Anda di halaman 1dari 7

Kepribadian Assertive/Sadistic 1.

Pengertian Expressive precipitate/ tegas memicu (misalnya :merasa terbuang lalu bereaksi dengan tiba-tiba dengan ledakan sifat yang tak terduga dan tidak beralasan, sembrono, reaktif dan berani, suka tantangan yang beresiko dan berbahaya, serta gigih dari rasa sakit, gentar oleh bahaya dan hukuman). Interpersonally Abrasive (misalnya: mengungkapkan kepuasan dalam mengintimidasi, memalukan orang lain, secara teratur mengungkapkan dengan menggunakan bahasa kasar dan mengejek dalam menyampaikan komentar sosial, serta keji kalau tidak secara fisik perilakunya brutal). Dogmatis Cognitive Style (misalnya: sangat berpendirian, berpikiran tertutup, berpegang teguh dan intoleransi dan prasangka). Combative Self-Image/citra diri agresif (misalnya: bangga menggolangkan diri sebagai seorang yang tegas, kompetitif, serta sangat energik, menilai aspek diri dengan dominan dan penuh kekuatan). Pernicious Object-Relations/merusak hubungan ojek (misalnya representasi internal masa lalu dengan suatu hubungan yang menghasilkan kekerasan sehingga tidak mampu lembut pada saat sekarang dan bersikap hati-hati serta tetap memiliki perasaan bersalah dan malu). Isolation Regulatory Machanism (misalnya: dapat berdarah dingin, dan sangat terlepas dari kesadaran tentang dampak dari tindakan-tindakan yang merusak sendiri, sebagai simbol meremehkan kelompok dan tidak memiliki kepekaan manusia).

2. Pengobatan Terapi psikoanalisis efektif pada beberapa kasus. Sebagai hasil terapi, pasien menjadi menyadari bahwa kebutuhan menghukum diri sendiri adalah sekunder akibat perasaan bersalah bawah sadar yang berlebihan dan juga menjadi mengenali impuls agresif mereka yang terekspresi, yang berasal dari masa anak-anak.

Kepribadian Pessimistic/Melancholic 1. Pengertian Expressively Disconsolate/tegas sedih (misalnya: penampilkan dan postur menyampaikan perasaan muram, sedih, terpukul, berkecil hati, dan melukiskan suatu perasaan ketidakberdayaan dan kemalangan yang berkepanjangan). Interpersonally Defenseless/interpersonal berdaya (misalnya: adanya perasaan rapuh, memohon orang lain untuk menjadi pelindung, takut ditinggalkan, menuntut kasih sayang, ketabahan dan pengabdian) Fatalistic Cognitive-Style/pasrah (misalnya: memiliki sikap mengalah terhadap apapun, selalu mengharapkan yang terburuk, merasa terbebani, berkecil hati, dan suram, putus asa dalam memperbaiki hal-hal di masa depan) Worthless Self-Image/citra diri tidak berharga (misalnya: menghakimi diri sendiri terus menerus, selalu menilai diri atau orang lain, tidak berdaya serta merasa bersalah karena tidak ada ciri-ciri yang patut dipuji atau berprestasi) Forsaken Object-Relations/meninggalkan (misalnya: internal representasi tentang masa lalu muncul, lalu dibuang , seolah-olah pengalaman hidupnya yang baru kini sudah habis, sampai menguras kesenangan-kesenangan yang pernah ada, atau ditarik dari ingatan, dan membuatnya kosong) Asceticism Regulatory Mechanism/pertapaan (misalnya: terlibat dalam tindakantindakan pengasingan diri, menghukum dan menyiksa diri, percaya bahwa harus ada penebusan dosa yang telah dilakukan, adanya penolakan kesenangan, serta penilaian diri yang kasar dan tindakan merusak diri sendiri)

Kepribadian Aggrieved/Masochistic 1. Pengertian Expressively Abstinent (misalnya: menyajikan diri sebagai penyabar, hemat dan suci, enggan mencari pengalaman yg menyenangkan, menahan diri dari menunjukkan tanda-tanda menikmati hidup, tidak menonjolkan diri kepada masyarakat dan lebih memilih menempatkan diri pada posisi rendah/hina) Interpersonally deferential (misalnya: jauh dari mereka yakni orang-orang yang terus mendukung dimana satu dengan yang lainnya saling berkorban, budak dan patuh, mengambil keuntungan dalam berkelompok, dan menerima kritikan tidak adil dari anggotanya) Diffident Cognitive Style (misalnya: ragu-ragu dalam menafsirkan pengamatan yg dilakukannya, takut mendapatkan masalah yang akan membuatnya repot, adanya kebiasaan yg berulang-ulang dalam pengambilan sikap dan antisipasi yang sebenarnya bertentangan dengan keyakinan dan perasaannya) Undeserving self-image (misalnya: memfokuskan diri pada permasalahan pribadi yang sangat buruk, dengan demikian menyatakan dirinya salah satu yang pantas malu, rendah hati, tunduk dan direndahkan, merasa gagal mewujudkan harapan hidup sehingga layak menderita yang berkepanjangan) Discredited Object-Relations (misalnya: objek representasi terdiri dari gagal melewati hubungan, meremehkan prestasi pribadi yang lalu, konflik internal sengaja diperparah, dan mengintensifkan ketidaknyamanan pada diri terkait masa lalu) Exaggeration Regulatory Mechanisms (misalnya: berulang-ulang mengingat masa lalu, akan ketidakadilan, dan mengantisipasi masa depan akan kekecewaan sebagai sarana meningkatkan kemampuan diri dari tekanan serta gangguan tujuan hidup sehingga mampu terbiasa dari penderitaan dan rasa sakit)

Kepribadian Skeptical/Negativistic 1. Pengertian Expressively Resentful (misalnya: menolak memenuhi harapan orang lain, sering menunjukkan penundaan, perilaku keras kepala, mengungkapkan kepuasan dalam mematahkan semangat dan merongrong kesenangan dan aspirasi orang lain). Interpersonally Contrary (misanya: menganggap semua bertentangan dan merubah peran dalam hubungan sosial, raut wajahnya menyesal akan hal mandiri dan merdeka, menyampaikan iri dan kekesalan yang menguntungkannya, tidak toleran terhadap orang lain, dan mengekspresikan sikap negatif atau tidak mendukung). Disdainful Cognitive Style (misalnya: sinis, meragukan sesuatu, mendekati kegiatan positif dengan ketidakpercayaan, melihat masa depan dengan pesimis, kemarahan, meragukan, memiliki pandangan hidup membenci orang, merengek dan menggerutu, menyuarakan penghinaan terhadap orang-orang yang bernasib baik). Discontented Self-Image (misalnya: melihat diri sendiri sebagai yang disalahpahami, malang, tidak dihargai, tidak puas dan kecewa dengan kehidupan). Vacillating Object-Relations (misalnya: diinternalisasi representasi dari masa lalu yang terdiri dari sebuah hubungan yang saling bertentangan, kecenderungan yang bertentangan, kenangan yang tidak sesuai sehingga mendorong untuk menurunkan prestasi dan kesenangan hidup orang lain tanpa harus diucapkan). Displacement Regulatory Machanism (misalnya: emosi marah dan melepaskan semua permasalahan dengan mempekerjakan orang lain hingga pingsan atau lelah, bertindak bodoh, bingung dan berperilaku menjadi pelupa dan pemalas).

Divergent Morphologic Organization (misalnya: seringkali bertentangan dengan tujuan yang terarah terhadap kepentingan kelompok, meninggalkan konflik besar yang belum terselesaikan di kelompoknya). Irritable Mood-Temperament (misalnya: sering sensitif, temperamental, kesal, sering marah-marah dan tidak sabar, mudah jengkel akan hal yang tidak masuk akal, gampang frustasi).