Anda di halaman 1dari 4

6

Tipe Soal Pre Test Higiene

1. 1. Interpretasi uji Eber ??

- Reaksi positif : jika terbentuk awan putih sekitar daging - Reaksi negatif : tidak terbentuk awan putih 2. Prinsip uji Eber ?? Gas amoniak yang dihasilkan pada awal proses pembusukan daging akan bereaksi dengan reagen Eber untuk membentuk senyawa NH4Cl yang tampak seperti awan putih. 3. Cara kerja pemeriksaaan pH ?? - Pesiapan pH meter : Harus dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan larutan standar ber-pH 4,0 , lalu dikalibrasi dengan larutan ber-pH 7,0 atau lebih tinggi. - Persiapan sampel : Pengukuran langsung dengan gelas elektroda berbentuk paku ditusukkan ke dalam daging / gelas elektroda biasa ditempelkan pada daging sebelum diiris. Daging dimasukkan ke dalam blender & dihomogenkan kemudian dimasukkan gelas elektroda ke dalamnya. Kemudian satu bagian daging dicampur dengan 10 bagian akuades, kemudian dihomogenkan. Setelah itu gelas elektroda dimasukkan ke dalamnya. - Pengukuran : Setelah elektroda pH meter dimasukkan ke dalam sampel, biarkan sampai nlai pH terbaca konstan. Lakukan pengukuran pH 2x pada tempat yang berbeda. Nilai pH diperoleh dari rata-rata kedua hasil pengukuran.
2. 1. Prinsip pemeriksaan cookingloss ??

Selama pemanasan, protein akan terdenaturasi sehingga susunan selulernya akan rusak. Hal tersebut akan mempengaruhi daya ikat air dalam daging. Air dari daging akan keluar selama pemanasan. 2. Alat & Bahan pada pemeriksaan pH ?? Sampel daging, akuades, larutan pH standar, pisau, gunting, pinset, kertas tisu, gelas piala, timbangan, blender, gelas elektroda, pH meter 3. Cara kerja pemeriksaan driploss ?? Sepotong daging ditimbang (a gram) kemudian daging digantung pada kawat yang terdapat di dalam toples dengan menggunakan benang lalu tutup dengan rapat. Daging tidak boleh bersentuhan dengan bagian dalam toples. Masukkan toples dalam lemari es (7 C) selama 48 jam. Setelah 48 jam, daging dikeluarkan dari plastic & permukaan daging dikeringkan secara perlahan dengan kertas tisu. Kemudian daging ditimbang (b gram). Lalu hitung driploss (%) dengan rumus driploss

3. 1. Prinsip pemeriksaan driploss ??

Air bebas akan dilepaskan dari protein otot sejalan dengan penurunan pH otot 2. Alat & Bahan pemeriksaan kesempurnaan pengeluaran darah ?? Sampel daging, akuades, malachite green H2O2 3%, kertas saring, pipet, tabung reaksi, Erlenmeyer 50 ml, corong, pinset, gunting 3. Cara kerja pemeriksaan cookingloss ?? Daging dipotong, ditimbang, & dicatat (a gram) kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastic bersama dengan thermometer yang dirusukkan ke dalam daging. Hilangkan udara di dalam plastic lalu ikat dengan tali. Panaskan air (75 C) kemudian kantong plastic tersebut dimasukkan ke dalam air panas & didiamkan selama 50 menit. Selanjutnya alirkan dari kran diatas kantong plastic selama 40 menit. Daging dikeluarkan & air di permukaan daging dikeringkan dengan kertas tisu, Selanjutnya ditimbang kembali & dicatat (b gram). Lalu hitung cookingloss dengan menggunakan rumus cookingloss.
4. 1. Prinsip pemeriksaan pH ??

Pengukuran nilai pH dengan menggunakan elektroda gelas dari pH meter berdasarkan pencatatan tegangan listrik / potensial listrik yang timbul dalam gelas elektroda. Besarnya potensial oleh konsentrasi ion hydrogen pada bahan yang diukur. 2. Alat & Bahan pemeriksaan cookingloss ?? Kantong plastic, thermometer, kertas tisu, air, timbangan, penangas air, sampel daging 3. Cara kerja pemeriksaan kesempurnaan pengeluaran darah ?? Buat ekstrak daging ( 6 gram daging dipotong kecil kecil & dicampur dengan 14 ml akuades & dimasukkan ke dalam Erlenmeyer). Kemudian dihomogenkan dan didiamkan selama 15 menit. Ekstrak disaring kemudian diambil 0,7 ml filtratnya dan dimasukkan ke dalam tabung reaksi. Teteskan malachite green 1 tetes & H2O2 3% 1 tetes. Kemudian diamkan selama 20 menit dalam suhu ruang
5. 1. Interpretasi hasil pemeriksaan kesempurnaan pengeluaran darah ??

- Larutan warna biru berarti pengeluaran darah sempurna - Larutan warna hijau & keruh berarti pengeluaran darah tidak sempurna 2. Alat & Bahan pemeriksaan driploss ?? Cawan petri, benang, toples dengan kawat untuk menggantung, kertas tisu, gunting, timbangan, lemari es, sampel daging

3. Cara kerja uji Eber ?? Sepotong kecil daging kira-kira sebesar kacang tanah ditusukkan pada lidi dari sumbat tabung sehingga daging tergantung pada permukaan reagen. 5 ml reagen Eber dituang ke dalam tabung reaksi. Sampel daging dimasukkan ke dalam tabung reaksi secara perlahan dan sesegera mungkin. Kemudian amati hasil reaksi.
6. 1. Prinsip pemeriksaan kesempurnaan pengeluaran darah ??

Hewan yang dipotong tidak sempurna akan banyak ditentukan hemoglobin dalam dagingnya. Adanya oksigen dalam reaksi akan mengikat Hb sehingga zat warna malachite green tidak akan dioksidasi & warna tetap hijau. Jika tidak ada Hb maka oksigen akan mengoksidasi malachite green & akan menjadi biru. 2. Prinsip uji H2S ?? Gas H2S yang dihasilkan pada awal pembusukan akan bereaksi dengan Pb asetat dan akan menghasilkan PbS yang berwarna hitam kecokelatan. 3. Cara kerja uji Postma ?? Buat ekstrak daging lalu 1 bagian daging dicampur dengan 10 bagian akuades lalu dihogenkan. Kemudian disaring & diambil filtratnya. Lalu 100 mg MgO dimasukkan ke dalam cawan petri. Kemudian tambahkan 10 ml filtrate ke dalamnya. Pada permukaan tutup bagian dalam cawan petri direkatkan kertas lakmus merah yang dibasahi dengan akuades. Tutup cawan petri & isinya dihomogenkan. Lalu letakkan cawan petri pada waterbath pada suhu 50 C selama 5 menit lalu angkat.