Anda di halaman 1dari 3

KASUS COCA COLA VS PEPSI

Kasus Pepsi Vs Coca cola merupakan hal yang menarik. Pada awal 80 an, Pepsi pelan-pelan mulai menggerogoti kepemimpinan Coke. Selanjutnya diadakan acara untuk mempertandingkan Coke secara langsung dengan Pepsi, dan acara tersebut dikenal dengan Pepsi Challenge. Sejumlah peminum fanatik Coke diminta mencicipi minuman dari dua gelas, satu bertanda Q dan lainnya M. Ternyata 57 persen dari juru cicip tersebut memilih Pepsi. Ahli riset Coke, mulai memikirkan adanya permasalahan pada rasa, karena rasa Pepsi lebih manis. Para ilmuwan Coke ber eksperimen, membuat rasa Coke menjadi lebih ringan dan lebih manis, seperti rasa Pepsi, dan lahirlah New Coke. Para responden, dengan cara sederhana dan langsung, diminta menceritakan reaksi mereka, dan rata-rata mengatakan tidak menyukai Coke lama, tetapi lebih suka pada rasa Coke baru. Ternyata malah terjadi kegagalan setelah dijual ke pasar, bahkan menjadi sebuah bencana. Para penggemar Coca-cola serentak bangkit menyatakan kemarahan mereka terhadap New Coke, dan Coke terhunjam pada situasi krisis. Hanya beberapa bulan kemudian, perusahaan dipaksa kembali ke resep asli mereka, dengan sebutan Classic Coke. Kenyataannya, kenaikan pangsa Pepsi yang diramalkan oleh riset pasar bakal tak terhentikan juga tidak pernah terwujud. Selama duapuluh tahun terakhir, Coke telah bersaing langsung dengan Pepsi. Coca Cola tetap dengan produk yang menurut uji rasa kalah dari Pepsi, namun Coke masih menjadi minuman ringan nomor satu di dunia. Dengan demikian, cerita tentang Coke menunjukkan contoh yang bagus sekali, betapa sulit mencari tahu bagaimana sesungguhnya jalan pikiran orang banyak.

Analisis Proses Manajemen Publik Relation: 1.Mendefinisikan Masalah Dari masalah di atas dapat di definisikan bahwa kasus kegagalan produk New Coke dari Coca Cola dan Crystal Pepsi dari Pepsi.Co di karenakan adanya kesalahan pemasaran. Mereka hanya melihat perbandingan dari sebuah acara televisi yang diadakan oleh Pepsi.Co dengan acara yang bernama Pepsi Challenge semata, bukan pada para konsumen seluruhnya. Dari kesalahan itulah

kedua Perusahaan mengalami kerugian yang begitu besar, karena omset penjualan kedua Perusahaan tersebut menurun banyak sekali. 2. Perencanaan dan Pemprogaman Untuk Menyelesaikan Masalah Strategi yang dapat dilakukan oleh PR dalam kedua belah Perusahaan agar bisa mendongkrak hasil penjualannya kembali ada beberapa alternative yang dapat di lakukan di antaranya: a. Untuk Perusahaan Coca Cola, dapat meyakinkan konsumenya bahwa Coca Cola bukanlah perusahaan yang meniru produk saingannya kembali dan masih memproduksi Coca Cola yang lama dengan rasa yang lama pula. Dan meyakinkan konsumen bahwa Coke memang produk yang terbaik di Coca Cola. b. Untuk perusahaan Pepsi.Co, dapat riset terlebih dahulu sebelum mengeluarkan produk dan lebih memperhatikan selera pasar agar dapat mengeluarkan produk yang sesuai dengan selera konsumen. Melakukan promosi-promosi agar produk baru yang di

produksi bisa sukses di pasaran. 3. Pengambilan Tindakan dan Mengkomunikasikan Dari perusahaan Coca Cola dapat melakukan tindakan yang dapat menarik konsumen lamanya supaya beralih ke Coca Cola kembali dengan Memproduksi Coca Cola yang lama tetapi masih tetap memproduksi New Coke hal ini dilakukan agar para konsumen Coke dan New Coke dapat menikmati kedua produk yang dihasilkannya. Dari Pepsi.Co dapat melakukan tidakan dengan mengeluarkan produk baru dan tambahan rasa yang baru juga,yang sesuai dengan selera para konsumen. Akan tetapi produk Pepsi yang asli tidak perlu di berhentikan produksinya agar para konsumen dapat menikmati kedua produk tersebut. Dan membuat iklan-iklan untuk memperkenalkan produk baru. 4. Evaluasi Program Dari tindakan yang di lakukan kedua belah Perusahaan tersebut,dan dapat di lihat perbandingan yang dilakukan kedua Perusahaan tersebut yaitu omset penjualan kedua perusahaaan tersebut kembali meningkat bila di bandingkan dengan omset penjualan sebelumnya. Karena strategi dan tindakan yang di ambil oleh kedua Perusahaan sangat tepat dan sesuai dengan keadaan saat itu.

TUGAS HUMAS KASUS COCA COLA VS PEPSI

Disusun Oleh: LARASATI REYMA PRAMISTA L.100080083 ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA