Anda di halaman 1dari 5

Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Majalah untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SMP pada Materi Cahaya.

Majalah merupakan media cetak yang berfungsi sebagai media informasi, dan juga sebagai media pembelajaran bagi masyarakat. Media cetak cenderung lebih jelas target audiensya, dan pada majalah ini target auidensnya adalah anak muda khususnya pelajar yang memperhatikan dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang fisika. Dalam penulisan, majalah mengembangkan penulisan feature, sebuah gabungan penulisan antara kaidah sastra dengan kaidah junalistik (Nurudin, 2007). Kaidah jurnalistik mendukung dimunculkannya fakta-fakta yang didapat dilapangan. Selanjutnya, kaidah sastra berhubungan dengan teknik penulisan, sehingga bahasa yang dipakai dalam majalah juga bukan bahasa terburu-buru. Majalah dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena banyak hal yang bisa disampaikan melalui majalah. Kegiatan belajar mengajar Minat Baca adalah keinginan dan kecenderungan hati yang tinggi ( gairah) untuk membaca. Minat baca dengan didukung oleh sarana dan prasarana untuk membaca akan membaca akan menumbuhkan kebiasaaan membaca ( reading habit ). Penelitian yang relevan Hasil penelitian Riska Dwi Novianti (2005) dengan judul Pengembangan Media Komik Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Bentuk Soal Cerita Bab Pecahan pada Siswa Kelas V SDN Ngembung telah disimpulkan termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan perhitungan dengan taraf signifikasi 5%, bd=23-1=22 sehingga diperoleh t table 2,04 ternyata t hitung lebih besar dari t table yaitu 5,56>2,04. Hal ini menunjukkan bahwa hasil pemahaman siswa telah mengalami peningkatan setelah memanfaatkan Media Komik Pembelajaran.

A. Model Pengembangan Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menggunakan metode research and development (R&D). B. Prosedur Pengembangan

Mulai Analisis Potensi dan Masalah Pengumpulan Data Pembuatan layout Media

Pembuatan Media

Validasi Ahli Materi Memenuhi kriteria baik Revis i Siswa Revisi Draft Final Selesa i

Validasi Ahli Media

Validasi Pada tahapan ini akan dilakukan validasi majalah materi Cahaya yang terdiri dari: a. Validasi materi oleh ahli materi Fisika. b. Validasi media oleh ahli media pembelajaran. Ahli diminta mengisi angket penilaian dan memberikan komentar, kritik serta saran untuk perbaikan program.

1. Instrumen Pengambilan Data Pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan beberapa teknik sebagai berikut: a. Teknik Dokumentasi Dokumentasi dilakukan selama tahap penelitian dari tahap analisis potensi dan masalah hingga produk selesai dikembangkan. b. Teknik Angket (Quesioner) Tehnik angket untuk mengukur kelayakan isi/materi dan media dalam majalah fisika. Angket diberikan kepada ahli materi, ahli media, dan siswa sesuai kebutuhan dan tujuannya. Kisi-kisi dan instrument angket dijelaskan lebih lanjut dalam lempiran. c. Teknik Wawancara Dilakukan terhadap para narasumber yaitu ahli materi dan media dalam bentuk tanya jawab. Hal ini dilakukan selama proses validasi media majalah fisika.Wawancara juga dilakukan kepada siswa-siswa kelas VIII di SMP N 16 Surakarta. Bentuk wawancara yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur tapi tetap ada kisi-kisi yang akan ditanyakan. Teknik Analisis Data Teknik analisis kualitatif yang digunakan adalah model interaktif dari Miles dan Huberman. Dalam melakukan analisis data ada tiga kegiatan yang dilakukan secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Ketiga kegiatan ini dilakukan selama dan setelah proses pengumpulan data. Pengujian keakuratan data yang menggunakan teknik triangulasi, data yang sering muncul dari proses iterasi dianggap sebagai data yang sahih. Tabel 3.1. Kriteria Penilaian Interval Nilai Mi + 1,5 Sbi < X Mi + 0,5 Sbi < X Mi + 1,5 Sbi Mi - 0,5 Sbi < X Mi + 0,5 Sbi Mi - 1,5 Sbi < X Mi - 0,5 Sbi X Mi - 1,5 Sbi Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang

Keterangan: X Mi

= Skor responden = Mean ideal

Sbi Mi Sbi

= Simpangan baku ideal = (skor tertinggi ideal + skor terendah ideal) = 1/6 (skor tertinggi ideal - skor terendah ideal)

Indikator 1.Menjelaskan sifat sifat cahaya

Konten ASAL MULA SEBUAH PELANGI Cahaya vs Ikan Fenomena hallo matahari ASAL MULA SEBUAH PELANGI ASAL MULA SEBUAH PELANGI

2. menjelaskan definisi pemantulan dari cahaya 3. Menyebutkan macam macam pemantulan

4. megetahui jenis jenis cermin Asal mula ditemukannya cermin 5. menjelaskan sifat sifat bayangan cermin datar 6. menjelaskan sifat sifat bayangan cermin cembung 7. menjelaskan sifat sifat bayangan cermin cekung 8. menyebutkan contoh pemanfaatan cermin ASAL MULA SEBUAH PELANGI 9. menejelaskan pengertian dari pembiasan 10. menjelaskan hukum snelius 11. menyebutkan jenis jenis lensa Fenomena hallo matahari ASAL MULA SEBUAH PELANGI Fenomena hallo matahari 5 lensa terunik di dunia

12. menjelaskan sifat sifat bayangan pada Lensa minus kok cembung???? lensa cekung Tips menghambat Pertambahan miopi 13. menjelaskan sifat sifat bayangan pada lensa cembung 14. menyebutkan aplikasi dari lensa