Anda di halaman 1dari 26

KELENJAR THYROID

OLEH: FENDI

ANATOMI

FISIOLOGI

Tiroksin berperan penting dalam :

pembentukan kalori metabolisme karbohidrat, protein dan kolesterol proses pertumbuhan badan.

PEMBENTUKAN KALORI

Thyroxin meninggikan konsumsi oksigen hampir pada semua jaringan yang aktif pada metabolisme kebutuhan badan akan semua zat makanan (karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral) juga bertambah

Thyroxin berperan penting dalam termogenesis pada suhu dingin sekresi thyroxin bertambah pembentukan kalori bertambah terjadi vasodilatasi perifer dan curah jantung bertambah.

METABOLISME KH

Pada pasien hiperthyroidisme, simpanan glikogen dihati kurang sekali karena proses katabolisme tinggi sehubungann sekresi ephinephrine yang bertambah Gula darah puasa melebihi nilai normal sering dijumpai pada pasien hiperthyroidisme

METABOLISME PROTEIN

Thyroxin pada kadar yang sedang => efek anabolic pada kadar yang tinggi thyroxin justru menghambat sintesis protein Pada kadar yang sangat tinggi dapat menimbulkan uncoupling pada proses fosfolirasi oksidatif => ATP berkurang dan pembentukan panas bertambah.

METAB. KOLES & LEMAK

Thyroxin merangsang merangsang sintesi kolesterol, tetapi juga merangsang hati untuk metabolisme kolesterol. Penurunan kadar kolesterol disebabkan karena proses metabolisme melebihi proses sintesisnya.

PERTUMBUHAN

Efek thyroid pada proses pertumbuhan berhubungan erat dengan pengaruhnya terhadap berbagai jenis enzim, metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.

SISTEM SARAF

Efek thyroxin terhadap SSP tersebut sebagian mungkin disebabkan oleh sekresi katekolamin yang meninggi, sehingga beberapa pusat dalam formation retikularis jadi lebih aktif

HIPERTHYROIDISME

Hiperthyroidisme diakibatkan oleh peningkatan sintesis dan sekresi dari hormon thyroid (T3 dan T4) oleh kelenjar thyroid Graves disease dan multinodular toxic goiter adalah penyebab tersering hiperthyroidisme

GEJALA HIPERTHYROIDISME

gelisah dengan tremor halus produksi keringat yang meningkat Tidak tahan terhadap panas, berdebar nafsu makan meningkat disertai penurunan berat badan kelemahan otot, dan kadang-kadang amenorrhea.

GRAVES DISEASE

penyakit autoimun yang disebabkan oleh antibody yang menyerang TSH reseptor pada kelenjar thyroid => perangsangan terus menerus pada kelenjar thyroid untuk mensintesa dan mensekresi T3 dan T4 dalam jumlah yang berlebihan

gejala

Gejala hipertiroidisme Goiter Exopthalmus Pretibial myxedema

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pengukuran hormon thyroid dalam serum T3 resin uptake Free thyroxine Thyroxine binding globulin

Serum Thyroid stimulating hormone Pituitary-Thyroid regulation Radionuclide test USG Biopsy

PENATALAKSANAAN

PTU 200-300 mg setiap 8-12 jam methamizole 10-20mg setiap 8-12 jam. Dosis dapat ditingkatkan bila hasil tidak memuaskan, Th/ dapat dihentikan setelah kondisi euthyroid dicapai dengan pengobatan selama satahun atau lebih. Propanolol untuk memblok aktivitas hormone pada jaringan perifer

Terapi dengan menggunakan iodine radioaktif, kerugian berupa insidens progressive hipothyroidisme yang tinggi (30-70%). Metode yang efektif adalah subtotal thyroidectomy. Sebelum operasi pasien diusahakan menjadi euthyroid dengan obat antithyroid atau beta-blocker.

CARCINOMA THYROID
Faktor predisposisi carcinoma thyroid adalah: Radiasi 500rads daerah leher pada anak-anak Stimulasi TSH dalam jangka lama, dapat mengakibatkan hyperplasia, kadang-kadang nodul, perubahan keganasan Faktor herediter Jenis kelamin, lebih banyak dua kali lipat pada wanita dibanding pria.

CURIGA KEGANASAN

Umur kurang dari 30-35 tahun Riwayat radiasi pada daerah kepala dan leher Pembesaran kelenjar getah bening cervical yang berhubungan dengan kelainan thyroid Terdapat fiksasi terhadap jaringan sekitar Massa thyroid kenyal, keras Riwayat keluarga curiga MEN II Sitologi yang mencurigakan dari aspirasi jarum halus atau pembuktian secara biopsy

PENATALAKSANAAN
Terapi thyroid cancer terdiri dari : tindakan bedah radioactive iodine penekanan terhadap sekresi TSH dengan hormone thyroid exogen external irradiation, kemotherapi.

KOMPLIKASI BEDAH

INFEKSI LUKA PERDARAHAN OBST SAL. NAPAS CEDERA SARAF KRISIS THYROID

HIPOTHYROIDISME HIPOPARATHYROIDI SME