Anda di halaman 1dari 2

BAB I

1.1 Latar Belakang Perkembangan bisnis kesehatan yang pesat saa tini di Indonesia dalam bidang bisnis spa telah menjamur di kota kota besar di Indonesia. Spa sudah menjadi perkembangan gaya hidup masyarakat kota, yang mana banyak beraneka macam jenis spa. Spa yang berasal dari kota Spa di Belgia, secara tradisional digunakan untuk menunjuk sebuah tempat di mana air yang diyakini memiliki sifat menyehatkan terdapat. Spa adalah merupakan suatu singkatan kata yang berasal dari kata Solus Per Aqua (Solus = Pengobatan atau Perawatan Per = Dengan dan Aqua = Air). Dewasa ini perawatan spa tidak hanya untuk orang dewasa lagi, ternyata bayi pun sudah layak untuk mendapatkan perlakuan istimewa dari para terapi spa. Spa bayi secara khusus menstimulasi motorik, meningkatkan kualitas tidur, dan relaksasi. Ini seperti tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa, tetapi bayi dan anak - anak pun mulai menyukai aktivitas yang penuh relaksasi itu. Tahapan spa untuk bayi juga tidak beda dengan orang dewasa, hanya saja semua diberikan dengan porsi dan fungsi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Fasilitas yang menawarkan rangkaian terapi spa untuk bayi usia dua bulan sampai satu setengah tahun, perawatan yang dimulai dari baby swim dilanjutkan dengan pijatan khusus untuk bayi. Untuk bayi berusia dua bulan sampai satu setengah tahun menekankan pada bayi untuk berenang atau baby swim. Selain memiliki fungsi merendam, aktifitas di air ini untuk melatih fungsi tubuh, dan menggerakan kaki dan tangannya di dalam air agar memberikan stimulasi motorik, dan melatih otot sang bayi. Perawatan baby swim dikhususkan untuk bayi dibawah dua tahun yang mempunyai tujuan utama yaitu untuk merangsang aktifitas bayi. Sebuah penelitian di Jerman, menyatakan bahwa melatih bayi berenang sejak usia dini sangat bermanfaat bukan hanya pada perkembangan fisiknya namun juga kemampuan berkonsentrasi, gerak reflek, kecerdasan serta perilaku sosial saat mereka memasuki usia taman kanak-kanak. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa anak yang telah berlatih renang sejak dini, terutama pada masa tiga bulan pertama usianya tidak hanya berpotensi menjadi anak berbakat, tapi juga lebih mandiri dan percaya diri serta menampakan kecerdasan intelektual yang lebih tinggi dibanding anak sesuainya yang tidak dilatih renang. Setelah baby swim dilanjutkan dengan pijat spa khusus untuk bayi yang memiliki manfaat menjadikan bayi lebih rileks, meningkatkan sistem imunitas tubuh, tidur lebih lelap, membantu melancarkan pencernaan, merangsang perkembangan sensorik dan motorik bayi, meningkatkan bonding antara orang tua dan bayi dan membuat bayi lebih mudah bersosialisasi

dimasa pertumbuhannya, tidak takut dengan orang lain. Meski begitu, pemijatan pada bayi harus dilakukan dengan teknik yang benar sesuai dengan fase pertumbuhan sang anak. Teknik pemijatan pun harus dilakukan dengan lembut karena tulang bayi masih lunak, serta alur pemijatan harus mengikuti peredaran darah dan metabolisme tubuh. Dari uraian diatas penulis tertarik untuk mencoba untuk mengulas baby spa lebih dalam dengan harapan dapat menambah wawasan serta sebagai upaya alternatif pemecahan masalah sehingga mutu pelayanan dan kepuasan klien bisa dicapai lebih optimal.