Anda di halaman 1dari 3

Batu Apung

Batu apung (pumice) adalah jenis batuan yang berwarna terang, mengandung buihyang terbuat dari gelembung berdinding gelas, dan biasanya disebut juga sebagai batuangelas vulkanik silikat.Gambar 1. Batu apungBatuan ini terbentuk dari magma asam oleh aksi letusan gunung api yangmengeluarkan materialnya ke udara, kemudian mengalami transportasi secara horizontaldan terakumulasi sebagai batuan piroklastik. Batu apung mempunyai sifat vesicular yangtinggi, mengandung jumlah sel yang banyak (berstruktur selular) akibat ekspansi buih gasalam yang terkandung di dalamnya, dan pada umumnya terdapat sebagai bahan lepas ataufragmen-fragmen dalam breksi gunungapi. Sedangkan mineral-mineral yang terdapatdalam batu apung adalah Feldspar Kuarsa Obsidian Kristobalit Tridimit

Gambar 1. Batu apung Proses pembentukan Pumice terjadi bila magma asam muncul ke permukaan dan bersentuhan denganudara luas secara tibatiba. Buih gelas alam dengan gas yang terkandung didalamnyamempunyai kesempatan untuk keluar dan magma membeku dengan tiba-tiba. Pumiceumumya terdapat sebagai fragmen yang terlemparkan pada saat gunung api denganukuran dari kerikil sampai bongkah. Pumice umumnya terdapat sebagai lelehan ataualiran permukaan, bahan lepas, atau fragmen dalam breksi gunung api. Batu apung dapat pula dibuat dengan cara memanaskan obsidian, sehingga gasnya keluar. Pemanasan yangdilakukanpada obsidian dari Krakatau, suhu yang diperlukan untuk megubah obsidianmenjadi batu apung rata-rata 880 o C. Berat jenis obsidian yang semula 2,36 turun menjadi0,416 sesudah perlakuan tersebut oleh sebab itu mengapung didalam air. Batu apung inimempunyai sifat hydraulis. Pumice berwarna putih abu-abu, kekuningan sampai merah,tekstur vesikuler dengan ukuran lubang yang bervariasi baik berhubungan satu sama lainatau tidak struktur skorious dengan lubang yang terorientasi. Kadang-kadang lubangtersebut terisi oleh zeolit atau kalsit. Batuan ini tahan terhadap pembekuan embun ( frost ),tidak begitu higroskopis (mengisap air). Mempunyai sifat pengantar panas yang rendah.Kekuatan tekan antara 30-20 kg/cm 2

Batu Marmer

Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari batu gamping atau dolomit. Marmer yang murni berwarna putih dan terutama disusun oleh mineral kalsit. Marmer atau batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi. Akibat rekristalisasi struktur asal batuan membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Marmer Indonesia diperkirakan berumur sekitar 3060 juta tahun atau berumur Kuarter hingga Tersier. Tulungagung adalah salah satu penghasil marmer terlama di Indonesia. Citatah adalah salah satu penghasil marmer di Indonesia yang membawa nama Indonesia sebagai salah satu produsen marmer di Indonesia Saat ini daerah penghasil marmer di Indonesia sangat tersebar, antara lain Lampung, Jawa Tengah, Bandung, Sulawesi, Kalimantan, Bangka, dan Kupang Potensi penambangan batu marmer di Kabupaten Pesawarab berada di Kecamatan Negeri Katon pada tahap Ekplorasi.