P. 1
FISIOLOGIS TIDUR

FISIOLOGIS TIDUR

|Views: 14|Likes:
Dipublikasikan oleh Regina Yustiawan

More info:

Published by: Regina Yustiawan on May 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

FISIOLOGIS TIDUR TIDUR Adalah suatu keadaan bawah sadar saat orang tsb.

dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau rangsang lainnya. TAHAPAN TAHAP : I-IV  NREMS ( Non-Rapid Eye Movement Sleep) V  REMS

NREMS : Mekanisme Serotoninergik REMS : Mekanisme Adrenergik

KLASIFIKASI A. Tidur Gelombang – Lambat (NREMS) Terjadi dalam 1 jam pertama setelah mulai tidur . Tahap tidur ini begitu tenang , krn terjadi penurunan tonus pemb.darah perifer dan fungsifungsi vegetatif tubuh lain. Contoh : TD, RR, kec.metabolisme basal akan berkurang 10-30 %. Tidur Paradoksikal (REM) Tidur REM yg berlangsung 5- 30 menit biasanya muncul rata-rata setiap 90 menit . Disertai mimpi yg aktif dan pergerakan otot tubuh yg aktif.

B. -

- Orang dapat terbangun secara spontan di pagi hari sewaktu episode tidur REM. Frekuensi denyut jantung dan pernafasan biasanya menjadi ireguler , dan ini merupakan sifat dari keadaan tidur dgn mimpi . Walaupun ada hambatan yg sangat kuat pd otot-otot perifer, tp masih timbul timbul pergerakan otot yg tidak teratur . Keadaan ini khususnya mencakup pergerakan mata yg cepat. Pada tidur REM, otak menjadi sangat aktif dan metab. Di seluruh otak meningkat sebanyak 20 % . - Pd EEG terlihat pola gelombang otak yg serupa dgn yg trjd selama keadaan siaga . Tidur tipe ini disebut juga tidur paradoksikal , krn bersifat paradoks yaitu seseorang dpt ttp tertidur wlwpun aktivitas otaknya meningkat. TAHAP TIDUR TAHAP I Keadaan Fisik :

-

-

istirahat berpikir ) yg smakin menurun frekuensinya. TAHAP III & IV Keadaan Fisik : Tonus otot sangat rendah ( lemah-lunglai ). REFERENSI FISIOLOGI GUYTON-HALL FISIOLOGI GANONG FISIOLOGI SHEERWOOD . ke2 bola mata bergerak bolakbalik ke arah samping . TAHAP II Disebut sebagai : Gelombang Tidur / Sleep Spindles Keadaan Fisik : Ke2 bola mata berhenti berhenti bergerak.Seluruh otot menjadi lemas . TAHAP V Keadaan Fisik : Bola mata mulai bergerak kembali dgn kec. EEG : Trjd penurunan voltase dgn gelombang alfa ( keadaan tenang. bola mata berhenti bergerak . kelopak mata menutupi mata . tonus otot masih terpelihara . > tinggi .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->