Anda di halaman 1dari 12

RINITIS MEDIKAMENTOSA

NAMA: ERVINA NIM : 070100050

DEFINISI
Rinitis medikamentosa adalah suatu kelainan hidung berupa gangguan respons normal vasomotor yang diakibatkan oleh pemakaian vasokonstriktor topikal (tetes hidung atau semprot hidung) dalam waktu yang lama dan berlebihan, sehingga menyebabkan sumbatan hidung yang menetap.

EPIDEMIOLOGI
RM terjadi pada tingkat yang sama pada pria dan wanita tetapi lebih sering terjadi pada dewasa muda dan setengah baya.

Kejadian dilaporkan dalam rentang THT klinik dari 1% menjadi 7%. Dari 500 pasien berturutturut dengan hidung tersumbat di klinik alergi, 9% memiliki RM.

PATOFISIOLOGI
pemakaian topikal vasokonstriktor yang berulang dan dalam jangka waktu yang lama fase dilatasi berulang (rebound dilatation) setelah vasokonstriksi

menyebabkan pasien lebih sering dan lebih banyak lagi memakai obat tersebut

timbul gejala obstruksi RINITIS MEDIKAMENTOSA

PENATALAKSANAAN
Penatalaksanaan pada rhinitis medikamentosa adalah hentikan pemakaian obat tetes atau semprot vasokonstriktor hidung, untuk mengatasi sumbatan berulang (rebound congestion).

Dapat diberikan kortikosteroid oral dosis tinggi jangka pendek dan dosis diturunkan secara bertahap (tappering off) dengan menurunkan dosis sebanayak 5 mg setiap hari, (misalnya hari pertama 40 mg maka pada hari kedua diberikan 35 mg dan seterusnya).

KOMPLIKASI
Dengan penggunaan yang berkelanjutan, medicamentosa rhinitis dapat menyebabkan sinusitis kronis, rinitis atropi, dan permanen hiperplasia turbinate. Pasien mengembangkan ketergantungan psikologis dan sindrom pantang atas penarikan obat, yang terdiri dari sakit kepala, gangguan tidur, gelisah, lekas marah dan kecemasan.

PROGNOSIS
Studi menunjukkan bahwa hampir semua pasien mampu akhirnya berhenti menggunakan obat. Apabila mereka yang menggunakan preparat topikal lagi, bahkan 1 tahun kemudian, dapat memunculkan kemacetan rebound yang cepat dalam beberapa hari.