Anda di halaman 1dari 6

# TUGAS BESAR STRUKTUR BAJA II PERHITUNGAN GORDING

## DISUSUN OLEH : YUSUF CAHYO NUGROHO (3336081739)

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA CILEGON - BANTEN 2012

PERHITUNGAN GORDING DAN SAGROD A. DATA BAHAN Tegangan leleh baja (yield stress ), Tegangan tarik putus (ultimate stress ), Tegangan sisa (residual stress ), Modulus elastik baja (modulus of elasticity ), Angka Poisson (Poisson's ratio ), B. DATA PROFIL BAJA Lip Channel : ht = b= a= t= A= Ix = Iy = Sx = Sy = rx = ry = c= Berat profil, Faktor reduksi kekuatan untuk lentur, Faktor reduksi kekuatan untuk geser, Diameter sagrod, Jarak (miring) antara gording, Panjang gording (jarak antara rafter), Jarak antara sagrod (jarak dukungan lateral gording), Sudut miring atap, C. SECTION PROPERTY G = E / [ 2 * (1 + u) ] = 76923.08 MPa h = ht - t = 140 mm 3 3 3 J = 2 * 1/3 * b * t + 1/3 * (ht - 2 * t) * t + 2/3 * ( a - t ) * t = 99600 mm4 2 Iw = Iy * h / 4 = 6.58E+09 mm6 X1 = / Sx * * E * G * J * A / 2 + = 36864.77 MPa X2 = 4 * [ Sx / (G * J) ]2 * Iw / Iy = 5.05E-06 mm2/N2 Zx = 1 / 4 * ht * t2 + a * t * ( ht - a ) + t * ( b - 2 * t ) * ( ht - t ) = 103000 mm3 Zy = ht*t*(c - t / 2) + 2*a*t*(b - c - t / 2) + t * (c - t)2 + t * (b - t - c)2 = 65026.8 mm3 G = modulus geser, J = Konstanta puntir torsi, Iw = konstanta putir lengkung, h = tinggi bersih badan, Zx = modulus penampang plastis thd. sb. x, Zy = modulus penampang plastis thd. sb. y, X1 = koefisien momen tekuk torsi lateral, X2 = koefisien momen tekuk torsi lateral, w= b = f = d= s= L1 = L2 = = fy = fu = fr = E= u= 240 370 70 200000 0.3 MPa MPa MPa MPa

C 150.65.20.2,3 150 75 20 10 2371 8610000 1170000 114800 22410 60.3 22.2 22.8 18.61 0.9 0.75 10 1200 10000 2000 23 mm mm mm mm mm2 mm4 mm4 mm3 mm3 mm mm

kg/m

mm mm mm mm

1. BEBAN PADA GORDING 2.1. BEBAN MATI (DEAD LOAD ) No 1 2 Material Berat sendiri gording Atap baja (span deck ) Berat 186.1 150 Satuan N/m N/m2 QDL = Lebar (m) 1.2 Q (N/m) 186.1 180

## Total beban mati,

366.1 N/m

2.2. BEBAN HIDUP (LIVE LOAD ) Beban hidup akibat beban air hujan diperhitungkan setara dengan beban genangan air setebal 1 inc = 25 mm. qhujan = 0.025 * 10 = 0.25 kN/m2 Jarak antara gording, s= 1.2 m 3 qhujan * s * 10 = Beban air hujan, 300 N/m Beban hidup merata akibat air hujan, QLL = 300 N/m Beban hidup terpusat akibat beban pekerja, PLL = 1000 N 3. BEBAN TERFAKTOR Beban merata, Beban terpusat, Sudut miring atap, Beban merata terhadap sumbu x, Beban merata terhadap sumbu y, Beban terpusat terhadap sumbu x, Beban terpusat terhadap sumbu y,

Qu = 1.2 * QDL + 1.6 * QLL = Pu = 1.6 * PLL = a= -3 Qux = Qu * cos a *10 = Quy = Qu * sin a *10-3= Pux = Pu * cos a = Puy = Pu * sin a =

## N/m N rad N/mm N/mm N N

4. MOMEN DAN GAYA GESER AKIBAT BEBAN TERFAKTOR Panjang bentang gording terhadap sumbu x, Lx = L1 = Panjang bentang gording terhadap sumbu y, Ly = L2 = Momen akibat beban terfaktor terhadap sumbu x, Mux = 1/10 * Qux * Lx2 + 1/8 * Pux * Lx = Momen pada 1/4 bentang, MA = Momen di tengah bentang, MB = Momen pada 3/4 bentang, MC = Momen akibat beban terfaktor terhadap sumbu y, Muy = 1/10 * Quy * Ly2 + 1/8 * Puy * Ly = Gaya geser akibat beban terfaktor terhadap sumbu x, Vux = Qux * Lx + Pux = Gaya geser akibat beban terfaktor terhadap sumbu y, Vuy = Quy * Ly + Puy =

## 494787.9 Nmm 9935.193 N 1343.584 N

5. MOMEN NOMINAL PENGARUH LOCAL BUCKLING Pengaruh tekuk lokal (local buckling) pada sayap : Kelangsingan penampang sayap, =b/t = 7.5 Batas kelangsingan maksimum untuk penampang compact , p = 170 / fy = 10.97345 Batas kelangsingan maksimum untuk penampang non-compact , r = 370 / ( fy - fr ) = 28.3777 Momen plastis terhadap sumbu x, Mpx = fy * Zx = 24720000 Nmm

Momen plastis terhadap sumbu y, Momen batas tekuk terhadap sumbu x, Momen batas tekuk terhadap sumbu y,

## Mpy = fy * Zy = 15606432 Nmm Mrx = Sx * ( fy - fr ) = 19516000 Nmm Mry = Sy * ( fy - fr ) = 3809700 Nmm

Momen nominal penampang untuk : p a. Penampang compact , b. Penampang non-compact , p < r r c. Penampang langsing ,

## Mn = Mp Mn = Mp (Mp - Mr) * ( - p) / ( r - p) Mn = Mr * ( r / )2 compact

Berdasarkan nilai kelangsingan sayap, maka termasuk penampang Momen nominal penampang terhadap sumbu x dihitung sebagai berikut : compact : Mn = Mp = 24720000 non-compact : Mn = Mp (Mp - Mr) * ( - p) / ( r - p) = langsing : Mn = Mr * ( r / )2 = Momen nominal terhadap sumbu x penampang : compact Mnx = 24720000 Momen nominal penampang terhadap sumbu y dihitung sebagai berikut : compact : Mn = Mp = 15606432 non-compact : Mn = Mp (Mp - Mr) * ( - p) / ( r - p) = langsing : Mn = Mr * ( r / )2 = Momen nominal terhadap sumbu y penampang : compact Mny = 15606432

## Nmm Nmm Nmm Nmm

6. MOMEN NOMINAL PENGARUH LATERAL BUCKLING Momen nominal komponen struktur dengan pengaruh tekuk lateral, untuk : a. Bentang pendek : L Lp Mnx = Mpx = fy * Zx b. Bentang sedang : Lp L Lr Mnx = Cb * [ Mrx + ( Mpx - Mrx ) * ( Lr - L ) / ( Lr - Lp ) ] c. Bentang panjang : L > Lr Mnx = Cb * p / L* * E * Iy * G * J + ( p * E / L )2* Iy * Iw + Panjang bentang maksimum balok yang mampu menahan momen plastis, Lp = 1.76 * ry * ( E / fy ) = 1127.911 mm Tegangan leleh dikurangi tegangan sisa, fL = fy - fr = 170 MPa Panjang bentang minimum balok yang tahanannya ditentukan oleh momen kritis tekuk torsi lateral, Lr = ry * X1 / fL * * 1 + ( 1 + X2 * fL2 ) + = 7052.283 mm Koefisien momen tekuk torsi lateral, Cb = 12.5 * Mux / ( 2.5*Mux + 3*MA + 4*MB + 3*MC ) = 1.136364 Momen plastis terhadap sumbu x, Mpx = fy * Zx = 24720000 Nmm Momen plastis terhadap sumbu y, Mpy = fy * Zy = 15606432 Nmm Momen batas tekuk terhadap sumbu x, Mrx = Sx * ( fy - fr ) = 19516000 Nmm Momen batas tekuk terhadap sumbu y, Mry = Sy * ( fy - fr ) = 3809700 Nmm Panjang bentang terhadap sumbu y (jarak dukungan lateral), L = L2 = 2000 mm Karena Lp L Lr maka termasuk bentang sedang

Momen nominal terhadap sumbu x dihitung sebagai berikut : Mnx = Mpx = fy * Zx = Nmm Mnx = Cb * [ Mrx + ( Mpx - Mrx ) * ( Lr - L ) / ( Lr - Lp ) ] = 23955828 Nmm Mnx = Cb * p / L* * E * Iy * G * J + ( p * E / L )2* Iy * Iw + = Nmm Momen nominal thd. sb. x untuk : bentang sedang Mnx = 23955828 Nmm Mnx > Mpx Momen nominal terhadap sumbu x yang digunakan, Mnx = 24720000 Nmm Momen nominal terhadap sumbu y dihitung sebagai berikut : Mny = Mpy = fy * Zy = Nmm Mny = Cb * [ Mry + ( Mpy - Mry ) * ( Lr - L ) / ( Lr - Lp ) ] = 15123988 Nmm Mny = Cb * p / L* * E * Iy * G * J + ( p * E / L )2* Iy * Iw + = Nmm Momen nominal thd. sb. y untuk : bentang sedang Mny = 15123988 Nmm Mny > Mpy Momen nominal terhadap sumbu x yang digunakan, Mny = 15606432 Nmm 7. TAHANAN MOMEN LENTUR Momen nominal terhadap sumbu x : Berdasarkan pengaruh local buckling , Mnx = Berdasarkan pengaruh lateral buckling , Mnx = Momen nominal terhadap sumbu x (terkecil) yg menentukan, Mnx = b * Mnx = Tahanan momen lentur terhadap sumbu x, Momen nominal terhadap sumbu y : Berdasarkan pengaruh local buckling , Mny = Berdasarkan pengaruh lateral buckling , Mny = Momen nominal terhadap sumbu y (terkecil) yg menentukan, Mny = b * Mny = Tahanan momen lentur terhadap sumbu y, Momen akibat beban terfaktor terhadap sumbu x, Mux = Momen akibat beban terfaktor terhadap sumbu y, Muy = Mux / ( b * Mnx ) = Muy / ( b * Mny ) =

## 24720000 Nmm 24720000 Nmm 24720000 Nmm 22248000 Nmm

15606432 Nmm 15606432 Nmm 15606432 Nmm 14045789 Nmm 10303395 Nmm 494787.9 Nmm 0.660202 0.035227

Syarat yg harus dipenuhi : Mux / ( fb * Mnx ) + Muy / ( fb * Mny ) 1.0 Mux / ( fb * Mnx ) + Muy / ( fb * Mny ) = 0.6954286 < 1 AMAN (OK)

8. TAHANAN GESER Ketebalan plat badan tanpa pengaku harus memenuhi syarat, 6.36 * ( E / fy ) h/t < 15 < 183.5974 Plat badan memenuhi syarat (OK) Gaya geser akibat beban terfaktor terhadap sumbu x, Vux = Luas penampang badan, Aw = t * ht = Tahanan gaya geser nominal thd.sb. x, Vnx = 0.60 * fy * Aw = Tahanan gaya geser terhadap sumbu x, f* Vnx = Gaya geser akibat beban terfaktor terhadap sumbu y, Vuy = Luas penampang sayap, Af= 2 * b * t = Tahanan gaya geser nominal thd.sb. y, Vny = 0.60 * fy * Af = Tahanan gaya geser terhadap sumbu x, f* Vny = Vux / ( f * Vnx ) = Vuy / ( f * Vny ) = Syarat yang harus dipenuhi : Vux / ( ff * Vnx ) + Vuy / ( ff* Vny ) < 1,0 Vux / ( ff* Vnx ) + Vuy / ( ff * Vny ) = 9935.193 1500 216000 162000 1343.584 1500 216000 162000 0.061328 0.008294 N mm2 N N N mm2 N N

0.0696221

<

AMAN (OK)

9. KONTROL INTERAKSI GESER DAN LENTUR Sayarat yang harus dipenuhi untuk interakasi geser dan lentur : Mu / ( b * Mn ) + 0.625 * Vu / ( f* Vn ) 1,375 Mu / ( b * Mn ) = Mux / ( b * Mnx ) + Muy / ( b * Mny ) = 0.695429 Vu / ( f * Vn ) = Vux / ( f* Vnx ) + Vuy / ( f* Vny ) = 0.069622 Mu / ( b * Mn ) + 0.625 * Vu / ( f* Vn ) = 0.738942 0.738942 < 1 AMAN (OK)

10. TAHANAN TARIK SAGROD Beban merata terfaktor pada gording, Beban terpusat terfaktor pada gording, Panjang sagrod (jarak antara gording), Gaya tarik pada sagrod akibat beban terfaktor,

## Quy = 0.359207 N/mm Puy = 625.1698 N/m Ly = L2 = 2000 m

Tu = Quy * Ly + Puy = 1343.584 N Tegangan leleh baja, fy = 240 MPa Tegangan tarik putus, fu = 370 MPa Diameter sagrod, d= 10 mm 2 Ag = / 4 * d = Luas penampang brutto sagrod, 78.5 mm2 Luas penampang efektif sagrod, Ae = 0.90 * Ag = 70.65 mm2 Tahanan tarik sagrod berdasarkan luas penampang brutto, * Tn = 0.90 * Ag * fy = 16956 N Tahanan tarik sagrod berdasarkan luas penampang efektif, * Tn = 0.75 * Ae * fu = 12717 N Tahanan tarik sagrod (terkecil) yang digunakan, * Tn = 12717 N Syarat yg harus dipenuhi : Tu * Tn 1343.584 < 12717 AMAN (OK)

## Menu Footer

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.

## Menu Footer

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.