PSIKOLOGI KELUARGA

Lia Dinnia , S.Psi

Direktur PG&TK Family Fest ‘Tumbuh Kembang Anak’
Klinik Terapi Inklusi Family Fest

Biro Konsultasi Psikologi Family Fest

Maka jika tata kelola negara kacau berarti keluarga pun ikut kacau.PSIKOLOGI KELUARGA Psikologi keluarga mencakup kultur. Keluarga adalah cerminan dari komunitas yang lebih besar (negara). dan senag membaur satu. Di sini rumah sejati. yang diajarkan dirumah. Keluarga adalah segalanya. Tempat ketika rasa sedih. Pemimpin sejati lahir dari keluarga yang kondusif . . susah. dan tata krama. Keluarga adalah tempat manusia menempa diri. value.

2011          Konflik Marital Kasus Kekerasan Pada Anak Kesulitan Belajar Anak Anak Special Needs Pola Asuh Orang Tua Deviasi Sexual Post Power Syndrome Penyesuaian Diri di Kantor Pornografi dari Usia TK – SD.SMP SMU-Mahasiswa : 35 % :5 % : 10 % : 15 % :5% :5% :3% :2% : 20 % .KASUS-KASUS YANG SERING DITANGANI DARI TAHUN 2005 .

Menerima Responsif Berpusat pada anak Menolak Tidak respensif Berpusat pada diri sendiri Menuntut Mengendalikan AUTORITATIF OTORITER Tidak Menuntut Tidak Mengendalikan PERMISIF NEGLECTFUL .

kepercayaan yang besar pada teman-teman sebaya - - . disiplin dan pengendalian perilaku. Dasardasar pendidikan disiplin diri diberikan pada masa ini. Hal-hal tersebut merupakan sumber stres pada masa ini Masa sekolah : 6 – 12 tahun Perkembangan jasmaniah dan penyesuaian diri di sekolah dan lingkungan pengaruh dari luar rumah dapat menjadi sumber gejolak emosional Masa remaja : 12 – 18 tahun Ditandai oleh sikap menentang terutama terhadap otoritas/dunia orang dewasa. latihan kebersihan. hubungan kakak dan adik. hubungan orangtua-anak. suasana perkawinan ayah –ibu.TANTANGAN TANTANGANPSIKOLOGIS PADA FASE CHILDHOOD - Masa Pra Sekolah : 2 – 6 tahun Merupakan awal dari pengalaman bermasyarakat (sosialisasi).

DENGAN BERMAIN ADA ASPEK-ASPEK YANG TERSTIMULASI  Aspek Fisik Aspek Kognitif Aspek Emosi Aspek Sosial Aspek Spiritual     .

4. 5. . Masa sekolah Kegiatan intelektual yang meningkat Minat yang lebih besar pada teman-teman sebaya Independensi dari Orangtua yang makin besar Identifikasi diri makin jelas 2.BEBERAPA KEJADIAN PENTING MASA SEKOLAH (LATE CHILDHOOD (06 – 12TH ) 1. 3.

rekreasi (jenis. Pertemanan. komunikasi dalam perkawinan. Berbagai macam masalah (agama. seks dsb) 9. Hubungan pertemanan 4. Hubungan dengan keluarga besar 5. Pembagian kerja dalam rumah tangga 8. Pendidikan anak-anak (mis : jl anak dan penanaman disiplin) 3. Masalah-masalah yang tidak spesifik 1. . selingkuh dll) 7. politik.gosip. kualitas dan kuantitasnya 6.AREA KONFLIK DALAM KEHIDUPAN PERKAWINAN Keuangan (perolehan dan penggunaannya) 2. Aktivitas-aktivitas yang tidak disetujui oleh pasangannya (judi .

1. KOORDINASI OTAK KIRI DAN KANAN LEBIH CEPAT DAN LEBIH EFISIEN 5. BILA MENGHADAPI MASALAH AKAN DIBICARAKAN DGN ORANG LAIN 9. INTUITIF DALAM HADAPI MASALAH 2. MENGUTAMAKAN BERBAGI RASA (SHARING) 8. LEBIH TRAMPIL MEREDAM PERMUSUHAN DAN MENGUPAYAKAN PERDAMAIAN 6. JUGA MENGAJARKANNYA 7. LEBIH MUDAH CEMAS. MENGGUNAKAN ALAM PERASAAN LEBIH BESAR DARIPADA RASIO 4. MEMBERI CINTA DAN SAYANG. . CEPAT BERADAPTASI DAN MELAKUKAN PENYESUAIAN DIRI 9 3.

KURANG MENJIWAI HAL SENTIMENTIL/SENI 10 4. 5. WANITA LEBIH BUTUH AFEKSI 3. MEMECAHKAN MASALAH SECARA RASIONAL 2. LEBIH DIDORONG PEMENUHAN KEBUTUHAN BIOLOGIS. LEBIH CEPAT PIKUN KARENA KEMATIAN SEL-SEL OTAK 3 X LEBIH BESAR DIBANDING WANITA . LEBIH BANYAK GUNAKAN OTAK KIRI. BILA MENEMUI MASALAH PRIA AKAN “BERSEMBUNYI” SAMPAI IA TEMUKAN PEMECAHANNYA. CARA BERFIKIR LEBIH BERSIFAT ABSTRAK DAN GLOBAL. DALAM HUBUNGAN BIOLOGIS PRIA LEBIH AGRESIF. MERASA SELALU SEHAT DAN MENUTUPI KELEMAHAN FISIK 7.1. AKIBATNYA METABOLISME TUBUH CEPAT MENGALAMI LONJAKAN DAN TEKANAN 6. SECARA HORMONAL LEBIH CEPAT BEREAKSI TERHADAP STRESS.

History. Measureable Analytic Comparative Relational Referential Linier Logical Digital Scientific. Language Verbal. inventive Non and Increases and verbal perception expresiveness Spatial Intuitive Holistic Integratif Non referential Gestalt Imagery Better a deepth perception. facial recognition Mystical humanistic .TEORI OTAK MANUSIA FUNGSI BELAHAN OTAK KIRI DAN OTAK KANAN LEFT HEMISPHERE RIGHT HEMISPHERE + + + + + + + + + + + Math. Limit Sensory Input Sequential. Technological + + + + + + + + + + + Self Elabotation variables.

PERSONALITY BASED DAN SITUASIONAL KONFLIK    Konflik marital sering berakar pada konflik situasional dan konflik atas dasar perbedaan kepribadian “ sikap istri yang lebih suka membaca dan menonton TV dibandingkan dengan melakukan tugas rumahtangga sebetulnya juga menunjukkan protes kepada suami yang baru menunjukkan kasih sayang kepada istri bila ia menginginkan hubungan sex” Dalam konflik situasi yang didasari oleh latar belakang kepribadian. Sehingga istri akan senang melakukan pekerjaan rumah tangga . sebaiknya suami memenuhi kebutuhan affeksi istri di luar konteks hubungan sosial.

BASIC DAN NON BASIC CONFLICT   Dalam setiap situasi sosial. . Putusnya relasi suami-istri tak akan terjadi apabila konflik yang berkembang bersifat non basic sehingga dengan mudah dapat dinegosiasikan Basic conflict dapat terjadi diantara suami-istri apabila gangguan relasi dalam kehidupan perkawinan menyertakan masalah seksual dan ekonomi. basic conflict dapat berarti ketidakstabilan atau bahkan kelumpuhan total.

Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik. kepandaian. . keyakinan. dan lain sebagainya.KONFLIK Pola interaksi Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. pengetahuan. adat istiadat.

Konflik tidak selalu bermakna negatif dan yang membuat konflik berdampak negatif adalah cara menyikapi dan memahaminya. .

Manajemen Konflik …… Manajemen konflik ini dimaksudkan untuk mencari cara agar mampu menekan ketegangan. . meredam letupan maupun ledakan dan menghindari sebab-sebab pemicunya. Mengatasi konflik yang timbul dengan memprioritaskan keutuhan dan persatuan demi maslahat dan kebaikan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful