Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MATA KULIAH

KEWARGANEGARAAN

Nama

: Yuliyanto Nugroho

No.Mahasiswa : 11/313736/TK/38008 Hari : Rabu ( 16:00 18:00 )

Fakultas Teknik UGM Yogyakarta 2012

Soal 1. Sebutkan Latar Belakang Hak Asasi Manusia ! 2. Jelaskan Implikasi HAM terhadap tata dunia baru ! 3. Dari Undang Undang no 39 tentang HAM, mana yang relevan dengan kehidupan nyata !

Jawaban 1. Menurut para Pakar Eropa, lahirnya Hak Asasi Manusia dimulai dengan lahirnya Magna Charta. Magna Charta tersebut isinya tentang raja yang tadinya memiliki kekuasaan absolut, kekuasaannya menjadi dibatasi dan mulai dapat dimintai pertanggungjawaban di muka umum. Tak seorang pun dari warga negara merdeka dapat ditahan atau dirampas harta kekayaannya atau diasingkan atau dengan cara apapun dirampas hak-haknya, kecuali berdasarkan pertimbangan hukum. Lahirnya Magna Charta ini kemudian diikuti oleh perkembangan yang lebih konkret, dengan lahirnya Bill of Rights di Inggris pada tahun 1689. Selanjutnya pada tahun 1789 lahirlah The French Declaration, dimana hak-hak yang lebih rinci lagi melahirkan dasar The Rule of Law. Setelah Perang Dunia ke 3, terlahirlah rumusan HAM yang bersifat Universal, yang kemudian dikenal dengan The Universal Declaration of Human Rights. Sedangkan di Indonesia sendiri HAM bersumber dan bermuara pada pancasila. Secara konkret untuk pertama kali Hak Asasi Manusia dituangkan dalam Piagam Hak Asasi Manusia sebagai lampiran Ketetapan Permusyawarahan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVII/MPR/1998.

2. Dahulu, banyak sekali pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi, mulai dari deskriminasi dan rasisme, penyiksaan, pembunuhan sewenang-wenang, dan lain sebagainya. Setelah sampai di tata dunia baru saat ini, Hak Asasi Manusia semakin diperhatikan bahkan dilindungi oleh PBB. Adanya pengakuan HAM membuat organisasi-organisasi non-profit bergerak untuk memperjuangkan hak-hak setiap individu. Namun hal itu tudak menjamin bahwa pelanggaran HAM dapat hilang keseluruhan, pelanggaran HAM masih juga terjadi, dengan adanya berita-berita kriminal yang ada di televisi menunjukan bahwa HAM belum bisa ditegakkan secara maksimal.

3. Undang-Undang no 39 tentang HAM ini mengatur tentang Hak-Hak Manusia serta Kewajiban dan Taggung Jawab masyarakat dan Negara terhadap masyarakat. Hak hak tersebut secara dibagi menjadi beberapa bagian yaitu ; hak untuk hidup(pasal 9), hak untuk berkeluarga dan melanjutkan keturunan(pasal 10), hak mengembangkan diri(pasal 11-16), hak memperoleh keadilan(pasal 17 , 18,dan 19), hak atas kebebasan pribadi(20-27), hak atas rasa aman(pasal 28-35), hak atas kesejahteraan(pasal 36-42), hak untuk ikut dalam pemerintahan(pasal 43 dan 44). Pasal-pasal diatas merupakan pasal yang berisi tentang hak-hak yang relevan dengan kenyataan saat ini.