Mikroprosesor Mikroprosesor adalah suatu chip (IC=Integrated Circuits) yang di dalamnya terkan dung rangkaian ALU (Arithmetic-Logic

Unit), rangkaian CU (Control Unit) dan regi ster-register. Mikroprosesor disebut juga dengan CPU (Central Processing Unit).

JENIS MIKROPROSESOR

Berdasarkan Atas Dasar Teknologi Bahannya Mikroprosesor dan keluarga komponen sejenis seperti memori dan rangkaian I/O dib uat dengan berbagai teknologi bahan. Beberapa dari teknologi tersebut adalah TTL (Transistor-Transistor Logic), STTL (Schottky-clamped TTL), LSTTL(Low power STT L), ECL (Emitter Coupled Logic), ILL (Integrated-Injection Logic), PMOS (P-chann el Metal Oxide Semiconductor), NMOS (N-channel Metal Oxide Semiconductor), CMOS (Complementary MOS) dan HSCMOS (High Speed CMOS).

Beberapa jenis mikroprosesor berdasarkan atas teknologi bahannya: Prosesor Teknologi Konsumsi Daya Siklus Perintah INTEL 8008 PMOS 420 mW 10 us INTEL 8085 NMOS 400 mW 1,3 us INTEL 80286 HCMOS 2500 mW 0,1 us RCA 1802C CMOS 400 mW 6,4 us MOTOROLA MC6800 NMOS 600 mW 2,0 us MOTOROLA MC68000 HCMOS 1750 mW 0,08 us MOS Technology 6502 NMOS 250 mW 3,0 us National 32032 HCMOS 1000 mW 0,1 us Zilog Z80 NMOS 400 mW 1,3 us

Prosesor Teknologi Konsumsi Daya Siklus Perintah INTEL 8008 PMOS 420 mW 10 us INTEL 8085 NMOS 400 mW 1,3 us INTEL 80286 HCMOS 2500 mW 0,1 us RCA 1802C CMOS 400 mW 6,4 us MOTOROLA MC6800 NMOS 600 mW 2,0 us MOTOROLA MC68000 HCMOS 1750 mW 0,08 us MOS Technology 6502 NMOS 250 mW 3,0 us National 32032 HCMOS 1000 mW 0,1 us

INTEL 80286/80386/80486 INTEL PENTIUM I/II/III/IV . merupakan mikroprosesor pertama di dunia.3 us Berdasarkan Atas Lebar Bus Dan Pabrik Pembuatnya Prosesor Pabrik Lebar Data Teknologi Tahun 4004 INTEL 4-bit PMOS 1971 4040 INTEL 4-bit PMOS 1971 PPS-4 Rockwell 4-bit PMOS 1972 8008 INTEL 8-bit PMOS 1972 8080 INTEL 8-bit NMOS 1974 F8 Fairchild 8-bit NMOS 1974 6800 Motorola 8-bit NMOS 1974 Z80 Zilog 8-bit NMOS 1976 6801 Motorola 8-bit NMOS 1978 6809 Motorola 8-bit NMOS 1978 9900 Texas Inst. Januari 1972 Merupakan mikroprosesor 8-bit yang mampu melaksanakan 48 instruksi dengan ukuran memori 16 kB (16k x 8-bit). Keduanya merupakan mikroprosesor 16-bit yang melaksanakan instr uksi dengan kecepatan sedikitnya 400ns per instruksi dan mampu menangani alamat memori 1 Mbyte. Mikroprosesor ini hanya bisa m enangani lokasi memori 4-bit sebanyak 4096 lokasi. INTEL 4004 merupakan mikroprosesor 4-bit dengan kecepatan 108 kHz yang terdiri dari 2. tidak ada kemajuan yang berarti dari versi ini. INTEL 8008.Zilog Z80 NMOS 400 mW 1. menangani jumla h memori yang sama.3 us kontroler instruksi yang merupakan komponen eksternal dari sistim berdasar 8080. INTEL 8080. 1971 Mikroprosesor ini dikeluarkan pada tahun 1971 oleh Intel Corporation. INTEL 8085.06 MIPS (Mega Instruction Per Second). melaksanakan jumlah instruksi yang sama. Kecepatan pengiriman data mencapai 0. 1978 Mikroprosesor 8086 dikeluarkan oleh Intel Corporation pada tahun 1978 dan setahu n kemudian 8088. Instruksi yang dapat dilaksan akan hanya 45 buah sehingga hanya dapat diaplikasikan terbatas seperti pada vide o games dan kontroler. Adanya instruksi tambahan menyebabkan prosesor ini dapat diaplikasikan dalam sejumlah aplikasi yang lebih maju. November 1973 Merupakan mikroprosesor modern 8-bit yang pertama dan diperkenalkan pada Novembe r 1973. Teknologi prosesor ini merupakan landasan pengembangan bagi pros esor INTEL berikutnya. dapat melaksanakan instruksi 10 kali lebih cepat dari 8008. INTEL 8086/8088.kontroler skala kecil. 16-bit NMOS 1976 68000 Motorola 16-bit NMOS Z8000 Zilog 16-bit NMOS Keluarga INTEL Dari Masa Ke Masa INTEL 4004.300 transistor. diperkenalkan oleh Intel Corporation pada tahun 1977. 1977 Merupakan versi yang lebih baru dari 8080. kemajuannya hanya p ada penambahan 1.

pengurangan. increment. OR. XO R. AND. yakni BIU (Bu s Interface Unit) dan EU (Execution Unit). BIU menangani semua transfer data dan ala mat pada bus untuk membantu EU. Contoh instruksi: MOV AL. BIU berfungsi mengirim kode-kode alamat keluar.5 Arsitektur Mikroprosesor INTEL 8086 Prosesor 8086 terbagi menjadi 2 bagian fungsional yang independen. mengambil instruksi dari memori dan membaca data dari port dan memori. . Dekoder pada EU menerjemahkan instruksi-instruksi yang telah diambil dari memori ke dalam urutan aksi. decrement. complement atau shift bilangan biner. EU memiliki ALU 16-bit dan dapat melakukan penjumlahan. pada mesin MOTO ROLA digunakan instruksi: LDAA #$5 Mesin berbasis instruksi 2-alamat Keluarga INTEL termasuk jenis mesin ini. EU meminta BIU untuk mengambilkan instruksi dan data dari memori. Execution Unit (EU) EU mengandung rangkaian-rangkaian kontrol yang berfungsi mengarahkan operasi-ope rasi internal.Mesin Berbasis Instruksi 1-Alamat & 2-Alamat Mesin berbasis instruksi 1-alamat Salah satu mikroprosesor jenis ini adalah dari keluarga MOTOROLA. mendekode dan melaksanakan instruksi. Contoh: untuk mengisi akumulator dengan bilangan 5 heksadesimal.

K husus untuk AL dinamakan pula AKUMULATOR. OF(Overflow Flag). Sedangkan 3 bendera lainnya (bendera kontrol) digunakan untuk mengendalikan bebe rapa operasi prosesor. Dari 9 bendera yang aktif. PF(Parity Flag). BH. Bendera paritas (Parity Flag) akan diset (PF=1). Bendera itu adalah TF(Trap Flag). sedangkan 3 be ndera kontrol diset dan direset oleh instruksi-instruksi khusus yang ada pada pr ogram. jika terjadi overflow yakni jumlah bit hasil operasi lebih besar dari lebar akumulator. maka bendera OF akan diset. Bendera-bendera kontrol ini berbeda dengan 6 bendera kond isi dalam hal cara set dan reset-nya.Execution Unit (EU): Flag Register 8086 memiliki register bendera dengan panjang 16-bit. jika pelaksanaan perintah oleh ALU menghasilkan jumlah bit 1 genap dan reset (PF=0) jika jumlah bit 1 ganjil. sedangkan akumulator 8086 hanya 16 -bit. jika pelaksanaan perintah oleh ALU menghasilkan bilangan negatif. IF(Interrupt Flag) dan DF(Direction Fla g). CH. Jika register-register tersebut akan digunakan sebagai register 16-bit. SF(Sign Flag). maka PF=0 Bendera Zero akan diset (ZF=1). AF(Auxilary carry Flag). Bendera DF digunakan pada operasi string. BL. Keenam bendera kondisi diset dan direset o leh EU. DL. Bendera Sign akan diset (SF=1). Dari 16-bit itu terdapat 9 bendera yang aktif. berdasarkan hasil operasi-operasi aritmatika atau logika. Jika bendera ini diset. Execution Unit (EU): Register Serbaguna (General Purpose Registers) 8086 memiliki 8 buah register serbaguna yakni: AH. Bendera OF (Overflow Flag) akan diset (OF=1). maka pelaksanaan instruksi akan dilakukan l angkah demi langkah. Contoh: Output ALU=01100011. Bendera TF (Trap Flag) digunakan pada mode operasi langkah tunggal (single step atau trace). Bendera IF digunakan untuk mengijinkan interupsi dari program. DH. ZF(Zero Flag) . AL. 6 bendera di antaranya (bendera kondisi) digunakan un tuk menunjukkan kondisi-kondisi yang dihasilkan oleh pelaksanaan instruksi yakni bendera CF(Carry Flag). CL. Contoh: jika suatu operasi menghasilkan bilangan dengan panjang 17-bit. maka pas . jika operasi ALU memberikan hasil 0. maka PF=1 Output ALU=00101010.

ia tidak perlu menggun akan bus sehingga dapat digunakan oleh BIU untuk mengambil 6 byte instruksi seba gai instruksi berikutnya yang akan dilaksanakan. sedangkan panjang register IP yang dim ilikinya hanya 16-bit. operasi read dan operasi write. ES (Extra Segment) dan DS (Data Segment).angan AH dan AL membentuk AX. Setiap segmen menempati 64 Kbyte memori dan dapat ditempatkan di mana saja di dalam ruang alamat 1 Mbyte. bus dapat digunakan oleh BI U untuk menulis dan membaca memori serta mengambil instruksi berikutnya. maka CS dianggap memiliki alamat awal 348A0. Bus Interface Unit (BIU): Register Antrian Pada saat EU mendekode atau melaksanakan suatu instruksi. CX: dapat digunakan sebagai register count. BH dan BL membentuk BX. Ketika EU siap melaksanakan instruksi berikutnya. Nampak bahwa p ipelining memberikan tingkat penggunaan bus yang lebih efektif. DX: dapat digunakan sebagai register data. CH dan CL membentuk CX ser ta DH dan DL membentuk DX. BX: sering digunakan sebagai register base untuk menyimpan address base data yan g terletak di dalam memori dan juga address base tabel data. Gabungan antara register segmen 16-bit dan IP 16-bit akan menghasilkan 20-bit s inyal alamat. sering digunakan untuk menyimpan hasil sementara setel ah operasi aritmatika dan logika. Jadi. Untuk memperoleh 20-bit sinyal alamat. Berikut adalah contoh perbedaan proses or 8085 tanpa pipelining dan 8086 dengan pipelining dalam melakukan pengambilan instruksi. 8086 menggunakan bantuan register segmen. AX: merupakan akumulator. pelaksanaan instruksi. Instruksi-instruksi tersebut dinamakan prefetched instruction dan oleh BIU disim pan dalam register FIFO (First-In First-Out) yang juga disebut register antrian. BIU secara otomatis akan menambahkan angka 0 di bel akang isi segmen. SS (Stack Segment) . ketika EU sedang melaksanakan suatu instruksi. 8086 memiliki 4 buah register segmen yakni CS (Code Segment). Teknologi yang memungkinkan pengambilan instruksi berikutnya sambil melaksanakan instruksi yang ada dinamakan pipelining. Bus Interface Unit (BIU): Register Segmen 8086 mampu mengalamati 220 lokasi memori. . Jika suatu register segmen berisi kode misalnya CS berisi 348A. ia dengan mudah membaca instru ksi-instruksi dari register antrian dalam BIU.

isi stack dikemb alikan ke lokasi semula. yakni IP dan akumulator. Bagian awal alamat segmen yang tersimpan di dalam register segmen dinamakan segm ent base. EU pada 8086 juga memilki Register Base Point (BP) 16-bit dan juga r egister index SI(Source Index) 16-bit dan DI (Destination Index) 16-bit. Register Index & Pointer Kecuali SP. IP=4214 berarti merupakan jarak an tara 3480A0 (alamat awal segmen) s. Jika subprogram selesai dilaksanakan. Alamat fisik yang dihasilkan B IU diperoleh dengan cara seperti di bawah. Contoh: alamat fisik dat a pada memori akan dibangkitkan dengan menambah isi SI dengan alamat segmen base yang direpresentasikan oleh bilangan 16-bit dalam register DS. 384B4 (alamat fisik).d. Untuk membangkitkan alamat fisik 20-bit. namun penggunaan utama mereka adalah menye diakan offset 16-bit dari data untuk suatu segmen base.IP berisi instruksi berikutnya yang akan diambil. SP memerlukan bantuan register SS (Stack Segment).SI dan DI dapat digunakan sebagai penyimpanan sementara dari data se perti halnya pada register serbaguna. . SP merupakan register yang berisi offset 16-bit yang menghasilkan alamat fisik t eratas dari memori stack. Walaupun BP. Isi IP merupakan offset atau jarak (displacement) antara alamat awal segmen deng an alamat fisik yang dihasilkan. Pada contoh. dalam contoh 348A adalah segment base yang tersimpan dalam CS. Register Stack Pointer (SP) Stack adalah bagian memori yang digunakan untuk menyimpan alamat dan data selama subprogram dilaksanakan.