Anda di halaman 1dari 12

TIPES Tipes adalah penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang

disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus). Bakteri demam tipes (S. typhi) menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa dikenal sebagai demam tipes, dimana orang yang sakit tipes berkisar sekitar 21,5 juta orang setiap tahunnya. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, tipes adalah penyakit yang sangat umum dikenal di negara-negara berkembang. Hal ini disebabkan karena tipes merupakan penyakit yang sangat tergantung dari sanitasi dan kebersihan lingkungan. Seseorang bisa tertular tipes jika makan makanan atau minum minuman yang telah terkontaminasi oleh orang yang terinfeksi tipes sebelumnya atau jika limbah terkontaminasi dengan bakteri digunakan untuk minum atau mencuci makanan. Penyebab Tipes Penyebab penyakit Tipes ( Hepatitis A atau dulu orang menyebutnya sbg penyakit kuning krn seluruh tubuh si penderita berwarna kekuningan ) adalah bakteri bernama SALMONELLA TYPHI.Sumber penyebab hepatitis, lebih banyak disebabkan kuman yang menempel di bekas cucian gelas, sendok, piring dan sebagainya dengan kondisi air cucian yang tak diganti, tangan yang kotor. Bakteri ini umumnya terdapat dalam makanan yang sudah basi, daging mentah, maupun kotoran. Ciri-ciri umum orang terkena tipes adalah awalnya pusing seperti mau flu, demam disertai nyeri, mual dan lemas, panas, perut terasa mual dan sebah (penuh), badan terasa tidak enak dan lekas capek. Warna air kencingnya kecoklatan seperti teh dan matanya pun menjadi kuning.Tapi siklusnya cukup panjang sehingga dalam 1-2 hari banyak yang belum merasakannya. Setelah dites baru terbukti terjadi peradangan saluran cerna. Pengobatan Tipes Pengobatan untuk tipes biasanya melibatkan antibiotik yang dapat membunuh bakteri penyakit tifus. Pengobatan demam tipes berfokus pada memberikan bantuan untuk mengurangi gejala misalnya antibiotik melawan penyakit atau obat penurun panas ketika terjadi demam. Ketika perawatan yang tepat dimulai sejak dini, prognosis yang bagi penderita akan baik, sebaliknya jika ditangani terlambat (penderita terlambat mendapatkan bantuan medis), prognosis bisa menjadi buruk bahkan dapat menyebabkan kematian atau komplikasi. Dengan pengobatan tepat, angka kematian demam tipes dapat di minimalisisr di bawah 1 persen dan menurunkan resiko terjadinya beberapa komplikasi atau hal-hal yang tidak di inginkan.

Pencegahan Tipes Sekitar 3 sampai 5 persen orang mungkin masih membawa bakteri demam tipes, bahkan jika gejala hilang dengan pengobatan. Orang-orang ini dikenal sebagai pembawa demam tipes. Untuk menghindari segala kemungkinan yang ada, medical check up kepada dokter dan konsultasi merupakan pilihan bijak, mengingat tidak sedikit angka kematian bagi penderita tipes yang terlambat mendapatkan tindakan medis dan juga beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkannya. Selain itu, tindakan pencegahan berupa promosi kesehatan juga sangat diperlukan terutama masyarakat awam dan mereka yang masih memiliki tingkat ekonomi rendah untuk memberikan pengetahuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi lingkungan. Salah satu cara untuk mencegah tipes adalah dengan vaksin tipes. Ada dua jenis vaksin tipes, yang satu digunakan untuk membunuh bakteri tifus, yang satunya lagi berisi strain hidup untuk melemahkan bakteri demam tipes.

Gastroenteritis Definisi Viral Gastroenteritis


Gastroenteritis berarti peradangan dari lambung dan usus kecil dan usus besar. Viral gastroenteritis adalah infeksi yang disebabkan oleh keragaman dari virus-virus yang berakibat pada muntah atau diare atau kedua-duanya. Ia seringkali disebut "flu perut," meskipun ia tidak disebabkan oleh viris-virus influenza.

Penyebab Viral Gastroenteritis


Banyak virus-virus yang berbeda dapat menyebabkan gastroenteritis, termasuk rotaviruses, noroviruses, adenoviruses, tipe 40 atau 41, sapoviruses, dan astroviruses. Viral gastroenteritis tidak disebabkan oleh bakteri-bakteri (seperti Salmonella atau Escherichia coli) atau parasit-parasit (seperti Giardia), atau oleh obat-obat atau kondisikondisi medis lain, meskipun gejala-gejalanya mungkin serupa. Dokter anda dapat menentukan apakah diare disebabkan oleh virus atau oleh sesuatu yang lain.

Gejala-Gejala Viral Gastroenteritis


Gejala-gejala utama dari viral gastroenteritis adalah diare yang berair dan muntah meskipun satu atau gejala lain mungkin mendominasi. Orang yang terpengaruh mungkin juga mempunyai sakit kepala, demam, dan kejang-kejang perut ("sakit perut"). Pada umumnya, gejala-gejala mulai 1 sampai 2 hari setelah infeksi dengan virus yang menyebabkan gastroenteritis dan mungkin berlangsung untuk 1 sampai 10 hari, tergantung pada virus mana yang menyebabkan penyakit; bagaimanapun, kebanyakan episode-episode berlangsung dari 1-3 hari.

Apakah Viral Gastroenteritis Penyakit Yang Serius ?


Untuk kebanyakan orang-orang, ia adalah tidak. Orang-orang yang mendapat viral gastroenteritis hampir selalu sembuh sepenuhnya tanpa segala persoalan-persoalan jangka panjang. Gastroenteritis adalah penyakit yang serius, bagaimanapun, untuk orang-orang yang tidak mampu untuk meminum cairan-cairan yang cukup untuk menggantikan apa yang telah mereka hilangkan melalui muntah atau diare. Bayi-bayi, anak-anak muda, dan orang-orang yang tidak mampu untuk merawat diri mereka sendiri, seperti yang cacat atau kaum tua, berisiko untuk dehidrasi dari kehilangan cairan-cairan. Orang-orang yang imunnya dikompromikan berisiko untuk dehidrasi karena mereka mungkin mendapatkan penyakit yang lebih serius, dengan muntah atau diare yang lebih besar. Mereka mngkin perlu diopname di rumah sakit untuk perawatan untuk mengkoreksi atau mencegah dehidrasi.

Apakah Penyakit Menular ? Bagaimana Virus-Virus Ini Menyebar ?


Ya, viral gastroenteritis adalah menular. Perjangkitan (dimana banyak orang-orang yang terpengaruh) terjadi terutama dari memakan atau meminum makanan-makanan atau minuman-minuman yang tercemar. Virus-virus yang menyebabkan gastroenteritis juga disebar melalui kontak yang dekat dengan orang-orang yang terinfeksi melalui pencemaran dengan feces atau muntahan (vomitus).

Makanan Tercemar Oleh Virus-Virus Gastroenteritis


Makanan mungkin tercemar oleh penyiap-penyiap atau pedagang-pedagang makanan yang mempunyai viral gastroenteritis, terutama jika mereka tidak mencuci tangan-tangan mereka secara teratur setelah menggunakan toilet. Kerang-kerangan mungkin tercemar oleh limbah, dan orang-orang yang memakan kerang-kerang yang mentah atau tidak dimasak dengan matang yang dipanen dari perairan yang tercemar mungkin mendapat diare. Air minum dapat juga tercemar oleh limbah dan menjadi sumber penyebaran dari virus-virus ini.

Dimana Dan Kapan Viral Gastroenteritis terjadi ?


Viral gastroenteritis mempengaruhi orang-orang diseluruh bagian dunia. Setiap virus mempunyai aktivitas musimannya sendiri. Contohnya, di Amerika, infeksi-infeksi rotavirus dan astrovirus terjadi selama bulan-bulan yang dingin (Oktober sampai April), dimana infeksi-infeksi adenovirus terjadi sepanjang tahun. Perjangkitan Norovirus dapat terjadi pada setting-seting institusi, seperti sekolah-sekolah, fasilitas-fasilitas perawatan anak, dan rumah-rumah asuhan, dan dapat terjadi pada setting-setting kelompok lain, seperti banquet halls, kapal-kapal pesiar, asrama-asrama, dan tempat-tempat camping. Meskipun gastroenteritis terjadi sebagai perjangkitan diantara kelompok-kelompok yang mempunyai sumber yang umum, contohnya, diatas kapal-kapal pesiar, ia juga mungkin terjadi secara sporadis pada individu-individu.

Siapa Yang Mendapat Viral Gastroenteritis ?


Siapa saja dapat memperolehnya. Viral gastroenteritis terjadi pada orang-orang dari segala umur dan latar belakang. Bagaimanapun, beberapa virus-virus cenderung menyebabkan penyakit diare terutama diantara orang-orang dalam kelompok-kelompok umur yang spesifik. Infeksi rotavirus adalah penyebab yang paling umum dari diare pada bayi-bayi dan anak-anak muda dibawah umur 5 tahun. Adenoviruses dan astroviruses menyebabkan diare kebanyakan pada anak-anak muda, namun anak-anak yang lebih tua dan kaum dewasa dapat juga dipengaruhi. Norwalk dan Noroviruses adalah lebih mungkin menyebabkan diare pada anak-anak yang lebih tua dan kaum dewasa.

Mendiagnosa Viral Gastroenteritis


Umumnya, viral gastroenteritis didiagnosa oleh dokter pada basis dari gejala-gejala dan pemeriksaan medis pasien. Infeksi rotavirus dapat didiagnosa dengan pengujian laboratorium dari contoh feces. Tes-tes untuk mendeteksi virus-virus lain yang menyebabkan gastroenteritis tidak ada dalam penggunaan yang rutin, namun unit viral gastroenteritis di CDC dapat membantu dengan analisa khusus jika diminta.

Merawat Viral Gastroenteritis


Yang paling penting dari perawatan viral gastroenteritis pada anak-anak dan kaum dewasa adalah untuk mencegah kehilangan cairan-cairan yang parah (dehidrasi). Perawatan ini harus mulai di rumah. Dokter anda mungkin memberikan anda instruksi-instruksi spesifik tentang jenis-jenis cairan yang diberikan. CDC merekomendasikan bahwa keluargakeluarga dengan bayi-bayi dan anak-anak kecil menyimpan suplai dari oral rehydration solution (ORS) di rumah di segala waktu dan menggunakan larutan ketika diare pertama kali terjadi pada anak. ORS tersedia di apotek-apotek tanpa resep. Ikuti petunjuk-petunjuk yang ditulis pada bungkusan ORS, dan gunakan air yang bersih atau yang telah dimasak. Obat-obat, termasuk antibiotik-antibiotik (yang tidak mempunyai efek pada virus-virus) dan perawatan-perawatan lain, harus dihindari kecuali direkomendasikan secara spesifik oleh dokter.

Mencegah Viral Gastroenteritis


Orang-orang dapat mengurangi kesempatan mereka mendapatkan infeksi dengan mencuci tangan yang sering, segera disinfeksi (menyuci hama) dari permukaan-permukaan yang tercemar dengan pembersih-pembersih khlorin rumah tangga berbasis pemutih, dan segera mencuci pakaian-pakaian kotor. Jika makanan atau air diperkirakan tercemar, ia harus dihindari. Kekebalan pada noroviruses adalah singkat (berjangka pendek), berlangsung hanya beberapa bulan, sehingga adalah mungkin terinfeksi kembali. Untuk membuat halhal menjadi lebih rumit, bagaimanapun, beberapa individu-individu agaknya kebal karena tingkat-tingkat yang tinggi dari antibodi-antibodi pada norovirus mungkin masih peka pada infeksi. Karena ada banyak strain-strain dari noroviruses dan kekebalan adalah spesifik untuk setiap strain, adalah mungkin untuk mempunyai episode dari gastroenteritis segera setelah yang lainnya jika strain-strain yang menginfeksi adalah berbeda; bagaimanapun, ini kemungkinan terjadinya jarang. Secara keseluruhan, status dari kekebalan pada virus-virus yang menyebabkan gastroenteritis - terutama ketika ia berhubungan dengan kepekaan pada infeksi - adalah tidak sempurna.

Vaksin Untuk Viral Gastroenteritis

Sekarang ini ada tersedia vaksin rotavirus yang berlisensi yang melindungi terhadap diare yang parah dari infeksi rotavirus pada bayi-bayi dan anak-anak kecil. Studi-studi dalam vaksin norovirus sedang dikerjakan

EMPYEMA
EMPIEMA A. Pengertian Adalah kondisi dimana terdapatnya udara dan nanah dalam rongga pleura dengan yang dapati timbul sebagai akibat traumatik maupun proses penyakit lainnya B. Etiologi 1. Berasal dari Paru

Pneumonia Abses Paru Adanya Fistel pada paru Bronchiektasis TB Infeksi fungidal paru 2. Infeksi Diluar Paru

Trauma dari tumor Pembedahan otak Thorakocentesis Subdfrenic abces Abses hati karena amuba 3. Bakteriologi Staphilococcus Pyogenes,. Terjadi pada semua umur, sering pada anak Streptococcus Pyogenes Bakteri gram negatif Bakteri anaerob

C. Patofisiologi

Akibat invasi kuman progekin ke pleura timbul keradangan akut yang diikuti dengan pembentukan eksudat serous. Dengan makin banyaknya sel-sel PMN baik yang hidup atau yang mati serta peningkatan kadar cairan menjadi keruh dan kental serta adanya endapan fibrin akan membentuk kantong-kantong yang melokalisir nanah tersebut. D. Gejala Klinis Dibagi menjadi dua stadium yaitu : 1. Empiema akut Gejala mirip dengan pneumonia yaitu panas tinggi, nyeri pleuritik, apabila stadium ini dibiarkan dalam beberapa minggu akan timbul toksemia, anemia, pada jaringan tubuh. Jika nanah tidak segera dikeluarkan akan timbul fistel bronchopleura dan empiema neccesitasis. 2. Empiema kronik Batasan yang tegas antara akut dan kronis sukar ditentukan disebut kronis apabila terjadi lebih dari 3 bulan. Penderita mengelub badannya lemah, kesehatan penderita tampak mundur, pucat pada jari tubuh.

ASMA BRONKIAL

Asma Bronkial
Asma bronkial, atau lebih populer dengan sebutan asma atau sesak napas, telah dikenal luas di masyarakat. Namun pengetahuan tentang asma bronkial hanya terbatas pada gejala asma bronkial saja, diantaranya dada terasa tertekan, sesak napas, batuk berdahak, napas berbunyi (mengi), dll. Asma bronkial merupakan salah satu Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yakni penyakit paru yang memiliki kumpulan gejala klinis (sindrom) seperti yang telah disebutkan di atas. PPOK terdiri dari:
o o o

Asma Bronkial (asma/bengek) Bronkitis kronis (radang saluran napas bagian bawah) Emfisema paru (penurunan daya elastisitas paru)

Faktor penyebab PPOK salah satunya adalah polusi udara yang berasal dari asap rokok, cerobong pabrik/industri, asap kendaraan bermotor. Semakin tua usia seseorang akan semakin lama menghisap udara yang berpolusi dan semakin besar kecenderungan untuk menderita sindrom PPOM. Definisi Asma Bronkial Penyakit asma bronkial secara umum adalah penyakit saluran pernapasan yang ditandai dengan:

Sesak napas/sukar bernapas yang diikuti dengan suara mengi (bunyi yang meniup sewaktu mengeluarkan udara/napas) Rasa berat dan kejang pada dada sehingga napas jadi terengah-engah Biasanya disertai batuk dengan dahak yang kental dan lengket Perasaan menjadi gelisah dan cemas

Sedangkan berdasarkan ilmu kedokteran, penyakit asma bronkial adalah penyakit saluran pernapasan dengan ciri-ciri saluran pernapasan tersebut akan bersifat hipersensitif (kepekaan yang luar biasa) atau hiperaktif (bereaksi yang berlebihan) terhadap bermacammacam rangsangan, yang ditandai dengan timbulnya penyempitan saluran pernapasan bagian bawah secara luas, yang dapat berubah derajat penyempitannya menjadi normal kembali secara spontan dengan atau tanpa pengobatan. Kelainan dasar penyempitan saluran pernapasan yang berakibat timbulnya sesak napas adalah gabungan dari keadaan berikut:

Kejang/berkerutnya otot polos dari saluran pernapasan Sembab/pembengkakan selaput lendir Proses keradangan Pembentukan dan timbunan lendir yang berlebihan dalam rongga saluran pernapasan

Mekanisme Terjadinya Kelainan Pernapasan Baik orang normal maupun penderita asma, bernapas dengan udara yang kualitas dan komposisinya sama. Udara pada umumnya mengandung 3 juta partikel/mm kubik. Partikelpartikel itu dapat terdiri dari debu, kutu debu (tungau), bulu-bulu binatang, bakteri, jamur, virus, dll. Oleh karena adanya rangsangan dari partikel-partikel tersebut secara terus menerus, maka timbul mekanisme rambut getar dari saluran napas yang bergetar hingga partikel tersebut terdorong keluar sampai ke arah kerongkongan yang seterusnya dikeluarkan dari dalam tubuh melalui reflek batuk.

Pada penderita asma bronkial karena saluran napasnya sangat peka (hipersensitif) terhadap adanya partikel udara ini, sebelum sempat partikel tersebut dikeluarkan dari tubuh, maka jalan napas (bronkus) memberi reaksi yang sangat berlebihan (hiperreaktif), maka terjadilah keadaan dimana:

Otot polos yang menghubungkan cincin tulang rawan akan berkontraksi/memendek/mengkerut Produksi kelenjar lendir yang berlebihan Bila ada infeksi, misal batuk pilek (biasanya selalu demikian) akan terjadi reaksi sembab/pembengkakan dalam saluran napas

Hasil akhir dari semua itu adalah penyempitan rongga saluran napas. Akibatnya menjadi sesak napas, batuk keras bila paru mulai berusaha untuk membersihkan diri, keluar dahak yang kental bersama batuk, terdengar suara napas yang berbunyi yang timbul apabila udara dipaksakan melalui saluran napas yang sempit. Suara napas tersebut dapat sampai terdengar keras terutama saat mengeluarkan napas. Serangan asma bronkial ini dapat berlangsung dari beberapa jam sampai berhari-hari dengan gejala klinik yang bervariasi dari yang ringan (merasa berat di dada, batuk-batuk) dan masih dapat bekerja ringan yang akhirnya dapat hilang sendiri tanpa diobati.

Gejala yang berat dapat berupa napas sangat sesak, otot-otot daerah dada berkontraksi sehingga sela-sela iganya menjadi cekung, berkeringat banyak seperti orang yang bekerja keras, kesulitan berbicara karena tenaga hanya untuk berusaha bernapas, posisi duduk lebih melegakan napas daripada tidur meskipun dengan bantal yang tinggi, bila hal ini berlangsung lama maka akan timbul komplikasi yang serius.

Yang paling ditakutkan adalah bila proses pertukaran gas O2 dan CO2 pada alveolus terganggu suplainya untuk organ tubuh yang vital (tertutama otak) yang sangat sensitif untuk hal ini, akibatnya adalah: muka menjadi pucat, telapak tangan dan kaki menjadi dingin, bibir dan jari kuku kebiruan, gelisah dan kesadaran menurun. Pada keadaan tersebut di atas merupakan tanda bahwa penderita sudah dalam keadaan bahaya/kritis dan harus secepatnya masuk rumah sakit/minta pertolongan dokter yang terdekat. Pengenalan Jenis Serangan Asma Bronkial Pengenalan jenis serangan asma berkaitan erat dengan cara pengobatannya. Serangan asma/bengek ada 2 macam, yaitu: 1. Serangan asma bronkial karena otot polos saluran napas yang berkerut (Asma Episodik) Serangan asma bronkial/bengek hanya sekali-sekali, ada periode bebas sesak napas, serangan mengi mungkin terjadi misalnya sewaktu jogging, makan suatu makanan yang kebetulan alergi, mencium binatang piaraan, dsb. Jenis ini memberikan respon yang baik terhadap pemberian obat pelonggar nafas hirup (inhaler) dimana merupakan obat yang paling aman dengan sedikit efek samping yang minimal. Dapat juga diberikan obat pelonggar napas dalam bentuk tablet maupun

2.

sirup. Serangan asma bronkial karena proses peradangan saluran pernapasan (Continuing Asma/Asma Berkelanjutan) Penderita asma bronkial/bengek ini tidak pernah merasakan benar-benar bebas sesak, jadi hampir setiap hari menderita mengi. Saluran pernapasannya mengalami keradangan sehingga mempunyai resiko untuk terjadi serangan lebih sering, walaupun telah diberikan obat pelonggar napas. Oleh karenanya, penderita memerlukan obat tambahan berupa anti keradangan (biasanya keluarga steroid). Pengobatan Penyakit Asma

Asma tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikendalikan, sehingga penderita asma dapat mencegah terjadinya sesak napas akibat serangan asma. Kurangnya pengertian mengenai cara-cara pengobatan yang benar akan mengakibatkan asma salalu kambuh. Jika pengobatannya dilakukan secara dini, benar dan teratur maka serangan asma akan dapat ditekan seminimal mungkin. Pada prinsipnya tata cara pengobatan asma dibagi atas: 1. Pengobatan Asma Jangka Pendek 2. Pengobatan Asma Jagka Panjang Pengobatan Asma Jangka Pendek Pengobatan diberikan pada saat terjadi serangan asma yang hebat, dan terus diberikan sampai serangan merendah, biasanya memakai obat-obatan yang melebarkan saluran pernapasan yang menyempit. Tujuan pengobatannya untuk mengatasi penyempitan jalan napas, mengatasi sembab selaput lendir jalan napas, dan mengatasi produksi dahak yang berlebihan. Macam obatnya adalah: A. Obat untuk mengatasi penyempitan jalan napas Obat jenis ini untuk melemaskan otot polos pada saluran napas dan dikenal sebagai obat bronkodilator. Ada 3 golongan besar obat ini, yaitu: Golongan Xantin, misalnya Ephedrine HCl (zat aktif dalam Neo Napacin) Golongan Simpatomimetika Golongan Antikolinergik

Walaupun secara legal hanya jenis obat Ephedrine HCl saja yang dapat diperoleh penderita tanpa resep dokter (takaran < 25 mg), namun tidak tertutup kemungkinannya penderita memperoleh obat anti asma yang lain. B. Obat untuk mengatasi sembab selaput lendir jalan napas Obat jenis ini termasuk kelompok kortikosteroid. Meskipun efek sampingnya cukup berbahaya (bila pemakaiannya tak terkontrol), namun cukup potensial untuk mengatasi sembab pada bagian tubuh manusia termasuk pada saluran napas. Atau dapat juga dipakai kelompok Kromolin. C. Obat untuk mengatasi produksi dahak yang berlebihan. Jenis ini tidak ada dan tidak diperlukan. Yang terbaik adalah usaha untuk mengencerkan dahak yang kental tersebut dan mengeluarkannya dari jalan napas dengan refleks batuk. Oleh karenanya penderita asma yang mengalami ini dianjurkan untuk minum yang banyak. Namun tak menutup kemungkinan diberikan obat jenis lain, seperti Ambroxol atau Carbo Cystein untuk membantu. Pengobatan Asma Jangka Panjang Pengobatan diberikan setelah serangan asma merendah, karena tujuan pengobatan ini untuk pencegahan serangan asma. Pengobatan asma diberikan dalam jangka waktu yang lama, bisa berbulan-bulan sampai bertahun-tahun, dan harus diberikan secara teratur. Penghentian pemakaian obat ditentukan oleh dokter yang merawat. Pengobatan ini lazimnya disebut sebagai immunoterapi, adalah suatu sistem pengobatan yang diterapkan pada penderita asma/pilek alergi dengan cara menyuntikkan bahan alergi terhadap penderita alergi yang dosisnya dinaikkan makin tinggi secara bertahap dan diharapkan dapat menghilangkan kepekaannya terhadap bahan tersebut (desentisasi) atau mengurangi kepekaannya (hiposentisisasi).