Serial Aku dan Kimia Bagian 1 : Ada Apa Dengan Teknik Kimia Kisah ini ku awali dengan suatu

pertanyaan untuk diriku sendiri, kenapa saya memilih kuliah di Teknik Kimia? Jawabnya sederhana aja, karena saya suka dengan ilmu kimia. Ya, jawabannya yang sebenarnya kurang lazim bila ditanya mengapa masuk teknik kimia. Saya seorang mahasiswa Teknik Kimia dan kini telah memasuki semester 8, hampir lulus (Aminn….). Butuh banyak hal yang harus diceritakan tentang alasan saya memilih jurusan Teknik Kimia, ya kalau singkatnya seperti jawaban saya di atas, karena saya suka kimia. Terus kalau ditanya lagi, kenapa pilihnya Teknik Kimia, kok gag Kimia-MIPA aja? Ya jawabannya sederhana lagi, lha saya pengennya Kimia yang Teknik kok, bukan Kimia yang MIPA,,hehe Lalu, dulu saat saya masih SMA, waktu itu saya kelas 3 SMA, ada mahasiswa yang sedang sosialisasi di kelas saya, mahasiswa dari Institut Teknologi Ternama di Indonesia. Dia bertanya kepadaku, “Nanti pengen masuk jurusan apa?” Aku jawab, “Teknik Kimia”. “Lho, kenapa?” dia bertanya lagi. “Ya, karena saya suka Kimia” jawab saya. “Lho, padahal di Teknik Kimia tuh banyak fisikanya lho”, kata orang itu. “Ow gitu ya”, jawabku singkat. Dan setelah saya mengalami dan menjalani kehidupan di kampus Teknik Kimia selama hampir 8 semester, pernyataan tersebut kurang tepat bahkan mendekati salah. Di Teknik Kimia memang ada fisikanya, tapi tetap saja Kimia mempunyai peran vital dalam setiap matakuliah yang diajarkan di Teknik Kimia. Kalau masuk di Teknik Kimia, tapi sama sekali tidak mengerti tentang Kimia, sama halnya akan melakukan suatu kebodohan. Tidak mengerti Kimia, bakal tidak betah dan tidak bakal bertahan lama di Teknik Kimia, dan pasti bakal OD (Out Dewe). Di Teknik Kimia memang ada matakuliah Fisika Dasar, proses perpindahan (transfer momentum, panas, dan massa), serta thermodinamika. Jadi gag perlu jagojago amat tentang fisika, cukup bisa menguasai hukum newton, mekanika fluida, vector, serta hukum thermodinamika, sudah bakal membuat betah di Teknik Kimia. Sebenarnya yang paling sering muncul di Teknik Kimia adalah matematika, hampir tiap semester, selalu saja ada matakuliah yang terkait dengan matematika, ya mulai dari kalkulus, matematika teknik, hingga permodelan matematika untuk proses-proses kimia. Ya, semisal ada suatu reaksi kimia, nah laju dari reaksi kimia tersebut

di bidang apa. kalau kuliah Teknik. dan kalau ditanya nanti kerja apa. ingin menjadi apa. adalah adanya added value (nilai tambah) dalam diri. Jadi. nilai moral. bercita-cita ingin jadi dokter. Chemistry is my life. serta apa saja yang akan dipelajari di jurusan pilihan tersebut. yang akan membangun pola pikir selama menjadi mahasiswa. . Ya. yang terpenting bagi saya bekerja yang bisa mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh selama kuliah. ini pertanyaan sulit. Misalnya. Hal itu pun akan berlangsung tahap demi tahap. bakal kerja di bidang apa kalau udah lulus. yang gajinya X juta per bulan. biar jadi seorang M. karena saya suka Kimia. itu merupakan hal yang lazim diutarakan. kayaknya kalau diterus-terusin bakal membuat yang membaca note ini jadi gag tertarik dengan Teknik Kimia. my way. kebanyakan calon mahasiswa memilih jurusan di perguruan tinggi dilihat keluaran yang akan dihasilkan dari jurusan tersebut. Sebenarnya inti dari proses kuliah. Sehingga setelah lulus. serta nilai sosial. dan bakal dapat gaji berapa kalau sudah kerja. Dan kalau ditanya. apa yang disenangi. si A pengen masuk jurusan B. Wah. seperti alasan saya memilih jurusan Teknik Kimia. Ya. bahkan saya sendiri pun belum tahu nanti bakal kerja sebagai apa. Terus apa dasarnya sih memilih jurusan Teknik Kimia? Kalau pertanyaan tersebut dilontarkan ke beberapa mahasiswa. mau jadi guru. sama halnya meretas jalan mewujudkan cita-cita kita. ya tentu saja kuliah di jurusan Kedokteran. saya memilih menjawab. yang terpenting ilmu saya selama kuliah bisa teraplikasikan. yang sampai saat ini saya sulit menjawabnya. tinggal mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut. entah itu nilai intelektual. nanti bakal jadi apa?? Nah. atau belajar pada umumnya. Ya. ganti topik aja deh. Jadi. ya kuliah di FKIP. bagi yang bingung mau pilih jurusan apa. kalau memilih jurusan di Perguruan Tinggi.dimodelkan dalam bentuk persamaan diferensial atau dengan metode integrasi. Tapi intinya tetap ada sangkut pautnya dengan kimia kok. maka jawabnya bakal UUD (Ujung-ujungnya Duit). and my opportunity. hal yang sederhana sebagai dasar memilih jurusan adalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful