Anda di halaman 1dari 21
SEBUTAN JEMBATAN JEMBATAN DI ATAS AIR = AQUADUCT AIR JEMBATAN DI ATAS JALAN = VIADUCT

SEBUTAN JEMBATAN

JEMBATAN DI ATAS AIR = AQUADUCT

AIR
AIR
SEBUTAN JEMBATAN JEMBATAN DI ATAS AIR = AQUADUCT AIR JEMBATAN DI ATAS JALAN = VIADUCT JALAN

JEMBATAN DI ATAS JALAN = VIADUCT

JALAN
JALAN
MATERIAL JEMBATAN 1. BAJA 2. BETON 3. KAYU 4. DURALUMIN BAJA DURALIMIN BETON SS. 41

MATERIAL JEMBATAN

1. BAJA

2. BETON

3. KAYU

4. DURALUMIN

BAJA DURALIMIN BETON SS. 41 A.6061 FC. 240 KAYU Kerapatan (t/m3) 7.85 2.70 2.40 0.50
BAJA
DURALIMIN
BETON
SS. 41
A.6061
FC. 240
KAYU
Kerapatan (t/m3)
7.85
2.70
2.40
0.50
σ ijin Tekan (kg/cm2)
1600
1500
80
60
σ ijin Tarik (kg/cm2)
1600
1500
-
70
Teg. Geser (kg/cm2)
924
867
7.4 - 14.8
5
Modulus Elastisitas (E)
(t/cm2)
2100
700
230
70
σ Tekan / Kerapatan
(Specific Strength)
204
567
33
120
E / σ Tekan
1.31
0.47
2.28
1.16
KOMPONEN JEMBATAN A. BANGUNAN ATAS 1 . LANTAI KENDARAAN a. Pelat Lantai Kendaraan b. Balok
KOMPONEN JEMBATAN A. BANGUNAN ATAS 1 . LANTAI KENDARAAN a. Pelat Lantai Kendaraan b. Balok

KOMPONEN JEMBATAN

A. BANGUNAN ATAS

1. LANTAI KENDARAAN

a. Pelat Lantai Kendaraan

b. Balok Memanjang

c. Balok Melintang

2. TROTOAR

3. PEMIKUL UTAMA

Berupa : - Balok

- Rangka Batang

4. IKATAN – IKATAN

Berupa : - Ikatan Angin atas dan bawah

- Ikatan Rem

- Ikatan Tumbuk (khusus untuk Jembatan KA)

B. PERLETAKAN

C. BANGUNAN BAWAH

1. PILAR

2. TEMBOK PANGKAL

D. PONDASI

E. APPROACH

1. URUGAN

1. PILAR 2. TEMBOK PANGKAL D. PONDASI E. APPROACH 1. URUGAN 2. PELAT INJAK 3. TEMBOK
1. PILAR 2. TEMBOK PANGKAL D. PONDASI E. APPROACH 1. URUGAN 2. PELAT INJAK 3. TEMBOK

2. PELAT INJAK

3. TEMBOK PENGHANTAR KIRI – KANAN

F. BANGUNAN PENGAMAN ALIRAN

1. APRON

2. PENGAMAN LERENG

G. KELENGKAPAN JEMBATAN 1. SANDARAN 2. LAMPU PENERANGAN 3. SALURAN AIR / KABEL PELAT INJAK

G. KELENGKAPAN JEMBATAN

1. SANDARAN

2. LAMPU PENERANGAN

3. SALURAN AIR / KABEL

PELAT

INJAK

2. LAMPU PENERANGAN 3. SALURAN AIR / KABEL PELAT INJAK LANTAI KENDARAAN PERLETAKAN BANGUNAN BAWAH PONDASI

LANTAI KENDARAAN

PERLETAKAN BANGUNAN BAWAH PONDASI JEMBATAN GELAGAR
PERLETAKAN
BANGUNAN BAWAH
PONDASI
JEMBATAN GELAGAR

BALOK MEMANJANG Sebagai Pemikul Utama

BALOK MELINTANG

STRUKTUR PEMIKUL UTAMA RANGKA BATANG LANTAI KENDARAAN PELAT INJAK BALOK MELINTANG BALOK MEMANJANG PERLETAKAN
STRUKTUR PEMIKUL UTAMA RANGKA BATANG
STRUKTUR PEMIKUL UTAMA
RANGKA BATANG
STRUKTUR PEMIKUL UTAMA RANGKA BATANG LANTAI KENDARAAN PELAT INJAK BALOK MELINTANG BALOK MEMANJANG PERLETAKAN
LANTAI KENDARAAN PELAT INJAK BALOK MELINTANG BALOK MEMANJANG PERLETAKAN BANGUNAN BAWAH APRON YANG BERFUNGSI PULA
LANTAI KENDARAAN
PELAT INJAK
BALOK MELINTANG
BALOK MEMANJANG
PERLETAKAN
BANGUNAN BAWAH
APRON
YANG BERFUNGSI PULA
SEBAGAI PONDASI

JEMBATAN RANGKA BATANG

IKATAN ANGIN ATAS IKATAN ANGIN ATAS LANTAI KENDARAAN 2% PEMIKUL UTAMA LANTAI KENDARAAN 2% SALURAN

IKATAN ANGIN ATAS

IKATAN ANGIN ATAS

LANTAI KENDARAAN 2%

PEMIKUL UTAMA

ATAS IKATAN ANGIN ATAS LANTAI KENDARAAN 2% PEMIKUL UTAMA LANTAI KENDARAAN 2% SALURAN AIR BALOK MEMANJANG

LANTAI KENDARAAN 2%

SALURAN AIR BALOK MEMANJANG
SALURAN
AIR
BALOK MEMANJANG

BALOK MELINTANG

KENDARAAN 2% SALURAN AIR BALOK MEMANJANG BALOK MELINTANG BALOK MEMANJANG TAMPAK MELINTANG JEMBATAN RANGKA BATANG
KENDARAAN 2% SALURAN AIR BALOK MEMANJANG BALOK MELINTANG BALOK MEMANJANG TAMPAK MELINTANG JEMBATAN RANGKA BATANG

BALOK MEMANJANG

TAMPAK MELINTANG JEMBATAN RANGKA BATANG

BALOK MELINTANG

PANGKAL JEMBATAN

PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN
PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN
PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN
PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN
PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN
SAYAP JEMBATAN
SAYAP JEMBATAN
PANGKAL JEMBATAN SAYAP JEMBATAN BALOK MEMANJANG LANTAI KENDARAAN BALOK MELINTANG DENAH JEMBATAN

BALOK MEMANJANG

LANTAI KENDARAAN

LANTAI KENDARAAN
BALOK MELINTANG
BALOK MELINTANG

DENAH JEMBATAN

PERLETAKAN JEMBATAN

SENDI

PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L

R O L

PERLETAKAN JEMBATAN SENDI R O L
TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

TUMPUAN SENDI

PERLETAKAN JEMBATAN

RUBBER BEARING PAD

∆

ROTASI

α
α
PERLETAKAN JEMBATAN RUBBER BEARING PAD ∆ ROTASI α Rubber Bearing Pad dapat berfungsi sebagai setengah Sendi

Rubber Bearing Pad dapat berfungsi sebagai setengah Sendi dan setengah Rol, sehingga dapat menampung pergerakan struktur baik Translasi maupun Rotasi

MODEL KEPALA JEMBATAN DAN PILAR KEPALA JEMBATAN PILAR

MODEL KEPALA JEMBATAN DAN PILAR

MODEL KEPALA JEMBATAN DAN PILAR KEPALA JEMBATAN PILAR

KEPALA JEMBATAN

PILAR

MODEL KEPALA JEMBATAN DAN PILAR KEPALA JEMBATAN PILAR
MODEL KEPALA JEMBATAN DAN PILAR KEPALA JEMBATAN PILAR
PANJANG JEMBATAN BENTANG BERSIH JEMBATAN BENTANG TOTAL EFEKTIF LINEAR WATERWAY TINGGI BEBAS (FREE BOARD) ISTILAH
PANJANG JEMBATAN BENTANG BERSIH JEMBATAN BENTANG TOTAL EFEKTIF LINEAR WATERWAY
PANJANG JEMBATAN
BENTANG BERSIH JEMBATAN
BENTANG TOTAL
EFEKTIF LINEAR WATERWAY
BERSIH JEMBATAN BENTANG TOTAL EFEKTIF LINEAR WATERWAY TINGGI BEBAS (FREE BOARD) ISTILAH PADA JEMBATAN M A

TINGGI BEBAS (FREE BOARD)

ISTILAH PADA JEMBATAN

M A T
M A T
LINEAR WATERWAY
LINEAR WATERWAY

S/D

ABUTMEN

ISTILAH PADA JEMBATAN PERMUKAAN JALAN TINGGI KONSTRUKSI YG TERSEDIA M A T TINGGI BEBAS

ISTILAH PADA JEMBATAN

PERMUKAAN JALAN

TINGGI KONSTRUKSI YG TERSEDIA M A T TINGGI BEBAS
TINGGI KONSTRUKSI YG TERSEDIA
M A T
TINGGI BEBAS
ISTILAH PADA JEMBATAN LEBAR RUANG BEBAS RUANG BEBAS HEAD ROOM TINGGI RUANG BEBAS
ISTILAH PADA JEMBATAN LEBAR RUANG BEBAS RUANG BEBAS HEAD ROOM TINGGI RUANG BEBAS

ISTILAH PADA JEMBATAN

LEBAR RUANG BEBAS RUANG BEBAS
LEBAR RUANG BEBAS
RUANG BEBAS

HEAD ROOM

TINGGI RUANG BEBAS

ISTILAH PADA JEMBATAN JEMBATAN PERSEGI PANJANG JEMBATAN MIRING

ISTILAH PADA JEMBATAN

JEMBATAN PERSEGI PANJANG
JEMBATAN PERSEGI PANJANG
JEMBATAN MIRING
JEMBATAN MIRING
ISTILAH PADA JEMBATAN JEMBATAN PERSEGI PANJANG JEMBATAN MIRING
ISTILAH PADA JEMBATAN LETAK LANTAI KENDARAAN LANTAI KENDARAAN DI ATAS LANTAI KENDARAAN DI BAWAH LANTAI
ISTILAH PADA JEMBATAN LETAK LANTAI KENDARAAN LANTAI KENDARAAN DI ATAS LANTAI KENDARAAN DI BAWAH LANTAI

ISTILAH PADA JEMBATAN

LETAK LANTAI KENDARAAN

LANTAI KENDARAAN DI ATAS

ISTILAH PADA JEMBATAN LETAK LANTAI KENDARAAN LANTAI KENDARAAN DI ATAS LANTAI KENDARAAN DI BAWAH LANTAI KENDARAAN

LANTAI KENDARAAN DI BAWAH

ISTILAH PADA JEMBATAN LETAK LANTAI KENDARAAN LANTAI KENDARAAN DI ATAS LANTAI KENDARAAN DI BAWAH LANTAI KENDARAAN
ISTILAH PADA JEMBATAN LETAK LANTAI KENDARAAN LANTAI KENDARAAN DI ATAS LANTAI KENDARAAN DI BAWAH LANTAI KENDARAAN

LANTAI KENDARAAN DI TENGAH

ISTILAH – ISTILAH LAIN 1. SCOUR PENGIKISAN DASAR SUNGAI AKIBAT ARUS AIR 2. AFFLUX KENAIKAN

ISTILAH – ISTILAH LAIN

1. SCOUR

PENGIKISAN DASAR SUNGAI AKIBAT ARUS AIR

2. AFFLUX

KENAIKAN MUKA AIR DI ATAS MUKA AIR NORMAL

ARUS AIR 2. AFFLUX KENAIKAN MUKA AIR DI ATAS MUKA AIR NORMAL 3. JEMBATAN TETAP DIRENCANAKAN

3. JEMBATAN TETAP

DIRENCANAKAN UNTUK JANGKA WAKTU YANG PANJANG

4. JEMBATAN SEMENTARA

DIRENCANAKAN UNTUK PENGGUNAAN YANG PENDEK

5. SCOURING

PROSES PENDALAMAN DASAR SUNGAI AKIBAT ARUS AIR