Anda di halaman 1dari 2

http://bejocommunity.blogspot.com/2012/01/pengaruh-tingkat-ekonomi-keluarga.

html

2.1.1.2 Tingkat ekonomi keluarga Tingkat ekonomi keluarga berdasarkan tingkat pendapatannya dibedakan menjadi 3 (tiga) tingkatan, antara lain sebagai berikut : 1) Uper Class (Tingkat Atas) Mereka yang berada pada lapisan ini umumnya tingkat pendapatannya tinggi, mereka juga memiliki benda-benda berharga seperti uang, tanah luas, mobil dan sebagainya. Pekerjaan mereka berupa wiraswasta, manager, bankir, dan sebagainya. Berdasarkan hasil penetapan upah minimum propinsi jawa timur tahun 2006 sebesar Rp 390.000 tiap bulannya sehingga besarnya pendapatan lapisan ekonomi kelas atas 3x diatas upah minimum propinsi yaitu lebih besar dari Rp 1.170.000 tiap bulannya. 2) Midle Clss (Menengah) Keluarga pada lapisan ini tingkat pendapatannya cukup ntuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi pemilikan barang-barang berharga terbatas sebagai tabungan. Pekerjaan berupa pedagang, pegawai negeri dan sebagainya. Berdasarkan hasil penetapan upah minimum propinsi jawa timur tahun 2006 sebesar Rp 390.000 tiap bulannya sehingga besarnya pendapatan lapisan ekonomi kelas atas 2x diatas upah minimum propinsi yaitu Rp 780.000 sampai Rp 1.170.000 tiap bulannya. 3) Lower Class (Tingkat Bawah Keluarga pada lapisan ini tingkat pendapatannya rendah dan tidak tetap karena pekerjaan mereka juga tidak tetap. Biasanya mereka sebagai buruh, pedagang kecil dan sebagainya (Departemen Kesehatan RI, 1996). Berdasarkan hasil penetapan upah minimum propinsi jawa timur tahun 2006 sebesar Rp 390.000 tiap bulannya sehingga besarnya pendapatan lapisan ekonomi kelas atas 3x diatas upah minimum propinsi yaitu < Rp 390.000 Rp 780.000 tiap bulannya.(http :

//www.nakertrans.go.id/pusdatinnaker/ upah/index : upah.php)

http://bejocommunity.blogspot.com/2012/01/pengaruh-tingkat-ekonomi-keluarga.html