Anda di halaman 1dari 10

Berpikir dan Perilaku Sosial

Social thinking Social influence Social relations

Berfikir sosial
Atribusi ; penyebab perilaku Penilaian tentang penyebab perilaku dan outcomes diri kita sendiri dan orang lain (Passer & Smith, 2007) Personal (internal) atributtion dan situasional attribution (Heider, 1985).

Bias Atribusi
Bias atribusi : ketika menerangkan perilaku seseorang lebih menekankan pada faktor personal dibandingkan akibat situasional (Ross, 2001) Self serving bias : kecenderungan untuk membuat personal atribusi untuk keberhasilan dan atribusi situasional untuk kegagalan (Ross & Nisbeth, 1991). Penelitian meta-analisis 226 studi (Mezulis dkk, 2004) pada orang2 yang menderita depresi kurang memunculkan self serving bias.

Budaya dan Atribusi


Budaya mempengaruhi bagaimana kita memahami lingkungan Miller (1984) meneliti partisipan dari India dan Amerika Serikat. Hasil : subjek dari India cenderung lebih menggunakan atribusi situasional, sedangkan subjek dari Amerika lebih menggunakan atribusi personal

Mezulis (2004) pelajar2 Asia kurang memunculkan self serving attributions dibandingkan subjek dari Amerika dan Barat. Nisbett (2003) menemukan orang orang dari Asia Timut (East Asians) lebih cenderung berpandangaN holistik dibandingkan orangorang barat (westerners)

Membentuk dan Mempertahankan Impressions


Ketika membentuk impressions, primary efect mengacu informasi awal yang terbentuk ketika kita sedang mempelajari orang tersebut. Self-fulfilling prophecy, harapan yang salah dari seseorang mengakibatkan perilaku yang ditimbulkan akibat dari kesalahan tersebut.

Contoh self-fulfilling prophecy


Perilaku yang ditimbulkan (sinis/tidak menyenangkan)

Harapan kita (harapan kita bahwa A tidak menyenangkan

Respon A karena diperlakukan tidak menyenangkan

Sikap
Sikap adalah reaksi positif atau negatif pada stimulus (orang, perilaku, objek, atau konsep) (Tesser & Shaffer, 1990) Sikap yang terbentuk membantu mendefinisikan identitas, mengarahkan perilaku, dan mempengaruhi bagaimana kita menilai orang lain ( Fazio & Roskos-Ewoldsen, 2005)