Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI LG AUTHORIZED SERVICE CENTRE TEGAL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Akhir Pelaksanaan Praktek Kerja Industri

Disusun Oleh : Muhammad Shauqi Maksudi 10. 2572 Kompetensi Keahlian : TEKNIK AUDIO VIDEO

PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS PENDIDIKAN UPTD SMK 3 TEGAL Jl. Gajah Mada No 72 D Tegal Telp. (0283) 3356081 Fax. (0283) 357718 Kode Pos : 52113

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 1

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Nama NIS

: Laporan Prakerin Di LG Authorized Service Centre : Muhammad Shauqi Maksudi : 10. 2572

Kompetensi Keahlian : Teknik Audio Video ( AV )

Laporan ini telah disetujui oleh :

Mengetahui : Pembimbing Sekolah Pembimbing Industri

NURYADI, S.Pd NIP. 19680128 199702 1 002 Ketua Kompetensi Keahlian :

PARSUDI

AKHMAD DARSONO, S.T NIP. 19710219 200312 1 006

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 2 ii

DAFTAR ISI

Lembar Judul ......... Lembar Pengesahan ...... Daftar Isi ... Kata Pengantar ......

i ii

iii
iv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar balakang Praktik Kerja Industri . 1.2 Tujuan Dan Manfaat Praktek Kerja Industri ... 1.3 Landasan Praktek Kerja Industri ( Prakerin ) 1.4 Sistematika Penulisan... 6 7 8 9

BAB II TINJAUAN UMUM 2.1 Deskripsi LG Authorizhed Service Centre..


2.2 Visi dan Misi LG Authorizhed Service Centre. 2.3 Struktur Organisasi 2.4 Uraian Tugas.. 2.5 Hari Dan Jam Kerja 10 11 14 15 16

BAB III 3.1 Definisi 3.2 Fungsi Komponen Dan Bagian . 3.3 Prinsip Kerja. 3.4 Teknik Perawatan Dan Perbaikan .. 3.5 Troubleshooting.

17 17 25 26 29

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan. 4.2 Saran... 32 31

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 3 iii

Daftar Pustaka

Lampiran Daftar Gambar Identitas institusi pasangan Tempat Praktek Kerja Industri Jurnal Harian Aktifitas Peserta Prakerin Absensi Peserta Prakerin Laporan Kepribadian Dan Prestasi Peserta Dari SMKN 3 Tegal Sertifikat

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

iv | 4

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan YME atas segala rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan Praktik Kerja Industri yang

bertempat di ASC LG Learning Centre selama 2 bulan dengan baik dan lancar. Dengan adanya Praktek Kerja Industri ini, kami dapat menambah wawasan dan pengalaman, serta dapat mempraktekkan ilmu yang telah Bapak/Ibu guru di sekolah sebagai penunjang selama mengikuti PRAKERIN. Dengan diadakannya prakerin ini siswa tidak canggung dalam menghadapi dunia usaha yang sesungguhnya. Laporan ini merupakan bukti tertulis bahwa kami telah melaksanakan kegiatan prakerin di tempat ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu, membimbing dan memberikan dukungan kepada kami dalam pelaksanaan praktik kerja industry. Dengan terselesainya laporan ini, kami ucapkan terimakasih kepada 1. Bapak Ibnu Hajar Dewantoro, S.T.P selaku Kepala Sekolah di SMK Negeri 3 Tegal 2. Bapak Akhmad Darsono, S.T selaku ketua program keahlian 3. Ibu Leny Setyorini, S.Pd Selaku penanggung jawab prakerin 4.Bapak Nuryadi, S.Pd Selaku Pembimbing Sekolah 5. Bapak Parsudi selaku pimpinan Teknisi di LG Learning Centre 6. Bapak Siswandi selaku Teknisi Industri di LG Learning Centre 7. Suluruh pengajar prakerin yang telah mengajar dan membimbing kami. 8. Seluruh karyawan yang telah banya membantu dalam pelaksanaan praktik kerja industri. 9. Bapak/Ibu guru kami yang telah memberi semangat dan dorongan, Keluarga dan Saudara-saudara kami, serta juga semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini.

Kami menyadari bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan. Adapun kelebihan dan kekurangan dari laporan ini kritik dan saran yang
Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 5v

membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan. Kami berharap laporan prakerin ini akan memberi manfaat bagi pembaca dan pengalaman bagi penulis.

Tegal, 1 Maret 2012

Penulis

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 6 vi

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja, karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/ industri.oleh karena itu diadakan suatu program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha sebelum memasuki duania usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah. Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. Ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/ perusahaan atau instansi tertentu) yang secara bersama-sama

menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertangguang jawab mulai dari

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 7

tahap perencanaan program, tahap penyelenggaraan, sampai penilaian dan penentuan kelulusan siswa.. 1.2 Tujuan Dan Manfaat Praktek Kerja Industri
Praktik Kerja Industri merupakan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan melalui pengalaman kerja pada bidang profesi tertentu untuk para siswa SMK dengan maksud dan tujuan Prakerin adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan, memantapkan dan memperluas wawasan dan pengetahuan yang sudah diperoleh selama kegiatan belajar di kelas guna

membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sebenarnya sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya. 2. Menumbuh kembangkan serta membina sikap profesional yang diperlukan untuk memasuki dunia/lapangan kerja yang sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya. 3. Meningkatkan pengenalan dan kemampuan siswa pada aspek-aspek usaha yang potensial dalam lapangan kerja seperti : Struktur organisasi usaha, assosiasi usaha, Jenjang Karier, Manajemen Usaha, Pelayanan Usaha,Operasi Produksi (baik Jasa maupun Barang) dan lain-lain. 4. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memasyarakatkan diri pada suasana kerja, seperti sebagai pekerjan/karyawan, usaha mandiri (wirausaha) yang berkaitan dengan disiplin ilmunya. 5. Meningkatkan dan memantapkan kemampuan siswa dalam penyerapan teknologi baru dari lapangan kerja/industri kesekolah maupun sebaliknya. 6. Memperoleh masukan dan sebagai umpan balik kinerja pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha/dunia industri sebagai lapangan kerja,

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 8

sebagaimanamaksud pelaksanaan program link and match, guna mendapat perbaikan dan mengembangkan kesesuaian pendidikan kejuruan. 7. Meningkatkan, memantapkan dan memperluas wawasan dan pengetahuan yang sudah diperoleh selama kegiatan belajar di kelas guna

membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sebenarnya sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya. 8. Menciptakan peluang kerjasama untuk penempatan lulusan (output) sekolah sebagai lembaga pendidikan dan latihan di perusahaan-perusahaan atau industri dan masyarakat.

A. LANDASAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) Praktik kerja industri (Prakerin) yang merupakan bagian dari kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berlandaskan kepada sejumlah perundangundangan , antara lain: 1. PP Nomor 29 Bab XI Pasal 20 Ayat 1 yang berbunyi :Penyelanggaraan Sekolah Menengah Kejuruan dapat bekerjasama dengan masyarakat terutama dengan dunia usaha dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan. 2. PP Nomor 39 Bab III pasal 4 butir 8 yang berbunyi : Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk magang atau pelatihan kerja. 3. Keputusan Mendikbud Nomor 086/U/1993 Bab IV Butir C1 (Kurikulum 1994 , SMK) yang berbunyi : Sekolah Menengah Kejuruan dapat memilih pola penyelenggaraan pendidikan sebagai berikut: a. Menggunakan unit produksi (UP) sekolah yang berorientasi secara profesional sebagai wahana pelatihan kejuruan.

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 9

b. Melaksanakan sebagian kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan di sekolah dan disebagian lainnya di dunia usaha , dunia industri (DU/DI). c. Melaksanakan kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan sepenuhnya di masyarakat , dunia usaha dan industri.

1.3 Sistematika Penulisan

BAB I

: PENDAHULUAN Bab ini terdiri dari Latar Belakang , Tujuan Dan Manfaat, Landasan Prakerin, Sistematika Penulisan.

BAB II

: GAMBARAN UMUM Bab ini berisi tentang Deskripsi Kantor LG Authorizhed Service Centre Branch Tegal (CV. MURABA), Visi Misi Kantor, Struktur Kantor, Uraian Tugas, Hari Dan Jam Kerja

BAB III

: LANDASAN TEORI Bab ini berisi tentang pengertian tentang penyervisan pada barang-barang elektronik.

BAB IV

: PENUTUP Bab ini membahas Kesimpulan dan Saran

DAFTAR PUSTAKA

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 10

BAB II TINJAUAN UMUM

2.1. Deskripsi LG Authorished Service Centre Branch Tegal ( CV Muraba ) PT. LG Electronics Indonesia (LGEIN) berdiri pada 1990 dan melakukan merger secara resmi dengan PT. LG Electronics Display Devices Indonesia(LGEDI) pada tanggal 7 Januari 2006 dengan Kim, Weon Dae sebagai Presiden Director-nya, hingga saat ini memproduksi beragam produk TV dan Monitor di pabrik Cibitung dan Lemari Es di pabrik Tangerang, yang diperuntukkan bagi pasar domestik maupun ekspor. Sedangkan untuk layanan pelanggan, saat ini LGEIN memiliki 174 jaringan service center (19 Direct Service Center, 12 Direct Service Station, 1 Showroom dan Service Center IT Product, 20 LMSSC (LG Mobile Service Center), dan 122 Consumer Product Authorized Service Center, hal ini sesuai dengan komitmen LGEIN untuk berusaha keras mendekatkan diri kepada para pelanggannya yang berada di berbagai daerah. Sebagai perusahaan elektronik dunia, LG memiliki komitmen untuk memberi pelayanan paripurna bagi para pelanggannya, salah satu diantaranya sebagai perusahaan elektronika di Indonesia pertama yang memberi layanan telepon bebas pulsa (toll free) 0800-123-7777. Barang Elektronik pada saat sekarang ini sangatlah dibutuhkan, merk-merk terkenal saling berlomba-lomba untuk penjualan yang terbaik. Salah satunya LG, adalah salah satu merk terkenal saat sekarang ini. Di Kota Tegal selain penjualan yang meningkat harus pula di imbangi dengan pelayanan Sevice Centre yang paham betul kebutuhan konsumen saat kerusakan khususnya produk elektronik LG. PT LG Elektronik Indonesia
Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 11

membuka kesempatan untuk bekerja sama di bawah pengawasan LG pusat. CV.Muraba contohnya, service centre satu-satunya yang resmi mengerjakan atau melayani keluhan, kerusahan konsumen pengguna produk elektronik LG. CV Muraba bekerjasama secara resmi hampir 3 tahun yang lalu, tepatnya 25 September 2009. Kantor pelayanan bidang jasa yang mengerjakan kerusakan

barang-barang elektronik khususnya LG yang ada di Kota Tegal. Service Centre berada di Jl. KH. Zaenal Mustofa No 53 Kelurahan Debong Kidul Kota Tegal. Dengan keadaan kantor masih berpindah-pindah dan berkembang dengan jumlah teknisi sebanyak 3 orang, leader 1 orang dan tenaga administrasi 1 orang bersama-sama mengembangkan usaha jasa tersebut di Kota Tegal yang mayoritas pengguna produk LG yang cukup banyak.

2.2. Visi dan Misi LG Authorizhed Service Centre Branch Tegal (CV Muraba) 2.2.1. Visi PT. LG Elektronik Indonesia Hidup menjadi lebih baik saat Customer Service adalah Partner setia anda.

2.2.2. Visi LG Authorizhed Service Centre Branch Tegal (CV Muraba) Kami adalah orang-orang yang terbaik yang berkomitmen untuk membangun dunia, dengan menghasilkan karya dan pelayanan yang terbaik untuk menjadikan hidup berkelimpahan penuh berkah. 2.2.3. Misi PT. LG Elektronik Indonesia a. Pertumbuhan cepat
Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 12

Pertumbuhan cepat adalah hasil dari strategi yang dirancang untuk memperluas dan penghasilan dengan cepat, sementara meningkatkan tingkat pertumbuhan dari segi nilai moneter, bukan kuantitas. a. Inovasi cepat Kemajuan yang pesat melibatkan inovasi sangat tinggi tujuan dan mengamankan keunggulan kompetitif, membidik target 30% lebih dari apa yang dapat dicapai pesaing kita. Fast inovasi juga berarti 30% lebih banyak penjualan dan peningkatan pasar kami, pengembangan produk baru dan pembukaan produk tersebut 30% lebih cepat, mengembangkan teknologi dan membangun nilai perusahaan tiga tahun ke depan dari pesaing kita. c. Kemampuan inti Kepemimpinan produk mengacu pada kemampuan untuk mengembangkan kreatif, atas produk-produk berkualitas, khusus yang menggunakan teknologi baru. Kepemimpinan pasar mengacu pada kemampuan untuk mencapai peringkat atas, di seluruh dunia, berkat kehadiran pasar yang tangguh di negaranegara di seluruh dunia. Orang kepemimpinan mengacu pada dominasi pasar dicapai dengan memilih dan memelihara pemain tim berbakat mampu menginternalisasi dan melaksanakan inovasi di seluruh papan. d. Pasar kepemimpinan Kepemimpinan pasar mengacu pada kemampuan untuk mencapai "LG merk No 1" tujuan, berkat untuk midable kehadiran pasar di seluruh dunia.
Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 13

e. Orang kepemimpinan Orang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi. f. Budaya Perusahaan Orang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi. g. No excuse Orang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi. 'Kami' bukan 'aku'. Kami mengejar budaya perusahaan yang mendorong semua karyawan untuk bekerja sama dan membentuk tim yang kuat. 2.2.4. Misi LG Authorizhed Service Centre Branch Tegal ( CV Muraba ) a. Create, Run & Develop Syariah Companies with world class Quality (Kami adalah orang-orang yang senantiasa bekerja keras mencipatakan, menjalankan dan mengembangkan perusahaanperusahaan dengan sistem syariah dengan kualitas dunia) b. Co Create Abudance life for the world (Kami adalah orang-orang yang siap membantu setiap orang yang satu visi dan mempunyai komitmen tinggi untuk bersama-sama mencapai impian menuju kehidupan ummat yang berkelimpahan penuh keberkahan. c. Build & Develop Cooperation, & Network in the world (Kami adalah orang-orang yang senantiasa menjaga ukhuwah,

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 14

membangun dan mengembangkan kerjasama dan jaringan kerja seluruh dunia. d. Provide the Best Product, Service & best Solution to Our Partner & Client in the world. (Kami adalah orang-orang yang berkomitmen untuk selalu menciptakan dan menyediakan karya, pelayanan dan solusi terbaik untuk rekanan kerja dan konsumen kami di seluruh dunia)

2.3. Struktur Organisasi

LEADER

ADMINISTRASI

TEKNISI

TEKNISI

TEKNISI

KONSUMEN

Gambar 2.1 Struktur Organisasi LG Authorizhed Service Centre Branch Tegal (CV Muraba)

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 15

2.4. Uraian Tugas 2.4.1. Pimpinan Cabang (Leader) Pimpinan Cabang (Leader) adalah penanggung jawab pelaksana pelayanan, sampai pelaksanaan administrasinya. Leader mempunyai tugas merencanakan, mengorganisasikan, mengawasi dan

mengevaluasi seluruh proses pelayanan terhadap konsumen hingga kerjasama team. Support Leader sangatlah penting apabila kendala konsumen yang tidak puas akan pelayanan seorang Leaderlah yang harus bisa membangun suasana atau memberi pengertian terhadap konsumen.

Tugas Leader meliputi : a. Terima WO dari administrasi b. Bagi WO untuk Teknisi c. Cek WO d. Cek Laporan Harian, Mingguan, Bulanan e. Cek Laporan Gaji Karyawan 2.4.2. Administrasi Bagian Administrasi bertanggung jawab mengenai data konsumen, data repair teknisi yang meliputi data OK, pendingan dan spare part. Pelayanan langsung melalui telepon dan termasuk pemesanan spare part. Laporan harian, bulanan juga salah satu tanggung jawab bagian administrasi. Tugas Administrasi meliputi : a. Terima Produk atau Laporan buat WO b. Catat dalam buku claim

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 16

c. Rubah status WO d. Report System e. Laporan Data f. Order Spare Part 2.4.3. Teknisi Tugas Teknisi adalah memperbaiki kerusakan produk elektronik milik konsumen. Teknisi terbagi menjadi dua, yaitu teknisi pendingin dan teknisi audio video. Teknisi pendingin meliputi produk seperti AC, Kulkas, dan Mesin Cuci sedangkan teknisi audio video meliputi produk TV, LCD, DVD, Home Theater, dan Microwave. Tugas Teknisi meliputi : a. Terima Produk atau Laporan buat WO Repair b. Pemakaian Spare Part c. Konfirmasi Biaya terhadap Konsumen d. Proses Service e. Mengisi WO Status untuk laporan terhadap Administrasi dan Leader. 2.5 Hari Dan Jam Kerja Hari aktif Jam Kerja : Senin Sabtu : 08.30 16.30

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 17

BAB III PEKERJAAN SESUAI JUDUL

3.1 Definisi Saat melakukan penyervisan terhadap barang elektronika.seringkali dihadapi oleh bermacam-macam kerusakan yang harus dicari dahulu mulai dari volt input sampai keluaran yang tidak maksimal.maka, agar pengecekannya lebih akurat, kita harus mengetahui prinsip kerja pada barang elektronika terdebut.

Gambar 3.1.1 Proses Service TV

3.2 Fungsi Komponen Dan Bagian

a) Antena Televisi

Antena TV menangkap sinyal-sinyal RF dari pemancar televisi. Antena diklasifikasikan berdasarkan konstruksinya ada 3 yaitu:

1) Antena Yagi

2) Antena Perioda Logaritmis

3) Antena Lup

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 18

Klasifikasi lain berdasarkan jalur frekuensi gelombang yang diterima adalah:

1) Kanal VHF Rendah

2) Kanal VHF Tinggi

3) Kanal UHF

Gambar 3.2.1 Antena VHF Rendah

Gambar 3.2.2 Antena VHF Tinggi

Gambar 3.2.4 Antena UHF

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 19

Gambar 3.2.5 Antena Perioda Logaritmis

Gambar 3.2.6 Antena Lup (Loop)

b) Rangkaian Penala (Tuner)

Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi (penguat HF), pencampur (Mixer) dan osilator local. Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal TV yang masuk dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF.

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 20

Gambar 3.2.7 Tuner TV

c) Rangkaian Penguat IF (Intermediate Frequency)

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal hingga 1000 kali. Sinyal ouput yang dihasilkan penala (Tuner) merupakan sinyal yang lemah dan sangat tergantung pada jarak pemancar, posisi penerima dan bentangan alam. Lingkaran merah menunjukkan rangkaian IF yang sebagian berada didalam tuner.

Gambar 9. Penguat IF

d) Rangkaian Detektor Video

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 21

Berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu juga berfungsi untuk meredam sinyal suara yang akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar

e) Rangkaian Penguat Video

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yangberasal dari detector video sehingga dapat menjalankan tabung gambar atau CRT (Catode Ray Tube)

f) Rangkaian AGC (Automatic Gain Control)

Rangkaian AGC berfungsi menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkan menjadi konstan. Lingkaran merah menunjukkan komponen AGC yang berada didalam sebagian IC dan sebagian tuner

Gambar 10. Rangkaian AGC

g) Rangkaian Penstabil Penerima Gelombang TV.

Rangkaian penstabil penerima gelombang TV diantaranya adalah AGC dan AFT. Automatic Fine Tuning berfungsi mengatur frekuensi pembawa gambar dari penguat IF secara otomatis | 22

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

h) Rangkaian Defleksi Sinkronisasi

Rangkaian ini terdiri dari empat blok yaitu: rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertical, rangkaian defleksi horizontal dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi.

Gambar 11. Rangkaian Defleksi Vertical

Gambar 12. Rangkaian Defleksi Horizontal

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 23

i) Rangkaian Suara

Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini, sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar :waaah

j) Rangkaian Catu Daya (Power Supply)

Gambar 14.Rangkaian Catu Daya

Berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang selanjutnya didistribusikan ke seluruh rangkaian.

Pada gambar, rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih dan kotak merah. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (Live Area). Sementara itu, daerah dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 24

k) Penguat Krominan

Penguat ini menguatkan frekuensi 4,43 MHz untuk sinyal krominan yang termodulasi dalam sinyal V (sinyal R-Y) dan sinyal U (sinyal B-Y). Lebar jalur penguat 2 MHz

l) Sinkronisasi Warna

Didalam rangkaian sincronisasi warna, sinyal burst sinkronisasi warna dikeluarkan dari sinyal video warna komposit

m) Automatic Color Control (ACC)

Jika amplitudo sinyal ledakan naik, maka ACC mengeluarkan suatu tegangan kemudi yang memperkecil penguatan didalam bagian warna

n) Color Killer (Pemati Warna)

Rangkaian ini berguna untuk menindas penguat warna, apabila sedang tak ada sinyal krominan masuk. Ini terjadi pada waktu penerimaan sinyal hitam-putih

o) Rangkaian Switching Fasa 180 (Pembelah Warna)

Dari penguat krominan, sinyal diumpankan ke colour. Splitter (pembelah warna). Pembelah warna ini memisahkan sinyal yang termodulasi dengan sinyal V dari sinyal yang termodulasi dengan sinyal U. Pembelah warna terdiri dari saklar PAL dan beberapa resistor. Pada akhir setiap garis, selama ditariknya garis PAL maka sinyal V diputar 180 . Sinyal U tidak mengalami putaran fasa

p) Demodulasi Warna

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 25

Dengan mempergunakan demodulator warna, maka sinyal-sinyal perbedaan warna di demodulasikan dari sinyal U dan V. Karena pada pemancar, sinyalsinyal itu dimodulasikan dengan system pembawa suppressed/dihilangkan dan hanya kedua sub pembawa jalur samping (side band sub carier) yang ada. Agar dapat mendemodulasikannya menjadi sinyal pembawa warna yang asli kembali, maka diperlukan sub pembawa 4,43 MHz dengan fasa dan frekuensi yang tepat sama seperti pada pemancar

3.3 Prinsip Kerja

Agar dapat bekerja dan menampilkan gambar dari stasiun televise, televise terdiri dari bagian-bagian yang saling menunjang agar bias berfungsi.secara garis besarnya bagian-bagian televise berupa antenna,catu daya ( power ), tuner, rangkaian detector video, rangkaian penguat video, dan rangkaian audio.

Berikut ini garis besar cara televisi bekerja :

1. Antenna berfungsi untuk menangkap gelombang yang dipancarkan oleh stasiun televisi. 2. Sinyal yang datangdialirkan menuju ke colokan antenayang ada pada televise. 3. Sinyal yang dating membawa gelombang suara dan gambar karena gelombang yang diterima antenna tv lebih dari satu macam (contoh gelombang stasiun RCTI , TPI , TRANS TV , ANTV , dll) sirkuit di dalam televise memisahkan gelombang ini (berupa suara dan gambar) sesuai dengan saluran tv yang kamu pilih kemudian siproses lebih lanjut. Alat pemisah disebut tuner.

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 26

4. Sirkuit penembak electron menggunakan sinyal gambar ini untuk diproses ulang dengan bantuan kamera tv yang dipilih kemudian di p roses ulang dengan bantuan kamera tv. 5. Bagian ini menembakkan tiga electron (merah,hijau dan biru) menuju tabung sinar katoda. 6. Berkas electron menerobos suatu cincin electromagnet.elektron dapat dikendarai oleh magnet sebab mereeka mempunyai electron negative.dan berkas bergerak bolak-balik dilayar tv. 7. Berkas cahaya ini akan diarahkan ke layar yang diberi bahan kimia berupa fosfor.saat berkas electron ini mengenai fosfor akan menampilkan titiktitik warna merah,hijau dan biru .yang tidak kena tetap berwarna hitam kombinasi-kombinasi warna inilah yang menghasilkan gambar di televisi. 8. Gelombang suara akan doproses pada bagian ini untuk menghilangkan berbagai gangguan. 9. Sinyal suara yang sudah disaring dikeluarkan melalui alat yang disebut speaker.

3.4 Teknik Perawatan Dan Perbaikan


3.4.1 Teknik Perawatan Teknik perawatan bagi televisi merupakan perawatan yang bias dilakukan kapan saja dan oleh siapapun , berikut perawatan terhadap televis yang dapat dilakukan :

Bila tv hendak dimatikan.matikan pakai remote dulu baru matikan powernya ini yang paling baik . -Jangan biarkan tv dalam keadaan stanby terus berlama-lama , apalagi kalau anda ingin keluar rumah , sebab nya sebagian komponen masih aktif .
Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 27

jangan menutup lubang / kasa ventilasi atas , biasa nya orang suka menutup atas tv dengan alasan supaya jangan kotor atau kelihatan rapi . padahal memang sengaja pabrik mendisain seperti itu agar panas yang berada didalam bisa keluar lewat lubang-lubang ventilasi tersebut kecuali tv dalam keadaan mati .

bila anda ingin bersihkan body tv . pakai lah lap basah tapi jangan terlalu basah agar jangan sampai air menetes kedalam tv . bila terjadi hal seperti itu atau tv anda ketetesan air hujan , keringkan tv nya dulu sampai kering pakai pengering rambut , setelah kering baru anda hidupkan tv nya .

kadang anak-anak kalau sudah main game di tv , sudah tidak ingat lagi waktu , kadang satu harian penuh . padahal tv harus sudah istirahat maximal pemakaian 6 jam , setelah 1 ~ 2 jam istirahat silahkan hidupkan kembali .

3.4.2 Teknik Perbaikan

Mereparasi televisi bukan merupakan hal yang sulit asalkan kita mempunyai pengalaman dalam menggunakan alat ukur,hal utama yang harus diketahui dalam mereparasi televisi adalah pemahaman blok serta fungsi-fungsinya,selain itu dibutuhkan juga keuletan serta kejelian,untuk mengetahui blok dari sebuah mesin televisi anda bisa baca disini.Berikut ini adalah beberapa kerusakan yang sering tejadi pada televisi serta cara mengatasinya:

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 28

Pada permasalahan ini biasanya kondisi televisi waktu pertama kali dinyalakan bagus akan tetapi setelah beberapa menit televisi menjadi:mati total/cuma garis horizontal/cuma garis vertikal/berubah warna,dan lain sebagainya:

jika mati total lakukanlah Resoldering (penyolderan ulang) pada bagian Regulator (power supply) dan periksa semua elconya

jika lampu indikatornya saja yang nyala periksa semua tegangan normal pada output regulator jika bagus berarti permasalahannya ada pada bagian horizontal,periksa semua solderan pada blok ini

jika tiba-tiba hanya garis horizontal saja maka lakukan solder ulang pada blok vertikal, periksa elco filter tegangan dan elco output vertikal,untuk TV china permasalahan biasanya ada pada elco filter tegangan vertikalnya yang rusak,dan untuk TV Polytron/Digitec/Goldstar (model lama) biasanya hanya dilakukan penyolderan ulang pada ic penguat vertikal dan conector yoke defleksinya

jika tiba-tiba hanya garis vertikal maka periksa solderan pada conector yoke defleksi horizontal dan semua komponen untuk output horizontal

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 29

3.5 Troubleshooting

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 30

KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

Kegiatan prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya siswa-siswi SMK N 3 Tegal. Dengan adanya kegiatan prakerin siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi. Selain itu pada saat prakerin , Kita dituntut untuk
dapat melakukan penyervisan terhadap barang elektronika. Dan .seringkali dihadapi oleh bermacam-macam kerusakan yang harus dicari dahulu mulai dari volt input sampai keluaran yang tidak maksimal.maka, dan juga kami mendapatkan pelajaran yang bukan kompetensi dari jurusan Audio Video yaitu mengganti compressor AC (air conditioner) maupun Refrigerator dan

memperbaiki LCD TV (Liquid Crystal Display), tetapi yang diutamakan dari PKL ini yaitu memperbaiki televisi dan juga DVD, agar pengecekannya lebih akurat, kita harus mengetahui prinsip kerja pada barang elektronika terdebut.

Daripada itu di dalam laporan ini selain melaporkan hasil kerja saat PRAKERIN , juga dicantumkan hasil dari pelajaran yang kami dapatkan saat pkl. Kesimpulan kami yaitu selain mendapatkan pengalaman menghadapi industri kerja secara langsung kami juga mendapatkan pelajaran dari prakerin .

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 31

4.2 Saran-saran 1. Saran untuk sekolah : a. b. Melengkapi sarana dan prasarana untuk praktek disekolah Menyediakan peralatan praktek yang lebih maju sesuai dengan perkembangan teknologi c. d. Mengutamakna guru-guru pengajar yang lebih handal Pihak sekolah memberikan teori sejelas-jelasnya dalam pelajaran dan praktek agar siswa dapat menerapkannya didunia kerja dengan mudah e. Pihak sekolah mengadakan kerjasama dengan pihak bengkel/industri untuk memepermudah siswanya dalam melaksanakan prakerin f. Pihak sekolah memberikan penambahan teori mengenai teknologi terbaru yang selama ini sudah berkembang 2. Saran untuk bengkel : a. Meningkatakn salinan komunikasi antara siswa praktek kerja industri dan teknisi b. Kerjasama antara pembimbing dengan siswa praktek kerja industri senantiasa harus diperhatikan c. Kelengkapan alat masing-masing teknisi perlu ditambahkan untuk meningkatkan kemudahan dalam memperabiki berang elektronik dan siswa yang sedang melaksanakan prakerin juga bisa mempelajarinya

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 32

DAFTAR PUSTAKA

http://caraservistv.blogspot.com/2010/02/ http://wahanaelektronik.blogspot.com/2009/10/teknikperbaikan-televisi.html http://www.infoservicetv.com/prinsip-kerjatelevisi.html#ixzz1o6CGlAaZ www.google.com ( service tv ) ( prinsip kerja ) ( troubleshooting pada tv )

Laporan Praktek Kerja Industri - T. Audio Video

| 33

Anda mungkin juga menyukai