Anda di halaman 1dari 20

MENGENAL DUNIA KAMPUS

Oleh : SAYID SIDIK

Landasan Hukum Pendidikan Tinggi


1. Pembukaan UUD Tahun 1945 . Mencerdaskan kehidupan bangsa,

2.

UUD 1945 Pasal 5 yang a. Mengamanatkan pemerintah untuk menyelenggarakan satu Sistem Pendidikan Nasional. b. Sistem Pendidikan harus menjamin Pemerataan Kesempatan Pendidikan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

3.

Pendidikan Tinggi

Apakah itu......???

PENDIDIKAN TINGGI
Adalah pendidikan pada jalur pendidikan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi dari pada pendidikan menengah di jalur pendidikan sekolah.

PENDIDIKAN TINGGI

JENJANG PENDIDIKAN FORMAL

PENDIDIKAN MENENGAH

PENDIDIKAN DASAR

PROGRAM SARJANA

PENDIDIKAN AKADEMIK
PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM PASCA SARJANA

PENDIDIKAN PROFESIONAL

PROGRAM DIPLOMA I - IV

PERGURUAN TINGGI
Adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi

UNIVERSITAS / INSTITUT

BENTUK PERGURUAN TINGGI

SEKOLAH TINGGI

POLITEKNIK (AKADEMI)

UNIVERSITAS (INSTITUT)

REKTOR

PIMPINAN PERGURUAN TINGGI

SEKOLAH TINGGI

KETUA

POLITEKNIK (AKADEMI)

DIREKTUR

FUNGSI PENDIDIKAN TINGGI

Mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan Bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan darma. A. PENDIDIKAN : Dengan cara mengajarkan , menyebarluaskan dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni atau olahraga serta nilai-nilai luhur untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. B. PENELITIAN : Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi , olahraga serta memperkaya budaya untuk memperlancar daya saing dan jati diri bangsa. C. PENGABDIAN MASYARAKAT : Mendorong modernisasi dan perwujudan masyarakat madani sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEK).

TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI


1. Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman & bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, berkepribadian unggul, sehat, berilmu, cakap, kritis, kuatif, inovatif, mandiri, percaya diri, menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab, memiliki wawasan kebangsaan, menghargai pluralitas dan hak asasi manusia, peduli pada kelestarian lingkungan, berintegritas, taat pada hukum, memiliki sikap anti korupsi, dan tidak mencabut dari akar budaya indonesia. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan teknologi dan seni. Membentuk manusia yang yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni yang berkualitas secara spiritual, emosional, intelektual dan memiliki profesionalisme dan kemampuan kepemimpinan untuk mendukung meningkatkan daya saing bangsa. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pngetahuan teknologi, seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

2.

3.

4.

Keberhasilan Pendidikan di Pendidikan tergantung civitas akademika yang terdiri dari :

a. Situasi kondisi kampus b. Sarana / prasarana baik fisik maupun non fisik c. Dosen d. Tenaga non edukatif e. Mahasiswa.

Faktor Keberhasilan Pelaksanaan Pendidikan Tinggi


DOSEN
SITUASI KONDISI KAMPUS

MAHASISWA
TENAGA NON EDUKATIF

SARANA & PRASARANA

TRI DARMA PERGURUAN TINGGI


PENDIDIKAN PENELITIAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Dalam penyelenggaraan pendidikan (dharma 1),


ilmu pengetahuan di pandang sebagai produk yaitu produk pemikiran dan penelitian yang ditranformasikan kepada mahasiswa dan kemudian dapat dilanjutkan ditransformasikan kepada masyarakat atau diterapkan dalam masyarakat. Dan pada gilirannya masyarakat akan memberikan umpan balik kepada Perguruan Tinggi.

Dalam Penyelenggaraan Penelitian


Ilmu dipandang sebuah proses yang harus dikembangkan di dunia kampus. Kampus harus menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai penelitian dengan melaksanakan pendekatan interdisipliner / mendisipliner.

Dalam Penyelenggaraan Pengabdian Kepada Masyarakat

Ilmu dipandang sebagai metode. Ilmu ditempatkan sebagai instrumen untuk memecahkan masalah kemasyarakatan. Ilmu dan keahlian bisa diterapkan pada masyarakat. Mahasiswa harus mempunyai kepedulian pada kepentingan masyarakat, menjadi inovator, kreator, dan inovator untuk pembentukan civil sociaty.

Pelaksanaan TRI DARMA Perguruan Tinggi dapat digambarkan sbb :


TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL PEMBANGUNAN NASIONAL

TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI

PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

PENGABDIAN MASYARAKAT

PENELITIAN

Kebebasan akademik / kebebasan mimbar Akademik / otonomi keilmuan :


Kebebasan yang dimiliki anggota sivitas akademika untuk melaksanakan kegiatan yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan secara bertanggungjawab dan mandiri. Wujudnya : Kuliah, seminar, simpasium, diskusi pendidikan, loka karya, pratikum, penerbitan majalah kampus, dsb.

TERIMA KASIH
Biodata Penyaji :

Tjahjono Widarmanto, M.Pd Lahir di Ngawi, 18 April 1969. Studi sarjananya di IKIP Surabaya (sekarang UNESA). Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, lulus tahun 1992. Pascasarjananya di jurusan yang sama diselesaikan pada tahun 2006. Tahun 2003 mendapat penghargaan sebagai Seniman / Budayawan Berprestasi di bidang kesastraan dari Pemprov Jatim. Tahun 2007 mewakili Indonesia dalam Pertemuan Sastrawan Asia Tenggara VI di Kedah, Malaysia. Tahun 2008 mewakili Indonesia dalam Jakarta International Literary Festival (Jilfest) I di Jakarta. Pada Juli 2010 mewakili Jatim dalam Temu Budaya Nasional di Riau. 1 3 Oktober 2010 nanti mewakili Jatim dalam pertemuan sastrawan nasional di Lampung. Memenangkan 12 sayembara penulisan sepanjang 2006 2010. Kini, tinggal di perum Chrisan B.6 Ketanggi, Ngawi. Email : cahyont@yahoo.co.id