Anda di halaman 1dari 4

Peta Konsep Fisiologi Otot Skeletal

Rangsangan

Axon terminal

Pembukaan kanal Na / K

K+ ekstrasel ke terminalis

K+ intrasel

Pergerakan vesikel yang berisi nerotransmiter

Vesikel memendek

Eksostosis

Neurotransmiter keluar

Ach dari celah synaps

Ach~ reseptor post synaps

K+ terbuka

28

Masuk ke sel otot

Difusi pasif

Depolarisasi

Mengaktifkan Reticulum Sarkplasma

Pelepasan Ca2+ dari RS

Kanal Ca2+ membuka

Ca2+ keluar

Potensial aksi dihantarkan ke seluruh fibril yang yang terdapat di serabut otot

Ca2+ memicu kontraksi dengan mengikat troponin C

Saat otot istirahat, troponin I terikat pada aktin

Tropomiosin menutupi tempat untuk mengikat kepala myosin di molekul aktin

Kompleks troponin-tropomiosin

Membentuk protein relaksasi

29

Menghambat interaksi aktin miosin

Ion Ca2+ berikatan dengan troponin C

Ikatan troponin I~aktin

Troponin bergerak ke lateral

Membuka tempat pengikatan kepala miosin

ATP terurai

Terjadi kontraksi

Tempat Miosin terbuka

Tempat pengikatan miosin terbuka

Retikulum Sarkoplasmik menimbun Ca2+ lagi

Melalui transport aktif

Ca2+ berdifusi ke sisterna terminalis

Ca2+ diluar reticulum

Interaksi myosin~aktin berhenti

Otot Relaksasi

30

Penjelasan peta konsep fisologi otot skeletal Rangsangan diterima oleh axon terminal yang mengakibatkan terbukanya kanal Na/K, K ekstrasel akan masuk ke terminalis sehingga K intrasel meningkat dan mengakibatkan pergerakan vesikel yang berisi neurotransmitter diikuti dengan pemendekan vesikel, terjadilah eksostosis dan keluarnya neurotransmitter asetilkolon dari celah sinaps, asetilkolin akan berikatan dengan reseptor post sinaps saat kanal K terbuka, K masuk ke sel otot dan etrjadilah difusi pasif dan depolarisasi yang dapat mengaktifkan reticulum sarkoplasma dan mengakibatkan rilis Ca dan terbukanya kanal Ca, saat Ca keluar terjadilah potensial aksi dihantarkan ke seluruh fibril yang terdapat di serabut otot dan memicu kontraksi dengan mengikat troponin C. Saat otot istirahat, troponin I terikat pada aktin dan tropomiosin menutupi tempat untuk mengikat kepala myosin di molekul aktin sehingga terbentuk kompleks troponin-tropomiosin dan membentuk protein relaksasi yang menghambat interaksi aktin-miosin. Penghambatan tersebut diikuti dengan pengikatan troponin C oleh Ca dan memicu troponin I dan aktin menurun sehingga troponin bergerak ke lateral dan membuka tempat pengikatan kepala myosin dan ATP terurai, terjadilah kontraksi. Saat tempat pengikatan masih terbuka, maka reticulum sarkoplasma akan menimun Ca kembali melalui transport aktif dan Ca akan berdifusi ke sisterna terminalis sehingga kadar Ca di luar reticulum menurun dan interaksi miosindan aktin terhenti, terjadilah relaksasi.

31