Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN SURVEI PERUSAHAAN PRAKTIKUM MANAJEMEN AGRIBISNIS KELAS D UD BAGUS AGRISETA MANDIRI, Jl. Kopral Kasdi No.

2 Bumiaji,Batu

Disusun oleh : Kelompok 1 RINA HADI WAHYUNI 115040100111043 FIFI NUR FIBRIYANI RAHMI AHADIAH NILAM SUSETYAWATI 115040101111094 115040101111122 115040101111213

PROGAM STUDI AGRIBINIS JURUSAN SOSIAL EKONOMI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

2012
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktikum Manajemen Agribisnis. Ucapan terimakasih tidak lupa kami haturkan kepada asisten praktikum yang telah membimbing kami dalam praktikum maupun penyusunan laporan. Laporan ini berisi tentang praktikum lapang di Desa bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu Malang. Kami melakukan praktikum tentang Company Profile, organisasi suatu usaha, manajemen SDM, manajemen Produksi, serta manajemen pemasaran dalam agribisnis . Kami sangat menyadari laporan ini masih jauh dari kesempuranaan. Seperti pepatah Tak Ada Gading yang Tak Retak. Oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun kami sangat harapakan untuk kesempurnaan dari kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga laporan Praktikum Manajemen Agribisnis ini bisa bermanfaat.

Malang, 3 Mei 2012

Penulis

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) mempunyai peran yang strategis dalam membangun ekonomi nasional,oleh karena itu selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi juga dapat menyerap tenaga kerja. Dalam krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia,sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) terbukti lebih tangguh dalam menghadapi krisis. Perkembangan perekonomian dunia yang semakin pesat membawa pengaruh positif pada sektor industri. Demikian pula pada industri olahan apel Bagus Agriseta Mandiri yang berlokasi di desa Bumi Aji, jl. Kopral Kasdi Nomor 2 , Kota Batu. Sebagai perusahaan yang memproduksi sari apel dan jenang apel yang merupakan makanan khas kota Batu, olahan apel sebagai komoditi yang keberadaannya sangat membantu para karyawannya untuk selalu berusaha mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik. Keberhasilan yang diraih Bagus saat ini tidak langsung didapat karena pada mulanya terkendala oleh modal,tenaga kerja,selain itu banyaknya pesaing yang memproduksi barang yang sejenis. Walaupun demikian Bagus mampu menawarkan produk yang lebiih unggul daripada produk-produk pesaingnya. Hal ini dapat dilihat dari pesanannya dan omzetnya. Menghadapi pesaing yang memproduksi jenis barang yang sama diperlukan berbagai terobosan baru. Oleh karena itu peran manajer pemasaran sangatlah menentukan untuk memformulasikan program mengenai perencanaan,perumusan, dan penetapan strategi pemasaran serta analisisnya. Dengan adanya persaingan tersebut maka setiap perusahaan hendaknya berusaha untuk memasarkan produk atau jasa yang dihasilkan dengan berbagai macam cara dan kreatifitas tinggi guna memperoleh keuntungan yang diharapkan dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat.

Secara defisional, strategi pemasaran sangat penting mengingat sebaik apapun segmentasi,pasar sasaran,dan posisi pasar yang dilakukan tidak akan berjalan lancar jika tidak diikuti dengan strategi yang tepat. Dalam pembuatan strategi,perusahaan mengenal istilah SWOT yang merupakan singkatan dari Strenghts (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Para perencana strategi perlu mengetahui bagaimana aspek internal perusahaan untuk memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan yang dimiliki serta mengetahui aspek-aspek eksternal untuk menggunakan peluang dan menghadapi ancaman dalam persaingan.

1.2 Tujuan a) b) c) d) e) f) g) h) untuk mengetahui profil dan ruang lingkup perusahan agribisnis untuk mengetahui organisasi perusahaan agribisnis untuk megetahui manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan agribisnis untuk mengetahui manajeman produksi dalam perusahaan agribisnis untuk mengetahui manajemen pemasaran dalam perusahaan agribisnis untuk megetahui manajemen keuangan dalam perusahaan agribisnis untuk mengetahui analisis nilai tambah agroindustri olahan untuk mengetahui strategi pengembangan dengan SWOT perusahaan agribisnis

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Manajemen SP. Malayu Hasibuan, menggambarkan bahwa manajemen adalah sebagai ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan SDM (Sumber Daya Manusia) dan SDNM (Sumber Daya Non Manusia) lainya secara efekti dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Lebih lanjut GR Terry memberi pengertian bahwa manajemen Is Distince Process Consisting of Planning, Organising, Actuating and Controling Performed to Determme and accomplish stated objectives by us of human being and other resources. Jadi manajemen merupaka suatu proses yang melibatkan kegiatan

perencanaan,perorganisasian, pengalaman dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. 2.2 Pengertian Manajemen Agribisnis Definisi Manajemen Menurut Beberapa Ahli

Menurut Dr. Sp. Siagian dalam buku Filsafat Administrasi management dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui orang lain. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa management merupakan inti daripada administrasi karena memang management merupakan alat pelaksana utama daripada adminsitrasi

Menurut Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman dalam buku Kerangka Pokok-Pokok Management dapat diartikan :

a. kegiatan-kegiatan/aktivitas-aktivitas; b. proses, yakni kegiatan dalam rentetan urutan- urutan; c. insitut/ orang orang yang melakukan kegiatan atau proses kegiatan

Menurut Ordway Tead yang disadur oleh drs. he. rosyidi dalam buku Organisasi Dan Management, definisi manajemen adalah proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan .

Menurut Marry Parker Follet : manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

Menurut James A.F. Stonner : manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan danpengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan.

Menurut Drs. M. Manullang (2001:3) istilah manajemen mengandung 3 (tiga) pengertian, sbb.: 1. manajemen sebagai suatu proses 2. manajemen sebagai suatu kolektivitas orang-orang yang melaksanakan manajemen 3. manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu iilmu

Menurut Henry Fayol: manajemen adalah prevoir, organizer commander, coordiner, controller. Menurut Georgy R Terry: cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Menurut Oey Liang Lee: sebuah koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Menurut Chaster I Bernard, Dkk: manajemen adalah seni dan ilmu.

Jadi dapat disimpulkan manajemen adalah proses kegiatan dengan melalui orang lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu serta dilaksanakan secara berurutan berjalan ke arah suatu tujuan. 2.3 Manajemen Pemasaran Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah : a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.

BAB III HASIL SURVEI PERUSAHAAN AGRIBISNIS 3.1. Profil dan Ruang Lingkup Perusahaan 3.1.1 Profil dan Ruang Lingkup

Nama Nama pemilik Alamat 65331 Jenis Usaha

: PT Bagus Agriseta Mandiri : Syamsul Huda,SP : Jl.Kopral Kasdi No 2 Bumiaji Kota Wisata Batu : Industri Pengolahan Buah dan Sayur

Ruang Lingkup perusahaan ini tidak jauh dari pegunungan malang yang sekarang berdiri sebagai kodya Batu. Pohon apel banyak dijumpai disana. Layaknya pohon mangga, di daerah Batu ini hampir setiap rumah penduduk dijumpai pohon Apel.Sehingga hasil dari pemanenan ape lapel tersebut dikomersilkan atau bahkan biasanya sebagai sumber penghasilan utama atau dibuat usaha seperti perusahaan Bagus Agriseta ini. Ruang lingkup juga menjelaskan lingkup usahanya atau sejauhmana perkembangan produk dan pemasarannya.
3.1.2 Sejarah Perusahaan

CV Bagus Agriseta mandiri merupakan home industry yang berdiri pada tanggal 31 Maret 2001 yang berlokasi Jl. Kopral Kasdi 02 bumiaji kota Batu. Usaha ini didirikan oleh Bapak Samsul huda,SP.Perusahaan ini bergerak dalam bidang industry makanan ringan yang mengolah bahan baku berupa Apel yang cukup melimpah di kota Batu sebagai makanan ringan yang lebih berdaya guna tinggi dan nilai ekonomis yang lebih meningkat. Peningkatan nilai guna apel ini melalui pengolahan apel menjadi aneka p r o d u k o l e h - o l e h a n t a r a l a i n s e b a g a i s a r i a p e l , d o d o l

apel,

jenang

apel

maupun

keripik apel.Awalnya UD.Bagus

Agriseta ini didirikan oleh 2 orang saja dengan modal 4-7 juta rupiah.Tetapi semakin meningkatnya produksi permintaan dari konsumen akhirnya sukses dan sekarang menampung hingga 52 pekerja. Selain untuk meningkatkan hasil olahan,juga untuk mengurangi tingkat pengangguran. Produk yang pertama di produksi adalah jenang apel, yang mana bahan baku mudah di dapat dan modal yang kecil, dan mana bahan baku sendiri mudah di dapat dan dua tahun kedepan dikembangkan dengan memproduksi sari apel dan keripik apel dan sampai sekarang berkembang dengan pesat dengan berbagai macam olahan yang salah satunya keripik nanas,keripik wortel,keripik salak dan keripik nangka. Pengolahan aneka buah buahan tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani apel disekitar daerah Batu. Proses produksi dilakukan disebuah gedung yang secara bertahap dibangun untuk memenuhi kebutuhan tempat pada proses produksi, yang tepatnya berada di belakang rumah pemilik home industry ini. Penambahan jenis produksi dilakukan untuk bersaing dengan home industry lain yang bergerak dalam bidang yang sama. Dimana kapasitas produksi untuk setiap jenis produk disesuaikan dengan permintaan pasar. Keunggulan dari tiap produk yang dibuat adalah produk produk yang berbahan dasar alami yang diolah sedemikian rupa hingga tidak mengurangi nilai vitamin dan nilai gizi yang dikandung oleh buah buah tersebut.Dan Harga dari setiap produk bervariasi yang disesuaikan dengan netto nya pengemasan.Pemasaran dari produk dititik beratkan pada tempat tempat wisata yang ada di dalam kota Batu, yaitu sekitar 75%, sedangkan 25% di pasarkan diluar kota Batu atau bahkan keluar pulau misalnya Bali dan Kalimantan.
3.1.3 Visi Perusahaan

Mewujudkan perusahaan pengolah hasil pertanian terpadu yang efisen, tangguh, modern, inovatif, berkelanjutan dan berdimensi kerakyatan

3.1.4

Misi Perusahaan

Memperdayakan segenap potensi sumber daya alam dan manusia untuk membangun pertanian Indonesia
3.1.5 Foto Kegiatan survei dan gambar perusahaan

(Kegiatan saat survey)

(Gambar Perusahaan)

3.2.

Organisasi Perusahaan Agribisnis 3.2.1 Bentuk Organisasi Agribisnis Bentuk organisasi perusahaan ialah UD/Unit dagang. Dijelaskan kenapa UD, bagaimana mekanisme kerjanya dilihat dari struktur organisasi. Untuk lebih jelasnya lihat kelompok lain.

3.2.2

Gambar struktur organisasi dan hubungan antar bagian

DIREKTUR SYAMSUL HUDA

WAKIL DIREKTUR LULUK MAULIDAH

Kepala Bag Administrasi Nikmatul Azizah

SDM Arif Susianto

Kepala Bag Produksi M.Iwan

Quality Control Nisaum dan Luluk

Kepala Bag Pemasaran Abdul Hamid

Koordinator Produksi Dodol

3.2.3 3.2.4 3.2.5

Koordinator Produksi Kripik Buah Arif Wahyu

Koordinator Produksi Bakpia Buah Rodiatin Maghfiroh

Koordinator Produksi Sari Buah Erma Nur Ganifah

Arif Susianto

3.2.6

Job Description pada struktur organisasi

Dimulai pada struktur teratas, Pimpinan atau Direktur dari perusahaan Bagus Agriseta ini adalah bapak Syamsul Huda. Wakil direkturnya yaitu Luluk aulidah.Kepala bagian administrasi yaitu Nikmatul Azizah yang sebagai aryawan. Yang menangani SDM Arif Susianto sebagai karyawan. Kepala bagian Produksi M.Iwan sebagai karyawan.Quality Control Nisaum dan Luluk.

Kepala bagian Pemasaran Abdul Hamid sebagai Karyawan.Koordinator Produksi dodo Arif Susianto sebagai Karyawan.Koordinator Produksi Kripik Buah Arif Wahyu sebagai karyawan.Koordinator Produksi Bakpia buah Rodiatin Maghfiroh sebagai karyawan. Koordinator Produksi Sari buah Erma Nur Ganifah sebagai karyawsan. Disebutkan fungsi per jod description
3.3. Manajemen sumberdaya manusia dalam perusahaan agribisnis

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Jelaskan lebih spesifik MSDM dalam perusahaan

3.3.1 Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Menentukan kebutuhan personel perusahaan

Mencari dan merekut tenaga kerja (rekuitmen) Melakukan seleksi tenaga kerja Mengangkat dan memilih tenaga kerja Mengorientasikan dan induksi terhadap tenaga kerja Menetapkan persyaratan kompensasi dan tunjungan Mengevaluasi prestasi kerja Mengawasi pelatihan dan pengembangan

Mengadakan promosi atau kenaikan jabatan Menangani pemutusan hubungan kerja atau pemindahan Dalam fungsi diatas disesuaikan dengan fungsi sd yang ada di perusahaan, tidak hanya disebutkan. Tapi dijabarkan sesuai perusahaan, ini sudah masuk bab pembahasan perusahaan khan???

3.3.2

Kendala dalam MSDM dan Manajemen kendala

Masalah merupakan suatu keadaan yang tidak seimbang antara harapan/keinginan dengan kenyataan yang ada. Di setiap perusahaan atau organisasi pasti akan mengalami sebuah permasalahan di dalam prosesnya, hal ini bisa berasal dari faktor dalam maupun faktor luar. Begitu juga dengan perusahaan UD.Bagus Agriseta Mandiri yang juga tidak luput dari suatu kendala atau masalah. Kendala dalam manejemen SDM UD. Bagus Agriseta Mandiri adalah kendala dalam ilmu pengetahuan pekerja, karena pekerja di UD.BAGUS AGRISETA MANDIRI adalah hanya sebatas lulusan SD sampai dengan SMP. Untuk memberikan pengarahan kepada pekerjanya butuh waktu yang lama agar mereka mampu menerimanya dengan baik. Manejemen kendala tersebut,perusahaan mengadakan bimbingan setiap harinya secara rutin, sehingga para pekerja mendapatkan pengarahan setiap harinya. Pengarahan tersebut dilakukan oleh pimpinan perusahaan dengan telaten dan kesabaran, sehingga sampai hari ini para pekerja Bagus Agriseta Mandiri semakin berkembang.

3.4.

Manajemen produksi dalam perusahaan agribisnis

Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi .

Dijelaskan manajemen produksi di perusahaan ini bagaimana

3.4.1 Karakterisitik Produk


a) Jenis Produk

: Sari Apel b) Bahan Baku Utama c) Bahan Baku Tambahan d) Proses Produksi : Buah Apel, gula, dan air : Pewarna Karamel :

e) Kapasitas Produksi maksimal dalam satu tahun f) Jumlah Produk dalam satu periode g) Kualitas Produk Keunggulan : :

: @60 x 366 = 21960 box

: 60 box per hari

produk menggunakan buah apel murni produk menggunakan gula murni tanpa pemanis buatan proses produksi dilakukan secara higinies produk menggunakan pewarna alami

Kelemahan

Daya simpan kurang panjang atau lama, karena memakai bahan-bahan yang alami

3.4.2 Fungsi-Fungsi Menejemen Produksi 1. Fungsi Perencanaan Produk Fungsi ini menentukan bentuk dan mutu produksi akhir. Perencanaan produksi umumnya mempunyai tiga jenis kegiatan yaitu urutan kerja, penjadwalan, dan dispesing. Dispesing ini merupakan perintah kepada karyawan untuk memulai pekerjaan sesuai dengan jadwal dan urutan kerja yang sudah disusun. 2. Fungsi Perencanaan Proses Fungsi ini berhubungan dengan penetapan metode terbaik, paling efektif dan efisien untuk mengkombinasikan sumber-sumber daya yang ada dan untuk menghasilkan produksi yang sesuai dengan perencanaan produksi. 3. Fungsi Persediaan Fungsi ini berhubungan dengan kegiatan persediaan bahan baku, mutu, waktu, dan tempat yang tepat dengan memperhitungkan biaya serendah mungkin. 4. Fungsi Pengawasan Fungsi ini menentukan kegiatan pelaksanaan agar tetap sesuai dengan rencana produksi. 5. Fungsi Pengawasan Mutu

Berhubungan dengan pemeliharaan mutu produksi sehingga sesuai dengan keinginan pasar. 6. Fungsi Pengawasan biaya Kegiatan yang bertanggung jawab terhadap setiap perbedaan antara biaya yang dikeluarkan dengan biaya yang direncanakan. 7. Fungsi Pengangkutan Bertujuan agar proses produksi dapat dilaksanakan dengan tepat dan dengan biaya perlengkapan sekecil-kecilnya. Dalam mengoperasikan suatu kegiatan, peranan manajemen ini sangat penting sehingga antara satu aspek dengan aspek yang lainnya tidak berjalan sendiri-sendiri. Suatu manajemen diterapkan dalam perusahaan agar setiap input atau faktor produksi dikombinasikan dengan baik dan dalam prosesnya prinsip efisiensi dapat lebih diperhatikan. ditaMbahi dengan penjelasan yang sesuai dengan produksi dalam perusahan 3.4.3 Kendala Produksi dan Menejemen Kendala Kendala dalam menejemen produksi UD.Bagus Agriseta Mandiri diantaranya ialah keterlambatan pengirimanan produk apel, dan kondisi buah apel sendiri yang mengalami kebusukan atau terserang hama. Ketika tanaman apel mengalami serangan hama, petani mengalami kendala dalam mendistribusikan buah apel kepada UD.Bagus Agriseta Mandiri.Sehingga dengan demikian, produksi Sari Apel mengalami hambatan dalam beberapa waktu sampai tersediannya buah apel. Menejemen kendala ini, untuk sementara waktu perusahaan menunda untuk memproduksi apel terlebih dahulu. Pasokan apel yang tersisa pada produksi sebelumnya akan menggantikan produksi ini. Untuk keterlambatan transportasi pengiriman buah apel sendiri, Pihak UD.Bagus Agriseta Mandiri menentukan jadwal pengiriman sebelum produksi, yang terpenting di dalam mengatasi masalah ini dibutuhkan komunikasi yang jelas antara pihak transportasi dan pihak UD.Bagus Agriseta Mandiri.
3.5. Manajemen pemasaran dalam perusahaan agribisnis

Manajemen Pemasaran adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi .
Manajemen pemasaran dalam perusahaan UD.Bagus Agriseta Mandiri bagaimana? Dijelaskan!

3.5.1 Kegiatan Pemasaran Produk Sari Apel dipasarkan di daerah Malang raya sebesar 80% dan di luar malang sebesar 20 %. Pemasaran produk sari apel ini maksimal dilakukan mulai satu minggu setelah produksi. Pada UD.Bagus Agriseta Mandiri ini tidak hanya sari apel yang dijual, akan tetapi ada produk dodol/jenang apel, keripik buah,dan bakpia apel. Untuk biaya pemasaran selama satu tahun adalah Rp 21.960.000/tahun untuk yang 200 ml. Sedangkan untuk yang 120 ml sebesar Rp 17.568.000/tahun. 3.5.2 Strategi Pemasaran Produk (4P) Marketing Mix :Sari apel.

Product

Namanya juga strategi, jadi lebih dijelaskan, pada produk ini ada keunikan apa tidak. Atau ada inovasi atau varian dari produk sari apel ini apa tidak Price per120 mL Ditambahi kalau ada penjelasan lain, missal apa ada potongan harga tiap pembelian berapa kotak. Atau harga lebih murah jika membeli dalam jumlah banyak. Atau juga di wadah produk ditempel harga, jadi konsumen dapat menilai harga produk secara langsung. Place : sasaran pasarnya ialah pasar menengah ke atas,karena mamakai produk alami sehingga harga jualnya sedikit lebih mahal dan harga ini sesuai dengan pasar menengah ke atas. : Rp. 1000,00 per 200 mL dan Rp 800,00

Strategi tempat menjelaskan apakah tempat pemasaran produk sudah bagus, dapat dilihat atau dijangkau konsumen, missal di pinggir jalan tau ditempatkan dirak tengah dalam suatu toko Promotion : Strategi pemasaran dalam pomrosi dilakukan melalui browsur, spanduk, website (gratis), dan jejaring sosial (Facebook, twitter) serta tak tanggung juga, perusahan Bagus Agriseta Mandiri melakukan kegiatan Expo atau pameran dalam beberapa kali setiap tahunnya. STP Segmentation : Planning perusahaan untuk ke depannya ada dua tahapan, yaitu dalam jangka pendek dan jangka panjang. Untuk segmentation jangka pendek perusahaan ialah menambah item produk, sedangkan jangka panjangnya yaitu difersivikasi usaha, seperti wisata lahan milik petani. Targetting : target perusahaan dapat menjadi lebih besar lagi dan bisa memperluas pasar. Positioning : posisi perusahaan di pasaraan sudah ternama, hal ini dikarenakan produk perusahaan sudah dikenal di banyak kalangan masyarakat. 3.5.3 Kendala menejemen pemasaran dan menejemen kendala Kendala dalam pemasaran produksi sari apel adalah banyaknya kompetitor di pasaran. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan yang juga mengolah minuman seperti sari apel, misalnya produk oky jelly, Nutrisari, dan lain-lain yang harga produk tersebut sedikit lebih murah dari produk sari apel. Selera konsumen yang tidak memperhatikan kandungan gizi selalu akan lebih memilih produk yang harganya lebih murah, oleh karena itu pemasaran produk sari apel mengalami habtaan. Karena saat ini, usaha olahan seperti produk sari apel semakin kompetitif, maka perusahaan memerlkan strategi-strategi yang jauh lebih baik lagi. Manejemen kendala atau solusi yang diambil perusahan Bagus Agriseta Mandiri adalah dengan menambah produk olahan , lebih gencar dalam mempromosikan produk khususnya di kalangan menengah ke atas.

3.6.

Manajemen keuangan dalam perusahaan agribisnis

Penetapan harga produk disesuaikan dengan harga bahan baku. Beberapa harga produk adalah sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
9.

Jenang apel Dodol apel Dodol nanas Dodol sirsak Keripik apel Keripik nangka Keripik wotel Keripik salak Sari apel Rp. Rp.

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5000,00 per 250 gram 6000,00 per 250 gram 6000,00 per 250 gram 7000,00 per 250 gram 7000,00 per 100 gram 8000,00 per 100 gram

6000,00 per 100 gram 6000,00 per 100 gram Rp. 1000,00 per 200 mL dan Rp 800,00

per120 mL Permodalan awal dari home Industri ini berasal dari modal pribadi sebesar 3-7 juta. Untuk pengadaan mesin-mesin produksi, pemilik perusahaan ini mendapatkan dananya dari meminta pinjaman lunak pada pemerintah dan bank perkreditan daerah untuk pengembangan UKM (Usaha Kecil Menengah), sedangkan dalam pengembangan produknya, CV Bagus Agriseta Mandiri mendapat dana bantuan dari LIPI dan DIKTI. Saat ini, biaya produksi dari CV ini sekitar 60 juta dengan omset perbulannya sekitar 70-75 juta, dimana keuntungan yang diperoleh tiap bulannya dipergunakan untuk pengembangan produk dan tempat usaha Table biaya keuangan mana???

3.7.

Analisis nilai tambah agroindustri olahan Produk sari apel ini merupakan produk minuman cepat saji/instan yang dapat dikonsumsi

setiap saat. Penggunaan produk alami atau bahan baku murni ini memberikan efek yang baik bagi pencernnaan konsumen. Selain itu, produk sari apel ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi pangan agar konsumen tidak jenuh merasakan produksi apel yang belum diolah. 3.8. Strategi pengembangan dengan SWOT di perusahaan Agribisnis

3.8.1

Faktor-faktor internal (S-W) Kekuatan (Strenght) : Kekuatan pada produk olahan sari apel yang di produksi oleh UD Bagus Agriseta Mandiri ini adalah pada bahan bakunya yaitu dari sari apel asli yang langsung diambil sari nya untuk diolah menjadi sari apel, selain itu tambahan gula tidak terlalu banyak sehingga rasa sari buah apel tidak hilang, aroma nya juga berbau apel karena pengolahannya yang sangat baik sehingga menghasilkan sari apel yang enak. Kelemahan (weakness) : Kelemahannya terdapat pada tenaga kerja yang dipekerjakan, karena tenaga kerja yang dikerjakan sebagian besar merupakan orang-orang yang putus sekolah sehingga memerlukan penanganan yang extra khusus terhadap pekerjanya .

3.8.2

Faktor-faktor Eksternal (O-T) Peluang (opportunity)

Peluang pasar dari produk-produk CV Bagus Agriseta Mandiri ini difokuskan pada pengunjung-pengunjung tempat pariwisata diharapkan dengan adanya home industri ini maka para pariwisatawan dapat dengan mudah menemukan produk-produk khas batu. Selain itu, sasaran dari produk ini yaitu bagi para pecinta buah apel yang mungkin telah bosan hanya dengan mengkonsumsi buah tersebut tanpa adanya inovasi lain.
Ancaman (threat)

Adapun kendala- kendala yang dihadapi adalah :


- Ketersediaan bahan baku yang sifatnya musiman. - Adanya pesaing dari produk sejenis.

- Permodalan yang kurang untuk menyetok bahan yang sifatnya musiman. Resiko :
- Resiko produk : Adanya produk retur. - Resiko produksi

: Peralatan masih kurang mencukupi untuk

memproduksi sesuai permintaan pasar yang besar.


- Potensi pasar : Banyaknya pesaing untuk produk yang sejenis.

3.8.3

Strategi Perusahaan Agribisnis dengan Menggunakan Matriks SWOT IFAS STRENGTHS (S) - bahan baku asli WEAKNESS (W) - tenaga kerja kurang - sarana produksi tdk memadahi - ketrampilan tenaga kerja - daya simpan tidak tahan lama - manajemen keuangan STATEGI WO Karena daya simpan dari produk ini tidak tahan lama sehingga dapat memproduksi berulang kali sehingga memperkecil adanya produk yang kadarluarsa Strategi WT Ud bagus agriseta mandiri ini memberikan ketrampilan dan penyuluhan terhadap tenaga kerja sehingga dapat mebuat tenaga kerjanya lebih kreatif, terampil dan profesional lagi

EFAS

- tambahan gula - pengolahanny baik - tambahan pewarna alami - rasa dan aroma terjaga STRATEGI SO Bahan baku yang alami yang digunakan untuk memproduksi sari apel menjadi nilai tambah dari produk sari apel yang di produksi oleh ud bagus agriseta mandiri ini Strategi ST Dalam kekuatan pengolaham yang dimiliki oleh ud bagus agriseta mandiri dapat memberikan nilai tambah produk dibandingkan produksi perusahaan lain sehingga dapat mengunggulinya

OPPORTUNITIES (O) - permintaan pasar - selera konsumen - harga relatif - rasa - kemasan yg menarik THREATHS (T) - adanya produk lain -permintaan pasar yang besar -potensi pasar -peralatan masih kurang -tenaga kerja kurang profesional

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan

CV Bagus Agriseta mandiri merupakan home industry yang berdiri pada tanggal 31 Maret 2001 yang berlokasi Jl. Kopral Kasdi 02 bumiaji kota Batu. Usaha ini didirikan oleh Bapak Samsul huda,SP.Perusahaan ini bergerak dalam bidang industry makanan ringan yang mengolah bahan baku berupa Apel yang cukup melimpah di kota Batu sebagai makanan ringan yang lebih berdaya guna tinggi dan nilai ekonomis yang lebih meningkat. Peningkatan nilai guna apel ini melalui pengolahan apel menjadi aneka p r o d u k o l e h - o l e h a n t a r a l a i n s e b a g a i s a r i a p e l , d o d o l a p e l , j e n a n g a p e l m a u p u n keripik apel. Selain untuk meningkatkan hasil olahan,juga untuk mengurangi tingkat pengangguran. Di dalam perusahaan UD.Bagus Agriseta, terdapat beberapa kendala dalam Manajemen sumber daya manusia,produksi dan pemasaran. Diantaranya kendala dalam manajemen sumber daya manusia yaitu kurangnya skill dari para karyawannya sehingga butuh bimbingan yang lebih ekstra. Kendala dalam produksi ialah keterlambatan pengirimanan produk apel, dan kondisi buah apel sendiri yang mengalami kebusukan atau terserang hama. Ketika tanaman apel mengalami serangan hama, petani mengalami kendala dalam mendistribusikan buah apel kepada UD.Bagus Agriseta Mandiri.Sehingga dengan demikian, produksi Sari Apel mengalami hambatan dalam beberapa waktu sampai tersediannya buah apel. Dan Kendala dalam pemasaran produksi sari apel adalah banyaknya kompetitor di pasaran,dan mengatasinya dengan menambah produk olahan , lebih gencar dalam mempromosikan produk khususnya di kalangan menengah ke atas.

4.2

Saran

Kelompok kami memberikan saran agar UD.Bagus Agriseta Mandiri lebih banyak menambah variasi rasa sari apelnya,agar produk sari apel tersebut kembali diminati oleh konsumen. Dengan banyaknya variasi rasa pada sari ape tersebut, akan meningkatkan keuntungan perusahaan.

LAMPIRAN

Gambar 1 salah satu jenis produk (sari apel)

Gambar 2 poster produk

Gambar 3 papan nama perusahaan

Daftar isi dan daftar pustaka dicantumkan belum ada daftar isinya adek