Anda di halaman 1dari 12

TUGAS BIOLOGI NETWORK CELL i

oleh :
Sekar Pinasti Septia Putri Prayitami Subur Widiyanto Wendhi Haryo Suwarno Wiwik Durrotun Nisa Yosyana Eka S.P Yudis Diana Liling Sallata Yuli Kusuma Wardhana Yunan Marta K

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG TAHUN 2009

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Makalah ini dibuat dalam rangka untuk memenuhi tugas biologi kedokteran yang diberikan oleh dosen pembimbing kami. Dalam pembuatan makalah ini kami menyadari masih banyak terdapat kekurangan karena itu kami masih membuka diri untuk menerima kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan makalah ini.Harapan kami agar makalah ini dapat bermanfaat bagi kami dan pembaca.Bila terdapat kesalahan dalam makalah ini,kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Semarang, Januari 2009

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.........................1 KATA PENGANTAR...........................2 DAFTAR ISI...3 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang.......................... B.Tujuan..... C.Rumusan Masalah.......... BAB II PEMBAHASAN A.Definisi Sel........ B.Bagian-bagian sel... C.Fungsi bagian sel............................ D.Proses sel................................................................................................ BAB III PENUTUP A.Kesimpulan......... B.Saran....................... DAFTAR PUSTAKA........................

BAB I PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Sel ialah satu unit kehidupan. Semua benda hidup sama jenis hewan atau tumbuhan dibina oleh sel. Sel-sel ini berkumpul dan bergabung dengan adanya bahan antara sel diantaranya untuk membina jaringan seperti otot, tulang rawan dan saraf. Dalam keadaan tertentu beberapa jaringan bergabung dan membina organ seperti kelenjar, pembuluh darah, kulit dal lain-lain. Terdapat dua jenis sel asas yaitu Prokariot dan Eukariot. Sel Prokariot adalah organisme yang mempunyai inti sel yang tidak jelas (contoh bakteria). Sel Eukariot terdapat terutamanya sebagai komponen dalam organisme multiselular.contoh sel hewan dan tumbuhan. Sel-sel dalam badan berasal dari progenitor atau stem cells dan menjadi khusus untuk satu atau lebih fungsi seperti untuk pengecutan, pengaliran rangsangan, perembesan, penyerapan atau perlindungan. Proses pemghasilan sel-sel khusus ini dipanggil pembedaaaan sel (cell differentiation).

B.Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini selain untuk memenuhi tugas Fisika kedokteran,siswa juga diharapkan mampu untuk : Mengetahui definisi Sel Mengetahui dan memahami struktur sel Mengetahui dan memahami fungsi dari bagian sel Mengetahui dan memahami proses sel

C.Rumusan Masalah
Apa itu sel? Apa saja struktur sel? Apa saja fungsi dari bagian sel? Bagaimana proses sel itu?

BAB II PEMBAHASAN

A. Definisi Sel
Sel merukan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis.

B. Struktur Sel
Setiap sel yang tipikal terdiri dari dua bagian, yaitu nukleus dan sitoplasma. Nukleus merupakan komponen pusat pada sel dan terpisah dari sitoplasma oleh sampul nukleus. Sitoplasma adalah bagian sel yang mengelilingi nukleus. Ia dibendungi oleh membran plasma. 1. Membran plasma Membran plasma ialah selaput yang membendungi sel dan memisahkan sel dengan persekitaran luar. Ia dibina oleh bahan-bahan seperti lipid, protein dan karbohidrat. Membran plasma penting keraan ia mengawal bahan-bahan yang masuk dan keluar sel. Dibawah mikroskopik electron, membran plasma terdiri dari tiga lapisan: protein, fosfolipid, protein. Lapisan yang paling luar dan lapisan yang paling dalam adalah protein, manakala lapisan tengan adalah fosfolipid.

2.

Sitoplasma Sitoplasma dibentuk oleh 3 komponen utama, yaitu organel, r angkuman dan sitosol atau matriks sitoplasma. Organel Ada dua jenis, yaitu organel bermembran dan organel tak bermembran. Organel bermembran ialah struktur-struktur subsel yang mempunyai sistem membrannya tersendiri. Organel ini merupakan komponen tetap pada sel dan mengandungi enzim yang memainkan peranan dalam aktiviti metabolisma. Contoh: alat Golgi, retikulum endoplasma, mitokondria dan lisosom.

Organel tak bermembran ialah komponen sitoplasma yang mempunyai struktur dan fungsi yang berlainan daripada organel bermembran dan rangkuman. Ia tidak mempunyai sistem membrannya yang tersendiri dan tidak ikut serta secara langsung dalam aktiviti metabolisma sel. Contoh: mikrotubul, filamen sitoplasma, mikrofilamen dan setriol. Ringkasan Rangkuman ialah struktur-struktur sitoplasma yang boleh didapati sama ada dalam bentuk bermembran atau tidak. Tidak seperti organel, penempatannya dalam sel adalah untuk sementara dan biasanya terdiri daripada himpunan pigmen, protein, karbohidrat atau lipid. Contoh: pigmen dalam melanosit, protein dalam sel plasma, lipid dalam sel lemak dan karbohidrat dalam sel hepar. Matriks sitoplasma atau sitosol Matriks sitoplasma merupakan bahan amorfus (tiada bentuk) yang membenami organel dan rangkuman sel. Ia dibentuk oleh bahan-bahan seperti enzim, berbagai-bagai jenis protein, nutrien dan garam logam.

C. Fungsi bagian sel a. Sitoplasma Sitoplasma mempunyai sifat sifat fisiologis yang khas yaitu iritabilitas, konduktifitas, Kontraktilitas, absorbsi & asimilasi, ekskresi & sekresi, respirasi dan pertumbuhan & pembelahan. Dalam sitoplasma terdapat bagian bagian sel seperti organel, inklusio dan inti sel. Organel yang aktif Ribosom Terdiri dari RNA Tempat terjadinya sintesa protein Adanya molekul molekul DNA yang berperan dalam sintesis protein mitokondria sendiri Tempat terjadinya respirasi sel

Mitokondria

Retikulum Endoplasma

Sebagai transpor senyawa dalam / antar sel Di bedakan menjadi kasar ( u/ sintesa protein ) dan halus ( u/ membantu transpor )

Aparatus Golgi Membuat lisosom Tempat persenyawaan karbohidrat atau lemak dengan protein

Lisosom Kantong membran yang berisi enzim, baru berfungsi saat membran pecah Lisosom yang berfungsi menhancurkan organel lain yang tidak berfungsi disebut sitolisosom

Vakuola / gelembung Vakuola sel tumbuhan berfungsi sebagai tempat penyimpan cadangan makanan Vakuola sel hewan berfungsi sebagai tempat mencerna makanan pada sel yang dibantu oleh enzim pada lisosom Vakuola yang berasal dari retikulum endoplasma biasanya mengandung protein / enzim yang kemudian menuju ke aparatus golgi dan berubah bentuk menjadi mikrovesikel

Organel yang tidak aktif Sentriol Berperan penting dalam proses pembelahan sel

Mikrotubuli Sebagai rangka sel Sebagai alat transportasi partikel & makromolekul Tersusun dari molekul protein yang disebut tubulin

Fibril Di dalam sel otot dijumpai fibril yang disebut miofibril, yang mempunyai kemampuan untuk mengubah panjangnya sehingga sel otot mampu berkontraksi Di dalam sel saraf terdapat neurofibril (benang fibril) berfungsi untuk menghantar rangsang dari satu bagian sel ke bagian sel yang lain Di dalam sel epitel dijumpai fibril yang disebut tonofibril ,berfungsi mempertahankan tonus sel sehingga memelihara tegangan permukaan dari epitel Di dalam sel lainnya fibril membantu mikrotubuli menjalankan fungsinya sebagai rangka sel

Mikrobody Banyak ditemukan dalam sel tubuli ginjal bagian proksimal dan juga sel hati Isi mikrobodies telah diketahui tetapi fungsi utamanya masih belum diketahui secara jelas, diduga bahwa mikrobodies menyimpan hidrogen peroksida yang berbahaya bagi sitoplasma untuk kemudian diubah menjadi air oleh dayanya enzim-enzim yang ada didalamnya.

Inklusio Disebut pula para plasma merupakan kumpulan benda mati yang terdapat di dalam sitoplasma. Pada dasarnya dapat dibedakan menjadi timbunan makanan, butir butir ekskresi dan pigmen. Timbunan makanan Digunakan untuk kehidupan sel / metabolism sel Bahan bahan yang akan diekskresikan oleh sel dibuat ribosom dan dianggap oleh RE masuk ke dalam apparatus golgi dan kemudian masuk ke dalam vesikel sekretoris untuk dikeluarkan dari dalam sel. Pigmen Pigmen Endogen Butir butir ekskresi

Hemogloobin dalam eritrosit Mioglobin dalam sel otot Melanin dalam sel epitel kulit Lipofusin dalam sel otot jantung, sel hati, sel saraf terutama pada usia lanjut Bilirubin dan derivatnya merupakan hasil pemecahan hemoglobin

Pigmen Eksogen Pigmen yang berasal dari luar sel.

Inti sel Untuk mengadakan control terhadap aktivitas sel jadi setiap sel akan dapat bekerja atau melaksanakan fungsinya dengan baik karena ada inti sel.

Struktur sel dan Fungsinya


Fungsi

Bahagian Sel Membran Plasma Dinding sel Sitoplasma Nukleus Ribosom Jalinan Endoplasma

Struktur Berselaput nipis Bersifat telap sepenuhnya Bahan Cecair Likat Berbentuk sfera atau bujur Terdiri daripada RNA Mengawal pergerakan bahan Memberi sokongan dan ketegaran Medium tindak balas kimia mengawal atur aktiviti sel Mensintesis protein Mengangkut protein Siri membran yang saling

bersambungan Jasad Golgi Mitokondrion Kloroplas Rongga leper Mempunyai dua membran berbentuk cakera Mengubah suai protein Tapak penjanaan tenaga Menjalankan fotosintesis

D. Proses Sel
Membran plasma sangatlah penting karena membran plasma ini yang mengawali proses masuknya dan keluarnya bahan-bahan seperti lipid,protein dan karbohidrat.Suatu bahan dapat masuk dan keluar dari dalam sel dengan menggunakan suatu proses tertentu.Prosesnya antara lain : 1. Difusi Merupakan suatu proses lewatnya bahan-bahan tertentu lewat suatu membran sebagai akibat konsentrasi yang berbeda.Membran ini bersifat semipermiabel,hanya bahanbahan tertentu saja yang dapat melewati. 2. Osmosis Lewatnya zat pelarut melalui membran sebagai akibat perbedaan tekanan osmosis. 3.

DAFTAR PUSTAKA

1. 2.