Anda di halaman 1dari 18

APLIKASI PROSES KEPERAWATAN LANSIA DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI

DISUSUN OLEH KELP.V TAKWID TAUFIK ISMA SURYATI ST.YULIA NUR SOFIDAH

PENGERTIAN
Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg(Smith Tom,1995).

PENYEBAB
Hipertensi essensial ( hipertensi primer ) hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya

Hipertensi sekunder hipertensi yang di sebabkan oleh penyakit lain

TANDA DAN GEJALA

Tidak ada gejala


Tidak ada gejala yang spesifik yang dapat
dihubungkan dengan peningkatan tekanan darah.

Gejala yang lazim


gejala terlazim yang menyertai hipertensi meliputi nyeri kepala dan kelelahan.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

Urinalisa Darah perifer lengkap Kimia darah (K, Na, kreatinin, gula darah puasa, kolesterol, HDI)

Dapat dilakukan pemeriksaan lain seperti


Klirens kreatinin, protein urin 24 jam, asam urat, kolesterol LDL, TSH dan EKG.

TERAPI MEDIS

Tindakan-tindakan konservatif Farmakoterapi sercara adekuat. bila tindakan-tindakan

konservatif gagal untuk mengontrol TD

TINJAUAN KASUS

PENGKAJIAN. Tanggal masuk pasien Tanggal pengkajian Jam pengkajian Ruang No.RM Dx Medis

: 16-10-2010. : 17-10-2010. : 07.15 WIB. : Melati. : 114321 / 10 / 2010 : Hipertensi.

A.BIODATA. 1.Identitas pasien Nama : Ny. P Umur : 68 tahun Jenis kelamin : Perempuan Status : Kawin Suku / bangsa : Jawa / Indonesia Agama : Islam Pendidikan : Tidak lulus SR Pekerjaan : Petani Alamat : Bangoan Rt 16 RW 05. Toyogo, Sambungmacan, Sragen Jateng. 2.Identitas Penanggung jawab: Nama : Tn.M Umur : 38 tahun. Agama : Islam Pendidikan : SD Pekerjaan : Petani Alamat : Bangoan Rt 16 RW 05. Toyogo, Sambungmacan, Sragen Jateng. Hubungan dengan pasien : Anak kandung.

B. Pola Kesehatan Fungsional ( Konseptual Gordon). 1.Persepsi kesehatan / manajemen kesehatan. a). Alasan masuk RS. Pasien merasakan nyeri kepala,badan terasa sakit,di bawa ke RS karena pasien membutuhkan perawatan dan pengobatan. b).Keluhan utama. Nyeri kepala. c). Riwayat kesehatan sekarang. Sejak 2 hari yang lalu pasien merasa tidak nyaman; nyeri kepala seperti diremas2,skala7,area dioksipital,terasa kontinyu, perut mual, badan terasa sakit dan juga mudah marah bila mendengar suara keras dan bila ada masalah. d).Riwayat kesehatan dahulu. Tekanan darah pasien sering naik turun sebelumya dan tensi selalu naik tetapi tidak sampai di rawat di RS. Pasien pernah menderita penyakit ringan seperti flu, batuk dan hanya di obati dengan obat yang di jual di warung. Setelah minum obat, flu dan batuk yang diderita sembuh atau lebih baik dari sebelumnya.

2.Pola nutrisi metabolik 3.Pola Eliminasi 4.Pola Aktivitas dan Latihan 5.Pola Istirahat / tidur. 6.Persepsi / Kognitif. 7.Persepsi diri / Self Perception. 8.Hubungan sosial / Relationship. 9.Seksual / Reproduksi. 10.Mekanisme koping / mekanisme terhadap stress. 11.Spiritual / Value belive.

C.Pemeriksaan Fisik,Pemeriksaan,Penunjang dan Therapy. C.1.Pemeriksaan Fisik. a).Parameter Umum. > Keadaan umum : sedang > Kesadaran (GCS) : Mata : 3, Motorik : 6, Verbal : 5, Jumlah : 14 > Tanda-Tanda Vital : TD : 200/100 mmHg Nadi : 88 x/menit Rr : 20 x/menit Suhu : 370 C b).Head to toe :

C.2.Pemeriksaan Penunjang. Pemeriksaan laboratorium tggl 16-10-2010: - GDS : 118 mg/100ml. ------------75 - 115 - Cholesterol total : 194 mg/100ml. Normalnya : s/d 220 - HDL- Cholesterol : 53 mg/100ml. Nor malnya : L. 35 55 P. 45 - 65 - LDL- Cholesterol : 121 mg/100ml. Normalnya : s/d 150. - Trigliserida : 104 mg/100ml Normalnya : s/d 150. - Ureum : 18 mg/100ml. Normalnya : 10 50 - creatinin : 0,91mg/100ml Normalnya : L. 0,6 1,1 P. 0,5 0,9 - Uric acid : 3,3 mg/100ml. Normalnya : 3,4 7,0

C.3.Therapy : Parenteral : - Infus RL 20 tetes/menit. - Furosemid 2 x1 amp.

Peroral

: - Captropil 3 x 25 mg. - Amlodipin 1 x 1

ANALISA DATA
Data Subyektif :

pasien mengatakan kepalanya nyeri dan berat sekali,nyeri seperti diremas2, di area oksipital,skala 7,terasa terus menerus. pasien mengatakan tidak nafsu makan karena mual pasien mengatakan belum memahami tentang penyakit dan pengobatan Pasien kelihatan kesakitan sambil memegang kepalanya TD : 200/100 mmHg pasien makan habis porsi BB sebelum sakit : 60 kg BB selama sakit : 57 kg Pasien tidak kooperatif, kelihatan binggung

Data Obyektif :

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nyeri kepala berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral Perubahan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan nafsu makan kurang skunder akibat mual. Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit dan perawatan diri

INTERVENSI KEPERAWATAN DX. 1 : 1. Pertahankan tirah baring, lingkungan yang tenang, sedikit penerangan 2. Minimalkan gangguan lingkungan dan rangsangan
batasi aktivitas

3. Beri obat analgesik dan sedasi sesuai pesanan 4. Beri tindakan yang menyenangkan sesuai indikasi seperti kompres es, posisi nyaman, tehnik relaksasi, bimbingan imajinasi, hindari konstipasi

DX. 2 1. Jelaskan pentingnya nutrisi yang adekuat


2. Ajarkan atau bantu individu untuk istirahat
sebelum makan

3. Pertahankan kebersihan mulut yang baik 4. Tentukan kebutuhan kalori harian yang
realistis dan adekuat serta diet rendah

garam, konsulkan pada ahli gizi.

DX.3 Jelaskan sifat penyakit dan tujuan dari pengobatan dan prosedur Jelaskan pentingnya lingkungan yang tenang, tidak penuh dengan stress Diskusikan tentang obat-obatan : nama, dosis, waktu pemberian, tujuan dan efek samping atau efek toksik Jelaskan perlunya menghindari pemakaian obat bebas tanpa pemeriksaan dokter Diskusikan gejala kambuhan atau kemajuan penyulit untuk dilaporkan dokter : sakit kepala, pusing, pingsan, mual dan muntah. Diskusikan pentingnya mempertahankan berat badan stabil Diskusikan pentingnya menghindari kelelahan dan mengangkat berat Diskusikan perlunya diet rendah kalori, rendah natrium sesuai pesanan Jelaskan penetingnya mempertahankan pemasukan cairan yang tepat, jumlah yang diperbolehkan, pembatasan seperti kopi yang mengandung kafein, teh serta alcohol Jelaskan perlunya menghindari konstipasi dan penahanan

SEKIAN
TERIMA KASIH