 

. Teknik penyimpanan vaksin 2. HAL-HAL YG MENIMBULKAN  Sinar matahari  dapat merusak semua vaksin Panas KERUSAKAN VAKSIN merusak vaksin yang dibuat Pembekuan merusak vaksin BCG dan campak dari Desinfektan / antiseptictoxoid, misalnya vaksin DPT, TT, DT (alcohol, formalin, spritus, dan lain – lain) dan detergent (sabun) dapat Jangan mensterilkan semprit dan jarum denganmerusak vaksin. antiseptic / desinfektan. 3. Yang Harus Diperhatikan Dalam Menyimpan makanan / minuman di dalamPenyimpanan VaksinJangan : lemari es Meletakkan vaksin di rak pintu lemariyang berisi vaksin Control Mengatur vaksin dengan rapiesUntuk Lemari Es Di Puskesmas : Cairkan bunga es jika tebalnya lebih dari ½suhu lemari es 2 x sehari Jangan menyimpan vaksin berlebihan di puskesmascm

footer

Search

                        

SlideShare on mobile Follow us on Twitter Find us on Facebook Connect on LinkedIn Learn About Us About Careers Our Blog Press Contact us Help & Support Using SlideShare SlideShare 101 Terms of Use Privacy Policy Copyright & DMCA Community Guidelines Pro & more Go PRO New Business Solutions Advertise on SlideShare Developers & API Developers Section Developers Group Engineering Blog

RSS Feed Senin. terpapar dengan sinar matahari OPV(oral polio vaccine) dpt disimpan beku.433.1ml) Kontraindikasi Penyakit akut/demam > 38. namun sekali dibuka akan kehilangan potensi karena perubahan PH. program pemerintah Vaksin BCG tidak boleh kena sinar matahari. Blog Widgets © 2012 SlideShare Inc.8oc Bersifat sangat stabil.000 kasus TB didunia. efek proteksi bervariasi antara 0-80% ini krn: Vaksin itu sendiri dan lingkungan Dosis BCG 0.5 oc Muntah & diare. terbanyak di asia tenggara . diberikan u anak usia < 2 bulan dengan uji tuberculin negatif. All rights reserved. 20 September 2010 Imunisasi Dasar pada Anak IMUNISASI DASAR PADA ANAK POLIO Vaksin ini disimpan pada suhu 2oc . jk terjdi limfadeniti (saxilla) lebih mudah dideteksi.2001:79) Bacille Calmitte Guerin (BCG) adl vaksin yg dibuat dr Mycobakterium bovis yang dibiakkan dan dilemahkan. cara mencairkan dengan digulir-gulirkan pd tangan sampai cair & dijaga agar warna tidak berubah merah muda mjd orange muda Virus polio dpt bertahan hidup ditinja sampai 6 mg setelah divaksin Pemberian ASI min ½ jam setelah pemberian OPV jika dlm 10 menit dimuntah harus diulang Dosis OPV 2 tetes yi: (0.imunisasi ditunda Imunodefisiensi BCG WHO report on tuberculosis epidemic tahun 1997 menyatakan terdapat 7. Efek proteksi timbul 8 – 12 mg setelah penyuntikan. Indonesia mrpkan 3 terbesar (Ranuh. suhu penyimpanan 2oc-8oc Vaksin yg sdh diencerkan hrs segera dibuang dlm 8 jam Kontraindikasi BCG: Reaksi tuberculin > 5 mm Menderita infeksi HIV Anak gizi buruk Demam tinggi . di deltoid kanan.05ml.

5 ml. suntikan ke III 6 bln dari vaksin pertama Sebaiknya diberikan sedini mungkin DPT Dosis 0. sec SC dalam di deltoid Bila ada KLB maka imunisasi campak perlu di ulang lagi PENYIMPANAN (Perlu diperhatikan sekali) .Infeksi kulit yang meluas Rekomendasi: BCG anak < 2 bulan Jk bayi kontak erat dgn penderita TB dg BTA(+3) sebaiknya diberikan INH profilaksis dulu HEPATITIS B Dosis 0.5 ml di paha anterior lateral/deltoid Kontra indikasi belum ada Jadwal diberika 3X dgn jarak suntikan I & II 1 – 2 Bln. secara IM di paha anterior lateral DPT I = 2 – 4 Bln DPT II = 3 – 5 bln DPT III = 4 – 6 bln DPT IV (ulang) = 18 – 24 bulan (satu tahun setelah DPT 3) DPT V = masuk sekolah 5 – 7 th DPwT Dipteri Pertusis whole-cell Tetanus Suspensi kuman pertusis mati. dibuat di AS.001 ml jk berasal dari Virus campak yang matikan Diberikan usia 9 bulan. anak menangis 3 jam setelah pemberian. memberikan reaksi local dan demam ringan (krn dikeluarkannya endotoksin & debris) DpaT Dipteri Pertusis a-celuller Tetanus Konta indikasi DPwT dan DpaT= Riwayat anafilaksis dan ensefalopati sesudah pemberian vaksin sebelumnya Precaution Riwayat hiperpireksia. kejang dlm 3 hari sesudahnya CAMPAK Dosis 0.5 ml berasal dari vaksin hidup yang dilemahkan (type Edmoston B) Dosis 0.

pertusis.a. BCG. rusak krn terlalu dingin ex: toxsoid dipteri.DT. HB o vaksin yang rusak biasanya terlihat perubahan fisik ex: pd DPT terlihat gumpalan-gumpalan tidak dapat larut lagi meski di kocok berulang kali o harus ada termometer di lemari pendingin o lemari pendingin harus tertutup rapat dan tidak boleh ada kebocoran o lemari pendingin tidak untuk menyimpan makanan o botol/plastik berisi es aatu air garam(1-2 sendok makan perliter) diletakkan dibagian bawah lemari pendingin. rusak karena sinar matahari ex: OPV dan campak b.TT Hepatitis B 0 oc s/d + 8 oc depkes = +2 oc s/d + 8 oc Vaksin yg sangat tidak stabil pd temperatur ruangan: • OPV. untuk pertahankan suhu jika lisrik mati o tidak boleh meletakkan vaksin di pintu lemari pendingin o jgn penuhi lemari pendingin dengan vaksin/melebihi kapasitas o jika akan membuang bunga es maka vaksin di pindahkan ke lemari pendingin yg lain jenis vaksin Penyimpanan vaksin sentral berlistrik (propinsi) smpai dg 6 bln Penyimpanan vaksin regional berlistrik (kabupaten) smpai dg 3 bln Penyimpanan vaksin di daerah kabupaten atau pusat kesehatan berlistrik (puskesmas) smpai dg 1 bln OPV 15 sampai – 25 oc (WHO) depkes = sama BCG. BCG Vaksin yg harus dilindungi dari sinar matahari: • OPV.DT). campak 15 sampai – 25 oc atau0oc – (+ 8 oc) (WHO) depkes = +2 oc s/d + 8 oc DPT. campak. campak Vaksin yang tidak boleh beku: . (DPT. tetanus.

DT.TT • Hepatitis B Diposkan oleh guru bidan di 21:18 Kirimkan Ini lewat Email .• DPT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful