Anda di halaman 1dari 8

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Budidaya udang windu sudah lama di kenal oleh masyarakat Indonesia, sejak

awal dekade 1970, pada awal-awal tahun (1970-1990) produksi udang windu yang
dihasilkan dari budidaya meningkat dengan pesat, namun seiring dengan berjalannya
waktu sampai sekarang budidaya udang windu mengalami kemunduran. Hal ini
dikarenakan pengembangan teknologi budidayanya dilakukan tanpa dasar ilmiah
yang kokoh maka banyak usaha budidaya udang (lebih dari 60%) mengalami
kegagalan, selain itu udang windu mengalami kematian massal yang disebabkan
kondisi lingkungan yang buruk dan terserang penyakit. Sehingga banyak petani
udang windu beralih usaha ke budidaya ikan (bandeng atau nila) dan sebagian lain
menelantarkan tambak akibat kerugian (Kholifah, dkk., 2008).

1.2

Tujuan dan Manfaat Praktikum


Adapun tujuan dari praktikum Fisiologi Hewan Air adalah untuk mengetahui

organ pada udang yang berfungsi sebagai chemoreseptor dan untuk mengetahui
organ-organ yang memantau fungsi internal pada udang.
Adapun manfaat dari praktikum Fisiologi Hewan Air adalah untuk
memperluas wawasan mengenai chemoreseptor pada udang windu.

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

Udang windu (Penaeus monodon, Fabr.) merupakan primadona komoditas perikanan


yang sangat populer dan memiliki nilai tinggi dalam perdagangan internasional.
Usaha budidaya udang windu berkembang cepat karena selain merupakan salah satu

komoditas hasil perikanan yang potensial untuk ekspor, udang windu juga berperan
dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat. Adanya kecenderungan
perubahan pola konsumsi dunia dari daging ke produk ikan dan udang juga semakin
memperluas peluang pasar. Hal ini sesuai dengan kebijakan pembangunan perikanan
yang mengupayakan peningkatan ekspor tanpa menganggu peningkatan konsumsi
ikan di dalam negeri (Rozi, 2008).

BAB 3
METODOLOGI

3.1

Waktu dan Tempat Praktikum


Praktikum Fifiologi Hewan Air dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal

20 Maret 2012 pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai. Praktikum dilakukan di
Laboratorium Fifiologi Hewan Air, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara,
Medan.

3.2

Alat dan Bahan


Alat :
-

Akuarium dan Aerator

Stop watch

Guntin Kecil

Ember

Kertas HVS

Bahan :

3.3

Udang windu 5 ekor

Pakan cacing

Prosedur Praktikum
1. Akuarium diisi dengan air bersih, kemudian masukkan pakan ke dalamnya.

2. Mata udang satu diablasi pada udang dua diablasi total, ablasi juga
dilakukan pada antenula.
3. Gerakan udang diamati sampai udang tersebut menyentuh pakan, waktu
dihitung.
4. Pengamatan dilakukan sampai 15 menit atau sampai udang mengambil
pakan dua atau tiga kali jika diperlukan.

BAB 4
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1

Hasil

Kerajaan

: Animalia

Filum

: Arthropoda

Subfilu m

: Crustacea

Kelas

: Malacostraca

Ordo

: Decapoda

Subordo

: Dendrobranchiata

Famili

: Penaeidae

Genus

: Penaeus

Spesies

: Penaeus monodon

Data Morphometrik
Panjang total

Panjang

Panjang

Panjang kaki

Panjang kaki

(cm)

cephalotorak (cm)

antenna (cm)

jalan (cm)

renang (cm)

23.3

16

4.5

1.5

a.

Udang Windu Ablasi Mata 1

Waktu

15

Withdraw

Flicking

Wipping

Rotation

Mendekati

(Wd)

(Fl)

(Wp)

(Rt)

Pakan

14

20

4 15

45

2 07

1 24

6 07

6 30

2 29

2 00

11 10

9 51

2 45

3 39

12 47

10 50

4 49

9 10

5 52

13 14

11 40

7 08

9 30

5 57

13 45

7 50

11 50

9 05

14 28

13 25

14 40

16 51

16 03

16 40

17 40

18 38

19 27

14 50

19 01

30

b.

17 15

19 41

20 22

20 05

19 54

21 48

22 54

20 34

21 00

21 22

22 09

23 17

22 19

23 27

24 44

23 44

25 09

28 15

26 13

28 34

29 46

29 03

29 59

23 00
24 31

24 10
24 57
28 09

29 28

29 08

28 22

Udang Windu Ablasi Mata 2

Waktu

Withdraw

Flicking

Wipping

Rotation

Mendekati

(Wd)

(Fl)

(Wp)

(Rt)

Pakan

15
30

c.

4 04

5 52

6 39

812

9 06

Udang Windu Ablasi Antena 1

Waktu

Withdraw

Flicking

Wipping

Rotation

Mendekati

(Wd)

(Fl)

(Wp)

(Rt)

Pakan

2 02

2 42

1 25
1 33
3 11
4 56

5 18

5 50

5 34

3 55

3 24
5 26

6 28

15

6 56

7 49

7 29

9 04

8 41

9 41

9 30

7 19

9 52
10 06
10 43

10 53

10 25

11 40

11 16

12 10

1231

13 38
14 25

13 23

14 02
15 06
16 47

15 42
16 03

16 59

30

17 41

19 04

20 19

21 51

21 41

23 53

19 31

22 01

23 25

24 00

24 32

19 42

22 42

24 48

19 58

25 20

25 17

26 01

26 14

21 25

26 30

22 19

27 39

25 41

28 59

21 08

27 35

27 01

22 30

28 00

27 47

25 31

28 08

24 20
26 51
27 18

28 25

28 40
29 09

29 38

29 24

d.

Udang Windu Ablasi Antena 2

Waktu

Withdraw

Flicking

Wipping

Rotation

Mendekati

(Wd)

(Fl)

(Wp)

(Rt)

Pakan

1 41

1 03

26
48
1 23
2 07
4 13

2 29

3 31

3 13

4 30

4 22

3 59

4 46
15

4 30
4 46
5 50

4 59
5 23

6 23

5 48
6 15

7 34

6 54

7 19

701

8 25

8 38

8 58

7 50

9 18

9 38

9 55

10 17
11 00

11 08

11 45

30

12 38

12 06

12 51

13 42

13 30

13 00

14 15

13 59

14 25

14 47

14 58

14 52

14 56

15 01

15 44

15 29

16 00

16 31

17 42

15 53

16 46

20 25

18 44

18 32

19 28

17 57

21 33

21 05

22 38

20 17

22 21

22 48

21 59

22 58

24 54

23 57

25 56

25 01

28 04

28 19

28 39

28 59

29 15

25 48

29 39

29 55

29 48

29 59

30 00

e.

Udang Windu Kontrol

Waktu

Withdraw

Flicking

Wipping

Rotation

Mendekati

(Wd)

(Fl)

(Wp)

(Rt)

Pakan

10

36

48
1 10
15

1 21
2 05

1 27

2 43

2 35

4 21

3 54

4 28

4 54

4 31

6 54

2 38

7 05

5 18

7 30

9 14

10 01

8 02

13 08

14 56

12 16

15 15
15 40

6 58

7 53
11 10

14 16
15 30

15 45

15 50

15 55

1600

16 10

16 20

16 30
30

17 00

29 09

16 50

18 30

1720

17 45

18 40

18 25

24 57

21 22

25 16

26 17

27 13

28 57

28 13

29 15
29 47

4.2

Pembahasan

19 27