihan dan Penempatan mempunyai fungsi : a. Pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan analisis data perkembangan ekonomi dan ketenagakerjaan persektor dan penyusunan proyeksi ekonomi dan ketenagakerjaan persektor. booklet dan papan pengumuman. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya. teknis bursa kerja). Pasal 17 (1) Bidang Pelatihan dan Penempatan terdiri dari: a. pelaksanaan pendayagunaan tenaga kerja penyandang cacat. lanjut usia dan wanita. i. b. penyiapan bahan pengawasan dan pengendalian di bidang penempatan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP). (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). h. perluasan kerja. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN). pelaksanaan Bursa Kerja dengan mempertemukan pencari kerja dan pengguna tenaga kerja. Seksi Pelatihan Tenaga Kerja. pemrosesan pemberian perijinan Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja. Seksi Penempatan Kerja. manajemen bursa kerja. f. b. j. pelaksanaan penempatan tenaga kerja melalui mekanisme Antar Kerja Antar Lokal (AKAL). c. leaflet. g.Pasal 16 (1) Bidang Pelatihan dan Penempatan melaksanakan tugas pokok pengelolaan penempatan. pelatihan dan produktivitas tenaga kerja serta perijinan lembaga pelatihan tenaga kerja. pelatihan dan bimbingan teknis serta peningkatan produktivitas tenaga kerja.

d. i. b. jenis kejuruan. e. Seksi Penempatan Kerja mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.(2) Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. dan pemanggilan peserta. f. pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan pengelolaan informasi pasar kerja dan penempatan kerja serta perluasan kesempatan kerja. dan lembaga pelatihan kerja dalam pelaksanaan latihan kerja. swasta. Pelaksanaan inventarisasi data ijin lembaga pelatihan yang mencakup jumlah. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan pelatihan kerja dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Penyiapan bahan pemrosesan perijinan lembaga pelatihan swasta. instruktur dan fasilitas lembaga. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Penyiapan bahan pembinaan progam pelatihan untuk meningkatkan kualitas lembaga penyelenggara latihan. Penyiapan bahan pertimbangan teknis perijinan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dilaksanakan oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). 11 . Seksi Pelatihan Tenaga Kerja mempunyai fungsi: a. c. g. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Penyiapan bahan kerja sama dengan instansi pemerintah. Pasal 19 (1) Seksi Penempatan Kerja melaksanakan tugas pokok pengelolaan informasi pasar kerja dan penempatan tenaga kerja serta perluasan kesempatan kerja. Pasal 18 (1) Seksi Pelatihan Tenaga Kerja melaksanakan tugas pokok pembinaan dan pengawasan kegiatan pelatihan tenaga kerja. Pelaksanaan koordinasi kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh balai latihan kerja (BLK) maupun Mobile Training Unit (MTU) dalam hal pendaftaran. lokasi. seleksi. h.

h. e. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial. penyiapan bahan pertimbangan teknis perijinan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Antar Kerja Antar Lokal (AKAL) dan pelaksanaan Antar Kerja Antar Negara (AKAN). perundingan dan pembuatan kesepakatan antara 12 . j. i. pengawasan bidang penempatan dan pendayagunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing dan Pendatang (TKWNAP). pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. persyaratan kerja. pelaksanaan bimbingan terhadap Antar Kerja Antar Daerah (AKAD). penyiapan bahan penyusunan pedoman perijinan tenaga kerja asing domestik. pelaksanaan bimbingan terhadap Tenaga Kerja Mandiri Terdidik (TKMT). n. f. d. pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di bidang penempatan dan pendayagunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP). Bidang Hubungan Industrial mempunyai fungsi : a. m. pelaksanaan pemberian informasi pasar kerja kepada pencari kerja. o. Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional (TKPMP) dan Teknologi Padat Karya. c. k. pelaksanaan pembinaan teknologi tepat guna serta perluasan kesempatan kerja. pelaksanaan bimbingan dan pengawasan terhadap kegiatan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) dan Bursa Kerja Khusus (BKK). Bagian Kelima Bidang Hubungan Industrial Pasal 20 (1) Bidang Hubungan Industrial melaksanakan tugas pokok pengelolaan kegiatan hubungan industrial. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.b. l. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana penyelesaian perselisihan hubungan industrial. penyiapan bahan pertimbangan teknis perpanjangan ijin di bidang penempatan dan pendayagunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP). pelaksanaan bimbingan dan pengawasan penempatan tenaga kerja. g. penyiapan bahan dalam rangka pemberian dan / atau pencabutan ijin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh.

pelaksanaan pembinaan sumber daya manusia dan lembaga penyelesaian perselisihan di luar pengadilan. 13 . pelaksanaan pembinaan persyaratan kerja. q. dan inventarisasi organisasi ketenagakerjaan. verifikasi. pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang hubungan industrial. pemprosesan pencabutan ijin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. penyusunan pedoman dan pelaksanaan fasilitasi pembinaan kesejahteraan pekerja dan purna kerja. pendaftaran dan pencatatan Kesepakatan Kerja Bersama. p. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi. penyusunan syarat-syarat kerja dan pengupahan. pemrosesan ijin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh dan pendaftaran perjanjian pekerjaan antara perusahaan pemberi kerja dengan perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. h. f. s. o. g. penyusunan pedoman pengembangan kelembagaan hubungan industrial. k. j. pelaksanaan fasilitasi kegiatan Dewan Pengupahan dalam rangka usulan penetapan Upah Minimum Kota (UMK). pemberdayaan organisasi pekerja dan organisasi pengusaha serta pemberdayaan Lembaga Kerjasama Bipartit dan Tripartit. pelaksanaan fasilitasi pengembangan kelembagaan hubungan industrial. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya. pelaksanaan pencatatan konsiliator dan arbiter. n. pelaksanaan pembinaan terhadap hubungan industrial baik dari pekerja maupun dari pengusaha. c. t. e. v. pelaksanaan pembinaan prosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial. pelaksanaan pendataan. r. b. konsiliator. d. seleksi calon mediator. l. dan arbiter. pembuatan dan penetapan peta kerawanan perusahaan terkait dengan pelanggaran ketentuan perundang-undangan. m.pekerja/serikat kerja dengan pengusaha. u. pelaksanaan kerjasama dengan lembaga-lembaga swasta dan instansi pemerintah dalam bidang penyelenggaraan usaha kesejahteraan purna tugas. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial. i. pendaftaran dan pengusulan formasi.

(2) Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. j. d. dan unjuk rasa / pemogokan kerja. pembuatan dan penetapan peta kerawanan perusahaan sebagai bahan pembinaan ke perusahaan dalam rangka deteksi dini masalah ketenagakerjaan. pencegahan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial. f. c. c. g. pencegahan dan penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berdasarkan ketentuan peraturan perundangan-undangan. pelaksanaan inventarisasi dan perselisihan hubungan industrial dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi baik dari pengusaha maupun pekerja.Pasal 21 (1) Bidang Hubungan Industrial terdiri dari : a. dan unjuk rasa pekerja serta lock out. Seksi Penyelesaian Perselisihan. pelaksanaan tindak lanjut kasus-kasus pengaduan masyarakat berkaitan dengan masalah hubungan industrial. pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana penyelesaian perselisihan. pemutusan hubungan kerja. dan Purna Kerja. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). e. h. Seksi Persyaratan Kerja dan Pengupahan. 14 . fasilitasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial. pelaksanaan pembinaan prosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial/Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). dan unjuk rasa / pemogokan pekerja serta lock out (penutupan perusahaan). Seksi Kelembagaan. pelaksanaan kegiatan penyelesaian perselisihan hubungan industrial. pemutusan hubungan kerja. b. i. Pasal 22 (1) Seksi Penyelesaian Perselisihan melaksanakan tugas pokok pembinaan. pemutusan hubungan kerja. pelaksanaan pembinaan. Kesejahteraan Pekerja. fasilitasi kasus perselisihan hubungan industrial. b. fasilitasi dalam rangka pencegahan perselisihan hubungan industrial. Seksi Penyelesaian Perselisihan mempunyai fungsi : a.

dan purna kerja. o. konsiliator dan arbiter. n. f. Penyusunan petunjuk teknis bagi kelembagaan yang beranggotakan unsur bipartit dan tripartit. Pasal 23 (1) Seksi Kelembagaan. Penetapan dan pengembangan bimbingan teknis hubungan industrial. Pelaksanaan bimbingan teknis hubungan industrial. g. Pelaksanaan fasilitasi pembinaan kesejahteraan pekerja. pelaksanaan koordinasi dengan organisasi pekerja. n. e. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Pelaksanaan pembinaan dalam usaha peningkatan kesejahteraan purna kerja di perusahaan. Pelaksanaan pembinaan persiapan purna tugas. b. Kesejahteraan Pekerja. dan Purna Kerja melaksanakan tugas pokok pembinaan dan pengawasan di bidang kelembagaan. penyiapan bahan dalam rangka pendaftaran dan pengusulan formasi serta pelaksanaan pembinaan mediator. pembinaan sumber daya manusia dan lembaga penyelesaian di luar pengadilan. Penyusunan petunjuk teknis jaminan kesejahteraan purna tugas. d. 15 . organisasi pengusaha. m. Penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan kesejahteraan pekerja. Pelaksanaan pembinaan dan pemantauan pelaksanaan jaminan sosial. kesejahteraan pekerja dan purna kerja. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana pembinaan dan pengawasan kelembagaan. c. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala bidang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). kesejahteraan pekerja. h. dan pihakpihak terkait dalam rangka deteksi dini pencegahan masalah ketenagakerjaan. i. Kesejahteraan Pekerja. Pelaksanaan koordinasi dengan lembaga / organisasi / instansi terkait dalam rangka pembuatan produk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit dan Lembaga Kerja Sama (LKS) tripartit. l. l. Pendataan dan inventarisasi organisasi ketenagakerjaan.k. k. Pelaksanaan pendaftaran organisasi ketenagakerjaan. dan Purna Kerja mempunyai fungsi: a. Penyusunan petunjuk teknis pembinaan hubungan industrial. j. Seksi Kelembagaan. m.

Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. pelaksanaan analisa data Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai bahan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Malang. r. Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis penetapan upah minimum dan pengusulan penetapan upah minimum. (2) Untuk melakukan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). e. g. q. p. Peraturan Perusahaan (PP) dan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB). u. 16 . t. d. Pelaksanaan verifikasi keanggotaan serikat pekerja (SP) / serikat buruh (SB). h. Pelaksanaan pembinaan kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja. c. b. f. Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Seksi Persyaratan Kerja dan Pengupahan mempunyai fungsi : a. pelaksanaan pembinaan persyaratan kerja pada perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). penyiapan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis struktur dan skala upah. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan pembinaan persyaratan kerja dan pengupahan. Penyiapan bahan kerja sama dengan lembaga-lembaga swasta dan instansi pemerintah dalam bidang penyelenggaraan usaha kesejahteraan purna tugas. Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis persyaratan kerja yang meliputi Perjanjian Kerja (PK). Pelaksanaan pencatatan organisasi pengusaha dan organisasi pekerja / buruh.o. Pasal 24 (1) Seksi Persyaratan Kerja dan Pengupahan melaksanakan tugas pokok pembinaan dan pengawasan persyaratan kerja dan pengupahan. v. Pelaksanaan penetapan organisasi pengusaha dan organisasi pekerja / buruh untuk duduk dalam lembaga-lembaga ketenagakerjaan. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai tugas dan fungsinya. Pelaksanaan pembinaan pelaksanaan sistem dan kelembagaan serta pelaku hubungan industrial. pemberian bimbingan aplikasi pengupahan di perusahaan. s. pelaksanaan pembinaan persyaratan kerja yang meliputi Perjanjian Kerja (PK).

pelaksanaan inventarisasi dan pengesahan Peraturan Perusahaan dan Kesepakatan Kerja Bersama. (2) untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pelaksanaan inventarisasi Perjanjian Kerja (PK). Bidang Pengawasan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja mempunyai fungsi : a. penyiapan bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan organisasi pekerja dan organisasi pengusaha serta Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit dan Tripartit. dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). penelitian dan pengesahan Peraturan Perusahaan (PP). pendaftaran dan pendataan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). l. q. Peraturan Perusahaan (PP). dan norma jaminan sosial tenaga kerja. Pengumpulan dan penolahan data sebagai bahan penyusunan rencana program pelaksanaan pembinaan dan pengawasan norma kerja.i. p. m. penyediaan bahan dalam rangka pencabutan ijin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh. perencanaan dan pelaksanaan sidang-sidang Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit. dan Keselamatan Kerja Pasal 25 (1) Bidang Pengawasan dan Kesehatan. pelaksanaan inventarisasi organisasi pekerja dan organisasi pengusaha serta lembaga kerja sama Bipartit dan Tripartit. dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). o. penyiapan bahan dalam rangka pemberian ijin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh dan pendaftaran perjanjian pekerjaan antara perusahaan pemberi kerja dengan perusahaan penyedia jasa pekerja / buruh. u. 17 . norma kesehatan dan keselamatan kerja (K3) . t. k. r. s. pemantauan pelaksanaan Perjanjian Kerja (PK). pelaksanaan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi. n. dan Keselamatan Kerja melaksanakan tugas pokok pengawasan ketenagakerjaan serta kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Peraturan Perusahaan (PP). j. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala bidang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya Bagian Keenam Bidang Pengawasan dan Kesehatan.

pelaksanaan fasilitasi di bidang pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan . dan Keselamatan Kerja terdiri dari: a. pelaksanaan Pelayanan Wajib Lapor Ketenagakerjaan ( WLK ) e. Kesehatan. pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana program pembinaan dan pengawasan norma kerja. l. b. 18 . g. Seksi Norma Kerja mempunyai fungsi : a. pengawasan terhadap norma tenaga kerja wanita. m. pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). norma Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan norma jaminan sosial tenaga kerja. Pasal 27 (1) Seksi Norma Kerja melaksanakan tugas pokok pembinaan dan pengawasan norma kerja. d. upah lembur. Seksi Jaminan Sosial Tenaga Kerja. i. b. penanganan dan penyelesaian kasus pengaduan masyarakat dan pekerja tentang adanya pelanggaran norma kerja dan peraturan ketenagakerjaan . anak dan penyandang cacat. penyiapan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis pembinaan penyempurnaan norma kerja umum dan khusus. pelaksanaan penyidikan terhadap pelanggaran norma kerja . h. c. waktu kerja dan waktu istirahat.b. upah minimum. pelaksanaan koordinasi dengan bidang lain dan/atau instansi terkait dalam rangka menegakkan hukum di bidang ketenagakerjaan. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya. c. (2) Untuk melakukan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Seksi Kesehatan dan Keselamatan Kerja. (2) Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. pelaksanaan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan. j. Seksi Norma Kerja. Pengawasan terhadap norma kerja yang meliputi wajib lapor akte pengawasan. Pasal 26 (1) Bidang Pengawasan. pengawasan lembaga penempatan dan pelatihan tenaga kerja k. f.

Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. h. pemeriksaan. 19 . b. dan penelitian terhadap penggunaan pesawat uap. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai tugas dan fungsinya. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan norma kerja. mekanik. instalasi pengukur petir serta alat keselamatan kerja lainnya. e. Penyiapan bahan pengkajian teknis dalam rangka penyempurnaan norma kerja. Pelaksanaan pengawasan. d. i. Penanganan dan penyelesaian kasus pengaduan masyarakat dan pekerja tentang adanya pelanggaran norma kerja dan peraturan ketenagakerjaan. e. g. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana program kegiatan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan peraturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pelaksanaan pembantuan tugas komisi kesehatan dan keselamatan kerja. Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan norma Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). instalasi kebakaran. konstruksi bangunan. penyiapan bahan serta rencana kerja pegawai pengawas ketenagakerjaan.c. Seksi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mempunyai fungsi: a. fasilitasi dalam rangka pembentukan Panitia Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3). f. listrik. penyiapan bahan serta rencana kerja pegawai pengawas ketenagakerjaan di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). c. g. bejana tekan. d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pasal 28 (1) Seksi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mempunyai tugas melaksanakan tugas pokok pembinaan dan pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). f. pelaksanaan dan pengawasan norma kerja secara langsung ke perusahaan. h. pelaksanaan inventarisasi dan pengolahan data laporan ketenagakerjaan sebagai pelaksanaan Wajib Lapor Ketenagakerjaan di perusahaan. j. pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Jaminan Kematian (JK). Seksi Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai fungsi: a. Pengumpulan dan pengolahan data sebagai bahan penyusunan rencana program kegiatan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Jamsostek di perusahaan. (2) Kepala Dinas wajib menyusun Rencana Strategis (Renstra) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) (3) Sekretaris. 20 . integrasi. d. dan Jaminan Hari Tua (JHT). b. integrasi. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). e. Kepala Subbagian dan Kepala Seksi berkewajiban: a. Kepala Bidang. Menyusun rencana kerja sesuai dengan tugas dan fungsinya berdasarkan Rencana Strategis Dinas Ketenagakerjaan sebagai pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas. Pelaksanaan monitoring dan pemeriksaan terhadap laporan kecelakaan kerja. (2) Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1). BAB V TATA KERJA Pasal 30 (1) Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya menjalankan prinsipprinsip koordinasi. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Melaksanakan prinsip-prinsip koordinasi. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya. Pelaksanaan koordinasi dengan badan penyelenggaraan jamsostek dengan pelaksanaan program jamsostek. c.Pasal 29 (1) Seksi Jaminan Sosial Tenaga Kerja mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan norma jamsostek. sinkronisasi dan simplifikasi dalam lingkungan Dinas maupun dengan instansi lain yang terkait. f. b. sinkronisasi dan simplifikasi sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Kepala Dinas menunjuk Kepala subbagian lainnya yang dinilai mampu atas usul Sekretaris yang malaksanakan tugas sebagai Kepala Subbagian. Ijin pendirian kantor unit pelayanan. penyuluhan dan pendaftaran (UP3) calon tenaga kerja indonesia (CTKI) 5. Sekretaris. Pembuatan kartu pencari kerja/kartu kuning. (3) Apabila Sekretaris berhalangan menjalankan tugasnya. V. Pelayanan administrasi meliputi: 1. Ijin tempat penampungan calon tenaga kerja indonesia (CTKI) 4.(4) Kepala Dinas. (4) Apabila Kepala Bidang berhalangan menjalankan tugasnya. BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 31 (1) Apabila Kepala Dinas berhalangan menjalankan tugasnya. Kepala Dinas dapat menunjuk Kepala Bidang yang dinilai mampu. Rekomendasi pendirian kantor cabang PJTKI 3. (6) Apabila Kepala Subbagian berhalangan menjalankan tugasnya. JENIS-JENIS PELAYANAN a. Sekretaris Daerah menunjuk Kepala Bidang yang dinilai mampu atas usul Kepala Dinas untuk menyelenggarakan tugas sebagai Kepala Dinas. (2) Apabila Sekretaris sebagaimana pada ayat (1). Kepala Subagian dan Kepala Seksi masing-masing bertanggungjawab memberikan bimbingan dan/atau pembinaan kepada bawahannya dan melaporkan hasil-hasil pelaksanaan tugas pokok menurut jenjang jabatannya masing-masing sebagai bahan untuk menyusun kebijakan lebih lanjut. 2. Kepala Dinas menunjuk Kepala Seksi lainnya yang dinilai mampu atas usul Kepala Bidang yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala Seksi. berhalangan menyelenggarakan tugas sebagai Kepala Dinas. Sekretaris Daerah menunjuk Sekretaris untuk menyelenggarakan tugas sebagai Kepala Dinas. Kepala Bidang. (5) Apabila Kepala Seksi berhalangan menjalankan tugasnya. Rekomendasi Calon Tenaga Kerja Indonesia 21 . Kepala Dinas dapat menunjuk Kepala Seksi pada bidangnya yang dinilai mampu atas usul Kepada bidang bersangkutan untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Bidang.

Pas photo Hitam putih atau berwarna ukuran 3 X 4 sebanyak 1 (satu) lembar d. 2. Surat Keterangan Pengalaman kerja bila ada. Ijasah terakhir asli atau foto copy yang dilegalisir c. Rekomendasi Pendirian/Perpanjangan Organisasi Sosial 17. Rekomendasi undian berhadiah 16. Bantuan pengurusan balita terlantar c. Pelayanan Jasa meliputi: 1. Pengesahan pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 9. Rekomendasi perintis kemerdekaan. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau foto copy KTP yang dilegalisir b. Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediator/ pegawai perantara 14. Besarnya Tarif/Biaya Pelayanan Dan Tata Cara Pembayaran 22 . Pelayanan informasi dan pelayanan pengaduan masyarakat B. Pengujian dan Pemeriksaan Peralatan Pemadam Kebakaran 10. 1. Lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LK3) harmoni kota Malang 21. Pengesahan peraturan perusahaan (PP) 12. Pemulangan orang terlantar ke daerah asal 20. Ijin operasional out sourching 15. Radjiman Wediodiningrat Lawang. 19. Pendaftaran perjanjian kerja bersama 13. b. PELAYANAN PEMBUATAN KARTU PENCARI KERJA/KARTU KUNING (AK 1). Rekomendasi Jaminan Kesejahteraan Masyarakat 22. Ijin lembaga pelatihan kerja 7.6. Rekomendasi rawat jalan / rawat inap di rumah sakit jiwa dr. Persyaratan Pelayanan: a. STANDAR PELAYANAN I. Pengesahan wajib lapor ketenagakerjaan (WLK) 8. Pencatatan serikat pekerja/serikat buruh 11. Ijin pengumpulan uang dan barang oleh yayasan/badan sosial/karang taruna 18.

e. diperiksa oleh pengantar kerja. dengan mengisi blanko biodata pencari kerja (AK2) Setelah selesai wawancara dan pengisian blanko AK 2. c. d. Jika telah lengkap. kemudian Pengantar kerja mewawancarai pencari kerja. selanjutnya Kartu kuning (AK1) dapat diterbitkan. 23 . 4. Persyaratan yang telah diserahkan oleh pencari kerja. bagi pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan diwajibkan melaksanakan registrasi ulang setiap 6 (enam) bulan sekali sedangkan bagi Pencari kerja yang sudah mendapatkan pekerjaan diharapkan melaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang dan kartu kuningya akan di non aktifkan. Lama waktu proses pembuatan adalah selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja.Biaya pembuatan kartu kuning adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. b. dikembalikan kepada pencari kerja untuk dilengkapi. b. Dengan persyaratan yang lengkap pencari kerja mendaftarkan ke loket pengurusan kartu kuning di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Jika persyaratan belum lengkap. Prosedur Penyelesaian Pembuatan Kartu Kuning (AK1) a. Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a. Masa berlaku AK 1 adalah 2 (dua) tahun.

6. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah berupa Kartu Kuning (AK1). Klasifikasi pendidikan formal maupun informal petugas adalah minimal SLTA dan mengikuti bimtek pengantar kerja.BAGAN MEKANISME PELAYANAN KARTU PENCARI KERJA / KARTU KUNING (AK 1) Pemohon kartu pencari kerja dengan persyaratan Loket pelayanan kartu pencari kerja / AK 1 ( Wawancara dengan pengantar Pengisian Blanko biodata pencari kerja Diterbitkan Kartu pencari kerja/ kartu 5. a. Sarana dan Prasarana 24 . Kompetensi yang harus dikuasai oleh petugas adalah mengetahui dasar pengantar kerja c. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan. Jumlah petugas yang dibutuhkan adalah 2 orang staff b. 7.

Besarnya Tarif/Biaya Pelayanan Dan Tata Cara Pembayaran Biaya pembuatan rekomendasi adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. d. Foto Copy SIUP PJTKI c. alat tulis.a. Perjanjian sewa/kontrak atau sertifikat pemilik.PELAYANAN REKOMENDASI PENDIRIAN KANTOR CABANG PJTKI 1. Daftar fasilitas Sarana dan Prasarana f. Apabila memenuhi syarat untuk diberikan rekomendasi. Foto copy Ijin HO. Foto copy Penanggungjawab yang dilegalisir b. c. komputer set. Sarana/prasarana yang dibutuhkan petugas: Meja. maka dibuatkan Berita Acara Tim Peninjauan Lapangan dan Konsep Rekomendasi oleh Bidang Penempatan dan Pelatihan. Selanjutnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial memerintahkan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan untuk memproses permohonan Rekomendasi tersebut. Persyaratan Pelayanan: a. Ijin domisili dari Kelurahan e. b. WC umum. Pas Photo Berwarna (4X6) 2 lembar. blanko AK1 Sarana/ prasarana yang disediakan bagi pelanggan: Ruang tunggu. II. e. 2. Surat Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial b. kursi.parkir. Untuk memprosesnya. Dari Sekretariat diteruskan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. Bidang Pelatihan dan Penempatan melakukan peninjauan ke lapangan guna mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan rekomendasi atau tidak. Prosedur penyelesaian Pelayanan a. Waktu Penyelesaian Pelayanan Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja 4. d. 25 . foto copy.

f. Setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. Berita Acara Tim Peninjauan Lapangan dan Surat Rekomendasi disampaikan ke Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur dan tembusannya kepada pemohon. g. Melalui Sekretariat Berita Acara Tim Peninjauan Lapangan dan Konsep Rekomendasi disampaikan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. 26 . untuk ditandatangani.

hon untuk dikirim Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang PP untuk memproses Surat Rekomendasi dan Berita Acara Tim Peninjauan di tandatangani Kepala Dinas Bidang PP meneliti berkas dan memeriksa lapangan Jika memenuhi syarat dibuatkan berita acara tim peninjauan lapangan & konsep 27 .BAGAN PELAYANAN REKOMENDASI PENDIRIAN KANTOR CABANG PJTKI Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Pemohon dengan persyaratan lengkap Sekretariat meneruskan ke Kepala Dinas Sekretariat mem berikan surat reko mendasi ke pemo.

Jumlah petugas yang dibutuhkan yakni 4 orang staff b. komputer set. 6. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan petugas antara lain: meja. Biaya pelayanan adalah Rp. PELAYANAN IJIN TEMPAT PENAMPUNGAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA (CTKI) 1. Sarana dan prasarana bagi pelanggan: telepon. Daftar fasilitas Sarana dan Prasarana f. komputer set. Ijin domisili dari Kelurahan e. Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja 28 . Klasifikasi pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki petugas adalah minimal SLTA dan pernah mengikuti bimtek pengantar kerja. Sarana dan Prasarana a. buku agenda pengaduan. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah surat rekomendasi yang ditujukan ke propinsi. Kompetensi yang harus dimiliki petugas yakni mengetahui dasar pengantar kerja c. alat tulis dan mobil dinas untuk survey.000. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Perjanjian sewa/kontrak atau sertifikat pemilik d. 2.5. Foto copy SITU. Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a. 125. 7. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya: a. Kapasitas Penampungan h. III. Foto copy KTP Penanggungjawab yang dilegalisir b. Persyaratan Pelayanan: a. Struktur Organisasi g. Pembayaran dilaksanakan di loket pelayanan secara tunai 3. b. filling kabinet.00 b. kursi. Foto Copy SIUP PJTKI c. Pas Photo Berwarna (4X6) 2 lembar.

Bidang Pelatihan dan Penempatan melakukan peninjauan ke lapangan. Selanjutnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial memerintahkan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan untuk memproses permohonan ijin tersebut. g. Apabila memenuhi syarat untuk diberikan ijin. 29 . e. Setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial surat ijin disampaikan kepada pemohon melalui Sekretariat. Untuk memprosesnya. Dari Sekretariat diteruskan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. Prosedur penyelesaian Pelayanan: a. c. d. untuk ditandatangani. Melalui Sekretariat Konsep surat ijin disampaikan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. untuk mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan ijin atau tidak. Masa berlaku adalah 3 (tiga) tahun san selanjutnya melakukan registrasi tiap tahun 4. maka dibuatkan konsep surat ijin oleh Bidang Penempatan dan Pelatihan. Surat Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial b.b. f.

BAGAN PELAYANAN PENGESAHAN TEMPAT PENAMPUNGAN CTKI Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Pemohon dengan persyaratan lengkap Sekretariat meneruskan ke Kepala Dinas Sekretariat menyerahkan surat ijin kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang PP untuk memproses Surat ijin di tandatangani Kepala Dinas Bidang PP meneliti berkas dan memeriksa lapangan Jika memenuhi syarat dibuatkan konsep surat ijin 30 .

Foto copy SITU. parkir. WC umum. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya a. IV. foto copy. komputer set. Perjanjian sewa/kontrak atau Bukti kepemilikan tempat yang digunakan untuk usaha. Foto Copy SIUP PJTKI d. 1. Foto copy wajib lapor Ketenagakerjaan / UU no 7 1981 i. Kompetensi yang harus dimiliki petugas yakni mengetahui dasar pengantar kerja c. Sarana dan Prasarana a. Daftar fasilitas Sarana dan Prasarana g. Persyaratan Pelayanan: a. Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 31 . Foto copy KTP Penanggungjawab yang dilegalisir b. Surat pengangkatan/penunjukan kepala UP3 CTKI c. e. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. IJIN PENDIRIAN KANTOR UNIT PELAYANAN. alat tulis. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan petugas: meja. Jumlah petugas yang dibutuhkan yakni 4 orang staff b.5. 7. PENYULUHAN DAN PENDAFTARAN (UP3) CALON TENAGA KERJA INDONESIA (CTKI). Pas Photo Berwarna (4X6) 2 lembar. Klasifikasi pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki petugas adalah minimal SLTA dan pernah pengikuti bimtek pengantar kerja. Struktur Organisasi h. 2. b. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Surat Rekomendasi Pendirian Kantor Cabang PJTKI 6. Ijin domisili dari Kelurahan f. Sarana dan prasarana yang diberikan kepada pelanggan: ruang tunggu.kursi.

Melalui Sekretariat Konsep ijin disampaikan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. g. 32 . Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja b. e. Surat Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial b. maka dibuatkan konsep ijin oleh Bidang Penempatan dan Pelatihan. Bidang Pelatihan dan Penempatan melakukan peninjauan ke lapangan. Untuk memprosesnya. Masa berlaku adalah 3 (tiga) tahun dan selanjutnya melakukan heregristrasi setiap tahun 4. untuk mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan ijin atau tidak. c.3. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. d. Lama Waktu Penyelesaian dan Masa Berlaku a. f. untuk ditandatangani. Setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial ijin disampaikan kepada pemohon melalui Sekretariat. Dari Sekretariat diteruskan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. Selanjutnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial memerintahkan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan untuk memproses permohonan ijin tersebut. Apabila memenuhi syarat untuk diberikan ijin.

BAGAN PROSEDUR PELAYANAN IJIN PENDIRIAN KANTOR UP3 CTKI Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Pemohon dengan persyaratan lengkap Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Sekretariat menyerahkan pengesahan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang PP untuk memproses Ijin Kantor UP3 di tandatangani Kepala Dinas Bidang PP meneliti berkas dan memeriksa lapangan Jika memenuhi syarat dibuatkan konsep Ijin kantor UP3 33 .

penyuluhan dan pendaftaran (UP3) CTKI 6. KK dan Surat ijin orang tua / suami yang sudah menikah) d. WC umum. b. baik berbentuk pusat. V. Surat pengantar dari PT PJTKI ditujukan ke Disnakersos Kota Malang. PT PJTKI yang berdomisili di Malang. 7. b. REKOMENDASI CALON TENAGA KERJA INDONESIA 1. mengikuti bimtek pengantar kerja. komputer set. Sarana dan Prasarana a. 3. Lama Waktu Penyelesaian dan Masa Berlaku Lama waktu proses pembuatan adalah selambat-lambatnya 1 (satu) hari. Sarana dan prasarana bagi pelanggan adalah ruang tunggu. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. parkir dan foto copy. b. cabang. Jumlah petugas yang dibutuhkan adalah 4 (empat) orang staff Kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas adalah mengetahui dasar pengantar kerja Klasifikasi pendidikan yang harus dimiliki petugas minimal SLTA. Lulus seleksi awal / seleksi administrasi dilampiri fotocopy (KTP. Daftar nominasi Calon TKI. alat tulis dan mobil dinas. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Surat ijin pendirian kantor unit pelayanan.5. c. kursi. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh petugas: meja. c. 34 . Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pembuatan surat rekomendasi passpost adalah tidak dipungut biaya atau gratis. Persyaratan Pelayanan: a. 2. UP3CTKI yang mempunyai job order (JO) dan rekomendasi rekrut dari BP2TKI Propinsi Jawa Timur.

Dengan persyaratan yang lengkap petugas di PT. PJTKI diperiksa oleh petugas pengantar kerja. maka petugas pengantar kerja menerbitkan surat rekomendasi passport untuk ditandatangani kepala bidang pelatihan dan penempatan. 35 . b. maka dikembalikan kepada petugas PT. PJTKI ke loket pengurusan surat rekomendasi passport di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial kota Malang. d. Persyaratan yang telah diserahkan oleh petugas PT. c.4. Jika persyaratan belum lengkap. PJTKI untuk dilengkapi. Jika lengkap. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a.

PJKTI dengan persyaratan yang lengkap Pemeriksaan berkasberkas permohonan surat rekomendasi passport Proses pembuatan surat rekomendasi passport CTKI Diterbitkan surat rekomendasi passport CTKI ditujukan ke kantor imigrasi yang dikehendaki PT.BAGAN PROSEDUR PELAYANAN SURAT REKOMENDASI CALON TENAGA KERJA INDONESIA Loket permohonan surat rekomendasi passport CTKI Petugas dari PT. PJTKI 36 .

000. Daftar Instruktur dan Tenaga Kepelatihan. parkir dan foto copy. d. f. Petugas yang dibutuhkan sebanyak 2 orang staff b. Persyaratan Pelayanan: a. VI. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya. 6. 7. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah berupa surat rekomendasi passport yang ditujukan kepada kantor imigrasi yang dikehendaki oleh PT.00 b. 4 (empat) lembar pas photo 4 x 6 2. Program Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi e. prasarana dan fasilitas pelatihan kerja untuk sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sesuai dengan Program Pelatihan yang akan diselenggarakan. c. Pembayaran dilaksanakan di loket pelayanan secara tunai 37 . IJIN LEMBAGA PELATIHAN KERJA 1. WC umum. Klasifikasi pendidikan formal maupun informal petugas minimal SLTA. Alamat. Kompetensi yang harus dikuasai oleh petugas adalah mengetahui dasar pengantar kerja. Sarana/prasarana yang disediakan bagi pelanggan antara lain ruang tunggu. Sarana dan Prasarana a. a. Daftar nama yang dilengkapi dengan riwayat hidup penanggung jawab LPK. b. PJTKI. Komputer dan mengikuti Bimtek. 75.5. komputer set dan alat tulis. Telepon dan Faximile. Biaya pelayanan adalah Rp. Sarana/prasarana yang dibutuhkan petugas antara lain meja. c. kursi. Copy Akte Pendirian dan atau Akte Perubahan sebagai Badan Hukum dan Tanda Bukti Pengesahan dari instansi berwenang. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. g. pengantar kerja. Copy surat tanda bukti kepemilikan atau penguasaan sarana. b. Profile LPK yang meliputi antara lain: Struktur Organisasi. AC.

untuk mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan ijin atau tidak. Apabila memenuhi syarat untuk diberikan ijin maka. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. h. b. e. Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 16 (enam belas) hari kerja b.3. 38 . g. Dari Sekretariat Surat Permohonan diteruskan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. dibuatkan konsep mengenai Surat Ijin Lembaga Pelatihan kerja. Waktu Penyelesaian dan Masa Berlaku a.. f. Surat Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan memerintahkan Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan untuk memproses permohonan ijin. dengan surat pengantar yang ditandatangani Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan sosial. Konsep ijin disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial melalui Sekretariat untuk diparaf dan dibuatkan pengantar ke Walikota Malang. d. Selanjutnya Bidang Penempatan dan Pelatihan untuk memproses ijin tersebut melakukan peninjauan dan pemeriksaan lapangan. Setelah diparaf Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Surat Ijin Pelatihan Kerja. c. dimintakan persetujuan dan tanda tangan Walikota Malang. Setelah disetujui dan ditandatangani Walikota Malang Maka Surat Ijin disampaikan kepada pemohon melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Masa Berlaku adalah 3 (tiga) tahun dan selanjutnya diperbaharui 4.

melalui Bag. Umum dikirimkan ke Disnakersos Bidang PP meneliti berkas dan memeriksa lapangan Ijin Lembaga diparaf Kepala Dinas dan dikirim ke Walikota melalui Sekretariat Jika memenuhi syarat dibuatkan konsep Surat Ijin Lembaga 39 .BAGAN MEKANISME PELAYANAN IJIN LEMBAGA PELATIHAN KERJA Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Pemohon dengan persyaratan lengkap Sekretariat meneruskan ke Kepala Dinas Sekretariat menyerahkan surat ijin kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang PP untuk memproses Setelah ditanda tangani Walikota.

q. Persyaratan Pelayanan Formulir Wajib Lapor Ketenagakerjaan ( WLK ) 2. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. Sarana bagi pelanggan : ruang tunggu. PENGESAHAN WAJIB LAPOR KETENAGAKERJAAN (WLK) 1.5. Prosedur Penyelesaian Pelayanan: a. Sarana bagi petugas: meja. parkir dan foto copy. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a. Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 2 ( dua ) hari kerja b. Pemohon mengambil formulir Wajib Lapor Ketenagakerjaan ( WLK ) di Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang c. Masa berlaku 1 (satu) tahun 4. VII. Pendidikan yang dimiliki petugas minimal SLTA 7. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Formulir WLK yang sudah diisi dan ditandatangani pimpinan perusahaan diserahkan kembali ke Bidang Pengawasan dan K3. c. mobil dinas untuk survey ke lokasi b. 6. d. b. Bidang pengawasan dan K3 meneliti formulir WLK yang sudah diisi dan ditandatangani Pimpinan Perusahaan. Sarana dan Prasarana a. Petugas yang melayani sebanyak 2 orang staff dan 1 orang Kepala Seksi b. Formulir yang sudah ditandangani disampaikan kepada pemohon melalui Bidang Pengawasan dan K3. alat tulis. Apabila telah lengkap dan benar maka formulir diserahkan ke Kepala Dinas untuk ditandatangani sebagai pengesahan. kursi. Bidang Pengawasan dan K3. komputer set. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Sertifikat daftar ulang Lembaga pelatihan kerja. c. 40 . WC umum.

BAGAN MEKANISME PELAYANAN PENGESAHAN WAJIB LAPOR KETENAGAKERJAAN Pemohon mengambil formulir WLK di DISNAKERSOS Formulir yang telah diisi diserahkan kembali ke bid. pengawasan Formulir yang sudah ditandatangani disampaikan kepada pemohon Bidang pengawasan meneliti formulir WLK Apabila formulir telah lengkap dan benar maka formulir diserahkan ke kepala DISNAKERSOS 41 .

Persyaratan Pelayanan a. untuk penggunaan pesawat tenaga dan produksi. 42 .Gambar diagram garis tunggal. untuk permohonan pengesahan penggunaan instalasi listrik. untuk permohonan pengesahan penggunaan pesawat uap f. kursi. untuk permohonan pengesahaan penggunaan instalasi listrik. komputer. untuk permohonan penggunaan instalasi penyalur petir. Ijin dari Departemen Tenaga kerja. Sarana bagi petugas: meja. Sarana bagi pelanggan : ruang tunggu. parkir dan foto copy. WC umum. Petugas yang melayani sebanyak 2 orang staff b. Perhitungan gambar instalasi. 6. Kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas adalah terampil c. d. Ijin legalitas instalatir. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. untuk pengesahan penggunaan pesawat angkat dan angkut. PENGESAHAN PEMAKAIAN PERALATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) 1. untuk pengesahan penggunaan pesawat uap. c. Klasifikasi pendidikan yang harus dimiliki petugas minimal SLTA 7. VIII. Sarana dan Prasarana a. dan untuk penggunaan bejana tekan. e. blangko wajib lapor ketenagakerjaan (WLK) alat tulis. g.5. Gambar rencana instalasi penyalur petir untuk permohonan penggunaan instalasi penyalur petir. Gambar Konstruksi untuk permohonan pengesahan penggunaan lift. Pengisian formulir permohonan untuk seluruh permohonan pengesahan pemakaian atau penggunaan peralatan K3 b. b. mesin ketik. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLK) yang telah disahkan.

Perhitungan Pesawat Uap. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a.00 sampai dengan Rp. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya a. 7) Pengesahan Penggunaan Bejana Tekan maksimal 12 hari kerja b. Biaya pelayanan adalah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2007 tentang Retribusi Pelayanan Bidang Ketenagakerjaan (antara Rp. 3.000. j. 2. 25. Rekomendasi. serta untuk pengesahan penggunaan pesawat angkat dan angkut. Spesifikasi untuk permohonan pengesahan penggunaan lift dan pengesahan penggunaan pesawat tenaga dan produksi. untuk seluruh permohonan pengesahan penggunaan peralatan K3. Masa Berlaku 1) Pengesahan Penggunaan Lift adalah 1 tahun 2) Pengesahan Penggunaan Pesawat Uap adalah 2 tahun 3) Pengesahan Penggunaan Instalasi Penyalur Petir adalah 2 tahun 4) Pengesahan Penggunaan Instalasi Listrik adalah 5 tahun 5) Pengesahan Penggunaan Pesawat angkat angkut adalah 1 tahun 6) Pengesahan Penggunaan Pesawat Tenaga dan Produksi adalah 1 tahun 43 . Sertifikat bahan untuk permohonan pengesahan penggunaan pesawat uap dan pengesahan penggunaan bejana tekan. i. serta pengesahan penggunaan pesawat angkat dan angkut k.h. untuk permohonan pengesahan penggunaan pesawat uap. Hasil NDT untuk permohonan pengesahan penggunaan pesawat uap dan pengesahan penggunaan bejana tekan. 300. l.00 tergantung pada alat yang diuji).000. Lama Waktu Penyelesaian 1) Pengesahan Penggunaan Lift maksimal 6 hari kerja 2) Pengesahan Penggunaan Pesawat Uap maksimal 18 hari kerja 3) Pengesahan Penggunaan Instalasi Penyalur Petir maksimal 6 hari kerja 4) Pengesahan Penggunaan Instalasi Listrik maksimal 6 hari kerja 5) Pengesahan Penggunaan Pesawat angkat angkut maksimal 6 hari kerja 6) Pengesahan Penggunaan Pesawat Tenaga dan Produksi maksimal 6 hari kerja. Pembayaran retribusi dilaksanakan secara langsung tunai setelah dilaksanakan pengujian peralatan K3. b.

Dari Sekretariat diteruskan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. pengujian alat. Setelah ditandatangani oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Pengesahan disampaikan kepada pemohon melalui bidang pengawasan dan K3. Apabila memenuhi syarat untuk diberikan Pengesahan. Untuk memprosesnya.7) Pengesahan Penggunaan Bejana Tekan adalah 5 tahun 4. g. Melalui Sekretariat Konsep Pengesahan disampaikan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. untuk ditandatangani. b. Surat Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial. 44 . pengujian kekuatan tahanan isolasi (khusus untuk isntalasi listrik) e. f. dengan cara penelitian berkas. maka dibuatkan konsep Pengesahan oleh Bidang pengawasan dan K3. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Selanjutnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial memerintahkan Kepala Bidang Pengawasan dan K3 untuk memproses permohonan Pengesahan tersebut. d. c. untuk mengetahui apakah memenuhi syarat untuk diberikan Pengesahan atau tidak. Bidang pengawasan dan K3 melakukan peninjauan dan pemeriksaan ke lapangan.

Pemohon dengan persyaratan lengkap Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang Pengawasan dan K3 menyerahkan pengesahan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Pengawas dan K3 untuk memproses Pengesahan penggunaan peralatan K3 ditandatangani Kepala Dinas Kabid Pengawas dan K3 menunjuk pengawas spesialis untuk meneliti berkas dan kelayakan peralatan Jika memenuhi syarat diberikan pengesahan maka dibuatkan konsep pengesahan 45 .BAGAN MEKANISME PELAYANAN PENGESAHAN PEMAKAIAN PERALATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) a.

000. Petugas yang melayani sebanyak 2 (dua) orang pejabat fungsional pengawas ketenagakerjaan specialist alat K3. c. b. 5. Lama Waktu Penyelesaian adalah 1 (satu) hari b. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. b. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Peralatan K3 berada dalam kondisi memenuhi syarat keselamatan kerja. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya a. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki petugas adalah sarjana (S1) teknik serta telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pengawas spesialis alat K3 yang diselenggarakan oleh Departemen tenaga kerja dan transmigrasi RI. 09 Tahun 2007 (antara Rp. karena petugas datang langsung ke perusahaan pengguna peralatan K3 IX. Petugas melakukan pengujian terhadap alat-alat kebakaran 46 . Sarana bagi petugas: alat tulis. Masa berlaku 1 (satu) tahun 4. PENGUJIAN KEBAKARAN. 6.5.000. kendaraan operasional/BBM serta peralatan teknis. Sarana bagi pelanggan : tidak ada. Persyaratan Pelayanan 2. Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki legitimasi dari Depnakertrans RI spesialis alat K3.00 sampai dengan Rp. Prosedur pelayanan a. DAN PEMERIKSAAAN PERALATAN PEMADAM 1. 100. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a. 7. b.00 tergantung pada alat yang diuji). Pembayaran dilakukan secara tunai langsung ke petugas retribusi 3. Petugas datang ke lokasi perusahaan b. Besarnya tarif pelayanan sesuai dengan Perda no. Sarana dan Prasarana a.

Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki legitimasi dari Depnakertrans RI spesialis alat K3.c. 47 . Apabila alat-alat memenuhi standar maka akan diberikan striker telah diuji sebagai bukti telah lulus uji standar. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Peralatan K3 berada dalam kondisi memenuhi syarat keselamatan kerja. b. BAGAN MEKANISME PELAYANAN PENGUJIAN DAN PEMERIKSAAAN PERALATAN PEMADAM KEBAKARAN. Petugas yang melayani sebanyak 2 (dua) orang pejabat fungsional pengawas ketenagakerjaan specialist alat K3. Petugas datang ke lokasi perusahaan Petugas melakukan pengujian terhadap alat-alat kebakaran Alat-alat yang memenuhi standar dibeli label berupa stiker telah diiuji 5. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. 6.

Sarana bagi petugas: alat tulis.c. f. b. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 21 (dua puluh satu) hari 4. Sarana bagi pelanggan : tidak ada. Bidang Hubungan Industrial meneliti berkas kelengkapan permohonan. c. e. kendaraan operasional/BBM serta peralatan teknis. Apabila permohonan dan kelengkapannya dianggap telah memenuhi syarat maka dibuatkan konsep surat pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Persyaratan Pelayanan a. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. Susunan dan Nama Pengurus d. Daftar nama anggota pembentuk b. Permohonan diserahkan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaann dan Sosial Kota Malang. Sekretariat meneruskan permohonan kepada Kepala Dinas. Sarana dan Prasarana a. karena petugas datang langsung ke perusahaan pengguna peralatan K3 X. g. PENCATATAN SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH 1. b. maka dilakukan penangguhan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja untuk melengkapi persyaratan tersebut. Konsep surat pencatatan diserahkan kepada Kepala Dinas untuk ditandatangani 48 . Copy Kartu Tanda Anggota 2. Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) c. 7. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. d. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki petugas adalah sarjana (S1) teknik serta telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pengawas spesialis alat K3 yang diselenggarakan oleh Depnakertrans RI. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Hubungan Industrial untuk memproses permohonan. Apabila permohonan tidak memenuhi syarat.

Apabila telah ditandatangani.h. maka surat pencatatan disampaikan kepada Pemohon melalui Sekretariat. BAGAN MEKANISME PELAYANAN PENCATATAN SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Ketua DPC/PUK SP/SB mengajukan permohonan Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Sekretariat menyerahkan Surat pencatatan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang HI untuk memproses Surat pencatatan ditandatangani Kepala Dinas Bidang HI meneliti dan memeriksa kelengkapan yang dipersyaratkan Jika memenuhi syarat. dilakukan penangguhan selambatlambatnya 14 hari 49 . dibuatkan konsep surat pencatatan Jika tidak memenuhi syarat.

5. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah pencatatan Serikat Pekerja / Serikat Buruh 6. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Petugas yang melayani sebanyak 1 (satu) orang b. Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki pengetahuan UU no. 20 tahun 2000 dan Kepmenakertrans no. Kpe-16/Men/2001 7. Sarana dan Prasarana a. Sarana bagi petugas: Komputer, alat tulis b. Sarana bagi pelanggan : WC umum & ruang tunggu

XI.

PENGESAHAN PERATURAN PERUSAHAAN (PP) 1. Persyaratan Pelayanan a. PP yang lama bagi yang sudah pernah mempunyai PP b. Konsep PP yang baru rangkap 3 (tiga) c. Surat pernyataan tidak keberatan untuk dibuat dari Ketua Serikat Pekerja / Serikat Buruh (SP/SB) (jika sudah ada) atau surat pernyataan dari perwakilan Pekerja/Buruh kalau belum ada SP/SB. d. Surat dari Ketua SP/SB yang menyatakan bahwa belum siap/mampu meningkatkan menjadi PKB bagi perusahaan yang mempunyai SP/SB e. Surat Pernyataan dari perusahaan yang menyatakan tidak berkeberatan apabila pekerja/buruh mendirikan SP/SB. 2. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Dan Masa Berlaku a. Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja b. Masa Berlaku adalah 2 (dua) tahun 4. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang b. Sekretariat meneruskan permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang,

50

c. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Hubungan Industrial untuk memproses permohonan. d. Bidang Hubungan Industrial meneliti permohonan dan berkas-berkas kelengkapannya dan dikoordinasikan dengan Bidang Pengawasan. e. Apabila dianggap telah memenuhi syarat untuk diberikan pengesahan, maka dibuatkan konsep pengesahan. f. Konsep pengesahan disampaikan kepada Kepala Dinas g. Apabila telah ditandatangani oleh Kepala Dinas, maka pengesahan Peraturan Perusahaan disampaikan kepada Pemohon melalui Sekretariat.

51

BAGAN PELAYANAN PENGESAHAN PERATURAN PERUSAHAAN

Perusahaan me ngajukan permo honan pengesahan PP dengan persyaratan lengkap

Menyerahkan permohonan ke Sekretariat

Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas

Sekretariat menyerahkan Pengesahan PP kepada pemohon

Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang HI untuk memproses

Surat pengesahan ditandatangani Kepala Dinas

Bidang HI/Mediator meneliti dan memeriksa kelengkapan yang dipersyaratkan

Jika memenuhi syarat, dibuatkan konsep pengesahan

52

Persyaratan Pelayanan a. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) lama b. 75. Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki pengetahuan UU no 13 th. Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja b. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan telah lulus diklat teknis perantara Hubungan Industrial/Mediator Hubungan Industrial 7. Biaya pelayanan adalah Rp. 2003 dan Kepmenakertrans no Kep-48/MEN/IV/2004 c. PKB yang baru 3 (tiga) rangkap c. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu XII. Permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang 53 . Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya a. Sarana dan Prasarana a.00 b. Pembayaran dilaksanakan setelah diterbitkan surat pendaftaran PKB kepada petugas retribusi secara tunai 3. sebagai juru runding baik dari serikat pekerja / serikat buruh maupun dari Pengusaha/Pimpinan perusahaan d. Surat Kuasa perundingan. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Masa berlaku adalah 2 (dua) tahun 4. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku a. PENDAFTARAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB) 1. Data Umum perusahaan 2. Sarana bagi petugas: Komputer dan alat tulis b.5. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah pengesahan peraturan perusahaan 6.000. Petugas yang melayani sebanyak 2 (dua) orang b. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a.

b. Sekretariat meneruskan permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang, c. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Hubungan Industrial untuk memproses permohonan. d. Bidang Hubungan Industrial kelengkapannya. e. Apabila dianggap telah memenuhi syarat untuk diterbitkan Surat Pendaftaran, maka dibuatkan konsep Surat Pendaftaran. f. Konsep disampaikan kepada Kepala Dinas g. Apabila telah ditandatangani oleh Kepala Dinas, maka Surat Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama disampaikan kepada Pemohon melalui Sekretariat meneliti permohonan dan berkas-berkas

54

BAGAN PELAYANAN PENDAFTARAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA

Menyerahkan permohonan ke Sekretariat Perusahaan mengajukan permohonan pendaf taran PKB Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas

Sekretariat menyerahkan Pengesahan PKB kepada pemohon

Kepala Dinas memerintahkan Bidang HI untuk memproses

Surat pendaftaran PKB ditandatangani Kepala Dinas

Bidang HI/Mediator meneliti dan memeriksa materi isi PKB

Jika memenuhi syarat, dibuatkan konsep surat pendaftaran PKB

55

5. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Pengesahan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 6. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Petugas yang melayani sebanyak 2 (dua) orang mediator Hubungan Industrial b. Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki pengetahuan UU No. Th. 2003 dan Kepmenakertrans No. Kep-48/MEN/IV/004 c. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan lulus Diklat Teknis perantara hubungan industrial/mediator hubungan industrial 7. Sarana dan Prasarana a. Sarana bagi petugas : komputer dan alat tulis b. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu

XIII. PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI
MEDIATOR/ PEGAWAI PERANTARA 1. Persyaratan Pelayanan a. Copy Risalah Bipartit b. Apabila dikuasakan kepada pihak ke III, harus dilampirkan copy surat kuasa 2. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya ( Gratis ) 3. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku Jangka waktu proses penyelesaian adalah paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja 4. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Surat Pengaduan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang b. Sekretariat meneruskan surat pengaduan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. c. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Hubungan Industrial untuk memproses pengaduan. d. Kepala Bidang Hubungan Industrial menunjuk mediator untuk memberikan pelayanan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

56

maka mediator berusaha menyelesaikan perselisihan diantara kedua belah pihak. i. mediator dan diketahui oleh Kepala Dinas disampaikan kepada masing-masing pihak yang berselisih. Mediator menyarankan pihak-pihak yang berselisih untuk terlebih dahulu mengadakan perundingan secara Bipartit untuk paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja g. jika tidak selesai maka mediator membuat konsep anjuran. Mediator memanggil pihak-pihak yang berselisih f. 57 . h. Jika perselisihan dapat diselesaikan maka dibuatkan Persetujuan Bersama.e. Apabila perundingan secara bipartit tidak bisa menyelesaikan permasalahan. Sedangkan Anjuran yang disampaikan kepada pihakpihak yang berselisih cukup ditandatangani Mediator dan diketahui oleh Kepala Dinas. Persetujuan Bersama yang telah ditandatangani masing-masing pihak.

dan jika tidak berhasil dibuatkan anjuran Pihak yang berselisih diminta terlebih dahulu mengadakan perundingan Bipartit Jika Bipartit gagal. Mediator berusaha menyelesaikan perseli sihan 58 .BAGAN PELAYANAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI MEDIATOR/PEGAWAI PERANTARA Pihak yg berselisih mengajukan permohonan pe nyelesaian perselisihan Permohonan diserahkan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang HI menyampaikan hasilnya kepada masing-masing pihak Kepala Dinas memerintahkan Bidang HI untuk memproses Perjanjian Bersama atau Anjuran diketahui dan ditandatangani Kepala Dinas Bidang HI/Mediator yang ditunjuk memanggil pihak-pihak yang berselisih Jika Mediator berhasil dibuatkan perjanjian bersama.

Kompetensi yang dimiliki petugas adalah memiliki pengetahuan UU no. Lama waktu penyelesaian pelayanan Jangka waktu penyelesaian adalah paling lama 7 (tujuh) hari kerja. 59 . Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan telah lulus diklat teknis perantara Hubungan Industrial/Mediator Hubungan Industrial 7. b. Copy pengesahan sebagai Badan Hukum berbentuk perseroan terbatas atau koperasi. Petugas yang melayani sebanyak 4 (empat) orang b. Copy arsip penempatan / LPTKS. Besarnya Tarif/Biaya Pelayanan dan Cara Pembayarannya. Persyaratan Pelayanan a. 02 thn 2004 c. Sarana dan Prasarana a. Copy wajib lapor ketenagakerjaan (WLK) yang masih berlaku.5. Sarana bagi petugas: komputer dan alat tulis b. Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (Gratis) 3. Pas photo 4 x 6 cm berwarna sebanyak 2 (dua) lembar. 3 thn 2003 dan UU No. Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan: Anjuran 6. Copy anggaran dasar yang didalamnya memuat kegiatan usaha penyedia jasa pekerja atau buruh. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. 2. c. d. IJIN OPERASIONAL OUT SOURCHING 1. Apabila perselisihan dapat diselesaikan : Persetujuan bersama b. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu XIV. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah: a. e.

Prosedur penyelesaian pelayanan a. Sekretariat meneruskan permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang c. maka ijin operasional diserahkan kepada pemohon/pemilik perusahaan. Apabila dianggap memenuhi persyaratan lengkap dan benar.4. 60 . Permohonan disampaikan ke sekretariat Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang b. maka ijin operasional segera diproses f. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Hubungan Industrial untuk memproses permohonan d. Konsep disampaikan kepada Kepala Dinas untuk di tanda tangani g. Setelah di tanda tangani oleh Kepala Dinas. Kepala Bidang Hubungan Industrial meneliti permohonan dan berkasberkas kelengkapannya e.

BAGAN PROSEDUR PELAYANAN IJIN OPERASIONAL OUT SOURCHING Pemohon membuat surat permohonan ijin operasional out sourching Permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Ijin out sourching diserahkan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang HI untuk memproses permohonan Dibuat konsep ijin operasional out sourching untuk ditandatangani oleh kepala dinas Apabila dianggap memenuhi persyaratan maka ijin operasional segera di proses Kepala bidang HI meneliti permohonan dan berkas-berkas kelengkapannya 61 .

Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 7. Hasil Pelayanan yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah ijin operasional sebagai perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. REKOMENDASI UNDIAN BERHADIAH 1. Petugas yang melayani sebanyak 2 (dua) orang b. tanda bukti penyetoran pajak hadiah undian. Persyaratan Pelayanan a. Kompetensi yang dimiliki petugas adalah pengetahuan UU. 2. 6. selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa penyerahan/pemberian hadiah kepada pemenang yang meliputi : Berita acara pelaksanaan undaian dari Notaris. No.Sarana bagi petugas: Komputer dan alat tulis.5. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pembuatan surat rekomendasi adalah tidak dipungut biaya (gratis) 62 .Sarana bagi pelanggan : Toilet umum dan ruang tunggu XV. dokumentasi kegiatan. Pemula • • • • • Surat Permohonan Akta Pendirian Perusahaan dari Notaris SIUP + TDP NPWP Surat Permohonan wajib menyampaikan (tembusan) laporan hasil b. Rutin c. Kompetensi Petugas yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penjelasan Pelayanan a. daftar hadiah yang tidak tertebak. daftar nama pemenang. 101/MEN/VI/2004 tentang tata cara perijinan perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh. Penyelenggara penyelenggaraan UGB. Sarana dan Prasarana a. c. b. 13 Tahun 2003 dan Kepmenakertrans No. KEP.

Bidang Sosial menyerahkan surat rekomendasi ke perusahaan yang bersangkutan 63 . d. Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S untuk pembuatan konsep surat rekomendasi e. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku Waktu yang dibutuhkan untuk membuat surat rekomendasi adalah 3 (tiga) hari 4. Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang b. Kepala Dinas memerintahkan Kepala bidang sosial untuk memproses permohonan. c. Konsep surat rekomendasi ditandatangani oleh kepala dinas f.3. Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang.

BAGAN PELAYANAN REKOMENDASI UNDIAN BERHADIAH Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang sosial untuk memproses Bidang sosial mengirimkan surat rekomendasi kepada pelanggan Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S utk pembuatan konsep surat rekomendasi Surat rekomendasi ditandatangani Kepala Dinas Bidang sosial membuat surat rekomendasi undian berhadiah 64 .

alat tulis. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah minimal SLTA 7. Petugas yang melayani sebanyak 3 (tiga) orang yang tediri dari kabid. j. amplop. Foto copy akte notaris Rekomendasi/tanda daftar kesatuan bangsa dan perlindungan masyarakat Rekomendasi dari KKKS Kota Malang Susunan pengurus sesuai akte notaris dan lampiran foto copy KTP Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NPWP Surat keterangan Domisili Organisasi dari kelurahan setempat Program kerja/kegiatan di bidang usaha kesejahteraan sosial Sumber dana dan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan Daftar anak asuh dilengkapi dengan pas photo Surat permohonan 2. Sarana bagi petugas: Komputer. Sarana dan Prasarana a. Pemberian Kompensasi Kepada Penerima Pelayanan Publik atas adanya ketidaksesuaian pelayanan : Rekomendasi akan diantar ke tempat pelanggan XVI. h.5. i. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. f. buku register b. kasi dan staf pelaksanan b. b. REKOMENDASI PENDIRIAN/PERPANJANGAN ORGANISASI SOSIAL 1. d. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Surat Rekomendasi undian berhadiah 6. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pembuatan surat rekomendasi adalah tidak dipungut biaya (gratis) 65 . k. mesin ketik. c. g. Persyaratan Pelayanan a. e. foto copy dan ruang tunggu 8.

Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang.3. Bidang Sosial menyerahkan surat rekomendasi ke perusahaan yang bersangkutan 66 . c. Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang b. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama waktu penyelesaian pelayanan adalah 3 (tiga) hari 4. Kepala Dinas memerintahkan Kepala bidang sosial untuk memproses permohonan. Konsep surat rekomendasi ditandatangani oleh kepala dinas f. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. d. Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S untuk pembuatan konsep surat rekomendasi e.

BAGAN PELAYANAN REKOMENDASI PENDIRIAN/PERPANJANGAN ORGANISASI SOSIAL Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang sosial mengirimkan surat rekomendasi kepada pelanggan Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang sosial untuk memproses Surat rekomendasi ditandatangani Kepala Dinas Kepala bidang sosial memerintahkan kepala seksi untuk membuat surat rekomendasi Bidang sosial membuat surat rekomendasi pendirian/perpanjangan organisasi sosial 67 .

Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. alat tulis.5. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah Surat Rekomendasi pendirian panti/Orsos/Yayasan Sosial 6. mesin ketik. Daftar Kepanitiaan meliputi. kasi dan staf pelaksana b. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang teridiri dari kabid. Susunan pengurus kepanitiaan. Pemberian Kompensasi Kepada Penerima Pelayanan Publik atas adanya ketidaksesuaian pelayanan : Rekomendasi akan diantar ke tempat pelanggan XVII. NPWP f. Persyaratan Pelayanan a. 68 . buku register b. Akta Pendirian dari Notaris c. Surat keterangan dari kepolisian setempat mengenai loyalitas dari para pengurusnya e. alamat dan program kegiatan d. IJIN PENGUMPULAN UANG DAN BARANG OLEH YAYASAN/BADAN SOSIAL/KARANG TARUNA 1. Sarana bagi petugas: Komputer. Surat Permohonan b. Sarana dan Prasarana a. amplop. foto copy dan ruang tunggu 8. Penggunaan/penyaluran sumbangan yang terkumpul selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah berakhirnya masa pelaksanaan penyelenggaraan pengumpulan sumbangan. Jumlah sumbangan yang terkumpul. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah minimal SLTA 7. Penyelenggara wajib menyampaikan laporan hasil pengumpulan uang dan barang disertai bukti-bukti pertanggung jawaban yang memuat : Pelaksana. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum.

c. d. Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Kepala Dinas memerintahkan Kepala bidang sosial untuk memproses permohonan. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pembuatan ijin pengumpulan uang dan barang adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. Bidang Sosial menyerahkan surat ijin pengumpulan uang dan barang ke perusahaan yang bersangkutan 69 .2. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama waktu penyelesaian pelayanan adalah 3 (tiga) hari 4. Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang b. Ijin pengumpulan uang dan barang ditandatangani oleh kepala dinas f. Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S untuk pembuatan konsep ijin pengumpulan uang dan barang oleh yayasan/badan sosial/karang taruna e.

BAGAN PELAYANAN IJIN PENGUMPULAN UANG DAN BARANG OLEH YAYASAN/BADAN SOSIAL/KARANG TARUNA Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang sosial mengirimkan surat ijin kepada pelanggan Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang sosial untuk menindaklanjuti Kepala bidang sosial memerintahkan kepala seksi untuk memproses Surat ijin ditandatangani Kepala Dinas Kepala seksi membuat konsep 70 .

Warga Negara Indonesia yang berakhlak dan berbudi luhur b. Pemberian Kompensasi Kepada Penerima Pelayanan Publik atas adanya ketidaksesuaian pelayanan : Surat ijin pengumpulan uang/barang oleh yayasan / Orsos / Karang Taruna akan diantar ke tempat pelanggan XVIII. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. buku register b.1. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah surat ijin pengumpulan uang/ barang oleh yayasan/Orsos/ karang Taruna 6. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang teridiri dari kabid. REKOMENDASI PERINTIS KEMERDEKAAN.5. 1. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. a. kasi dan staf pelaksana b. Sarana bagi petugas: Komputer. foto copy dan ruang tunggu 8. Persyaratan Pelayanan 71 . Sarana dan Prasarana a. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah minimal SLTA 7. makakesaksian diambil dari teman seperjuangan yang diambil sumpahnya oleh Instansi yang berwenag tentang kebenaran perjuangan Calon Perintis Kemerdekaan 1. alat tulis. amplop. Permohonan diajukan kepada Menteri Sosial RI di atas kertas bermaterai cukup dengan lampiran : a) Mengisi formulir pengajuan sebagai Calon Perintis Kemerdekaan yang diketahui oleh Lurah dan Camat setempat b) Riwayat perjuangan diketahui oleh 2 ( dua ) orang saksi teman seperjuangan yang telah ditetapkan sebagai Perintis Kemerdekaan dan diketuai oleh Ketua Cabang PPKI / Pemda setempat c) Surat Pernyataan Kesaksian dibuat di atas kertas bermaterai cukup d) Apabila di daerah tidak di temukan saksi yang sudah menjadi Perintis Kemerdekaan. Perintis Kemerdekaan.

e) Foto Copy Surat / akte / keterangan nikah yang dilegalisir oleh KUA / Pengadilan Agama setempat ( Kelurahan atau Kecamatan ) f) Foto Copy Kartu Keluarga yang dilegalisir oleh Pemda setempat ( Kelurahan atau Kecamatan ) g) Surat keterangan Kelakuan Baik / bebas G 3 S PKI dari Kepolsisan setempat h) Pas Foto Berwarna atau hitam putih ukuran 4 x 6 sebanyak 10 ( sepuluh ) buah tanpa tutup kepala dan kacamata i) Surat Rekomendasi dari Bupati / Walikota dan Gubernur setempat j) Surat Pengantar dari Instansi berwenang / Pemda setempat k) Surat tanda lahir dari Pemerintah Daerah Setempat ( Photo Copy yang dilegalidir dan Instansi yang bersangkutan ) l) Surat keterangan / tanda bukti telah purna bakti / pension bagi PNS / TNI / Polri ( Photo Copy yang dilegalisir oleh instansi yang bersangkutan m) KARIP( Kartu Identitas Pensiun ) yang dikeluarkan Taspen. TASPEN. 72 . d) Foto Copy / Akte / Keterangan nikah yang dilegalisir oleh KUA / Pengadilan Agama setempat ( Lurah atau Camat).2. Janda/Duda Perintis Kemerdekaan a) Surat Permohonan sebagai Janda / Duda Limpahan Perintis Kemerdekaan yang diajukan secara tertulis kepada Menteri Sosial RI di atas kertas bermaterai. 1. g) Surat keterangan satu – satunya janda dan tidak kawin lagi dari Pemda setempat ( Lurah atau Camat ). i) Pas Foto berwarna atau hitam putih ukuran 4 x 6 sebanyak 7 buah tanpa tutup kepala dan kacamata. h) Bagi Duda. c) Surat keputusan Perintis Kemerdekaan Asli. b) Surat kematian / meninggalnya Perintis Kemerdekaan dari Pemda setempat. surat keterangan satu – satunya duda dan tidak kawin lagi dari Pemda setempat ( Lurah atau Camat ). e) Surat pembayaran terakhir dari PT. f) Surat Kelakuan baik / bebas G 3 S / PKI dari kepolisian setempat. j) Surat pengantar dari Instansi Sosial / Pemerintah Propinsi setempat.

Biaya pembuatan surat rekomendasi adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. Surat permohonan disampaikan ke Walikota cq. b. Surat rekomendasi ditandatangani oleh kepala dinas f. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama Waktu penyelesaian adalah 6 (enam) hari kerja 4. Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Bidang Sosial menyerahkan surat rekomendasi ke pelanggan yang bersangkutan 73 . d. Kepala Dinas memerintahkan Kepala bidang sosial untuk memproses permohonan.k) Apabila Janda / Duda Limpahan Perintis Kemerdekaan telah menikah lagi maka hak tunjangan Janda / Duda Perintis Kemerdekaan dinyatakan Gugur. Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S untuk pembuatan surat rekomendasi e. 2. c. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a.

BAGAN PELAYANAN REKOMENDASI PERINTIS KEMERDEKAAN Surat permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang sosial mengirimkan surat rekomendasi kepada pelanggan Kepala Dinas memerintahkan bidang social untuk memproses Surat rekomendasi ditandatangani Kepala Dinas Bidang sosial membuat surat rekomendasi perintis kemerdekaan 74 .

1. e. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama waktu penyelesaian adalah 1 (satu) hari 75 . alat tulis. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang teridiri dari kabid. Sarana bagi petugas: Komputer.5. Pemohon membawa surat keterangan dari kepolisian / Polresta Malang perihal: kehabisan bekal b. Sarana dan Prasarana a. kasi dan staf pelaksana b. foto copy dan ruang tunggu 8. kehilangan dokumen-dokumen/uang. amplop. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah surat rekomendasi 6. Surat Keterangan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah minimal SLTA 7. PEMULANGAN ORANG TERLANTAR KE DAERAH ASAL. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Sosial Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang untuk memproses permohonan. buku register b. Persyaratan Pelayanan a. Pemberian Kompensasi Kepada Penerima Pelayanan Publik atas adanya ketidaksesuaian pelayanan : Rekomendasi akan diantar ke tempat pelanggan XIX. c. 2. f. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. Bidang Sosial Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang membuat surat bantuan pemulangan orang terlantar berdasarkan daerah asal. Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. d.

c. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. b. b) Orang Terlantar yang menempuh jalur laut / Luar Jawa Timur / Luar Jawa: Surat ditujukan ke Dinas Sosial propinsi Jatim untuk dibantu kepulangannya melalui kapal laut. 76 . Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang. a) Orang Terlantar yang menempuh jalan darat: Surat ditujukan ke pimpinan PT KAI Malang atau Kepala Terminal (Arjosari/ Gadang/Landungsari). b. Surat Keterangan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang. Kepala Dinas memerintahkan Kepala Bidang Sosial Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang untuk memproses permohonan. Bidang Sosial Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang membuat surat bantuan pemulangan orang terlantar berdasarkan daerah asal. Dibantu uang untuk bekal di perjalanan (makan) dan transport lokal di tempat tujuan. c. Pemohon membawa surat keterangan dari kepolisian / Polresta Malang perihal kehabisan bekal atau kehilangan dokumen-dokumen/uang.4.

Surat Keterangan diserahkan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang Sosial membuat surat bantuan pemulangan orang terlantar sesuai daerah asal.BAGAN PELAYANAN BANTUAN PEMULANGAN ORANG TERLANTAR KE DAERAH ASAL Pemohon membawa surat keterangan dari kepolisian/polresta Malang. Kepala Dinas memerintahkan Bidang Sosial untuk memproses 77 .

PELAYANAN LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA (LK3) HARMONI KOTA MALANG. Dilaksanakan konsultasi antara pemohon dengan petugas LK3 Harmoni d. 4. amplop. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. 1. Spesifikasi produk/hasil pelayanan yang akan diterima pelanggan Surat pengantar pemulangan orang terlantar ke daerah asal 6. alat tulis. Persyaratan Pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Malang 2.5. Surat rujukan yang telah ditandatangi diserahkan kepada pemohon. Petugas mencatat data diri serta permasalahan yang dihadapi oleh pemohon c. Sarana dan Prasarana a. Besarnya Tarif/Biaya Pelayanan dan Cara Pembayarannya. Sarana bagi petugas: Komputer. Konsep surat rujukan diserahkan kepada Kepala Dinas selaku Ketua LK3 Harmoni untuk ditandatangani f. b. Pemohon datang ke Lembaga Kesejahteraan Keluarga (LK3) Harmoni b. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah SLTA 7. 78 . foto copy dan ruang tunggu XX. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan dan Masa Berlaku Jangka waktu penyelesaian permasalahan adalah tergantung permasalahan yang dihadapi warga. buku register. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. Petugas yang melayani 1 (satu) orang yang b. Apabila masalah belum dapat diselesaikan melalui LK3 Harmoni maka dibuatkan konsep surat rujukan ke instansi terkait e.

BAGAN PROSEDUR PELAYANAN LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA HARMONI Pemohon datang ke kantor LK3 Harmoni Petugas mencatat data diri serta permasalahan pemohon Dilaksanakan konsultasi antara petugas dengan pemohon Surat rujukan diserahkan kepada pemohon Apabila masalah belum dapat diselesaikan melalui LK3 harmoni maka dibuatkan konsep surat rujukan ke instansi terkait Konsep surat rujukan diserahkan kepada Kepala Dinas selaku Ketua LK3 Harmoni untuk ditandatangani 79 .

Permohonan diserahkan ke sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. Pendidikan formal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan SLTA 7. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu. 6. Sekretariat meneruskan permohonan ke Kepala Dinas d. Petugas yang melayani 2 (dua) orang b.5. alamat asal dan keterangan. jenis kelamin (L/P). Sarana bagi petugas : Komputer dan alat tulis b. Persyaratan Pelayanan a. Daftar meliputi nama. Warga Panti Sosial yang terdaftar di Kota Malang (lampiran tanda daftar terbaru dari Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat) b. 2. XXI. Kompetensi Petugas yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/ Penyelesaian Pelayanan a. Pihak panti mengajukan permohonan mendapatkan rekomendasi JAMKESMAS sesuai dengan dafar penghuni panti. alamat panti. c. Sarana dan Prasarana a. JAMINAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT/ 1. Hasil Pelayanan yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil Pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah konsultasi masalah yang dihadapi oleh pelanggan apabila masalah belum dapat diselesaikan maka dibuatkan surat rujukan ke instansi terkait. REKOMENDASI JAMKESMAS. c. Kepala Dinas memerintahkan kepada kepala bidang sosial untuk memproses permohonan 80 . tempat tanggal lahir. Prosedur Penyelesaian Pelayanan b. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Jangka Waktu penyelesaian pelayanan adalah 2 hari 4.

Konsep rekomendasi JAMKESMAS diserahkan kepada Kepala Dinas untuk ditandatangani g. Apabila telah ditandatangani. maka rekomendasi JAMKESMAS diserahkan kembali kepada pemohon.e. Kepala Bidang sosial memerintahkan kepala seksi untuk meneliti permohonan. 81 . apabila permohonan memenuhi syarat maka di buat konsep rekomendasi JAMKESMAS f.

BAGAN PROSEDUR PELAYANAN REKOMENDASI JAMINAN KESEHATERAAN MASYARAKAT Pemohon mengajukan daftar peserta panti yang akan dibuatkan rekomendasi Permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Rekomendasi JAMKESMAS diserahkan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang sosial untuk memproses permohonan Dibuat konsep rekomendasi JAMKESMAS untuk ditandatangani oleh kepala dinas Apabila dianggap memenuhi persyaratan maka konsep rekomendasi JAMKESMAS agar segera diproses Kepala bidang sosial memerintahkan Kepala seksi untuk meneliti permohonan dan berkas-berkas kelengkapannya 82 .

Sarana bagi petugas : Komputer dan alat tulis b. Permohonan rekomendasi rawat jalan / rawat inap ke RSJ disampaikan kepada Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Foto copy KTP b.5. Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) Lama waktu penyelesaian pelayanan Jangka waktu penyelesaian pelayanan adalah 2 (dua) hari Prosedur penyelesaian pelayanan a. Kepala Seksi dan Staff pelaksana. Kepala Dinas memerintahkan kepala Bidang sosial untuk memproses surat permohonan 83 . Rujukan dari puskesmas setempat e. Hasil Pelayanan yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah rekomendasi Jaminan Kesejahteraan Masyarakat (JAMKESMAS) 6. 3. Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dan diketahui Camat di Kota Malang. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG 1. Persyaratan Pelayanan a. Pendidikan formal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan SLTA 7. XXII. REKOMENDASI RAWAT JALAN / RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT JIWA DR. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang terdiri dari Kepala bidang. Sekretariat meneruskan permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang c. b. Sarana dan Prasarana a. Foto copy Kartu Keluarga (KK) c. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya. Kompetensi Petugas yang Terlibat Dalam Proses Pemberian / Penyelesaian Pelayanan a. d. b. 4. Surat permohonan untuk di rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) 2. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu.

Konsep rekomendasi diserahkan kepada kepala dinas untuk ditandatangani g. Apabila kelengkapan berkas sudah terpenuhi maka dibut konsep rekomendasi rawat jalan / rawat inap ke RSJ dr.d. Kepala Bidang sosial memerintahkan kepala seksi untuk meneliti kelengkapan berkas permohonan e. Radjiman Wediodiningrat Lawang. f. 84 . Apabila telah ditandatangani maka surat rekomendasi diserahkan kepada pemohon.

RADJIMAN WEIODININGRAT Pemohon mengajukan permohonan rawat jalan/rawat inap kepada Disnakersos Permohonan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Rekomendasi rawat jalan/ rawat inap diserahkan kepada pemohon Kepala Dinas memerintahkan kepala bidang sosial untuk memproses permohonan Dibuat konsep rekomendasi rawat jalan/ rawat inap untuk ditandatangani oleh kepala dinas Apabila dianggap memenuhi persyaratan maka konsep rekomendasi rawat jalan/ rawat inap di proses. Kepala bidang sosial memerintahkan Kepala seksi untuk meneliti permohonan dan berkas-berkas kelengkapannya 85 .BAGAN PROSEDUR PELAYANAN REKOMENDASI RAWAT JALAN/ RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT JIWA DR.

Sekretariat meneruskan surat permohonan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Kepala Bidang sosial menunjuk Kasi P3S untuk pembuatan konsep berita acara penyerahan anak. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang terdiri dari Kepala bidang. 86 . Berita acara dari kepolisian (balita yang ditemukan oleh masyarakat) 2. Surat Pengantar Penyerahan Balita b. Sarana bagi petugas : Komputer dan alat tulis b. Sarana dan Prasarana a. Konsep berita acara ditandatangani oleh kepala dinas f. PELAYANAN PENGURUSAN BALITA TERLANTAR 1. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. c. Pendidikan formal yang harus dimiliki oleh petugas adalah S1 dan SLTA 7. d. Prosedur Pelayanan a. Hasil Pelayanan yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil Pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah surat rekomendasi rawat jalan / rawat inap di rumah sakit jiwa (RSJ) dr. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama waktu penyelesaian adalah 6 (enam) hari kerja 4. XXIII. Kepala Dinas memerintahkan Kepala bidang sosial untuk memproses permohonan. Sarana bagi pelanggan : WC umum dan ruang tunggu. e. Persyaratan Pelayanan a. Surat pengantar disampaikan ke Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang. Bidang Sosial menyerahkan pengasuhan anak ke UPT PSAB di sidoarjo. Kompetensi Petugas yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/ Penyelesaian Pelayanan a.5. Radjiman Wediodiningrat Lawang 6. b. b. Kepala Seksi dan Staff pelaksana.

BAGAN PELAYANAN PENGURUSAN BALITA TERLANTAR Surat pengantar diserahkan ke sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Bidang sosial menyerahkan pengasuhan anak ke UPT PSAB di Sidoarjo Kepala Dinas memerintahkan bidang sosial untuk memproses Surat pengantar ditandatangani Kepala Dinas Bidang sosial membuat surat pengantar penyerahan anak 87 .

amplop. Persyaratan Pelayanan a. Masyarakat membuat pengaduan secara tertulis (surat pengaduan) b. buku register dan kendaraan. b. Sekretariat meneruskan surat pengaduan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang d. Konsep jawaban pengaduan disampaikan kepada Kepala Dinas. Sekretariat dan Bidang yang terkait menyusun konsep jawaban pengaduan yang berisi penjelasan dan bilamana perlu berisi kesanggupan untuk perbaikan terhadap pelayanan sesuai dengan pengaduan masyarakat. Untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat. Sarana bagi petugas: Komputer. e. untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah Sarjana pendidikan sosial. Hasil Pelayanan Yang Diterima Oleh Pelanggan Hasil pelayanan yang diterima oleh pelanggan adalah surat pengantar dan anak diserahkan langsung ke UPT PSAB di Sidoarjo 6. kasi dan staf pelaksana b. 7. alat tulis. Surat pengaduan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang c. Sarana dan Prasarana a. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. Petugas yang melayani 4 (empat) orang yang teridiri dari kabid. disampaikan kepada masyarakat yang menyampaikan pengaduan mengenai pelayanan ketenagakerjaan di Kota Malang melalui 88 .5. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. PROSEDUR PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN BIDANG KETENAGAKERJAAN 1. foto copy dan ruang tunggu XXIV. f. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Dan Sosial Kota Malang memerintahkan Kepala Sekretariat dan Kepala Bidang yang terkait dengan pengaduan masyarakat tersebut. untuk ditandatangani dan Sekretariat.

Sekretariat dan Bidang yang terkait menyusun konsep jawaban pengaduan yang berisi penjelasan dan bilamana perlu berisi kesanggupan untuk perbaikan terhadap pelayanan sesuai dengan pengaduan masyarakat. Masyarakat membuat pengaduan secara tertulis (surat pengaduan) b. 89 .2. e. Besarnya tarif/biaya pelayanan dan cara pembayarannya Biaya pelayanan adalah tidak dipungut biaya (gratis) 3. untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Konsep jawaban pengaduan disampaikan kepada Kepala Dinas. Surat pengaduan disampaikan ke Sekretariat Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang c. Prosedur Penyelesaian Pelayanan a. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang memerintahkan Kepala Sekretariat dan Kepala Bidang yang terkait dengan pengaduan masyarakat tersebut. f. Lama Waktu Penyelesaian Pelayanan Lama Waktu penyelesaian adalah 4 (empat) hari kerja 4. Sekretariat meneruskan surat pengaduan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang d. Untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat. untuk ditandatangani dan disampaikan kepada masyarakat yang menyampaikan pengaduan mengenai pelayanan ketenagakerjaan di Kota Malang melalui Sekretariat.

BAGAN PROSEDUR PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN BIDANG KETENAGAKERJAAN Pengaduan masyarakat dibuat secara tertulis Pengaduan disampaikan ke Sekretariat Sekretariat me neruskan ke Kepala Dinas Sekretariat mengirimkan jawaban pengaduan kepada pengirim aduan Kepala Dinas memerintahkan bag. Sekretariat dan Ka. Bid. terkait dengan pengaduan untuk menindaklanjuti Jawaban tertulis ditandatangani Kepala Dinas dan diberikan kepada Sekretariat Sekretariat dan Kabid terkait menyusun konsep jawaban tertulis terhadap pengaduan 90 .

alat tulis. Sarana dan Prasarana a. Sarana bagi pelanggan : Toilet umum. Petugas yang melayani 2 (dua) orang b. Kompetensi Petugas Yang Terlibat Dalam Proses Pemberian/Penyelesaian Pelayanan a. amplop. Sarana bagi petugas: Komputer. foto copy dan ruang tunggu 91 .5. b. Spesifikasi produk/hasil pelayanan yang akan diterima pelanggan Tanggapan terhadap pengaduan masyarakat dan perbaikan kinerja pelayanan 6. buku register. Pendidikan formal maupun informal yang harus dimiliki oleh petugas adalah SLTA 7.