Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR Tiada kata yang dapat kami sampaikan kecuali rasa syukur kehadirat Allah SWT hingga

saat ini kami diberikan kesempatan untuk dapat menulis sebuah makalah diskusi, hanya karena rahmat yang diberikan-Nya kami dapat merangkai makalah tentang Jati Diri PGRI ini secepatnya hingga selesai. Apapun yang kami sajikan semoga selalu bermanfaat bagi rekan-rekan dan para pembacanya. Pada tulisan ini, kami dapat sampaikan sebuah tulisan untuk memenuhi tugas kelompok diskusi. Dengan harapan semoga dengan adanya pembuatan makalah ini dapat membuat bakat dan kreativitas kami sebagai calon guru dalam bidang tulis menulis semakin bertambah. Kami sangat menyadari, makalah ini masih banyak kekurangan baik isi maupun teknik penulisan, oleh sebab itu, kritik, saran dan pendapat dari pembaca sangat kami harapkan. Kami pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu dalam pembuatan makalah ini dapat di selesaikan.

Pontianak, 25 April 2012

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman

KATA PENGANTAR ..................................................................................................1 DAFTAR ISI .................................................................................................................2 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .........................................................................................................3 BAB II LANDASAN A. Pengertian Jati Diri PGRI.........................................................................................5 B. Ciri-ciri Jati diri PGRI ..............................................................................................6 C. Dasar Jati diri PGRI .................................................................................................9 D. Tujuan Jatidiri PGRI ................................................................................................9 E. Fungsi Jati diri PGRI ................................................................................................9 F. Misi Jati diri PGRI ....................................................................................................10 BAB III PEMBAHASAN A..............................................................................................................................PG RI sebagai Organisasi Profesi ................................................................................11 B..............................................................................................................................PG RI sebagai Organisasi Perjuangan .........................................................................11 C..............................................................................................................................PG RI sebagai organisasi Ketenaga Kerjaan...............................................................11 BAB IV KESIMPULAN ..............................................................................................13 DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................14

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dimasa pendudukan Kolonial Belanda organisasi Guru dikuasai pemerintah Kolonial kemerdekaan berserikat dan mengeluarkan pendapat benar benar dibatasi. Lalu ada gagasan untuk memperjuangkan nasib bangsa Indonesia akan kemerdekaan dan usaha meningkatkan kesejahteraan kaum guru maka lalu berdiri berbagai organisasi guru meski merekan berjuang sendiri-sendiri sesuai dengan misi, golongan dan wilayah masing-masing, dan merekapun tidak lepas dari pengaruh pemerintah Kolonial. Tshun 1932 para guru mulai berani memunculkan nama Indonesia yang masih dianggap tabu oleh pemerintah Kolonial, tetapi mereka tidak gentar menyatukan organisasi guru yang ada seperti Persatuan Guru Desa ( PGD), Persatuan Guru Bantu ( PGB) Persatuan Guru Katholik, Persatuan Guru Kristen dan organisasi guru kebangsaan yang lain membentuk Persatuan Guru Intonesia (PGI) meski kegiatannya masih dibatasi tetapi organisasi ini sudah jauh lebih berani dan pada tanggal 24- 25 November 1945 diselenggarakan Kongres Guru pertama di Indonesia yang akhirnya sepakat membentuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) di Surakarta. Peristiwa ini terjadi 100 hari setelah Indonesia merdeka. Karena PGRI disyahkan pada tanggal 25 November 1945 maka setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari Ulang Tahun atau Lahirnya PGRI. PGRI didirikan oleh para guru yang masih aktih, pensiunan guru dan pengawai kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK). Jati diri PGRI adalah Organisasi Profesi, Organisasi Perjuangan dan Organisasi ketenagakerjaan sedangkan sifatnya adalah Unitaristik, Independen dan Non Politik praktis Keanggotaan PGRI bersifat Stelsel aktif yang meliputi anggota biasa, anggota luar biasa dan anggota kehormatan. Visi PGRI adalah Mewujudkan PGRI sebagai organisasi yang DINAMIS, MANDIRI, BERWIBAWA DICINTAI oleh ANGGOTA DISEGANI oleh MASYARAKAT DIAKUI oleh MASYARAKAT. 3

Misi PGRI adalah MEWUJUDKAN CITA-CITA PROKLAMASI. MENSUKSESKAN PEMBANGUNAN NASIONAL, MEMAJUKAN PENDIDIKAN NASIONAL, MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN GURU, MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU

BAB II LANDASAN A. Pengertian Jati diri PGRI Kongres XVIII PGRI yang diselenggarakan tanggal 25-28 November 1998, telah mempertegas kembali jatidiri PGRI yang sempat dinilai agak luntur ditelan situasi sosial-politik pada beberapa waktu yang lalu.Sesuai dengan semangat kelahirannya, jatidiri PGRI itu adalah Organisasi Perjuangan, Organisasi Profesi, dan Organisasi ketenagakerjaan yang mewadahi kaum guru di seluruh Indonesia dalam upaya mewujudkan hak-hak asasinya sebagai pribadi, warga negara dan pengemban profesi. Sebagai Organisasi perjuangan,PGRI merupakan wadah bagi para guru dalam memperoleh, mempertahankan, meningkatkan, dan membela hak asasinya sebagai pribadi, anggota masyarakat, arga negara maupun pemangku profesi keguruan. Sebagai Organisasi profesi, PGRI berfungsi sebagai wadah kebersamaan dan rasa kesejawatan para anggotanya dalam mewujudkan kebaradaannya di lingkungan masyarakat, memperjuangakn segala aspirasi dan kepentingan suatu profesi, Menetapkan standar perilaku profesional, melindungi seluruh anggota, meningkatkan kualitas kesejahteraan, dan mengembangkan kualitas pribadi dan profesi. Sebagai organisasi ketenagakerjaan, PGRI merupakan wadah perjuangan hakhak asasi guru sebagai pekerja, terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan. Menurut kamus besar bahasa indonesia,pengertian jatidiri yaitu ciri-ciri, gambaran atau keadaan khusus seseorang atau suatu tanda atau identitas. Berdasarkan pengertian diatas, jatidiri PGRI mengandung makna, jiwa semangat dan daya gerak dari dalam yang telah memberikan daya hidup kepada organisasi PGRI serta ciri-ciri khas yang dimiliki organisasi PGRI dan menjadi identitas organisasi PGRI yang mengikat dan dipegang teguh anggotanya. Menurut PB PGRI (2000), jatidiri PGRI merupakan urat nadi perkembangan dan keberadaan PGRI dalam keseluruhan perjalanan bangsa untuk mewujudkan hakhak azasi guru, sebagai pribadi, warga Negara dan pengembang profesi.

Jatidiri PGRI adalah landasan filosofi yang menjadi norma dalam pola pikir, sikap, perbuatan dan tindakan, serta bersifat mengikat dan ditaati oleh para anggotanya. Jatidiri PGRI adalah perwujudan dari sifat-sifat khas PGRI yang tampak dalam nilainilai dalam sikap perbuatan, tindakan, perjuangan, dan profesi analisasi yang didasarkan kepada falsafah negara pancasila serta jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945. Menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah: ciri-ciri, gambaran atau suatu benda, identitas. inti, jiwa dan daya gerak dari dalam, spritualisasi. Jati diri PGRI adalah identitas organisasi guru yang diwujudkan oleh PGRI sebagai pribadi, sebagai warga Negara dan sebagai tenaga profesi. Arti Jatidiri pada hakekatnya adalah landasan filosofis yang menjadi norma dalam pola pikir, sikap perbuatan dan tindakan bersifat mengikat serta ditaati oleh para anggotanya. Jatidiri PGRI adalah perwujudan dari sifat-sifat yang khas PGRI, tampak dalam nilai-nilai, pola pikir, sikap perbuatan, tindakan, perjuangan dan profesionalisasi, didasarkan pada falsafah negara Pancasila, UUD 1945, serta jiwa dan semangat dan nilai-nilai 1945. A. CIRI JATI DIRI PGRI 1) NASIONALISME, artinya PGRI mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa yang merupakan modal dasar utk mencapai cita2 Proklamasi. Dalam hal ini PGRI mengutamakan persatuan dan kesatuan sebagai modal dasar dengan memupuk sikap dan sifat patriotisme.sebagai jiwa dan semangat PGRI dalam melaksanakan misinya. 2) DEMOKRASI, artinya PGRI adalah organisasi yang demokratis. Kedaulatan tertinggi organisasi berada di tangan anggota. Tiap anggota PGRI mempunyai kasamaan hak, kewajiban dan kebebasan mengeluarkan pendapat. 3) KEMITRAAN, artinya organisasi PGRI sbg organisasi pejuang pendidik dan pendidik pejuang membela hak dan nasib pekerja pada umumnya dan guru pada khususnya.

4) PGRI sebagai organisasi pejuang pendidik dan pendidik pejuang selalu berusaha menjalin mengembangkan kemitraan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak baik secara nasional atau internasional. 5) UNITARISME, artinya PGRI adalah satu-satunya wadah bagi guru Indonesia tanpa membedakan latar belakang, tingkat dan jenis pendidikan, tempat lingk kerja. 6) Dalam organisasi PGRI, semua guru dapat menjadi anggota dengan tidak membedakan latar belakang, tingkat dan jenis kelamin,status,asal-usul,serta adat istiadat. Karena unitarisme berarti suatu bentuk kesatuan. 7) PROFESIONALISME, artinya mengutamakan karya dan kekaryaan dalam mempertinggi kesadaran, sikap, mutu dan kemampuan profesionalnya. 8) PGRI mengutamakan karya dan kekayaan dalam mempertinggi kesadaran, sikap, mutu, dan kemampuan profesionalisme di kalangan siswa. 9) KEKELUARGAAN, artinya PGRI menumbuhkan, mengembangkan rasa senasib dan sepenganggungan, memiliki jiwa gotong royong, saling asih, asih serta asuh antara sesama anggota 10) PGRI menumbuhkan, mengembangkan rasa senasib dan sepenanggungan, memiliki jiwa gotong royong,saling asah,asih serta asuh antar sesama anggota. 11) KEMANDIRIAN artinya bahwa dlm melaksanakan misi PGRI bertumpu pada kepercayaan dan kemampuan diri sendiri, tanpa terikat dan ketergantungan pihak lain. 12) Dalam melaksanakan tugasnya, PGRI bertumpu pada kepercayaan, dan kemampuan diri sendiri, tanpa ketergantungan dengan pihak lain. 13) NON PARTAI, artinya bahwa PGRI tidak mempunyai hub organisasi dgn kekuatan social politik manapun. PGRI tidak menganut suatu paham politik tertentu, tidak menjadi bagian dari partai politik apapun dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan politik.

PGRI SEBAGAI ORGANISASI KEMASYARAKATAN


PGRI merupakan satu-satunya wadah organisasi guru Indonesia PGRI sebagai organisasi yang mandiri PGRI sebagai organisasi masyarakat merupakan sarana komunikasi secara timbal balik antara anggota, serta anggota dengan organisasi lain

PGRI SEBAGAI ORGANISASI PROFESI Jatidiri yang terpencar pada empat ranah profesi, yaitu :

Keahlian Tanggung jawab Kesejawatan Pembaruan DIRI PGRI DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN

JATI

KEBUDAYAAN

Lingkup Sistem Pendidikan Nasional Menyelenggarakan Kebudayaan Nasiona lembaga pendidikan dalam rangka meningkatakan kualitas dan kuantitas tenaga kependidikan

Menurut PB PGRI (2000), jatidiri PGRI merupakan urat nadi perkembangan dan keberadaan PGRI dalam keseluruhan perjalanan bangsa untuk mewujudkan hakhak azasi guru, sebagai pribadi, warga Negara dan pengembang profesi. Perwujudan dari sifat-sifat khas yang dimiliki PGRI tampak dalam nilai-nilai, pola pikir, sikap perbuatan, tindakan, perjuangan dan profesionalisme merupakan jatidiri PGRI yang berdasarkan falsafah pancasila serta jiwa, semangat, dan nilai-nilai 1945. Demikian juga dasar Jatidiri PGRI yang meliputi dasar historis, dasar idiologis-politis dan dasar sosiologi IPTEK semuanya dilandasi oleh falsafah pancasila serta jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945. Uraian tersebut diatas menunjukkan bahwa jatidiri PGRI bersumber dan berakar pada dasar falsafah pancasila dan dijiwai oleh Jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945. 8

B. Dasar Jati Diri PGRI meliputi : Dasar Historis Berdasarkan hakekatnya kelahirannya, PGRI merupakan bagian dari perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Dasar Idiologis Politis PGRI memiliki kewajiban untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui pembangunan Nasional di bidang Pendidikan. Dasar Sosiologis dan IPTEK Dalam perjuangannya, PGRI sangat tanggap dan aspiratif atas nasib anggotanya.Serta selalu bersifat responsif, adaptif, inovatif terhadap keadaan masyarakat serta perkembangan IPTEK.

C. TUJUAN JATIDIRI PGRI o o o o Tegaknya keberadaan PGRI, tumbuhnya rasa bangga, rasa ikut memiliki Tercapainya LDDKP (Loyalitas, Dedikasi, Disiplin, dan Kemampuan Memiliki kemampuan dalam mengantisipasi setiap perubahan akibat Terwujudnya pengamanan, pengamalan, dan pelestarian Pancasila dan

Profesional) perkembangan masyarakat, ilmu, dan teknologi UUD 1945 D. FUNGSI JATI DIRI PGRI o Tegaknya keberadaan PGRI, tumbuhnya rasa bangga, rasa ikut memiliki o Tercapainya LDDKP (Loyalitas, Dedikasi, Disiplin, dan Kemampuan Profesional) o Memiliki kemampuan dalam mengantisipasi setiap perubahan akibat perkembangan masyarakat, ilmu, dan teknologi

o Terwujudnya pengamanan, pengamalan, dan pelestarian Pancasila dan UUD 1945


o o o o

Adalah manfaat dari jati diri PGRI Sebagai pedoman gerak perjuangan bagi anggota organisasi. Sebagai sarana memasyarakatkan eksistensi dan misi orgnisasi. Sebagai sarana perjuangan (kaderisasi) dalam rangka mempertahankan meningkatkan dan mengembangkan organisasi. Sebagai pembangkit motivasi perjuangan PGRI. Sebagai wahana penerapan rasa kebanggaan pada anggota/warga PGRI.

o o

E. MISI JATIDIRI PGRI VISI pandangan yang diemban oleh kelompok atau anggota yang tersusun secara sistematis, terarah, terencana dalam mencapai tujuan. Suatu wahana untuk menampilkan citra sikap, semangat dan karakter organisasi, keguaan yang mampu melestarikan nilai nilai perjuangan dan profesi keguruan, Misi jatidiri PGRI yang sekaligus merupakan upaya PGRI dalam mencapai : a. b. c. d. e. Tujuan Nasional. Pembangunan Nasional. Melestarikan jiwa dan semangat nilai nilai 45 (JSN 45). Mengisi, menyukseskan pembangunan nasional khusunya dibidang Mempertingi kesadaran sikap, kemampuan dan mutu profesi guru serta

pendidikan dan kebudayaan. meningkatkan kesejahteraan guru/anggota PGRI.

10

BAB III PEMBAHASAN Sebagaimana telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI, pasal 3, bahwa jati diri PGRI adalah sbb: A. PGRI sebagai organisasi profesi PGRI sebagai organisasi profesi berarti suatu organisasi yang terdiri dari guruguru dan tenaga kependidikan yang sejawat berkumpul dalam suatu wadah persatuan atau perkumpulan dan berjuang mewujudkan semua amanat keputusan organisasi baik yang tersurat maupun yang tersirat sesuai dengan ketentuan atau aturan mainnya. Sebagi organisasi profesi, PGRI mempunyai fungsi sebagi wadah kebersamaan, rasa kesejawatan atau seprofesi dalam mewujudkan peningkatan keahliannya atau kariernya dalam menjalankan tugas-tugas keprofesiannya secara professional. Artinya meningkatkan prilaku profesi kepada suatu standar kehlian yang diinginkan oleh masyarakat umum. Berarti sudah semestinya memiliki peningkatan kehlian yang mempunyai standar mutu. B. PGRI sebagai organisasi perjuangan PGRI sebagai organisasi pejuangan artinya menurut AD/ART adalah mengemban amanat dan cita-cita proklamsi 17 agustus 1945, menjamin, menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kelangsungan NKRI dengan membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila. Maknanya adalah PGRI merupakan wadah bagi para guru dalam memperoleh, mempertahankan, meningkatkan dan membela hak-hak azasinya baik sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga Negara, maupun pemangku profesi keguruan. PGRI berjuang untuk mewujudkan hak-hak kaum guru dalam wadah NKRI. C. PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan PGRI sebagai organisasi ketenagakerjaan adalah organisasi yang menyadari bahwa anggotanya mempunyai hak untuk bekerja, untuk memilih tempat kerja secara bebas untuk memperoleh lingkungan kerja yang pantas dan aman dan untuk dilindungi 11

dan hak untuk mendapatkan upah dan pekerjaan secara adil tanpa diskriminasi serta hak untuk membentuk dan bergabung dalam serikat pekerja (traid union) untuk melindungi kebutuhan-kebutuhannya.PGRI merupakan wadah pejuangan hak-hak azasi guru sebagai pekerja terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan. Ketenagakerjaan atau disebut organisasi serikat pekerja adalah suatu jenis organisasi yang didirikan sendiri oleh anggotanya, dilaksanakan oleh anggotanya dan untuk kepentingan anggotanya itu sendiri tanpa intervensi dari pihak luar. Dari ringkasannya dari anggota dan untuk anggota. Itulah serikat pekerja. Guru sebagai kelompok tenaga kerjaprofesional memerlukan jaminan yang pasti menyangkut hukum, kesejahteraan, hak-hak pribadi sebagai warga Negara.

BAB IV 12

KESIMPULAN JATI DIRI PGRI adalah organisasi perjuangan, profesi, dan tenagakerjaan, berskala nasional yang bersifat : 1. Unitaristik, tanpa mmemandang perbedaan ijzah, tempat bekerja, kedudukan,suku, jenis kelamin, agama, dan asal usul 2. independent, yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagai fiha 3. non partai politik, bukan partai politik, tidak terkait dan atau mengikat diri pada kekuatan organisasi/partai politik manapun. PGRI bertujuan : 1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mempertahankan, mengamankan, serta mengamalkan pancasila dan Undangundang Dasar 1945. 2. Berperan aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya. 3. Berperan serta mmengembangkan system dan pelaksanaan pendidikan nasional. 4. Mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya. 5. Menjaga, memelihara, membela, serta meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kesejahteraan anggota serta kesetiakawanan organisasi.

DAFTAR PUSTAKA 13

Internet,http://tutirahmawati1.blogspot.com/2012/04/makalah-jati-diri-pgri.html Internet, http://semuacatatanku.blog.com/2010/12/06/profil-pgri/ Internet, pgri.html Internet, http://www.pgri.or.id/Jati-diri.html http://www.pelitakarawang.com/2010/01/mandiri-adalah-jati-diri-

14

JATI DIRI PGRI

Disusun Oleh : No 1 2 3 4 Nama Elda Kasih M. Sarwo Edi Anthony Tri. S Ricko Januarius Nim 610900195 610900081 610900021 610900059 Tandatangan

15