Anda di halaman 1dari 13

3/7/2012

Karakteristik Limbah Padat

Nur Hidayat http://lsihub.lecture.ub.ac.id Tek. dan Pengelolaan Limbah

Karakteristik Limbah Padat


Sifat fisik limbah Sifat kimia limbah Sifat biologi limbah

3/7/2012

Sifat-sifat Fisik Limbah Padat


Densitas Kelembapan Ukuran Partikel dan Distribusi Kapasitas Lapang Permeabilitas limbah

Densitas
Densitas adalah berat per unit volume diekspresikan sebagai kg/m3. Densitas bervariasi karena besarnya variasi komponen limbah, adanya pemadatan, laju dekomposisi, dsb. Densitas penting karena dibutuhkan untuk mengetahui total massa dan volume limbah yang harus ditangani.

3/7/2012

Table 1: Sifat Tipikal Limbah yang tidak dipadatkan COMPONEN Limbah Pangan Kertas Plastik Limbah Kebun Gelas Logam MASSA (kg) 4.3 19.6 0.82 6.5 3.4 1.95
DENSITAS(kg/m3) VOLUME (m3)

288 81.7 64 104 194 320

0.0149 0.240 0.013 0.063 0.018 0.00609

Kadar Air
Kadar air adl persentase berat air bahan. Kadar air dirumuskan sebagai berikut: dimana M = Kadar air (%) w = berat awal sampel (kg) d = berat sampel setelah pengeringan pada 105C (kg)

3/7/2012

Table 2: Tipikal kelembapan limbah Kelembapan Tipe Limbah Rumah tangga Limbah Pangan Kisaran (%) Kelembapan

Tipikal (%)

50 - 80 4 - 10 1-4 30 - 80 1-4

70 6 2 60 2

Kertas
Plastik Limbah kebun Gelas

Ukuran Partikel dan Distribusi


Ukuran dan distribusi komponen limbah penting untuk penanganan, terutama jika akan digunakan pemisahan cara mekanis spt dengan magnetic separators. Contoh, besi dengan ukuran besar akan berat jika dipisahkan dengan magnetic belt atau drum system.

3/7/2012

Ukuran komponen limbah dapat dirumuskan sebagai berikut: Sc = l ...Pers 2 Sc = ...Pers 3 Sc = ...Pers 4 keterangan
Sc = ukuran komponen (mm) l = panjang (mm) w = lebar (mm) h = tinggi (mm)

Kapasitas Lapang
Kapasitas lapang adl jumlah total kelembapan yang dapat ditahan dalam limbah pada tekanan gravitasi. Penting untuk menangani penumpukan limbah. Nilai kapasitas lapang limbah yang belum dipadatkan berkisar antara 50 - 60%.

3/7/2012

Sifat Kimia Limbah Padat


Pengetahuan tentang komposisi kimia limbah padat penting untuk membantu evaluasi proses yang akan dilakukan. Jika limbah akan dibakar dpt diketahui energinya, shg dibutuhkan analisis titik pengabuan, analisis unsur, analisis proksimat, dan kandungan energi.. Analisisi unsur penting untuk determinasi nutrien yang tersedia.

Analisis Proksimat
Analisis proksimat meliputi 4 uji kehilangan kelembapan ketika dipanaskan pada 105C selama 1 jam; bahan volatil; senyawa karbon; dan abu (berat residu setelah pembakaran).

3/7/2012

Table 3: Nilai Analisis Proksimat (% berdasar berat) Tipe Limbah Pangan campuran Kertas campuran Plastik Campuran Limbah kebun Gelas Rumah tangga MSW
Kelembapan
VOLATILES Karbon

Abu 5.0 5.4 2.0 0.5 96-99 20.0

70.0 10.2 0.2 60.0 2.0 21.0

21.4 75.9 95.8 30.0 52.0

3.6 8.4 2.0 9.5 7.0

Source: Tchobanoglous et al. (1993)

Titik pengabuan
Adalah suhu dimana abu dihasilkan dari pembakaran limbah padat dengan suhu 1100 - 1200C.

3/7/2012

Analisis Unsur
Termasuk determinasi karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur, dan abu. Hasil analisis ini digunakan untuk karakteristik komposisi bahan organik limbah. Hal ini penting untuk menentukan nisbah C/N berkaitan dengan dekomposisi biologis.

Table 4: Data Analisis unsur (% berdasar berat)

TIPE
Pangan Kertas Plastik Kebun

C
73.0 43.3 60.0 46.0

H
11.5 5.8 7.2 6.0

O
14.8 44.3 22.8 38.0

N
0.4 0.3 3.4

S
0.1 0.2 0.3

Abu
0.2 6.0 10.0 6.3

Bahan bakar

44.7

6.2

38.4

0.7

<0.1

9.9

Source: Tchobanoglous et al. (1993)

3/7/2012

Kandungan Energi
Kandungan energi komponen limbah dpt dideterminasi menggunakan boiler system, laboratory bomb calorimeter, atau dg menghitung komposisi elemen. Satuan unit menurut SI adalah kJ/kg. Kandungan energi penting jika akan dilakukan proses pembakaran limbah

Nutrien Esensial
Jika kandungan organik limbah digunakan untuk konversi biologis spt kompos, produksi metana atau etanol, maka analisa ini penting. Nutrien utama yang paling penting adalah bentuk - nitrogen (sbg nitrat, ammonium N), fosfor dan potassium

3/7/2012

Permeabilitas Limbah yang Dimampatkan


Konduktivitas hidraulik pemampatan limbah adalah sifat fisik yang penting karena dapat memindahkan gas dan cairan dalam landfill. Permeabilitas juga tergantung pada sifat bahan spt ukuran porositas, distribusi, luas permukaan dsb.

SIFAT BIOLOGIS LIMBAH


Fraksi organik limbah (tdk termasuk karet dan kulit) dapat diklasfikasikan sbb:
1. Bahan larut air gula, pati, asam amino dan asam organik 2. Hemiselulosa, Selulosa 3. Lemak, minyak dan lilin ester dari alkohol dan asam lemak rantai panjang 4. Lignin dan lignoselulosa 5. Protein rantai asam amino

10

3/7/2012

TRANSFORMASI LIMBAH
Transformasi limbah terjadi melalui intervensi manusia atau fenomena alam. Limbah Padat dapat ditransformasi secara fisik, kimia ataupun biologis

Transformasi Fisik
PROSES

METODE

DASAR KONVERSI PRODUK

FISIK manual dan/atau mekanis tekanan

separasi

Penentuan komponen pada limbah

Reduksi volume Reduksi ukuran

Limbah awal direduksi volumenya

Penghancur an, Mengurangi ukuran partikel limbah pencacahan dsb

11

3/7/2012

Transformasi Khemis
PROSES

METODE Oksidasi termal Destruktif, distillation Pemaksaan udara pembakaran

DASAR KONVERSI PRODUK CO , SO2, produk oxidasi, abu


2

pembakaran

pyrolysis

Berbagai gas, tar, dan/atau minyak

gasifikasi

gas

Transformasi Biologis
PROSES Kompos aerob METODE Konversi biologis aerob DASAR KONVERSI PRODUK

kompos

Digesti anaerob

Konversi methane, CO , gases, humus biologis anaerob


2

Pengomposan anaerob (landfills)

Konversi methane, CO , digested waste biologis anaerob


2

12

3/7/2012

Pentingnya Transformasi Limbah


Transformasi digunakan untuk: 1.Memperbaiki efisiensi sistem nanajemen limbah padat 2.Untuk menjadikan bahan dapat di daur ulang 3.Untuk konversi produk dan energi

13