Anda di halaman 1dari 6

Menurut Van Dijk, penelitian analisis wacana tidak cukup hanya didasarkan pada analisis teks semata, karena

teks hanya hasil dari suatu praktik produksi. Pemahaman produksi teks pada akhirnya akan memperoleh pengetahuan mengapa teks bisa demikian. Van dijk juga melihat bagaimana struktur sosial, dominasi, dan kelompok kekuasaan yang ada dalam masyarakat dan bagaimana kognisi/pikiran dan kesadaran yang membentuk dan berpengaruh terhadap teks-teks tertentu. Van Dijk melihat suatu teks terdiri atas beberapa struktur/tingkatan yang masing-masing bagian saling mendukung. Ia membaginya kedalam 3 tingkatan. Pertama, struktur makro. Ini merupakan makna global/umum dari suatu teks yang dapat diamati dengan melihat topik atau tema yang dikedepankan dalam suatu berita. Dengan kata lain, analisis struktur makro merupakan analisis sebuah teks yang dipadukan dengan kondisi sosial di sekitarnya untuk memperoleh satu tema sentral. Kedua, superstruktur. Ini merupakan struktur wacana yang berhubungan dengan kerangka suatu teks, bagaimana bagian-bagian teks tersusun kedalam berita secar utuh. Hal yang diamati pada superstruktur adalah skematik atau alur. Suatu teks umumnya memiliki alur dari pendahuluan hingga akhir. Alur tersebut menunjukkan bagaimana bagian-bagian dalam teks disusun dan diurutkan sehingga membemtuk kesatuan arti. Alur pada teks biasanya terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Ketiga, struktur mikro. Adalah makna wacana yang dapat diamati dari bagian kecil dari suatu teks yakni kata, kalimat, proposisi, anak kalimat, paraphrase, dan gambar. Struktur mikro

juga merupakan analisis sebuah teks berdasarkan unsur-unsur intrinsiknya. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi : a. unsur semantik yang dalam hal ini dikategorikan sebagai makna lokal (local meaning), yakni makna yang muncul dari kata, klausa, kalimat, dan paragraf, serta hubungan di antara mereka, seperti hubungan antarkata, hubungan antarklausa, antarkalimat, dan

antarparangraf, yang membangun satu kesatuan makna dalam satu kesatuan teks; b. unsur sintaksis merupakan salah satu elemen yang membantu pembuat teks untuk memanipulasi keadaan dengan jalan penekanan secara tematik pada tatanan kalimat. Manipulasi tersebut dapat berupa pemilihan penggunaan kata, kata ganti, preposisi, dan konjungsi, serta pemilihan bentuk-bentuk kalimat seperti kalimat pasif atau aktif; c. unsur stilistik merupakan unsur style atau ragam tampilan sebuah teks dengan menggunakan bahasa sebagai sarananya. Sebuah teks bisa memilih berbagai ragam tampilan seperti puisi, drama, atau narasi. Terkait dengan gaya bahasanya, sebuah teks bisa menampilkan style melalui diksi/pillihan kata, pilihan kalimat, majas, matra, atau ciri kebahasaan yang lainnya; dan d. unsur retoris merupakan unsur gaya penekanan sebuah topik dalam sebuah teks. Gaya penekanan ini berhubungan erat dengan bagaimana pesan sebuah teks akan disampaikan, yang meliputi gaya hiperbola, repetisi, aliterasi atau gaya yang lainnya.

Makna global dari suatu teks (tema) didukung oleh kerangka teks, pada akhirnya pilihan kata dan kalimat yang dipakai. antar bagian teks dan model Van Dijk dilihat saling mendukung,

mengandung arti yang koheren satu sama lain. Hal ini karena semua teks dipandang van dijk memiliki suatu aturan yang dapat dilihat sebagai suatu piramida. Makna global dari suatu teks didukung oleh kata, kalimat dan proposisi yang dipakai. Pertanyaan/tema pada level umum didukung oleh pilihan kata, kalimat atau retorika tertentu. Proses ini membantu peneliti untuk mengamati bagaimana suatu teks terbangun oleh elemen-elemen yang lebih kecil. Skema ini juga memberikan peta untuk mempelajari suatu teks STRUKTUR HAL YANG DIAMATI WACANAA Struktur Makro Superstruktur Tematik Tema/Topik yang dikedepankan dalam suatu berita Skematik Bagaimana bagian dan urutan berita diskemakan dalam teks utuh Skema Struktur Mikro Semantik Makna yang ingin ditekankan dalam teks berita, missal dengan member detil pada satu sisiatau membuat eksplisit satu sisi dan mengurangi detil sisi Latar, detil, maksud, lain. pra-anggapan, nominalisasi Sintaksis Bagaimana kalimat (bentuk, susunan) yang dipilih. Bentuk kalimat, Koherensi, Kata ganti. Stilistik Topik ELEMEN

Bagaimana pilihan kata yang dipakai dalam teks berita. Leksikon Retoris Bagaimana dan dengan cara penekanan dilakukan. Grafis, Metafora, Ekspresi.

Dalam pandangan van Dijk, segala teks bisa dianalisis dengan menggunakan elemen tersebut. Meski terdiri atas berbagai elemen, semua elemen tersebut merupakan suatu kesatuan, saling berhubungan dan mendukung satu sama lainnya.

Struktur Makro, Superstruktur (Struktur Alur)

dan Struktur Mikro


Berdasarkan Teori Van Dijk

Oleh : LIA KHALISA 117009025

PROGRAM STUDI LINGUISTIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2012


DAFTAR BACAAN

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.