Anda di halaman 1dari 43
UANG DAN BANK Dalam bab ini akan dibahas peranan dan fungsi uang dan bank dalam suatu masyarakat serta kebijakan moneter yang merupakan salah satu kebijakan ekonomi yang sangat penting, Secara terperinci pembahasan tersebut akan mencakup : fungsi uang fungsi uang dan bank permintaan uang kebijakan moneter Bose Pemahaman materi dalam bab ini bermanfaat untuk melengkapi pengetahuan anda dengan berbagai konsep pengertian dan peranan serta fungsi uang maupun proses penciptaan uang melalui sistem multibank. Serta kegunaan kebijakan moneter untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi makro sehingga anda mampu mengenali mengerti dan menggunakan konsep dan pengertian tersebut guna menganalisis permasalahan ekonomi makro, Materi dalam bab ini merupakan kelanjutan dari materi sebelumya dan harus dipahami sebagai satu kesatuan. 6.1 FUNGSI UANG Pada bab terdahulu dianggap bahwa ekonomi dapat berjalan baik tanpa menggunakan wang. Tetapi hampir tidak ada masyarakat ekonomi yang tidak menggunakan atau mengenal uang. Uang merupakan aspek yang menarik dan merupakan alah satu unsur yang sangat penting dalam dunia ilmu ekonomi. Dalam masyarakat yang masih sangat bergantung pada alam; seluruh kebutuhsan hidupnya dapat dipenuhi sendiri dengan jalan memanfaatkan apa yang sudah disediakan oleh alam. Setiap orang dapat hidup mandiri kalau lapar dapat mencari buah-buahan atau berburu binatang di hutan, Untuk melindungi diri dari panas dan hujan ia membuat sendiri tempat tinggal, Karena kebutuhan hidupnya terutama adalah kebutuhan biologis; maka selama alam dapat menyediakan dalam jumlah yang cukup setiap orang dapat hidup sendiri tanpa harus menggantungkan hidupnya pada orang lain, Sejalan dengan kemajuan budaya masyarakat kebutuhan hidup akan semakin meningkat; karena kebutuhan hidup sekarang tidak saja kebutuhan biologis tapi menyangkut juga kebutuhan sosial. Dengan meningkatnya kebutuhan hidup tersebut; maka derajat kemandirian akan menurun karena tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi sendiri. Ia mulai bergantung pada orang lain yang dapat = membantunya untuk memenuhi sebagian kebutuhan hidup yang tidak dapat dihasilkannya sendiri. Tetapi untuk memperoleh alat pemuas kebutuhan hidup yang tidak dapat dibuat sendiri; ia harus menukarnya dengan produk yang dapat dihasilkannya sendiri. Dari sinilah dimulai timbulnya spesialisasi dan pertukaran. Untuk dapat memperoleh produk yang maksimal guna pertukaran dengan produk lain yang diperlukan; ia harus berspesialisasi dalam produk yang dirasakannya paling mudah dibuat. Jadi spesialisasi dan pertukaran merupakan dua hal yang saling berkaitan, Pertukaran yang terjadi mula-mula berupa pertukaran produk dengan produk, Pertukaran seperti itu disebut barter. Barter dapat berlangsung dengan lancar apabila kebutuhan hidup apabila kebutuhan hidup masih sederhana dan barang yang dipertukarkan belum banyak jenis dan jumlahnya bertambah banyak jenis dan jumlah barang yang dipertukarkan bertambah sulit mencari orang-orang yang secara kebetulan ingin menukarkan dengan barang lain yang kebetulan dimiliki oleh orang tersebut di atas (keadaan itu dikenal sebagai konsidi “double coincindence of wants” atau kebetulan ganda yang menyangkut kebutuhan Karena harus ada dua ruang gerak yang mana kebetulan mempunyai kebutuhan seperti yang diinginkan oleh pihak lain). Bayangkan bila kita ingin menukarkan celana saya dengan baju yang wama dan ukurannya tertentu. Untuk mencari orang yang mempunyai baju yang warna dan ukurannya sama seperti yang saya inginkan sudah sulit; apalagi orang itu mempunyai keinginan pula untuk menukarkan baju itu dengan celana yang warna dan ukurannya persis seperti celana saya itu. Belum lagi tidak semua barang dapat dibagi-bagi menjadi barang yang lebih kecil dengan proporsi nilai yang tetap. Nilai sebuah buku tentu tidak sama dengan jumlah masing-masing halaman buku itu. Seekor sapi dapat ditukar dengan sepuluh kuintal padi; tetapi kalau orang lain hanya mempunyai lima kuintal padi tentu tidak mungkin dapat memperoleh separo sapi itu. Demikina pula kesulitan yang timbul dengan banyaknya jenis barang yang dipertukarkan yaitu adanya dasar tukar.Satu celana dapat ditukar dengan satu baju; artinya dasar tukar adalah 1 : 1. Satu sapi dapat ditukar denga sepuluh kuintal padi; artinya dasar tukar adalah 1: 10, Apabila sekarang ada empat macam barang- itu; yaitu celana; baju; sapi dan padi; berapa banyak dasar tukar yang harus ada ? Enam; yaitu antara sapi dengan padi; antara sapi dengan celana; antara sapi dengan baju; antara padi dengan celana; antara padi dengan baju; dan antara celana dengan baju. Bayangkan kalau ada ribuan barang yang akan dipertukarkan berapa ribu dasar tukar yang harus ada sedangkan masing-masing dasar tukar harus konsisten satu sama lain, Dari kesulitan itulah ditemukan alat penukar yang dapat digunakan untuk mengatasinya; yaitu vang. Dengan demikian fungsi uang yang pertama dan utama adalah sebagai alat penukar, Jadi pertukaran tidak dilakukan antar wang dengan barang; tetapi melalui 205