KODE ETIK PROFESI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA http://mardalli.wordpress.

com/2009/06/03/11/

KODE ETIK POLISI Rabu, 21 April 2010 http://www.komisikepolisianindonesia.com/secondPg.php?cat=umum&id=1811

BRIMOB JOGET INDIA

Briptu Norman Hanya Ditegur, Tidak Sidang Kode Etik

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=276173
Polri: Briptu Norman akan Dikenai Sanksi

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/05/215576/290 /101/Polri-Briptu-Norman-akan-Dikenai-Sanksi

Polri: Ulah Briptu Norman Masuk Kategori Kenakalan Anak-anak di Lapangan http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/11/04/05/lj6k4hpolri-ulah-briptu-norman-masuk-kategori-kenakalan-anakanak-dilapangan

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belakangan ini terus diuji citranya akibat diterpa berbagai kasuskasus seperti penyuapan. dicopot dari jabatannya karena melepas kapal itu. termasuk dari segi kebutuhan akan kenyamanan dan keamanan. Tapi saat ini opini masyarakat yang berkembang bahwa menganggap terkesan seolah setiap anggota Polri kebal hukum karena banyaknya kasus yang melibatkan polisi “menguap” sebelum sampai di persidangan. hak asasi manusia. seiring dengan merebaknya tuntutan akan penegakan supremasi hukum. Dalam kasus ini.2 miliar atas laporan Blora Center. Kasus itu tidak terdengar lagi. Saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia dibebani harapan oleh masyarakat terhadap pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang harus semakin meningkat dan berorientasi pada masyarakat yang dilayaninya. globalisasi. wewenang dan tanggung jawab bagi pihak-pihak yang terkait dengan penegakan hukum yang dalam hal ini khususnya adalah para aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia. Masyarakat pasti masih mengingat kasus dugaan korupsi proyek pengadaan jaringan radio dan alat komunikasi sebesar Rp 60. korupsi. Komjen Polisi Binarto. Kasat Polairud Polda Jatim. Kasus yang juga ramai digunjingkan publik adalah pelepasan kapal penyelundup bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur. fungsi. muncul kasus baru. Belum tuntas satu kasus. Perkembangan kemajuan masyarakat yang cukup pesat. demokratisasi dan transparansi yang telah melahirkan paradigma baru dalam melihat tujuan. tugas. yang katanya atas perintah Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan masyarakat selalu seiring dengan semakin tumbuh dan berkembangnya segala aspek kebutuhan.PENYELESAIAN PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI BERUPA TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA A. Kasus terus bermunculan seperti tidak ada habisnya. Dana tidak wajar itu diduga diperoleh karena menyalahgunakan kewenangan saat menduduki jabatan “basah”. Kombes Toni Suhartono. Ham dan berbagai kasus pidana lainnya. Selanjutnya ada kasus tentang rekening 15 oknum perwira Polri yang ditemukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang diduga tidak wajar pun juga belum ketahuan hasilnya. .

jujur. seharusnya Polri perlu memulai langkah baru dengan menghindarkan diri dari kesan menerapkan asas imunitas untuk melindungi sesama anggota korps dalam berbagai penyelewengan. Untuk itu. Bila tidak lagi dikontrol publik atau pers. Selama ini Polri sering dituding melindungi anggotanya yang tidak serius menangani kasus-kasus korupsi. dan berotak cemerlang. sekitar Oktober 2004. pembobol BNI sebesar Rp 1. tidak hanya seperti selama ini. Masyarakat sebenarnya berharap agar pengungkapan berbagai kasus yang menimpa anggota atau petinggi Polri. Keanehan proses hukum kasus-kasus berskala besar yang menjadi perhatian publik di tubuh Polri. Saat penangguhan penahanan itulah Adrian kabur ke Amerika Serikat. Padahal cukup banyak anggota Polri yang baik. dapat dipertanyakan. Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2006 Tanggal 1 Juli 2006 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia. .Kasus lain yang tidak kalah menghebohkan adalah dugaan suap dalam penyidikan pembobolan dana Bank Negara Indonesia (BNI) yang disebut-sebut melibatkan mantan Kepala Polri. tetapi misteri di balik pelariannya menyisakan persoalan yang terus disoroti publik. kasusnya akan “menguap”. illegal logging. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Peraturan Pemerintah No. Sebuah fenomena yang amat kontroversi dengan kehidupan sederhana sebagian besar aparat kepolisian yang berpangkat menengah dan rendahan. dan lainnya. perjudian. Memang Adrian telah dijatuhi pidana penjara seumur hidup. Jenderal Da'i Bachtiar. bukan lagi sekadar menyangkut oknum. Kepala Polri harus memulai ''tradisi baru'' untuk memihak dan menghargai anggota Polri yang bekerja sungguh-sungguh. dan berotak cemerlang tetapi tidak mendapat kesempatan menduduki jabatan penting. yang telah diproses dan dikenakan penahanan. Berkaca dari berbagai kasus yang timbul. Sikap dengan ''gaya hidup mewah'' bagi sebagian besar pejabat Polri yang jelas-jelas tidak sebanding dengan gaji dan tunjangan resmi yang diterima setiap bulan. Akan tetapi banyaknya aturan yang mengikat Polri tersebut tidak menjamin tumbuhnya jiwa profesional dalam diri sebagian anggotanya. narkoba.3 triliun. 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kasus tersebut juga melibatkan mantan Direktorat Reserse Ekonomi Khusus. melainkan Polri sebagai institusi. Kasus ini bermula saat Adrian Herling Waworuntu. ham. ditangguhkan penahanannya oleh penyidik Polri. terlebih yang tidak menduduki jabatan “basah”. jujur. Brigjen Samuel Ismoko.

Padahal. Bagaimanakah bentuk-bentuk pelanggaran kode etik profesi Kepolisian ? 2. Bagaimana penyelesaian terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran kode etik profesi kepolisian dan mengakibatkan terjadinya tindak pidana ? http://www. manakala suatu kasus terbentur pada polisi berpangkat tinggi. kultur tersebut merugikan reputasi Polri sebagai institusi penegak hukum.php?option=com_content&view=article&id=30&Itemid=30 .com/index. Berkaca pada pengalaman sebelumnya. B. Sinyalemen yang berkembang adanya semangat membela institusi (esprit de corps) yang terkesan sebagai ''kultur'' belum bisa dihilangkan sama sekali. bahkan hilang begitu saja.Pengungkapan untuk kasus-kasus besar terkesan melambat.lawskripsi. Rumusan Masalah 1. masih minim keseriusan untuk betul-betul mengungkap berbagai kasus dan penyelewengan di tubuh Polri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful