Anda di halaman 1dari 14

2.

Gerbang NAND dan NOR dapat menggantikan gerbang-gerbang logika lain yangada karena memang NAND dan NOR ini adalah gerbang logika universal. Berikut adalah pembuktiannya :

A. NAND NAND menggantikan AND Kita ambil dahulu persamaan AND secara umum yaitu : AB Jika di representasikan dalam NAND, akan menjadi(AB). Atau dalam bentuk gerbangnya

Awalnya AB di operasikan dengan NAND yang akan menghasilkan inverter dari AB. Lalu dengan NAND pula hasil tersebut di inverterkan untuk memperoleh AB

NAND menggantikan OR Persamaan untuk OR secara umum (A + B) Bentuk in iperlu kita rubah menjadi bentuk AND terlebih dahulu. Sehingga akan kita dapatkan (AB) atau AB. Nah, kini persamaan tersebut dapat dibuat dengan gerbang NAND

NAND menggantikan NOT Gerbang NAND dapat bertindak sebagai inverter atau gerbang NOT
A = A.A A = AA

NAND menggantikan XOR Persamaan umum dari XOR adalah


AB + AB AB (AB) AB (AB)

Jadi, AB + AB dalam NAND adalah


((AB))((AB)) = (AB)(AB)

NAND menggantikan XNOR Persamaan umum XNOR :


= (AB + AB) AB (AB) AB (AB)

dalam NAND

(((AB))((AB))) = ((AB)(AB))

B. NOR NOR menggantikan AND Persamaan umum AND adalah AB. Untuk merubahnya menjadi gerbang NOR, kita perlu merubah bentuk AND tersebut menjadi OR terlebih dahulu
AB (A+B)

Dalam NOR direpresentasikan sebagai AB

NOR menggantikan OR Bentuk persamaan umum dari OR biasa adalah (A + B). Sehingga bila A dan B kita hubungkan langsung dengan gerbang NOR, akan menghasilkan ingkaran dari (A + B) atau (A + B). jadi, kita perlu menambahkan inverter lagi.

NOR mengggantikan NOT


A = (A + A) A = AA

NOR menggantikan XOR Persamaan umumdari XOR adalah


AB + AB AB (AB) AB (AB)

Jadi, AB + ABdalam NOR adalah


(AB) + (AB) = ((AB)(AB))

NOR menggantikan XNOR Persamaan umum XNOR :


= (AB + AB) AB (AB) AB (AB)

Jadi, (AB + AB) dalam NOR adalah


((AB) + (AB)) = (((AB)(AB))) = (AB)(AB)

3. F = xy + xyz + xyz a. Implementasikan dengan gerbang AND, OR, NOT.

b. Implementasikan dengan gerbang OR dan NOT saja.


F = xy + xyz + xyz = (xy + xyz + xyz) = ((xy) .(xyz) . (xyz)) =(x+y ) .(x+y+z) . (x+y+z)) =(x+y ) + (x+y+z) + (x+y+z)

c. Implementasikan dengan gerbang AND dan NOT saja.


F = xy + xyz + xyz = (xy + xyz + xyz) = ((xy).(xyz) . (xyz))

4. Sederhanakan Fungsi : F (A, B, C, D) = (0, 1, 8, 10, 11, 12, 14, 15) Dalam bentuk jumlah hasil kali dan hasil kali jumlah serta implementasikan kedua bentuk fungsi sederhana tersebut hanya dengan gerbang NAND dan hanya gerbang NOR. Penyelesaian :

Dalam bentuk Jumlah Hasil Kali


F (A, B, C, D) = (0, 1, 8, 10, 11, 12, 14, 15)

= 0000 + 0001 + 1000 + 1010 + 1011 + 1100 + 1110 + 1111 = ABCD + ABCD +ABCD+ ABCD + ABCD + ABCD+ ABCD + ABCD = ABCD + ABCD +ABCD+ ABCD+ ABCD+ ABCD+ ABCD+ ABCD (T6) = ABC(D+D) + ABD(C+C) + ABD(C+C)+ ACD(B+B) = ABC(1) + ABD(1) + ABD(1) + ACD(1) = ABC + ABD + ABD + ACD = ABC + AD(B+B) + ACD = ABC + AD(1) +ACD = ABC + AD +ACD = ABC + (AD+ AD)(AD+C) = ABC + (A(D+D)(AD+C) = ABC + (A(1))(AD+C) = ABC + A(AD+C) = ABC + AAD + AC = ABC + AD + AC (T8) (T5) (T1) (T8) (T5) (T1) (T8) (T8) (T5) (T1) (T3)

Implementasi dalam gerbang NAND :


ABC +AD +AC = (ABC + AD + AC) = ((ABC).(AD).(AC))

Implementasi dalam gerbang NOR :


ABC +AD +AC = (ABC + AD + AC) = ((ABC).(AD).(AC)) = ((A+B+C).(A+ D).(A+ C)) = (A+B+C) + (A + D) + (A+ C)

Dalam bentuk hasil kali jumlah


F (A,B,C,D) = (2,3,4,5,6,7,9,13) =0010. 0011. 0100. 0101. 0110. 0111. 1001. 1101 =(A+B+C+D)(A+B+C+D) (A+B+C+D)(A+B+C+D) (A+B+C+D)(A+B+C+D) (A+B+C+D)(A+B+C+D) =(A+B+C(D.D))(A+B+C(D.D)) (A+B+C(D.D))(A+C+D(B.B)) =(A+B+C(0)) (A+B+C(0)) (A+B+C(0)) (A+C+D(0)) =(A+B+0)(A+B+0)(A+B+0)(A+C+0) =(A+B)(A+B)(A+B)(A+C) =(A+B) (A+B)(A+C) =(A+BB)(A+C) =(A+(0)) (A+C) =(A)(A+C) =AA + AC =(0) + AC =AC (T8) (T5) (T2) (T1) (T3) (T8) (T5) (T1) (T8) (T5) (T1)

Implementasikan dengan gerbang NAND:


F = (AC) = ((AC))

Implementasikan dengan gerbang NOR

F = (AC) = ((AC)) = (A+ C)

Latar belakang

Gerbang (gate) dalam rangkaian logika merupakan fungsi yang menggambarkan hubungan antara masukan dan keluaran. Untuk menyatakan gerbang-gerbang tersebut biasanya digunakan simbol-simbol tertentu. Ada beberapa standar penggambaran simbol. Salah satu standar simbol yang populer adalah MIL-STD-806B yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk keperluan umum pada bulan Februari 1962. Untuk menunjukkan prinsip kerja tiap gerbang (atau rangkaian logika yang lebih kompleks) dapat digunakan beberapa cara. Cara yang umum dipakai antara lain adalah tabel kebenaran (truth table) dan diagram waktu (timing diagram). Karena merupakan rangkaian digital, tentu saja level kondisi 2 yang ada dalam tabel atau diagram waktu hanya dua macam, yaitu logika 0 (low, atau hight) dan logika 1 (atau False, atau true). Kondisi lain yang mungkin ada adalah kondisi X (level bebas, bisa logika 1 atau 0), dan kondisi high impedance (impedansi tinggi). Kondisi X biasanya ada di masukan gerbang dan menyatakan bahwa apa pun logika masukannya (logika 0 atau 1) tidak akan mempengaruhi logika keluaran yang dihasilkan. (Hodges D. , Jacson, Nasution S). Gerbang Logika merupakan blok dasar untuk membentuk rangkaian elektronika digital.Untuk itu kita perlu mempelajarinya sehingga kita mampu membuat suatu rangkaian digital yang paling sederhana