Anda di halaman 1dari 16

Hukum Kedua dan Ketiga Termodinamika

Amalia sholehah

03/05/2012

Panas secara alamiah akan mengalir dari suhu tinggi ke suhu rendah, panas tidak akan mengalir secara spontan dari suhu rendah ke suhu tinggi (Clausius) Tidak mungkin dalam satu siklus terdapat efisiensi 100% (Carnot)

Amalia sholehah

03/05/2012

HUKUM II TERMODINAMIKA
4

Diformulasikan pada tahun 1860 melalui penelitian

mesin kalor Carnot Mempelajari kecenderungan arah reaksi Meramalkan spontanitas reaksi

Amalia sholehah

03/05/2012

MESIN CARNOT
5

P 1

qin TA
2

w
4

qout TB
V1 V4
Amalia sholehah

3 V V2 V3

Proses Adiabatik 23 41 Proses Isotemal 12 34

03/05/2012

V
I A

U
0 w

q
qin = - w = nRTAln V2/V1 0 qout = - w = nRTBln V3/V4 0
6

I
A

V1V2 TA -nRTAln V2/V1 ekspansi V2V3 TATB nCV(TB TA) ekspansi V3V4 TB -nRTBln V3/V4 kompresi V4V1 TBTA nCV(TA TB) kompresi
03/05/2012
Amalia sholehah

0
w

ENTROPI
7

Menyatakan derajat ketidakteraturan sistem

Hanya dapat dihitung dari proses proses

reversibel

qrev S = T
Pada proses isobar

H S = T
Amalia sholehah

03/05/2012

PERHITUNGAN ENTROPI
8

Bila proses kimia melibatkan perubahan fasa

zat pada suhu tetap

H S = T

Bila proses kimia melibatkan perubahan suhu

dalam fasa tetap

T1 S = CP ln T2

Amalia sholehah

03/05/2012

PROSES IRREVERSIBEL
9

Pada proses reversibel variabel yang berubah

hanya satu Pada proses irreversibel variabel yang berubah lebih dari satu Perhitungan entropi pada proses irreversibel dilakukan dengan menghitung entropi pada tahap tahap reversibel

Amalia sholehah

03/05/2012

10

H2O(l, 25
S
1

irrev
C, 1 atm)

H2O(g, 100oC, 1 atm)


rev S2

rev

H2O(l, 100oC, 1 atm)

S = S1 + S2 T1 S1 = CP ln T2 H S2 = T
Amalia sholehah

03/05/2012

ENTROPI REAKSI KIMIA


11

Jika diketahui suatu reaksi aA + bB cC + dD (25oC) S0t = S0produk - S0reaktan = (cS0C + d S0D) (aS0A + b S0B)
Bagaimana bila reaksi berlangsung pada 100oC ?

Amalia sholehah

03/05/2012

12

aA + bB cC + dD
aA + bB (25oC) rev S1

(100oC)
cC + dD (25oC) S3 rev cC + dD (100oC)

rev S2 aA + bB (100oC)

S4 irrev

S1 = S2 + S3 + S4 S4 = S1 - S2 - S3
Amalia sholehah

03/05/2012

13

S2 = CP ln (T2/T1)

= (CP A + CP B) ln (373/298)
S3 = CP ln (T2/T1) = (CP C + CP D) ln (298/373) S4 = S1 - S2 - S3 = S1-[(CP A+CP B)ln(373/298)]-[(CP C+CP D)ln(298/373)]

= S1- (CP A+CP B)ln(373/298) + (CP C+CP D)ln(373/298)


= S1- [(CP A+CP B) - (CP C+CP D)] ln(298/373) = S1 + CP ln 373/298
Amalia sholehah

03/05/2012

HUKUM III TERMODINAMIKA


14

Entropi kristal murni pada suhu nol absolut adalah nol Pada suhu nol absolut (T = 0K)

Tidak terjadi pergerakan atom Tidak ada kekacauan termal Struktur kristalin dianggap sempurna

Amalia sholehah

03/05/2012

ENERGI BEBAS GIBBS


15

Menunjukkan perubahan entropi total dari sistem Batasan suhu dan tekanan tetap

G = H TS G = H TS (suhu tetap) G = - TS (tekanan tetap)

Amalia sholehah

03/05/2012

HUBUNGAN MAXWELL
16

T V S

P - S V V S P P T V

T P S

S = V T

S P T

V = T P
03/05/2012

Amalia sholehah