TABEL KOMPOSISI PANGAN INDONESIA (TKPI

)
Joko Susilo Tinom – Sidoarum – Godean – Sleman (0274-9127634) Jur. Gizi – Poltekes Kemenkes Yogyakarta 0274-617679 / 0816671800

Bismillahir Rahmaanir Rahiem

Rabbi Zidni ‘Ilman
“ Tuhanku Tambahkan Ilmu Kepadaku “

SUB POKOK BAHASAN
A. B. C. D. E. F. G. H. I. Pengertian Manfaat Azas penentuan kadar zat gizi Ketentuan Umum Penggolongan Daftar Pendamping Cara penggunaan Contoh Perhitungan Case Study

A. . PENGERTIAN Suatu referensi yang berupa daftar matrik yang berisi nama bahan makanan berdasarkan golongan dan nilai gizi dari tiap jenis bahan makanan.

MANFAAT • Sebagai referensi kandungan zat gizi dalam bahan makanan (referensi lain ???) Sebagai bahan penilain konsumsi makanan Sebagai penterjemah untuk mewujudkan “Kecukupan Gizi” Sebagai bahan perencanaan diet / makanan Sebagai bahan pendidikan gizi • • • • .B.

SUMBER DATA TKPI • Tabel Komposisi Makanan Indonesia (1964) Laporan / makalah hasil penelitian (Puslitbang Gizi dan Makanan Depkes RI) • .

SISTEMATIKA Mengacu : ASEAN Food Composition Tables Prinsip : menempatkan suatu makanan menurut penggunaannya : * Bahan tunggal * Beberapa bahan  bahan utamanya - .

DHO Susu. DHO Lemak. Udang. Sirup. DHO Sayuran. DHO Ikan.KELOMPOK MAKANAN Kelompok makanan Serealia.bumbu Kode kelompok A B C D E F G H J K M N . DHO Buah. DHO Kacang-kacangan. Unggas. Kerang. DHO Telur. DHO Daging. Minyak Gula. & Konfeksioneri Bumbu . DHO Umbi berpati.

Bandingkan dengan sistematika DKBM 1. Serba-serbi . dho 3. Susu. Serealia (padi-padian). Ikan. udang. Daging. dho 2. umbi-umbian. Sayuran 7. Kacang-kacangan. Telur 5. Lemak dan minyak 10. dho 4. dho 9. kerang. dho 6. Buah-buahan 8. biji-bijian.

ZAT GIZI (Makro) No 1 2 3 4 5 6 Zat Gizi Air Energi Protein Lemak Karbohidrat Serat Makanan Satuan Angka desimal g 1 kkal Tidak ada g 1 g 1 g 1 g 1 .

ZAT GIZI (Mikro – Mineral) No 1 2 3 4 5 6 7 8 Mineral Abu Kalsium Fosfor Besi Natrium Kalium Tembaga Seng Satuan mg mg mg mg mg mg mg mg Angka desimal 1 Tidak ada Tidak ada 1 Tidak ada Tidak ada 2 1 .

B1) Riboflavin (Vit. A) Β-karoten Tiamin (Vit. B2) Niasin Vitamin C Satuan µg µg mg mg mg mg Angka desimal Tidak ada Tidak ada 2 2 1 Tidak ada .ZAT GIZI (Mikro – Vitamin) No 1 2 3 4 5 6 Vitamin Retinom (Vit.

METODE ANALISIS (Makro) No 1 2 3 4 5 Zat Gizi Air Protein Lemak Karbohidrat Serat Makanan Metode Pengeringan dlm oven & gravimetri Kjeldahl Soxhlet Perhitungan (by different) Enzimatik & gravimetri .

ZAT GIZI (Mikro – Mineral) No 1 2 3 4 5 6 7 8 Mineral Abu Kalsium Fosfor Besi Natrium Kalium Tembaga Seng Metode Pemijaran (pengabuan) AAS AAS AAS AAS AAS AAS AAS .

A) Β-karoten Tiamin (Vit. B2) Niasin Vitamin C Metode HPLC HPLC Spekrofotometri Mikrobiologi Spektrofotometri Titrasi .ZAT GIZI (Mikro – Vitamin) No 1 2 3 4 5 6 Vitamin Retinom (Vit. B1) Riboflavin (Vit.

bumbu) Makanan masak 2 Makanan terolah 3 Masakan . santan. dipanggang dg atau tanpa penambahan bumu (garam. dibakar. Gulai ikan : ikan. Tapioka  kerupuk  digoreng) Mkn yg langsung dpt dimakan & terdiri atas bbrp bahan (mis. digoreng. direbus. rempah) Mkn yg telah mengalami pengolahan shg dpt langsung dimakan atau masih memerlukan pemasakan (mis.PENYAJIAN DATA No 1 Jenis Makanan mentah Ket Mkn dlm keadaan alami yg memerlukan pengolahan dan/atau pemasakan sbl dikonsumsi Mkn yg dikukus. cabai. Tp.

ANGKA & TANDA Angka yg tersaji dlm TKPI adl kadar zat gizi dalam 100 g BDD BDD / “Edible Portion” ?? Contoh : * Mangga  ??? * Telur  ??? * Ikan  ??? - .

”  kadar kurang dari ketentuan angka desimal “ 0 “  makanan tidak mengandung zat gizi tsb “Angka cetak tebal” (K & Na)  berasal dari Food Composition Tables for Use in East Asia .ANGKA & TANDA Arti : “ tidak berisi”  tidak ditentukan kadarnya “ (-)”  tidak ditentukan kadarnya “ +/.

95 5.46 5.38 Faktor .83 5.30 5.KADAR PROTEIN Analisa “Kjeldahl”  Kadar Nitrogen  N x Faktor No 1 2 3 4 5 6 7 Makanan Beras Gandum Tp.71 5.78 5. Terigu Kacang kedele Kacang tanah Biji-bijian Susu 5.

37 8.57 3.37 8.37 8.36 4.37 8. P (4) Energi Mkn ttt  Faktor Konversi khusus (kkal/g) Makanan Beras Jagung Tepung Terigu Umbi-umbian Kacang-Kacangan.03 3.36 - .47 4.84 Protein 3.ENERGI Energi = E (KH) + E (L) + E (P)  kkal Faktor Umum (kkal/g) KH (4). L (9).47 3.02 8.27 4.78 3. Biji-bijian Daging Telur Ikan Susu Sayuran Buah-buahan Lemak & Minyak KH 4.87 3.59 2.87 3.60 - Lemak 8.02 9.03 4.73 3.78 4.02 9.79 8.37 9.26 4.68 4.37 8.27 4.07 3.37 8.82 2.27 3.11 3.

Daftar “Prosen Minyak Terserap” . Daftar “Faktor Konversi Mentah – Masak” 2.DAFTAR PENDAMPING 1.

Tetapkan berat bahan mentah 2. Hitung nilai gizi  TKPI .CARA PENGGUNAAN * Untuk bahan MENTAH : 1. Hitung BDD dari % BDD (utk bdd < 100 %) 3.

mentah bersih 4. 2. . Tetapkan berat bahan matang Hitung BDD dari % BDD (utk bdd < 100 %) Hitung berat bahan mentah bersih (FK mentah-masak x b. Digoreng) 1. matang “edible portion”) Hitung nilai gizi  TKPI Untuk bahan masak goreng  jumlah MT MT = % minyak terserap x b.CARA PENGGUNAAN * Untuk bahan MASAK TUNGGAL : (mis. 5. 3.

BDD = 90 % BDD = 90 / 100 x 35 = 31.CONTOH PERHITUNGAN * Untuk bahan MENTAH : Untuk bahan mentah dg BDD < 100 % misal : Telur ayam = 35 g.5 / 100 x nilai TKPI .5 g Nilai gizi  31.

CONTOH PERHITUNGAN Untuk bahan MENTAH : Untuk bahan mentah dg BDD = 100 % misal : beras = 100 g nilai gizi  100/100 x nilai TKPI .

Berat matang = 50 g. CONTOH PERHITUNGAN * Untuk bahan MASAK TUNGGAL : Misal : Telur ayam negeri goreng (mata sapi).H. BDD = 100 % matang. FK = 1. % MT = 6 % .3.

CONTOH PERHITUNGAN Nilai Gizi Telur goreng (mata sapi) Nilai Gizi Telur + Nilai Gizi Minyak .

3 x 50 g = 65 g - Nilai gizi  65 / 100 x nilai TKPI . matang = 1.CONTOH PERHITUNGAN * Nilai Gizi Telur : BDD matang Berat mentah = 100 % x 50 g = 50 g = FK x b.

mentah = 6 % x 65 g = 3.9 g Nilai Gizi minyak  3.9/100 x nilai TKPI .CONTOH PERHITUNGAN *Nilai Gizi Minyak Goreng : Jumlah minyak = % MT x b.

Zat gizi lain . Telur dadar 4. Mangga manalagi 10. Daun pepaya rebus 9. Protein. Teh manis = 450 g = 35 g (ay kampung) = 42 g (ay kampung) = 40 g (ay kampung) = 105 g = 37 g = 30 g = 35 g = 350 g = 15 g gula pasir • Asupan gizi ???  KH. Telur mata api 3. STUDI KASUS – 1 Kasus makanan sehari : 1.I. Nasi 2. Tempe kedele goreng 7. Lemak. Daun singkong rebus 8. Nila goreng 6. Telur rebus 5.

I. STUDI KASUS – 2 Kasus makanan sehari : 1. Lemak. Nasi 2. Protein. Teh manis • = 750 g = 150 g = 150 g = 25 g (ayam negeri) = 150 g = 200 g = 200 g = 200 g = 150 g = 25 g gula pasir Asupan gizi ???  KH. Tempe kedele goreng 6. Telur dadar 5. Daun pepaya rebus 9. Singkong goreng 3. Zat gizi lain . Daun singkong rebus 8. Tahu goreng 7. Pisang ambon 10. Jagung rebus 4.

g / hari • Rencana konsumsi bahan makanan sehari : No.“TAKE HOME EXAM” – Hitung kecukupan sehari : Energi KH Lemak  kkal  kkal  g  kkal  g – Pilih bahan makanan yang akan dikonsumsi sehari – Hitung berapa jumlah tiap bahan makanan yang akan dikonsumsi untuk mencukupi KH dan Lemak sehari Format • Nama : • Sex : • Umur : : • BB / TB : • KH : .. Bhn Mkn Berat (g) KH Lemak .. g / hari • Lemak : .