Anda di halaman 1dari 4

AMDAL PENGERTIAN Adalah kajian mengenai hasil dampak besar dan penting suatu usaha atau kegiatan yang

direncanakan pada lingkungan hidup yang biperlukan bagi proses pengambilan keputusan bagi Penyelenggaraan Usaha Atau Kegiatan. AMDAL lebih bersifat sebagai dokumen administrative yang diperuntukkan sebagai salah satu Syarat perizinan suatu proyek. AMDAL terdiri dari 3 jenis yaitu AMDAL terpadu, AMDAL kawasan, dan AMDAL regional. LATAR BELAKANG AMDAL diperlukan agar dalam pelaksanaannya tercipta keselarasan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan yang dicapai melalui pemanfaatan Sumber Daya Alam yang bijaksana dengan tidak merusak tata lingkungan hidup serta Memperhitungkan Kebutuhan Generasi Mendatang. AMDAL, APA SAJA? 1. 2. 3. 4. KA-ANDAL (KERANGKA ACUAN ANDAL) ANDAL (ANALISA MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN ) RKL (RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN) RPL (RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN)

KERANGKA ACUAN AMDAL Adalah ruang lingkup kajian analisis mengenai dampak lingkungan yang merupakan hasil pelingkupan. Pelingkupan merupakan suatu proses awal (dini) untuk menentukan lingkungan, permasalahan, dan mengidentifikasi dampak penting (hipotesis) yang terkait dengan rencana usaha atau kegiatan. Kerangka acuan sebagai dasar pembuatan analisis dampak lingkungan disusun oleh pemrakarsa. Kerangka acuan disusun berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Kepala instansi yang ditugasi mengendalikan dampak lingkungan. DASAR HUKAM AMDAL 1. Peraturan Pemerintah RI Nomor 29 Tahun 1986 tentang Analisis Dampak Lingkungan 2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 Tahun 1993 3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

4. Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor 09 Tahun 2000 Tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenahi Dampak Lingkungan.

Diikuti empat ( 4 ) lampiran : 1. Pedoman Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup ( KA ANDAL) 2. Pedoman Analisis Dampak Lingkungan ( ANDAL ) 3. Pedoman Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan ( RKL ) 4. Pedoman Penyusunan Rencana Pemantauan Lingkungan ( RPL ) Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) ANDAL adalah telaah secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Dampak besar dan penting adalah perubahan lingkungan hidup yang sangat mendasar yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Dampak secara langsung dan tidak langsung terhadap komponen fisik kimia, biologi dan sosial ekonomi, serta budaya. 1. Komponen fisik kimia terdiri dari kebisingan, iklim, tanah, hidrologi, dan kualitas air tanah 2. Komponen biologi terdiri dari biota darat (vegetasi) dan biota perairan (plankton dan bentos, nekton, gulma). 3. Komponen sosial ekonomi, dan budaya terdiri dari faktor demografi (jumlah pendududk, kepadatan dan pertumbuhan penduduk), faktor sosial ekonomi (pendapatan, peluang bekerja, dan berusaha) serta faktor sosial budaya (cara dan sikap hidup, persepsi terhadap rencana kegiatan). Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) Rencana Pengelolaan Lingkungan adalah dokumen yang mengandung upaya penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang ditimbulkan akibat dari rencana usaha dan/atau kegiatan. Tujuan RKL adalah meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif dari rencana pembangunan kegiatan. Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Rencana Pemantauan Lingkungan adalah dokumen yang mengandung upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak besar dan penting akibat dari rencana usaha atau kegiatan. Tujuan RPL adalah untuk mengetahui seberapa jauh keberhasilan dari upaya pengelolaan lingkungan. Pelaksanakan AMDAL

AMDAL dilakukan pada saat akan diadakan suatu rencana usaha atau kegiatan yang dapat menimbulkan dampak lingkungan.

KEGIATAN YANG MEMANFAATKAN AMDAL 1. Kegiatan atau usaha yang diperkirakan akan mempunyai dampak lingkungan hidup yang meliputi : 2. Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam 3. Eksploitasi sumber daya alam baik yang terbaharui maupun yang tidak terbaharui 4. Proses dan kegiatan yang dapat menimbulkan kemerosotan sumber daya alam, mempengaruhi lingkungan sosial budaya, mempengaruhi pelestarian konservasi sumber daya atau perlindungan cagar budaya 5. Introduksi jenis tumbuh tumbuhan, jenis hewan dan jasad renik 6. Pembuatan dan penggunaan bahan hayati 7. Penerapan teknologi yang dapat mempengaruhi lingkungan 8. Serta kegiatan yang mempunyai resiko tinggi dan mempengaruhi pertahanan negara. PELAKU AMDAL AMDAL dapat dilakukan oleh : 1. Pemrakarsa suatu usaha atau kegiatan 2. Pemerhati Lingkungan 3. Tokoh masyarakat 4. Masyarakat yang terkena dampak 5. Akademisi 6. Pemerintah

KEUNGGULAN AMDAL 1. Antisipatif : Antisipasi kerusakan lingkungan sejak dini

2. Komprehensif 3. Integratif 4. Partisipatif terkena dampak

: Analisa tidak dalam satu sisi saja. : Saling terkait satu segi dengan lainnya : Keikutsertaan antara pihak terkena dampak dan tidak

KETIDAK EFEKTIFAN AMDAL 1. Formalitas perijinan saja. 2. Kekakuan metodologi dan teknik analisa yang rumit. 3. Conflict of interest (pemrakarsa dan Amdal)