Anda di halaman 1dari 38

LAPORAN PRAKTEK KAYU 1

OLEH NAMA ; GABERIA SIMBOLON NIM ; 1105022094 DOSEN; AMSUARDIMAN LAPORAN DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH PRAKTEK BENGKEL KAYU TA 2011/2012

DEPARTEMEN SIPIL POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2011/2012

KATA PENGANTAR

Pertama-tama puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan anugerah-Nya saya diberikan kesempatan dan kesehatan untuk melaksanakan

praktik di bengkel selama 2 minggu bahkan pikiran untuk menulis laporan ini. Penulisan laporan ini karena adanya penugasan dari dosen pembimbing yaitu bapak Amsuardiman. Dimana laporan ini berisi tentang keadaan yang telah dilaksanakan di bengkel oleh sebagian besar Politeknik Negeri Medan jurusan Teknik Sipil. Di bengkel melibatkan untuk aktif , untuk mengerjakan berbagai job yang telah diberikan. Ketelitian dan kerapian mahasiswa dibutuhkan agar pekerjaan yang dilakukan dapat sesuai dengan keinginan. Jika pekerjaan yang kita lakukan salah maka kita harus menggantinya. Laporan ini berisi tentang job job yang telah diberikan oleh dosen pembimbing yang telah dilakukan mahasiswa khususnya saya. Laporan ini juga memaparkan dasar teori , langkah langkah kerja bahkan disertai gambar setiap job baik gambar dasar maupun gambar perspektif. Dimana job ini ada yang perkelompok dan ada juga yang perorangan. Saya juga menginginkan mahasiswa Politeknik Negeri Medan dapat menerapkan job-job yang telah kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga skill yang kita miliki menjadi berkembang, dapat juga berguna bagi orang banyak. Akhirnya saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu. Saran dan kritik yang mendukung laporan ini, saya terima dengan hati terbuka, namun saya telah berusaha dengan baik

BAB I
LATIHAN MENGETAM DAN MENGGERGAJI

A.Dasar Teori
Mengetam adalah untuk menghaluskan dan meratakan kayu sesuai ukuran dan yang di inginkan. Sedangkan menggergaji adalah untuk memotong kayu supaya hasil potongan kayu halus dan rapi. Mengetam dan Menggergaji saling berkaitan, yang tujuannya untuk memberikan hasil yang lebih baik. Memotong kayu sesuai ukuran yang sudah ditentukan. Dalam pekerjaan ini yang

dimaksudkan untuk latihan mengetam dan menggergaji dengan bahan sebatang kayu yang ukurannya 60 cm. Job pertama ini adalah dasar kita untuk melanjutkan job-job berikutnya.Dengan menggunkan alat tangan.

B. Alat-alat Dan Bahan-Bahan


~ Gergaji tangan pemotong/pembelah ~ Gergaji punggung ~ Ketam pendek kasar/halus ~ Palu besi ~ Siku dan siku verstek ~ Meteran ~ pensil/kraspen ~ perusut ~ bahan kayu ~ kayu

C.Keselamatan Kerja

* Menggunakan pakaian kerja yang lengkap * Simpanlah alat-alat dengan baik dan teratur apabila belum diperlukan * Kita harus mempelajari gambar kerja dan mengikuti langkah-langkah kerja dengan teratur * Kita harus fokus pada pekerjaan kita * Mengikuti petunjuk-petunjuk instruktor

D.Langkah-Langkah Kerja
Kayu dipotong sesuai ukuran yang sudah ditentukan dengan menggunakan gergaji potong Setelah digergaji kayu diketam sampai halus dan rata, setelah di ketam kita harus mengukurnya supaya tidak terjadi kesalahan dan kita mengetahui apakah sudah rata. Mengetam muka tebal Mengetam muka lebar Setelah mengetam kita harus melukis bagian-bagian yang akan di gergaji Setelah itu kita menggergaji belah dengan menggunakan gergaji pembelah Menggergaji belah dengan menggergajipunggung Menggergaji potong sampai batas yang kita lukis Menggergaji potong miring sampai batas yang kita lukis

BAB II
SAMBUNGAN BIBIR BERKAIT A.Dasar Teori

Pada job Sambungan Bibir Berkait, kita harus mengetahui kegunaannya. Sambungan bibir berkait adalah untuk mempermudah perpanjangan kayu pada penggunaan-penggunaan kayu yana ukurannya lebih panjang. Sambungan ini dipergunakan jika pada suatu balok menerus yang terletak pada 3 tumpuan atau lebih akan disambung. Sambungan ini misalnya digunakan pada penyambungan balok bubungan/nok, balok gording, balok lantai dan lain-lainnya

B.Alat-alat Dan Bahan


~ Gergaji tangan pemotong/pembelah

~ Meteran ~ pensil/kraspen ~ perusut ~ bahan kayu ~kayu

~ Gergaji punggung ~ Ketam pendek kasar/halus ~ Palu besi ~ Siku dan siku verstek

C.Keselamatan Kerja
> Menggunakan pakaian kerja yang lengkap > Simpanlah alat-alat dengan baik dan teratur apabila belum diperlukan > Kita harus mempelajari gambar kerja dan mengikuti langkah-langkah kerja dengan teratur

> Kita harus fokus pada pekerjaan kita > Mengikuti petunjuk-petunjuk instructor

D.Langkah-Langkah Kerja
Kita potong kayu yang panjangnya 60 cm Lalu kita mengetam kayu tersebut hingga lurus, halus dan rapi Kita potong kayu tersebut dalam dua bagian yang sama, lalu kita beri tanda A&B Melukis : - Menentukan panjang sambungan sesuai gambar - Membagi 5 bagian dari lebar kayu tersebut -kita buat garis miring sesuai gambar -Kita buat tanda silang kayu yang ingin kita gergaji atau dibuang Lalu kita potong pada bagian-bagian batas sambungan yang kita lukis untuk melepas kayu yang terbuang Kita lepas kayu-kayu tersebut dengan pahat Setelah selesai kita kerjakan, sambungkanlah kayu A & B Lalu periksakan kepada instruktur Bila terjadi kurang sempurnanya penyambungan, periksalah kembali, kemudian sambungkan lagi dan lakukan berulang kali, sampai sambungan tersebut berhasil baik.

BAB III
HUBUNGAN PADA KOZEN PINTU A.Dasar Teori
Kozijn pintu terdiri dari balok dan datar, yang tegak dinamakan tiang dan yang datar dinamakan ambang.Ukuran kayu yang di gunakan sesuai yang diperkirakan dengan tebal tembok dan lebar pintu. Untuk pemasangan pintu

diperlukan sponingdalamnya sama dengan tebal pintu. Untuk mencegah agar tidak bercelah dan agar kedudukan kozen tidak bergeser terhadap tembok, kedua tiang pada sisi luar dipahat.

B.Alat-alat Dan Bahan


- Gergaji tangan pemotong/pembelah - Gergaji punggung - Ketam pendek kasar/halus - Palu besi - Siku dan siku verstek - Meteran - pensil/kraspen - perusut - bahan kayu
- palu

C.Keselamatan Kerja
- Menggunakan pakaian kerja yang lengkap

- Simpanlah alat-alat dengan baik dan teratur apabila belum diperlukan - Kita harus mempelajari gambar kerja dan mengikuti langkah-langkah kerja dengan teratur - Kita harus fokus pada pekerjaan kita - Mengikuti petunjuk-petunjuk instructor

D.Langkah-Langkah Kerja
- Kita potong kayu yang panjangnya 60 cm

- Lalu kita mengetam kayu tersebut hingga halus rata, dan rapi - Kita potong kayu tersebut dalam dua bagian masing-masing panjangnya 35 cm & 25 cm - Kita lukis bagian-bagian yang ingin kita buang - Setelah itu kita gergaji dan kita memahat bagian yang yang ingin di bentuk -Unyuk mendapat bagian yang kokoh dibuat lubang tertutup - Ujung ambang tersebut di takik sedalam 1 cm dan di bentuk trapesiun serta ditakik beralur Menyilang -Pada kerja praktek ini kita buat dalam ukuran kecil

BAB IV
MEMBUAT KURSI A.Dasar Teori

Membuat kursi ini, kita harus mengetahui dasar dan teori yang ingin di praktikkan. Sebelum kita membuat kursi, kita harus memahami dan mengetahui gambar yang sudah ada, sehingga pekerjaan kita member hasil yang baik.

B.Alat-alat Dan Bahan


- Gergaji tangan pemotong/pembelah

- Meteran - pensil/kraspen - perusut - bahan kayu -paku

- Gergaji punggung - Ketam pendek kasar/halus - Palu besi - Siku dan siku verstek

C.Keselamatan Kerja
- Menggunakan pakaian kerja yang lengkap - Simpanlah alat-alat dengan baik dan teratur apabila belum diperlukan - Kita harus mempelajari gambar kerja dan mengikuti langkah-langkah kerja dengan teratur - Kita harus fokus pada pekerjaan kita

- Mengikuti petunjuk-petunjuk instructor

D. Langkah-Langkah Kerja
Kayu dipotong yang berukuran 2 buah = 70 cm 2 buah = 40 cm 8 buah = 30 cm Papan di potong dan di belah- belah Setelah itu kita mengetam untuk hingga halus, rata dan rapi Kita sambungkan pada bagian-bagian tersebut Setelah itu kita beri lem kayu supaya kokoh Lalu kita beri martil pada bagian bagian yang berlobang

KESIMPULAN
Dari praktikum kerja kayu 1 yang perlu kita ketahui adalah kemampuan serta ketelitian dan juga ketekunan mahasiswa dalam mengerjakan praktik kayu. Diperhatikan juga kerapian. Praktik yang sudah dilakukan selama dua minggu terddiri dari 4 job, yaiti: -Latihan Dasar Mengetam dan Menggergaji

-Sambungan Bibir Berkait -Hubungan Pada Kozen Pintu -Membuat Kursi Keempatjob tersebut di atas dilakukan pada pekerja bangunan. Jadi kayu tidak terlepas dari bangunan gedung. Semua job tersebut masih menggunakan alat- alat sederhana atau alat tangan. Tujuan utamanya mempermudah mahasiswa untuk melanjutkan job-job yang berikutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa harus paham dalam langkah-langkah kerja dari tiap-tiap job, begitu juga kegunaan alat-alat yang ada.

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................................... ............ 2 DAFTAR ISI........................................................................................................................................ 3 BAB 1 LATIHAN MENGETAM DAN MENGGERGAJI............................................................. 4
A. DASAR TEORI.................................................................................................. 4 B. ALAT-ALAT DAN BAHAN.............................................................................. 4 C. KESELAMATAN KERJA................................................................................ 5 D. LANGKAH-LANGKAH KERJA....................................................................... 5

BAB 2 SAMBUNGAN BIBIR BERKAIT..................................................................................... 7


A. DASAR TEORI.................................................................................................. 7

B. ALAT-ALAT DAN BAHAN...............................................................................7 C. KESELAMATAN KERJA.................................................................................8 D. LANGKAH-LANGKAH KERJA......................................................................8

BAB 3 HUBUNGAN PADA KOZEN PINTU....................................................................................10


A. DASAR TEORI..................................................................................................10 B. ALAT-ALAT DAN BAHAN..............................................................................10 C. KESELAMATAN KERJA.................................................................................10 D. LANGKAH-LANGKAJA.................................................................................11

BAB 4 MEMBUAT KURSI................................................................................................................12


A. DASAR TEORI...................................................................................................12 B. ALAT-ALAT DAN B...........................................................................................12 C. KESELAMATA.JA............................................................................................13 D. LANGKAHGKAH KERJA................................................................................13

KESIMPULAN................................................................................................................... ...................14