Anda di halaman 1dari 33

PROGRAM TAHUNAN

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2012/2013

Semester

No.
1. 2.

Materi Pokok/Subkompetensi
Menyiapkan Proses Penyusunan Laporan Keuangan - Menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan Membuat dan Membukukan Jurnal Penyesuaian - Membuat jurnal penyesuaian - Membukukan jurnal penyesuaian Menyusun Neraca Lajur - Membukukan jurnal penyesuaian Menyusun Laporan Keuangan - Menyusun laporan keuangan Membuat dan Membukukan Jurnal Penutup - Membuat dan membukukan jurnal penutup Menyusun Daftar Saldo Penutupan - Meringkas daftar saldo penutupan Jumlah

Alokasi Waktu
25 JP 60 JP

Keterangan

3. 4. 5. 6.

30 JP 60 JP 30 JP 25 JP 230 JP

Guru Mata Pelajaran

Jakarta, 6 Mei 2012 Mengetahui, Kepala Sekolah

Diana Gustinya, SE NIP.

Tursini, S.Pd NIP.

PROGRAM SEMESTER
Mata Pelajaran Tahun Ajaran : Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang : 2012/2013
Bulan Agustus September Oktober November Desember Januari Ket. 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34

No 1 1.

Materi Pokok/Subkompetensi 2 Menyiapkan Proses Penyusunan Laporan Keuangan - Menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan Ulangan Harian 1

Jml. Jam 3 25

1 4

Juli 2 3 5 6

4 7

1 8

2.

3.

Membuat dan Membukukan Jurnal Penyesuaian - Membuat jurnal penyesuaian - Membukukan jurnal penyesuaian Ulangan Harian 2 Menyusun Neraca Lajur - Membukukan jurnal penyesuaian Ulangan Harian 3 Jumlah

60

30

115

Keterangan: = Kegiatan tengah semester = Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri = Latihan ulangan umum semester 1 = Ulangan umum semester 1 = Libur semester 1

No 1 4.

Materi Pokok/Kompetensi Dasar 2 Menyusun Laporan Keuangan - Menyusun laporan keuangan

Jml. Jam 3 60

Januari 1 2 3 4 4 5 6 7

Bulan Februari Maret April Mei Juni 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 x x x x x x x

Persiapan penerimaan rapor

4 28 Persiapan penerimaan rapor

Juli 1 2 3 4 29 30 31 32

Ket. 33

5.

6.

Ulangan Harian 4 Membuat dan Membukukan Jurnal 30 Penutup - Membuat dan membukukan jurnal penutup Ulangan Harian 5 Menyusun Daftar Saldo Penutupan 25 - Meringkas daftar saldo penutupan Ulangan Harian 6 Latihan Ulangan Umum Jumlah 115

Keterangan: = Kegiatan tengah semester = Ujian nasional = Latihan ulangan umum semester 2 = Ulangan umum semester 2 = Libur semester 2

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

ra

RINCIAN MINGGU EFEKTIF


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran : SMK : Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang : 2008/2009

I.

Jumlah minggu dalam semester 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Jumlah Bulan Jumlah minggu 2 5 4 4 5 4 4 28

II.

Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Uraian Kegiatan tengah semester Libur bulan Ramadan dan sesudah hari Raya Idul Fitri Latihan ulangan umum semester 1 (cadangan) Ulangan umum semester 1 Persiapan penerimaan rapor Libur semester 1 Jumlah Jumlah minggu 1 4 1 1 1 2 10

III.

Jumlah minggu efektif Jumlah minggu dalam semester 1 jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1 = 28 10 = 18 minggu efektif Jumlah minggu dalam semester 2 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Jumlah Bulan Jumlah minggu 4 5 4 4 4 2 23

IV.

V.

Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 2 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Uraian Kegiatan tengah semester Ujian nasional Latihan ulangan umum semester 2 Ulangan umum semester 2 Persiapan penerimaan rapor Libur semester 2 Jumlah Jumlah minggu 1 1 1 1 1 2 7

VI.

Jumlah minggu efektif dalam semester 2 Jumlah minggu dalam semester 2 jumlah minggu tidak efektif dalam semester 2 = 23 minggu 7 minggu = 16 minggu efektif 2008

Guru Mata Pelajaran

Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2012/2013 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
Menyiapkan penyusunan keuangan proses laporan

Materi Pelajaran
Laporan keuangan adalah laporan yang disusun untuk kepentingan para pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Laporan keuangan menyajikan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan. Hal-hal yang disajikan dalam laporan keuangan adalah mengenai harta yang dimiliki perusahaan, modal, dan seluruh hasil usaha perusahaan serta semua beban yang dikeluarkannya untuk membiayai semua kegiatan usaha perusahaan dalam satu periode tertentu. 1. Macam-macam Laporan Keuangan Laporan keuangan pada perusahaan dagang ada beberapa macam yaitu : a. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold) b. Laporan laba rugi (income statement) c. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) atau laporan laba ditahan (retained earning statement) d. Laporan neraca (balance sheet statement) e. Laporan arus kas (cash flow statement) 2. Prinsip Penyusunan Laporan Keuangan a. relevan dengan tujuan operasi perusahaan dan kebutuhan pemakai b. dapat dimengerti oleh pemakai c. daya uji, dapat diuji kebenarannya oleh pihak yang independen d. netral, tidak boleh tergantung pada kebutuhan dan kemauan pihak tertentu e. lengkap, menjaga jangan sampai ada data akuntansi yang terlewat atau tertinggal f. daya banding, bisa dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan sebelumnya atau perusahaan lain yang sejenis g. tepat waktu, sehingga setiap masalah perusahaan segera diatasi 3. Bentuk-bentuk Laporan Keuangan a. Laporan laba rugi (income statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai seluruh hasil operasi (pendapatan) dan beban yang dikeluarkan

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan

Waktu
25 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Subkompetensi

Materi Pelajaran
selama suatu periode dalam rangka memperoleh laba. Pada umumnya akun yang tampak pada laporan laba rugi adalah 1) pendapatan usaha : jumlah pendapatan yang diperoleh dari usaha perusahaan selama satu periode. beban usaha : semua beban yang ada kaitannya langsung dengan usaha pokok yang dilakukan perusahaan selama satu periode 2) pendapatan di luar usaha : pendapatan yang bukan berasal dari usaha operasional perusahaan. Misalnya pendapatan sewa, pendapatan bunga. beban di luar usaha : beban yang tidak ada kaitannya langsung dengan usaha pokok perusahaan. Misalnya : beban bunga, beban administrasi bank, dll. Bentuk laporan laba rugi ada dua macam, yaitu sebagai berikut . 1) bentuk langsung (single step) 2) bentuk bertahap (multiple step) b. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai perubahan jumlah modal perusahaan dalam satu periode akuntansi. c. Neraca (balance sheet) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai keadaan harta, kewajiban (utang) dan modal suatu perusahaan. Penyajian pos-pos neraca sesuai dengan standar akuntansi keuangan, yaitu : 1) aktiva atau harta diklasifikasikan menurut tingkat likuiditasnya 2) kewajiban diklasifikasikan menurut urutan jatuh temponya 3) modal diklasifikasikan menurut urutan kekekalannya Neraca dapat berbentuk skontro dan staffel d. Laporan arus kas (cash flow statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama satu periode. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yaitu : kegiatan usaha, investasi dan pembelanjaan 4. Peralatan yang dibutuhkan untuk penyusunan Laporan

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Subkompetensi

Materi Pelajaran
Keuangan Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, peralatan dan bahan yang diperlukan untuk penyusunan laporan keuangan terdiri atas : a. buku jurnal umum, buku besar,buku jurnal khusus dan buku pembantu b. daftar sisa akun-akun buku besar akhir periode (neraca saldo) c. data neraca akhir periode yang lalu d. bukti transaksi penyesuaian (bukti memorial) e. alat tulis kantor f. alat hitung manual atau elektronik g. formulir kertas kerja (neraca lajur) h. formulir laporan keuangan

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi Menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan Materi Pelajaran Laporan keuangan adalah laporan yang disusun untuk kepentingan para pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Laporan keuangan menyajikan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan. Hal-hal yang disajikan dalam laporan keuangan adalah mengenai harta yang dimiliki perusahaan, modal, dan seluruh hasil usaha perusahaan serta semua beban yang dikeluarkannya untuk membiayai semua kegiatan usaha perusahaan dalam satu periode tertentu. 1. Macam-macam Laporan Keuangan Laporan keuangan pada perusahaan dagang ada beberapa macam yaitu: a. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold) b. Laporan laba rugi (income statement) c. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) atau laporan laba ditahan (retained earning statement) d. Laporan neraca (balance sheet statement) e. Laporan arus kas (cash flow statement) 2. Prinsip Penyusunan Laporan Keuangan a. relevan dengan tujuan operasi perusahaan dan kebutuhan pemakai b. dapat dimengerti oleh pemakai c. daya uji, dapat diuji kebenarannya oleh pihak yang independen d. netral, tidak boleh tergantung pada kebutuhan dan kemauan pihak tertentu e. lengkap, menjaga jangan sampai ada data akuntansi yang terlewat atau tertinggal f. daya banding, bisa dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan sebelumnya atau perusahaan lain yang sejenis g. tepat waktu, sehingga setiap masalah perusahaan segera diatasi 3. Bentuk-bentuk Laporan Keuangan a. Laporan laba rugi (income statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai seluruh hasil operasi (pendapatan) dan beban yang dikeluarkan selama suatu periode dalam rangka memperoleh laba. Pada umumnya akun yang tampak pada laporan laba rugi adalah 1) pendapatan usaha : jumlah pendapatan yang diperoleh dari usaha perusahaan selama satu periode. beban usaha : semua beban yang ada kaitannya langsung dengan usaha pokok yang dilakukan perusahaan Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. Salah satu prinsip laporan keuangan adalah tidak boleh tergantung pada kebutuhan dan kemauan pihak tertentu, hal ini dinamakan . a. daya banding b. relevan c. lengkap d. netral e. daya uji 2. Secara garis besar, aktiva dibedakan menjadi dua golongan, yaitu 3. Sebutkan jenis-jenis laporan keuangan menurut ketentuan dalam SAK ! 4. Bagi perusahaan salon Diva, beban berikut yang tidak termasuk klasifikasi beban usaha adalah beban . a. sewa bangunan salon b. asuransi salon c. gaji karyawan d. listrik e. bunga 5. Jelaskan perbedaan antara beban usaha dengan beban di luar usaha !

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Penilaian Subkompetensi Materi Pelajaran selama satu periode 2) pendapatan di luar usaha : pendapatan yang bukan berasal dari usaha operasional perusahaan. Misalnya pendapatan sewa, pendapatan bunga. beban di luar usaha : beban yang tidak ada kaitannya langsung dengan usaha pokok perusahaan. Misalnya : beban bunga, beban administrasi bank, dll. Bentuk laporan laba rugi ada dua macam, yaitu sebagai berikut . 1) bentuk langsung (single step) 2) bentuk bertahap (multiple step) b. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai perubahan jumlah modal perusahaan dalam satu periode akuntansi. c. Neraca (balance sheet) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai keadaan harta, kewajiban (utang) dan modal suatu perusahaan. Penyajian pos-pos neraca sesuai dengan standar akuntansi keuangan, yaitu : 1) aktiva atau harta diklasifikasikan menurut tingkat likuiditasnya 2) kewajiban diklasifikasikan menurut urutan jatuh temponya 3) modal diklasifikasikan menurut urutan kekekalannya Neraca dapat berbentuk skontro dan staffel d. Laporan arus kas (cash flow statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama satu periode. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yaitu : kegiatan usaha, investasi dan pembelanjaan 5. Peralatan yang dibutuhkan untuk penyusunan Laporan Keuangan Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, peralatan dan bahan yang diperlukan untuk penyusunan laporan keuangan terdiri atas : a. buku jurnal umum, buku besar,buku jurnal khusus dan buku pembantu b. daftar sisa akun-akun buku besar akhir periode (neraca saldo) c. data neraca akhir periode yang lalu d. bukti transaksi penyesuaian (bukti memorial) e. alat tulis kantor f. alat hitung manual atau elektronik g. formulir kertas kerja (neraca lajur) h. formulir laporan keuangan Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Menyiapkan Proses Penyusunan Laporan Keuangan 1 Ceramah, diskusi, dan penugasan 25 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : Menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan 3. Materi Pelajaran: Laporan keuangan adalah laporan yang disusun untuk kepentingan para pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Laporan keuangan menyajikan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan. Hal-hal yang disajikan dalam laporan keuangan adalah mengenai harta yang dimiliki perusahaan, modal, dan seluruh hasil usaha perusahaan serta semua beban yang dikeluarkannya untuk membiayai semua kegiatan usaha perusahaan dalam satu periode tertentu. 1. Macam-macam Laporan Keuangan Laporan keuangan pada perusahaan dagang ada beberapa macam yaitu : a. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold) b. Laporan laba rugi (income statement) c. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) atau laporan laba ditahan (retained earning statement) d. Laporan neraca (balance sheet statement) e. Laporan arus kas (cash flow statement) 2. Prinsip Penyusunan Laporan Keuangan a. relevan dengan tujuan operasi perusahaan dan kebutuhan pemakai b. dapat dimengerti oleh pemakai c. daya uji, dapat diuji kebenarannya oleh pihak yang independen d. netral, tidak boleh tergantung pada kebutuhan dan kemauan pihak tertentu e. lengkap, menjaga jangan sampai ada data akuntansi yang terlewat atau tertinggal f. daya banding, bisa dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan sebelumnya atau perusahaan lain yang sejenis g. tepat waktu, sehingga setiap masalah perusahaan segera diatasi 3. Bentuk-bentuk Laporan Keuangan a. Laporan laba rugi (income statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai seluruh hasil operasi (pendapatan) dan beban yang dikeluarkan selama suatu periode dalam rangka memperoleh laba. Pada umumnya akun yang tampak pada laporan laba rugi adalah 1) pendapatan usaha : jumlah pendapatan yang diperoleh dari usaha perusahaan selama satu periode. beban usaha : semua beban yang ada kaitannya langsung dengan usaha pokok yang dilakukan perusahaan selama satu periode 2) pendapatan di luar usaha : pendapatan yang bukan berasal dari usaha operasional perusahaan. Misalnya pendapatan sewa, pendapatan bunga. beban di luar usaha : beban yang tidak ada kaitannya langsung dengan usaha pokok perusahaan. Misalnya : beban bunga, beban administrasi bank, dll. Bentuk laporan laba rugi ada dua macam, yaitu sebagai berikut . 1) bentuk langsung (single step) 2) bentuk bertahap (multiple step) b. Laporan perubahan modal (statement of owners equity) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai perubahan jumlah modal perusahaan dalam satu periode akuntansi. c. Neraca (balance sheet) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai keadaan harta, kewajiban (utang) dan modal suatu perusahaan. Penyajian pos-pos neraca sesuai dengan standar akuntansi keuangan, yaitu : 1) aktiva atau harta diklasifikasikan menurut tingkat likuiditasnya 2) kewajiban diklasifikasikan menurut urutan jatuh temponya 3) modal diklasifikasikan menurut urutan kekekalannya Neraca dapat berbentuk skontro dan staffel d. Laporan arus kas (cash flow statement) adalah suatu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama satu periode. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yaitu : kegiatan usaha, investasi dan pembelanjaan 4. Peralatan yang dibutuhkan untuk penyusunan Laporan Keuangan Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, peralatan dan bahan yang diperlukan untuk penyusunan laporan keuangan terdiri atas : a. buku jurnal umum, buku besar,buku jurnal khusus dan buku pembantu b. daftar sisa akun-akun buku besar akhir periode (neraca saldo) c. data neraca akhir periode yang lalu d. bukti transaksi penyesuaian (bukti memorial) e. alat tulis kantor

f. alat hitung manual atau elektronik g. formulir kertas kerja (neraca lajur) h. formulir laporan keuangan 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Waktu (Menit) 40 Pentingnya materi ini untuk dapat menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan Memahami tentang laporan keuangan 845 Personal dan akademik Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang macam-macam laporan keuangan, prinsip penyusunan laporan keuangan, bentuk-bentuk laporan keuangan, peralatan yang dibutuhkan untuk penyusunan laporan keuangan - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 1 II.

240

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS 2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
1. Membuat penyesuaian 2. Membukukan jurnal penyesuaian jurnal

Materi Pelajaran
1. Pengertian Jurnal Penyesuaian Jurnal Penyesuaian adalah jurnal untuk menyesuaikan saldo akun-akun buku besar ke saldo akun buku besar yang sebenarnya dengan cara mendebit dan mengkredit beban maupun pendapatan, baik piutang maupun utang pada akhir periode. Dengan demikian ayat jurnal penyesuaian sangat besar artinya dalam menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 2. Hal-Hal yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian a. perlengkapan b. pendapatan diterima di muka c. penyusutan aktiva tetap d. beban dibayar dimuka e. pendapatan yang masih akan diterima f. penggunaan bahan habis pakai g. persediaan barang dagang h. beban yang belum dibayar i. penghapusan piutang (piutang tak tertagih) j. penyesuaian saldo kas k. pembetulan kesalahan 3. Posting jurnal penyesuaian ke buku besar pada perusahaan dagang sama dengan posting jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa yaitu dengan memindahkan akun yang dibuat JP ke buku besar.

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat membuat jurnal penyesuaian serta membukukan jurnal penyesuaian

Waktu
60 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi 1. Membuat jurnal penyesuaian 2. Membukukan jurnal penyesuaian Materi Pelajaran 1. Pengertian Jurnal Penyesuaian Jurnal Penyesuaian adalah jurnal untuk menyesuaikan saldo akunakun buku besar ke saldo akun buku besar yang sebenarnya dengan cara mendebit dan mengkredit beban maupun pendapatan, baik piutang maupun utang pada akhir periode. Dengan demikian ayat jurnal penyesuaian sangat besar artinya dalam menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 2. Hal-Hal yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian a. perlengkapan b. pendapatan diterima di muka c. penyusutan aktiva tetap d. beban dibayar dimuka e. pendapatan yang masih akan diterima f. penggunaan bahan habis pakai g. persediaan barang dagang h. beban yang belum dibayar i. penghapusan piutang (piutang tak tertagih) j. penyesuaian saldo kas k. pembetulan kesalahan 3. Posting jurnal penyesuaian ke buku besar pada perusahaan dagang sama dengan posting jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa yaitu dengan memindahkan akun yang dibuat JP ke buku besar. Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. Perbedaan jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa dan dagang terdapat dalam . a. pos defferal b. pos accrual c. penyusutan aktiva tetap d. persd barang dagangan e. simpanan uang perush di bank 2. Untuk penyusutan harta tetap pada jurnal penyesuaian akan didebit 3. Apa istilah akuntansi dari : a. harga pokok penjualan b. persediaan barang dagang awal c. potongan pembelian 4. Jika data neraca saldo dikombinasikan dengan data ayat jurnal penyesuaian, maka hasilnya adalah neraca saldo yang disesuaikan dan selanjutnya akan dipindahkan ke lajur . a. laporan laba rugi b. neraca akhir c. neraca dan laporan L/R d. laba rugi dan neraca e. L/R dan laporan posisi keuangan 5. Sebutkan fungsi jurnal itu !

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Membuat dan Membukukan Jurnal Penyesuaian 2 Ceramah, diskusi, dan penugasan 60 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : 1. Membuat jurnal penyesuaian 2. Membukukan jurnal penyesuaian 3. Materi Pelajaran: 1. Pengertian Jurnal Penyesuaian Jurnal Penyesuaian adalah jurnal untuk menyesuaikan saldo akun-akun buku besar ke saldo akun buku besar yang sebenarnya dengan cara mendebit dan mengkredit beban maupun pendapatan, baik piutang maupun utang pada akhir periode. Dengan demikian ayat jurnal penyesuaian sangat besar artinya dalam menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 2. Hal-Hal yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian a. perlengkapan b. pendapatan diterima di muka c. penyusutan aktiva tetap d. beban dibayar dimuka e. pendapatan yang masih akan diterima f. penggunaan bahan habis pakai g. persediaan barang dagang h. beban yang belum dibayar i. penghapusan piutang (piutang tak tertagih) j. penyesuaian saldo kas k. pembetulan kesalahan 3. Posting jurnal penyesuaian ke buku besar pada perusahaan dagang sama dengan posting jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa yaitu dengan memindahkan akun yang dibuat JP ke buku besar. 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya materi ini untuk dapat membuat jurnal penyesuaian dan membukukan jurnal penyesuaian Memahami tentang jurnal 1.950 Personal dan akademik Waktu (Menit) 30 Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang pengertian jurnal penyesuaian, hal-hal yang memerlukan jurnal penyesuaian, dan posting jurnal penyesuaian - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 2 II.

720

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS 2008 Mengetahui, Kepala Sekolah NIP.

Guru Mata Pelajaran

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
Menyusun neraca lajur

Materi Pelajaran
Tujuan akhir akuntansi keuangan adalah menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar kepada para pemakai, baik pihak internal maupun pihak eksternal. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar tersebut perlu dibuat konsep terlebih dahulu. Konsep penyusunan laporan keuangan itulah yang disebut kertas kerja atau worksheet. Setelah melakukan pencatatan transaksi dan penyesuaian ke dalam buku jurnal kemudian diposting ke dalam buku besar maka langkah selanjutnya adalah membuat laporan keuangan, akan tetapi dalam pencatatan ratusan perhitungan dan tugas-tugas administrasi tersebut terkadang menyebabkan beberapa kesalahan terjadi, seperti membukukan debet sebagai kredit. Salah satu cara terbaik untuk menghindari kesalahan dalam pencatatan akuntansi dan juga menyederhanakan pekerjaan pada akhir periode, adalah membuat catatan informal yang disebut kerta kerja. 1. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur Rangkaian kegiatan akuntansi dalam setiap jenis perusahaan pada dasarnya sama, yaitu terdiri atas kegiatan pencatatan data transaksi ke dalam buku jurnal, penggolongan data transaksi dalam buku besar, pengikhtisaran data transaksi yang terjadi dalam suatu periode dan pelaporan. Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, penyusunan neraca lajur (kertas kerja) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan 2. Pengertian Kertas Kerja/Neraca Lajur Kertas kerja adalah alat bantu untuk mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan yang disusun setiap akhir periode tertentu.

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat menyusun neraca lajur

Waktu
30 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Subkompetensi

Materi Pelajaran
3. Bentuk Format Kertas Kerja Bentuk kertas kerja yang akan disampaikan dalam pembahasan ini adalah format kertas kerja 10 kolom.

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi Menyusun lajur neraca Materi Pelajaran Tujuan akhir akuntansi keuangan adalah menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar kepada para pemakai, baik pihak internal maupun pihak eksternal. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar tersebut perlu dibuat konsep terlebih dahulu. Konsep penyusunan laporan keuangan itulah yang disebut kertas kerja atau worksheet. Setelah melakukan pencatatan transaksi dan penyesuaian ke dalam buku jurnal kemudian diposting ke dalam buku besar maka langkah selanjutnya adalah membuat laporan keuangan, akan tetapi dalam pencatatan ratusan perhitungan dan tugas-tugas administrasi tersebut terkadang menyebabkan beberapa kesalahan terjadi, seperti membukukan debet sebagai kredit. Salah satu cara terbaik untuk menghindari kesalahan dalam pencatatan akuntansi dan juga menyederhanakan pekerjaan pada akhir periode, adalah membuat catatan informal yang disebut kerta kerja. 1. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur Rangkaian kegiatan akuntansi dalam setiap jenis perusahaan pada dasarnya sama, yaitu terdiri atas kegiatan pencatatan data transaksi ke dalam buku jurnal, penggolongan data transaksi dalam buku besar, pengikhtisaran data transaksi yang terjadi dalam suatu periode dan pelaporan. Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, penyusunan neraca lajur (kertas kerja) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan 2. Pengertian Kertas Kerja/Neraca Lajur Kertas kerja adalah alat bantu untuk mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan yang disusun setiap akhir periode tertentu. 3. Bentuk Format Kertas Kerja Bentuk kertas kerja yang akan disampaikan dalam pembahasan ini adalah format kertas kerja 10 kolom. Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. Istilah lain dari kertas kerja adalah a. posting b. trial balance c. balance sheet d. work sheet e. pencil footing 2. Format kertas kerja yang sering digunakan adalah format .. 3. Bilamana suatu perusahaan dikatakan laba atau rugi, jelaskan! 4. Fungsi kertas kerja dalam suatu perusahaan adalah . a. harta, utang, modal b. mengevaluasi keseimbangan c. analisis transaksi d. perhitungan laba rugi e. jurnal penyesuaian 5. Dalam kolom neraca dari kertas kerja DELTA Tbk pada tanggal 31 Desember 2007, saldo kredit lebih besar Rp18.450.000,00 dibandingkan dengan saldo debitnya. Dalam perhitungan laba rugi akan dilaporkan sebagai laba atau kerugian? Jelaskan !

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Menyusun Neraca Lajur 3 Ceramah, diskusi, dan penugasan 30 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : Menyusun neraca lajur 3. Materi Pelajaran: Tujuan akhir akuntansi keuangan adalah menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar kepada para pemakai, baik pihak internal maupun pihak eksternal. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar tersebut perlu dibuat konsep terlebih dahulu. Konsep penyusunan laporan keuangan itulah yang disebut kertas kerja atau worksheet. Setelah melakukan pencatatan transaksi dan penyesuaian ke dalam buku jurnal kemudian diposting ke dalam buku besar maka langkah selanjutnya adalah membuat laporan keuangan, akan tetapi dalam pencatatan ratusan perhitungan dan tugas-tugas administrasi tersebut terkadang menyebabkan beberapa kesalahan terjadi, seperti membukukan debet sebagai kredit. Salah satu cara terbaik untuk menghindari kesalahan dalam pencatatan akuntansi dan juga menyederhanakan pekerjaan pada akhir periode, adalah membuat catatan informal yang disebut kerta kerja. 1. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur Rangkaian kegiatan akuntansi dalam setiap jenis perusahaan pada dasarnya sama, yaitu terdiri atas kegiatan pencatatan data transaksi ke dalam buku jurnal, penggolongan data transaksi dalam buku besar, pengikhtisaran data transaksi yang terjadi dalam suatu periode dan pelaporan. Dalam penyelenggaraan akuntansi secara manual, penyusunan neraca lajur (kertas kerja) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan 2. Pengertian Kertas Kerja/Neraca Lajur Kertas kerja adalah alat bantu untuk mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan yang disusun setiap akhir periode tertentu. 3. Bentuk Format Kertas Kerja Bentuk kertas kerja yang akan disampaikan dalam pembahasan ini adalah format kertas kerja 10 kolom. 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya materi ini untuk dapat menyusun neraca lajur Memahami tentang neraca 960 Personal dan akademik Waktu (Menit) 30 Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang tujuan penyusunan neraca lajur, pengertian kertas kerja/neraca lajur, dan bentuk format kertas kerja - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 3 II.

360

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
Menyusun laporan keuangan

Materi Pelajaran
Pelaporan yang dihasilkan oleh suatu sistem akuntansi beraneka ragam jenisnya. Jenis laporan yang dihasilkan tergantung pada pihak-pihak yang menggunakan laporan tersebut. Salah satu laporan yang utama adalah laporan keuangan (financial statement). Untuk menghasilkan informasi ekonomi perlu diciptakan suatu metode pencatatan, penggolongan, analisis dan pengendalian transaksi beserta kegiatan-kegiatan keuangan dan pelaporan hasilnya. Laporan keuangan dirancang untuk pihak-pihak pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Isi laporan ini adalah mengenai posisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan merupakan bagian terpenting dalam menyampaikan informasi ekonomis suatu perusahaan kepada pihakpihak yang memerlukannya. Setelah penyelesaian tahap pengikhtisaran dengan mengerjakan kertas kerja, dan jurnal penutup maka proses selanjutnya ke tahap pelaporan yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari : 1. Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi (Income Statement) adalah laporan mengenai penghasilan dan beban suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu Laporan Laba Rugi dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu : a. Bentuk Tidak Terperinci/Tunggal (Single Step) b. Bentuk Terperinci/Majemuk (Multiple Step) 2. Laporan Perubahan Modal Modal dari suatu perusahaan akan mengalami perubahan sebagai akibat adanya: a. Keuntungan atau kerugian yang jumlahnya akan terlihat dalam Laporan Laba Rugi b. Tambahan Modal (additional investment) dan pengurangan

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat menyusun laporan keuangan

Waktu
60 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Subkompetensi

Materi Pelajaran
(withdrawals) 3. Neraca Neraca berisi unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan pengukuran posisi (kemampuan) keuangan perusahaan pada saat tertentu yaitu aktiva, kewajiban dan ekuitas. Artinya neraca harus dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan. a. Aktiva, terdiri dari : 1) Aktiva Lancar a) Kas dan bank (cash and bank) b) Surat-surat berharga (marketablesecurities) c) Depositojangkapendek d) Wesel tagihjangka pendek (notesreceivable) e) Piutang usaha (account receivable) f) Beban dibayar dimuka (PrepaidExpense) 2) Investasi Jangka Panjang 3) Aktiva Tidak Lancar a) Aktiva berwujud b) Aktiva tidak berwujud b. Kewajiban 1) Kewajiban Lancar a) Utang usaha (account payable) b) Utang wesel (notes payable) c) Utang beban d) Utang pajak e) Utang gaji 2) Kewajiban Jangka Panjang a) Pinjaman obligasi b) Utang hipotik c. Modal (capital) Neraca dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu bentuk skontro (account form) dan bentuk vertikal (report form) 4. Laporan Arus Kas (statement of cash flow) Laporan arus kas digunakan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas pada periode tertentu. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yang berbeda, yaitu : a. Arus kas dari aktivitas operasi seperti : penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa, penerimaan kas dari royalty, fee, komisi dan pendapatan lain, pembayaran kepada pemasok barang dan jasa, pembayaran kas kepada karyawan, dll. b. Arus kas dari aktivitas investasi seperti : pembayaran kas untuk pembelian aktiva tetap, penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan dan peralatan, perolehan saham atau instrumen

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Subkompetensi

Materi Pelajaran
keuangan perusahaan lain, dll. c. Arus kas dari aktivitas pendanaan seperti : penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya, pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik saham perusahaan, dll 5. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold)

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi Menyusun keuangan laporan Materi Pelajaran Pelaporan yang dihasilkan oleh suatu sistem akuntansi beraneka ragam jenisnya. Jenis laporan yang dihasilkan tergantung pada pihak-pihak yang menggunakan laporan tersebut. Salah satu laporan yang utama adalah laporan keuangan (financial statement). Untuk menghasilkan informasi ekonomi perlu diciptakan suatu metode pencatatan, penggolongan, analisis dan pengendalian transaksi beserta kegiatan-kegiatan keuangan dan pelaporan hasilnya. Laporan keuangan dirancang untuk pihak-pihak pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Isi laporan ini adalah mengenai posisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan merupakan bagian terpenting dalam menyampaikan informasi ekonomis suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Setelah penyelesaian tahap pengikhtisaran dengan mengerjakan kertas kerja, dan jurnal penutup maka proses selanjutnya ke tahap pelaporan yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari : 1. Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi (Income Statement) adalah laporan mengenai penghasilan dan beban suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu Laporan Laba Rugi dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu : a. Bentuk Tidak Terperinci/Tunggal (Single Step) b. Bentuk Terperinci/Majemuk (Multiple Step) 2. Laporan Perubahan Modal Modal dari suatu perusahaan akan mengalami perubahan sebagai akibat adanya: a. Keuntungan atau kerugian yang jumlahnya akan terlihat dalam Laporan Laba Rugi b. Tambahan Modal (additional investment) dan pengurangan (withdrawals) 3. Neraca Neraca berisi unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan pengukuran posisi (kemampuan) keuangan perusahaan pada saat tertentu yaitu aktiva, kewajiban dan ekuitas. Artinya neraca harus dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan. a. Aktiva, terdiri dari : 1) Aktiva Lancar a) Kasdanbank(cashandbank) b) Surat-surat berharga (marketable securities) c) Depositojangkapendek d) Wesel tagih jangka pendek (notes Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. UD Merapi membeli barang dagangan secara kredit dari PT Maju seharga Rp2.500.0000,00 sehingga UD Merapi mempunyai utang kepada PT Maju dan PT Maju mempunyai piutang dagang kepada UD Merapi. Dalam hal ini UD Merapi disebut . a. grosir b. investor c. broker d. debitur e. kreditur 2. Akun aktiva tetap yang tidak memerlukan penyusutan adalah .. 3. Laporan neraca tersirat posisi harta, kewajiban dan modal pada suatu saat tertentu. Suatu saat tertentu yang dimaksud adalah . a. satu bulan b. satu semester c. satu tahun anggaran d. satu tahun kalender e. satu periode akuntansi 4. Penyajian hutang dalam neraca disusun berdasarkan . a. fleksibilitas b. solvabilitas c. kekekalannya d. likuiditas e. jangka waktunya 5. Apa yang dimaksud dengan laporan keuangan ?

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Penilaian Subkompetensi Materi Pelajaran receivable) e) Piutangusaha(accountreceivable) f) Beban dibayar dimuka (Prepaid Expense) 2) Investasi Jangka Panjang 3) Aktiva Tidak Lancar a) Aktiva berwujud b) Aktiva tidak berwujud b. Kewajiban 1) Kewajiban Lancar a) Utang usaha (account payable) b) Utang wesel (notes payable) c) Utang beban d) Utang pajak e) Utang gaji 2) Kewajiban Jangka Panjang a) Pinjaman obligasi b) Utang hipotik c. Modal (capital) Neraca dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu bentuk skontro (account form) dan bentuk vertikal (report form) 4. Laporan Arus Kas (statement of cash flow) Laporan arus kas digunakan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas pada periode tertentu. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yang berbeda, yaitu : a. Arus kas dari aktivitas operasi seperti : penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa, penerimaan kas dari royalty, fee, komisi dan pendapatan lain, pembayaran kepada pemasok barang dan jasa, pembayaran kas kepada karyawan, dll. b. Arus kas dari aktivitas investasi seperti : pembayaran kas untuk pembelian aktiva tetap, penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan dan peralatan, perolehan saham atau instrumen keuangan perusahaan lain, dll. c. Arus kas dari aktivitas pendanaan seperti : penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya, pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik saham perusahaan, dll 5. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold) Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Menyusun laporan keuangan 4 Ceramah, diskusi, dan penugasan 60 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : Menyusun laporan keuangan 3. Materi Pelajaran: Pelaporan yang dihasilkan oleh suatu sistem akuntansi beraneka ragam jenisnya. Jenis laporan yang dihasilkan tergantung pada pihak-pihak yang menggunakan laporan tersebut. Salah satu laporan yang utama adalah laporan keuangan (financial statement). Untuk menghasilkan informasi ekonomi perlu diciptakan suatu metode pencatatan, penggolongan, analisis dan pengendalian transaksi beserta kegiatan-kegiatan keuangan dan pelaporan hasilnya. Laporan keuangan dirancang untuk pihak-pihak pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Isi laporan ini adalah mengenai posisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan merupakan bagian terpenting dalam menyampaikan informasi ekonomis suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Setelah penyelesaian tahap pengikhtisaran dengan mengerjakan kertas kerja, dan jurnal penutup maka proses selanjutnya ke tahap pelaporan yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari : 1. Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi (Income Statement) adalah laporan mengenai penghasilan dan beban suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu Laporan Laba Rugi dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu : a. Bentuk Tidak Terperinci/Tunggal (Single Step) b. Bentuk Terperinci/Majemuk (Multiple Step) 2. Laporan Perubahan Modal Modal dari suatu perusahaan akan mengalami perubahan sebagai akibat adanya: a. Keuntungan atau kerugian yang jumlahnya akan terlihat dalam Laporan Laba Rugi b. Tambahan Modal (additional investment) dan pengurangan (withdrawals) 3. Neraca Neraca berisi unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan pengukuran posisi (kemampuan) keuangan perusahaan pada saat tertentu yaitu aktiva, kewajiban dan ekuitas. Artinya neraca harus dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan. a. Aktiva, terdiri dari : 1) Aktiva Lancar a) Kas danbank (cashandbank) b) Surat-surat berharga(marketablesecurities) c) Depositojangkapendek d ) Weseltagihjangkapendek (notes receivable) e ) Piutangusaha(account receivable) f ) Bebandibayardimuka(PrepaidExpense) 2) Investasi Jangka Panjang 3) Aktiva Tidak Lancar a) Aktiva berwujud b) Aktiva tidak berwujud b. Kewajiban 1) Kewajiban Lancar a) Utang usaha (account payable) b) Utang wesel (notes payable) c) Utang beban d) Utang pajak e) Utang gaji 2) Kewajiban Jangka Panjang a) Pinjaman obligasi b) Utang hipotik c. Modal (capital) Neraca dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu bentuk skontro (account form) dan bentuk vertikal (report form) 4. Laporan Arus Kas (statement of cash flow) Laporan arus kas digunakan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas pada periode tertentu. Arus kas diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok yang berbeda, yaitu : a. Arus kas dari aktivitas operasi seperti : penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa, penerimaan kas dari royalty, fee, komisi dan pendapatan lain, pembayaran kepada pemasok barang dan jasa, pembayaran kas kepada karyawan, dll. b. Arus kas dari aktivitas investasi seperti : pembayaran kas untuk pembelian aktiva tetap, penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan dan peralatan, perolehan saham atau instrumen keuangan perusahaan lain, dll. c. Arus kas dari aktivitas pendanaan seperti : penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya, pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik saham perusahaan, dll 5. Laporan harga pokok penjualan (cost of goods sold)

4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya materi ini untuk dapat menyusun laporan keuangan Memahami tentang laporan keuangan Waktu (Menit) 50 Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas, dan laporan harga pokok penjualan - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 4 II.

1.930

Personal dan akademik

720

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
Membuat dan membukukan jurnal penutup

Materi Pelajaran
Sebagaimana jurnal umum diposting ke akun-akun buku besar, ayat jurnal penyesuaian juga di-posting ke akun-akun buku besar yang bersangkutan. Kegiatan tahap pengikhtisaran setelah posting ayat jurnal penyesuaian adalah menutup akun buku besar melalui ayat jurnal penutup. 1. Pengertian Jurnal Penutup Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mengenolkan akun-akun nominal untuk dipindahkan ke akun modal melalui ikhtisar laba rugi. Dengan demikian, fungsi jurnal penutup adalah mengikhtisarkan pos-pos yang mempengaruhi perubahan modal selama periode akuntansi. Akun buku besar yang memerlukan jurnal penutup adalah pendapatan, beban, prive & saldo laba/ rugi 2. Memindahbukukan (posting) jurnal penutup ke buku besar Pemindahbukuan (posting) jurnal penutup ke buku besar prosesnya sama sebagaimana proses pemindahbukuan jurnal umum ke buku besar, yaitu tiap jumlah debit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah debit akun buku besar yang bersangkutan, dan jumlah kredit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah kredit akun buku besar yang bersangkutan.

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat membuat dan membukukan jurnal penutup

Waktu
30 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi Membuat membukukan penutup dan jurnal Materi Pelajaran Sebagaimana jurnal umum di-posting ke akun-akun buku besar, ayat jurnal penyesuaian juga di-posting ke akunakun buku besar yang bersangkutan. Kegiatan tahap pengikhtisaran setelah posting ayat jurnal penyesuaian adalah menutup akun buku besar melalui ayat jurnal penutup. 1. Pengertian Jurnal Penutup Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mengenolkan akun-akun nominal untuk dipindahkan ke akun modal melalui ikhtisar laba rugi. Dengan demikian, fungsi jurnal penutup adalah mengikhtisarkan pos-pos yang mempengaruhi perubahan modal selama periode akuntansi. Akun buku besar yang memerlukan jurnal penutup adalah pendapatan, beban, prive & saldo laba/ rugi 2. Memindahbukukan (posting) jurnal penutup ke buku besar Pemindahbukuan (posting) jurnal penutup ke buku besar prosesnya sama sebagaimana proses pemindahbukuan jurnal umum ke buku besar, yaitu tiap jumlah debit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah debit akun buku besar yang bersangkutan, dan jumlah kredit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah kredit akun buku besar yang bersangkutan. Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. Akun-akun yang perlu dibuat jurnal penutup adalah akun . a. harta, utang, dan modal b. harta, pendapatan, dan beban c. saldo laba rugi, beban, dan pendapatan d. utang, modal, dan beban e. saldo laba rugi, beban, dan modal 2. Closing entries adalah nama lain dari 3. Sebutkan langkahlangkah penutupan buku dan jelaskan akibat dari penutupan buku terhadap akunakun dalam buku besar! 4. Mengikhtisarkan pospos yang mempengaruhi perubahan modal selama periode akuntansi merupakan .. jurnal penutup a. arti b. tujuan c. fungsi d. pedoman e. prinsip 5. Perbedaan jurnal penutup dengan penyesuaian HPP dan tanpa penyesuaian HPP terletak pada penutupan akun . a. penjualan dan laba rugi b. biaya dan laba/rugi c. penjualan dan biaya d. pembelian dan biaya angkut e. laba/rugi dan prive

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Membuat dan Membukukan Jurnal Penutup 5 Ceramah, diskusi, dan penugasan 30 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : Membuat dan membukukan jurnal penutup 3. Materi Pelajaran: Sebagaimana jurnal umum di-posting ke akun-akun buku besar, ayat jurnal penyesuaian juga di-posting ke akun-akun buku besar yang bersangkutan. Kegiatan tahap pengikhtisaran setelah posting ayat jurnal penyesuaian adalah menutup akun buku besar melalui ayat jurnal penutup. 1. Pengertian Jurnal Penutup Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mengenolkan akun-akun nominal untuk dipindahkan ke akun modal melalui ikhtisar laba rugi. Dengan demikian, fungsi jurnal penutup adalah mengikhtisarkan pos-pos yang mempengaruhi perubahan modal selama periode akuntansi. Akun buku besar yang memerlukan jurnal penutup adalah pendapatan, beban, prive & saldo laba/ rugi 2. Memindahbukukan (posting) jurnal penutup ke buku besar Pemindahbukuan (posting) jurnal penutup ke buku besar prosesnya sama sebagaimana proses pemindahbukuan jurnal umum ke buku besar, yaitu tiap jumlah debit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah debit akun buku besar yang bersangkutan, dan jumlah kredit pada jurnal penutup dipindahkan ke sisi sebelah kredit akun buku besar yang bersangkutan. 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya materi ini untuk dapat membuat dan membukukan jurnal penutup Memahami tentang jurnal 970 Personal dan akademik Waktu (Menit) 20 Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang pengertian jurnal penutup dan memindahbukukan (posting) jurnal penutup ke buku besar - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 5 II.

360

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Kompetensi Dasar : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Subkompetensi
Meringkas daftar saldo penutupan

Materi Pelajaran
Setelah ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal penutup dipindahkan ke akun buku besar, akun-akun nominal (pendapatan, beban dan prive) akan bersisa nol. Untuk memastikan keseimbangan akun-akun buku besar kelompok akun riil (aktiva, kewajiban dan modal) disusunlah neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan adalah tugas yang harus dilaksanakan pada tahap akhir periode akuntansi yang merupakan neraca akhir periode akuntansi dan sebagai neraca awal periode akuntansi berikutnya. 1. Daftar Saldo Penutupan Neraca saldo penutupan adalah neraca saldo yang dibuat setelah jurnal penutup dan merupakan data awal pada periode selanjutnya. Untuk menyusun neraca penutupan, dapat diambil data-data yang ada dalam kolom neraca akhir pada neraca lajur/kertas kerja dengan meniadakan akun prive dan mengganti nilai modal awal dengan nilai modal akhir. 2. Jurnal Pembalik Dalam sistem akuntansi yang menganut prinsip konsistensi, untuk menghindari kesalahankesalahan dalam pencatatan pada periode berikutnya, maka perlu dibuat ayat jurnal pembalik. Ayat jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat untuk membalik ayat jurnal penyesuaian tertentu yang dibuat pada periode sebelumnya. Jurnal pembalik ini biasanya dibuat pada awal periode untuk mengembalikan akun-akun yang timbul pada akhir periode sebelumnya, sebagai akibat dari ayat jurnal penyesuaian tertentu. Jurnal ini tidak merupakan keharusan, tetapi merupakan sistem untuk memudahkan dalam pencatatan pada awal periode berikutnya. Hal-hal yang memerlukan ayat jurnal pembalik adalah :

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar


- Ceramah - Diskusi - Penugasan Memahami dan dapat meringkas daftar saldo penutupan

Waktu
25 JP (1 kegiatan belajar)

Sumber Bahan
- Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS

Subkompetensi

Materi Pelajaran
a. beban-beban yang masih harus dibayar b. beban-beban dibayar di muka, apabila beban itu dicatat pada waktu pembayaran dalam akun beban bukan pada akun harta c. pendapatan yang masih harus diterima d. pendapatan diterima di muka, apabila pendapatan tersebut dicatat pada akun pendapatan

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Waktu

Sumber Bahan

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Tahun Ajaran Standar Kompetensi : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang 2008/2009 Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang

Penilaian Subkompetensi Meringkas daftar saldo penutupan Materi Pelajaran Setelah ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal penutup dipindahkan ke akun buku besar, akun-akun nominal (pendapatan, beban dan prive) akan bersisa nol. Untuk memastikan keseimbangan akun-akun buku besar kelompok akun riil (aktiva, kewajiban dan modal) disusunlah neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan adalah tugas yang harus dilaksanakan pada tahap akhir periode akuntansi yang merupakan neraca akhir periode akuntansi dan sebagai neraca awal periode akuntansi berikutnya. 1. Daftar Saldo Penutupan Neraca saldo penutupan adalah neraca saldo yang dibuat setelah jurnal penutup dan merupakan data awal pada periode selanjutnya. Untuk menyusun neraca penutupan, dapat diambil data-data yang ada dalam kolom neraca akhir pada neraca lajur/kertas kerja dengan meniadakan akun prive dan mengganti nilai modal awal dengan nilai modal akhir. 2. Jurnal Pembalik Dalam sistem akuntansi yang menganut prinsip konsistensi, untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam pencatatan pada periode berikutnya, maka perlu dibuat ayat jurnal pembalik. Ayat jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat untuk membalik ayat jurnal penyesuaian tertentu yang dibuat pada periode sebelumnya. Jurnal pembalik ini biasanya dibuat pada awal periode untuk mengembalikan akun-akun yang timbul pada akhir periode sebelumnya, sebagai akibat dari ayat jurnal penyesuaian tertentu. Jurnal ini tidak merupakan keharusan, tetapi merupakan sistem untuk memudahkan dalam pencatatan pada awal periode berikutnya. Hal-hal yang memerlukan ayat jurnal pembalik adalah : a. beban-beban yang masih harus dibayar b. beban-beban dibayar di muka, apabila beban itu dicatat pada waktu pembayaran dalam akun beban bukan pada akun harta c. pendapatan yang masih harus diterima d. pendapatan diterima di muka, apabila pendapatan tersebut dicatat pada akun pendapatan Jenis Tagihan - Kuis Bentuk Tagihan - Pilihan ganda - Isian - Uraian Instrumen Pengetahuan dan Pemahaman Konsep: 1. Neraca sisa setelah penutupan disusun setelah dilakukan pemindahbukuan ayat . a. jurnal b. penyesuaian c. penutup d. pembalik e. akun buku besar 2. Akun yang terdapat dalam neraca saldo penutupan adalah akun .. 3. Apa yang Anda ketahui tentang reversing entries itu ? 4. Jurnal pembalik dilakukan untuk . a. semua jurnal penyesuaian b. semua jurnal penutup c. semua jurnal khusus d. jurnal penyesuaian yang memerlukan akun nominal baru e. jurnal penyesuaian yang menimbulkan akun riil baru 5. Mengapa jika waktu pencatatannya menggunakan metode neraca tidak memerlukan jurnal pembalik ?

Ranah Penilaian K P A

Ket.

Guru Mata Pelajaran

2008 Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.

REKAYASA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode Alokasi Waktu : : : : : : SMK Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang Menyusun Daftar Saldo Penutupan 6 Ceramah, diskusi, dan penugasan 25 jam pelajaran

1. Standar Kompetensi : Menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang 2. Subkompetensi : Meringkas daftar saldo penutupan 3. Materi Pelajaran: Setelah ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal penutup dipindahkan ke akun buku besar, akun-akun nominal (pendapatan, beban dan prive) akan bersisa nol. Untuk memastikan keseimbangan akun-akun buku besar kelompok akun riil (aktiva, kewajiban dan modal) disusunlah neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan adalah tugas yang harus dilaksanakan pada tahap akhir periode akuntansi yang merupakan neraca akhir periode akuntansi dan sebagai neraca awal periode akuntansi berikutnya. 1. Daftar Saldo Penutupan Neraca saldo penutupan adalah neraca saldo yang dibuat setelah jurnal penutup dan merupakan data awal pada periode selanjutnya. Untuk menyusun neraca penutupan, dapat diambil data-data yang ada dalam kolom neraca akhir pada neraca lajur/kertas kerja dengan meniadakan akun prive dan mengganti nilai modal awal dengan nilai modal akhir. 2. Jurnal Pembalik Dalam sistem akuntansi yang menganut prinsip konsistensi, untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam pencatatan pada periode berikutnya, maka perlu dibuat ayat jurnal pembalik. Ayat jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat untuk membalik ayat jurnal penyesuaian tertentu yang dibuat pada periode sebelumnya. Jurnal pembalik ini biasanya dibuat pada awal periode untuk mengembalikan akun-akun yang timbul pada akhir periode sebelumnya, sebagai akibat dari ayat jurnal penyesuaian tertentu. Jurnal ini tidak merupakan keharusan, tetapi merupakan sistem untuk memudahkan dalam pencatatan pada awal periode berikutnya. Hal-hal yang memerlukan ayat jurnal pembalik adalah : a. beban-beban yang masih harus dibayar b. beban-beban dibayar di muka, apabila beban itu dicatat pada waktu pembayaran dalam akun beban bukan pada akun harta c. pendapatan yang masih harus diterima d. pendapatan diterima di muka, apabila pendapatan tersebut dicatat pada akun pendapatan 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya materi ini untuk dapat meringkas daftar saldo penutupan Memahami tentang daftar saldo 745 Personal dan akademik Waktu (Menit) 20 Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

- Prasyarat : Kegiatan Inti: - Guru : - Menjelaskan tentang daftar saldo penutupan dan jurnal pembalik - Siswa : - Memperhatikan dan menyimak penjelasan guru - Aktif diskusi III. Penutup: - Membuat rangkuman - Uji kompetensi - Ulangan harian 6 - Latihan ulangan umum II.

360

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: kalkulator 6. Penilaian a. Jenis tagihan: kuis b. Tindak lanjut: - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% 7. Sumber Bacaan: - Buku paket akuntansi - Buku lain yang relevan - LKS 2008 Guru Mata Pelajaran Mengetahui, Kepala Sekolah

NIP.

NIP.