Anda di halaman 1dari 15

Perencanaan

Irin Riamanda

Pengertian
Perencanaan adalah suatu kegiatan fungsi manajemen utama yang meliputi: 1. Mendefinisikan tujuan organisasi 2. Menetapkan seluruh strategi untuk mencapai tujuan 3. Mengembangkan satu set rencana untuk mengintegerasikan dan mengkoordinasikan pekerjaan organisasi. Tipe Perencanaan: 1. Informal : tidak tertulis, fokus jangka pendek, khusus untuk unit organisasi 2. Formal : tertulis, spesifik, fokus untuk jangka panjang, meliputi tujuan bersama bagi organisasi

Tujuan Perencanaan
Memberikan arahan Mengurangi ketidakpastian Meminimalisasi pemborosan yang berlebihan Menetapkan standar untuk pengendalian

Elemen Perencanaan
Goal (Objektif) : Tujuan 1. hasil yang diinginkan untuk individu, kelompok, atau seluruh organisasi. 2. Memberikan arahan dan kriteria evaluasi kinerja Perencanaan 1. Mendokumentasikan garis besar bagaimana cara tujuan di capai 2. Menjelaskan bagaimana sumber daya dialokasikan dan menetapkan jadwal kegiatan

Tipe Tujuan (Goal)


Tujuan Keuangan Berkaitan dengan kinerja keuangan yang diharapkan internal organisasi Tujuan Strategi Berkaitand dengan kinerja secara relatif terhadap faktor-faktor lingkungan eksternal (e.g. Pesaing) Stated Goals VS Real Goals Pernyataan resmi perusahaan (untuk konsumsi publik) yang mungkin tidak relevan untuk real goals (apa yang sebenarnya terjadi di dalam organisasi).

Tipe Perencanaan
Perencanaan Strategis 1. Menerapkan ke seluruh organisasi 2. Menetapkan tujuan-tujuan organisasi 3. Carilah posisi organisasi dalam hal lingkungannya 4. Mencakup periode yang lama Perencanaan Opeasional 1. Tentukan rincian tentang bagaimana tujuantujuan ingin dicapai 2. Mencakup periode waktu yang singkat

Perencanaan Jangka Panjang perencanaan dengan jangka waktu yang lebih dari 3 tahun Perencanaan Jangka Pendek Perencanaan dengan jangka waktu di bawah 1 tahun Perencanaan Spesifik rencana yang definisinya jelas, dan tidak ada celah untuk interpretasi Perencanaan Terarah Perencanaan yang fleksibel sesuai pedoman yang telah ditetapkan, memberikan fokus, namun memungkinkan kebijaksanaan dalam pelaksanaannya.

Specific Versus Directional Plans

Exhibit 7.3
Copyright 2004 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 78

Perencanaan Single-Use suatu perencanaan satu kali yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan suatu situasi yang unik
Perencanaan Berdiri perencanaan berkelanjutan yang memberikan panduan untuk kegiatan yang dilakukan berulang kali.

Pendekatan dalam Membangun Tujuan


1. Tujuan Tradisional Tujuan utama (besar) ditetapkan di puncak organisasi Tujuan utama tersebut kemudian di pecahkan menjadi sub tujuan untuk setiap tingkat organisasi Mengasumsikan bahwa manajemen puncak tahu yang terbaik karena mereka dapat melihat gambaran besar Tujuan tersebut dimaksudkan untuk mengarahkan, membimbing, dan membatasi dari yang di atas (pekerjaan / keterampilan) Menjelaskan tujuan yang kabur, dan fokus di manajer tingkat rendah, untuk menafsirkan dan menentukan tujuan untuk bidang tanggung jawab mereka.

Traditional Objective Setting

Exhibit 7.4
Copyright 2004 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 711

2. Memelihara Hirarki Tujuan Rantai Means-Ends o Jaringan terintegerasi tujuan yang dihasilkan dari pembangunan hirarki yang didefinisikan dengan jelas dari tujuan organisasi o Pencapaian tujuan tingkat rendah merupakan sarana untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi tujuannya (pada akhirnya).

3. Managment By Objective (MBO) Tujuan kinerja spesifik yang ditentukan bersama oleh karyawan dan manajer Progresnnya ke arah pencapaian tujuan secara ulasan berkala Hadiah dialokasikan atas dasar kemajuan menuju tujuan. Kunci elemen MBO: o Tujuan spesifik, pengambilan keputusan partisipatif, periode kinerja / evaluasi eksplisit, umpan balik.

Tahap Prgoram MBO


1. 2. 3. 4. Keseluruhan tujuan dan strategi organsiasi di rumuskan Tujuan utama dialokasikan antar unit divisi dan departemen Manajer unit secara bersama-sama menetapkan tujuan khusus untuk unit mereka Tujuan khusus di atur secara bersama-sama dengan semua anggota departemen Rencana aksi, mendefinisikan bagaimana tujuan akan di capai, diperinci, dan disepakati oleh para manajer dan karyawan Rencana aksi di implementasikan Progres menuju objektif di ulas secara berkala, dan umpan balik disediakan Keberhasilan pencapaian tujuan diperkuat oleh kinerja berbasis imbalan.

5.
6. 7.

8.

Pendekatan dalam Perencanaan


Membangun Departemen Perencanaan Formal Kelompok spesialis perencanaan yang membantu manajer menulis rencana organisasi Perencanaan adalah fungsi manajemen, itu tidak boleh menjadi tanggung jawab pembuat rencana Melibatkan anggota organisasi dalam proses Rencana dikembangkan oleh anggota unit organisasi berbagai tingkat dan kemudian dikoordinasikan dengan unit lain di seluruh organisasi