Anda di halaman 1dari 4

Teman-teman yang baik, demi kelancaran pengetikan laporan tutorial kita, dimohon kerja samanya ya.

Tolong dibantu sekretaris mejanya. Hehehe Jawaban analisis masalah dan learning issue dikumpul hari Rabu, 02 Mei 2012 paling lambat jam 18.00 WIB, bisa dikumpul langsung setelah tutorial atau dikirim lewat e-mail ke sabrina_sinurat@yahoo.com Jawaban analisis masalah dan learning issue harus sudah diketik rapi di Ms. Word dengan format font Times New Roman 12 pt; justify; spasi 1,5. (Tolong, jangan dalam bentuk PDF lagi ya. ) Terima kasih untuk kerja samanya. ANALISIS MASALAH 1. Tuan Kartagena (52 tahun) mengalami kelumpuhan separuh badan, kehilangan kesadaran disertai kejang-kejang selama kurang lebih 5 menit. a. Apa penyebab dari: - kelumpuhan separuh badan - kehilangan kesadaran - kejang-kejang (Lidya, Sabrina) b. Bagaimana mekanisme terjadinya: - kelumpuhan separuh badan - kehilangan kesadaran - kejang-kejang (Meylinda, Maghfiroh) c. Apa saja tanda dan gejala kelumpuhan separuh badan? (Annisa, Kadek) d. Apa saja jenis-jenis dan tingkatan dari: - kelumpuhan - kesadaran - kejang-kejang (Dodi, Utari) e. Bagaimana hubungan gejala yang dialami Tuan Kartagena dengan usia dan jenis kelamin? (Auliya, Rullis) f. Bagaimana anatomi dan fisiologi dari sistem saraf? (sistem saraf pusat, sistem saraf tepi, saraf otonom, dan nervi craniales) (Delila, Hadley, Auliya)

2.

Saat sadar, Tuan Kartagena terlihat bingung, tidak dapat menggerakkan tangan kirinya dan sulit berbicara walaupun mengerti perkataan orang lain.

a. Mengapa Tuan Kartagena mengalami kelumpuhan separuh badan di sebelah kiri? (Lidya, Sabrina) b. Bagaimana inervasi dari ekstremitas superior? (Meylinda, Maghfiroh) c. Apa nama bagian yang mengatur fungsi bicara? Jelaskan mengapa bagian tersebut bisa rusak! (Annisa, Kadek)

3.

Tuan Kartagena bekerja dengan tangan kanan dan menderita hipertensi ringan. a. Apa hubungan hipertensi dengan kelumpuhan? (Delila, Hadley) b. Apa hubungan sehari-hari bekerja menggunakan tangan kanan dengan kelumpuhan di bagian sebelah kiri? (Dodi, Utari)

4.

Pemeriksaan fisik: - Tekanan darah 160/90 - Nadi 90x/menit - Aritmia kordis a. b. c. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik? (Auliya, Rullis) Bagaimana mekanisme terjadinya aritmia kordis? (Lidya, Sabrina) Bagaimana inervasi jantung? (Auliya, Rullis)

5.

Pemeriksaan neurologis: - Paralisis otot muka sebelah kiri, lengan dan tungkai kiri - Tonus otot lengan dan tungkai kiri meningkat - Refleks otot dan patellar meningkat - Babinsky test (+) - Hipestesia pada lengan dan tungkai kiri a. Bagaimana struktur anatomi (inervasi dan vaskularisasi) wajah? (Meylinda, Maghfiroh) b. Bagaimana struktur anatomi (inervasi dan vaskularisasi) tungkai? (Annisa, Kadek) c. Bagaimana mekanisme terjadinya refleks pada Babinsky? (Dodi, Utari) d. Bagaimana mekanisme meningginya tonus otot pada lengan dan tungkai sebelah kiri? (Delila, Hadley) e. Bagaimana mekanisme meningginya refleks bisep dan patellar? (Lidya, Sabrina) f. Bagaimana mekanisme terjadinya hipestesia? (Meylinda, Maghfiroh) g. Bagaimana mekanisme terjadinya paralisis otot? (Annisa, Kadek)

6.

CT scan kepala memperlihatkan tanda-tanda stroke iskemik (non-hemorrhagic stroke). a. Apa saja tanda-tanda stroke iskemik? (Dodi, Utari) b. Bagaimana mekanisme terjadinya stroke iskemik? (Auliya, Rullis)

7.

Pemeriksaan ekokardiografi memperlihatkan tanda-tanda lesi fibrotik pada katup mitral dan chorda tendinea di ventrikel kiri. a. Apa saja penyebab terjadinya lesi fibrotik pada katup mitral dan chorda tendinea di ventrikel kiri? (Delila, Hadley) b. Apa akibat lesi fibrotik pada katup mitral dan chorda tendinea? (Lidya, Sabrina) c. Bagaimana mekanisme terjadinya lesi fibrotik? (Meylinda, Maghfiroh) d. Apa hubungan lesi fibrotik dengan stroke iskemik? (Annisa, Kadek) e. Bagaimana anatomi dan fisiologi jantung? (Dodi, Utari, Rullis)

8.

Dokter menyimpulkan bahwa Tuan Kartagena menderita hemiplegia sinistra tipe sentral akibat sumbatan pada pembuluh darah otak oleh emboli yang berasal dari jantung. a. Apa penyebab terjadinya hemiplegia? (Auliya, Rullis) b. Bagaimana proses terbentuknya emboli? (Delila, Hadley) c. Apa hubungan terbentuknya emboli dengan lesi fibrotik? (Lidya, Sabrina) d. Bagaimana mekanisme terjadinya hemiplegia? (Meylinda, Maghfiroh)

9.

Tuan Kartagena diperbolehkan pulang setelah dirawat 4 minggu karena keluarga cepat membawa ke rumah sakit. a. Bagaimana jika seseorang yang menderita hemiplegia terlambat mendapatkan pertolongan? (Annisa, Kadek) b. Bagaimana tahap penyembuhan dari hemiplegia? (Dodi, Utari)

LEARNING ISSUE 1. Sistem saraf dan perjalanannya (sistem saraf pusat, sistem saraf tepi, saraf otonom, nervi cranialis) (Delila, Hadley) 2. Otot wajah, lengan atas dan tungkai (Auliya, Rullis) 3. Anatomi dan fisiologi jantung (Dodi, Utari) 4. Anatomi dan fisiologi otak (Annisa, Kadek)

5. Hipestesia (Meylinda, Maghfiroh) 6. Stroke iskemik dan jenis-jenis stroke (Lidya, Sabrina) 7. Hemiplegia (Meylinda, Magfiroh) 8. Lesi fibrotik (Lidya, Sabrina)