P. 1
ANGGARAN PENJUALAN

ANGGARAN PENJUALAN

|Views: 608|Likes:
Dipublikasikan oleh Dhea Reiga Valin

More info:

Published by: Dhea Reiga Valin on May 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2014

pdf

text

original

ANGGARAN PENJUALAN: 1. Definisi Anggaran Penjualan; 2. Tujuan dan Fungsi Anggaran Penjualan; 3. Pertimbangan Penyusunan Anggaran Penjualan; 4.

Penyusunan Konsep Anggaran Penjualan; 5. Tahapan Penyusunan Rencana Penjualan; 6. Pedoman Teknis Praktis Membuat Anggaran Penjualan; 7. Contoh Format Tabel Penyajian Anggaran Penjualan; 8. Contoh Kasus Membuat Anggaran Penjualan

Pertimbangan Dalam Menyusun Konsep Anggaran Penjualan
Oleh Hendra Poerwanto www.hendracourse.web.id

Dengan pengertian bahwa forecasting dan control atas penjualan dapat dilakukan, maka semua kegiatan tersebut disusun rencananya secara terperinci. Dasar-dasar penyusunan budget digunakan sebagai pegangan pokok. Penyusunan budget penjualan harus sesuai dengan tujuan umum perusahaan dan strategi perusahaan. Dengan mengunakan berbagai pendekatan, pendekatan mempunyai konsekuensi yang berbeda- beda, dalam melakukannya perlu dipertimbangkan beberapa faktor, sebagai berikut :

Faktor Eksternal

yakni pengaruh yang datangnya dari luar perusahaan. Pengaruh ini tidak dapat diabaikan, bahkan perusahaan harus berusaha mengambil segi – segi positif dari pengaruh ini dan memanfaatkannya. Pengaruh yang datang dari luar, meliputi Karakteristik pasar yag dihadapi perusahaan, seperti: a. b. c. d. Luasnya: Apakah besifat lokal Apakah bersifat regional Apakah bersifat nasional Keadaan persaingan : Apakah bersifat monopoli Apakah bersifat persaingan bebas Kemampuan pasar untuk menyerap barang Keadaan / sifat konsumen: Apakah konsumen akhir Apakah konsumen industri

Faktor Internal

yakni faktor atau kekuatan yang datangnya dari dalam perusahaan sendiri, misalnya : 1. Kemampuan finansial - Kemampuan membiayai penelitian pasar yang dilakukan. - Kemampuan membiayai usaha-usaha untuk mencapai target penjualan. - Kemampuan membeli bahan mentah untuk dapat memenuhi target penjualan.

29) Gunawan adisaputro. 1986. Munandar. dengan berbagai asumsi yang tertentu pula. Drs . juga perlu dipertimbangkan sampai seberapa lama rencana yang di susun tersebut masih reliable. John R . rencana. yakni mengkuantifisir penjualan dalam rupiah dan unit untuk periode waktu yang tertentu. Rencana pemasaran inilah yang kemudian sering dianggap sama dengan rencana penjualan. Pengawasan budgeter dan biaya-biaya standard. # Referensi::      Winardi. 25) ***** . Perencanaan penjualan adalah juga meliputi perencanaan advertensi dan promosi. Forecast penjualan merupakan suatu alat yang penting. 3. Anggaran perusahaan Jilid 1 dan jilid 2 . Jakarta : Penerbit Mitra Wacana Media (hal. Keadaan personalia . .Apakah jumlah buruh yang tersedia cukup. Forecast penjualan. Dr. Budgeting. analisa korelasi. Bandung : Penerbit Tarsito (hal. dan teknik – teknik operation research. 1973. seperti penggunaan trend penjualan. kurang atau berlebihan. 43-46) M. Yogyakarta: BPFE (Hal. model – model matematika. Perusahaan dapat melatih stafnya di bidang teknis.Bandung : Penerbit Alumni (hal.2. kemungkinan akan terjadi perubahan keadaan. 2007.Drs. strategi dan lain – lain. 1984. Sehingga perusahaan dapat mendidik para stafnya untuk memperdalam masalah ini. Yogyakarta : BPFE (Hal 91-98) Bartizal.Dasar-dasar dan prosedur budget. yang dapat mempengaruhi manajer dalam membuat perencanaan penjualan. Forecast penjualan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari. apabila manajemen memasukkan unsur pertimbangan – pertimbangan subyektif.Drs . Forecast penjualan akan berubah fungsinya menjadi salesplan. Penganggaran Perusahaan. Dimensi waktu  Faktor Kehendak Yakni kehendak dari pimpinan perusahaan tentang posisi yang ingin dimiliki perusahaan di masa mendatang.Apakah tenaga yang tersediamampu untuk melakukan tugas-tugas agar target yg di tentukan tercapai. 80-85) Darsono. dapat dikatakan sebagai suatu teknik untuk memproyeksikan tingkat permintaan konsumen potensial pada suatu tahun tertentu. perencanaan biaya – biaya penjualan dan rencana pemasaran. dkk. Hal ini perlu diperhatikan sebab apabila membuat rencana terlalu awal.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->