Anda di halaman 1dari 2

HORMON PARATIROID Kelenjar paratiroid terdapat pada bagian dorsAL KELENJAR tiroid.

kelenjar para tiroid mengsekresikan parathormon yang berpungsi mempertahankan kadar Ca dan P dalam darah.Hipersekresi menyebabkan batu ginjal dan gejala kekejangan otot.Hiposekresi menyebabkan kelainan tulang,seperti rapuh,bentuk abnormal, dan mudah patah .Fungsi kelenjar paratiroid: 1. 2. 3. 4. Memelihara konsentrasi ion kalsium yang tetap dalam plasma Mengontrol ekskskresi kalsium dan posfat melalui ginjal Mempercepat absorbsi kalsium di intestin Kalsium berkurang, hormon paratiroid mengstikolasi resopsi tulang sehingga menambah kalsium dalam darah 5. Menstimulasi dan menstransport kalsium dan pofat melalui membran sel KELENJAR TIROID Kelenjar tiroid terletak di kanan kiri trakea bagian atas dan faring bagian bawah. Kelenjar tiroid mensekresikan hormon tiroksin, yaitu asam amino tirosin dan iodium. Fungsi hormon tiroksin adalah : memengaruhi metabilisme sel, pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi jaringan tubuh. Kelebihan hormon tiroksin menyebabkan morbusbasedowi, yaitu peningkatan metabolisme seperti peningkatan denyut jantung, gugup, emosional, pelupuk mata terbuka lebar, mata terbelalak. Pada anak-anak, bila kelebihan hormon ini menyebabkan gigantisme, dan bila kekurangan menyebabkan kretinisme (kerdil). Sedangkan pada dewasa menybabkan miksedema, dengan gejala laju metabolisme rendah, berat badan berlebihan, dan rambut rontok. KELENJAR ADRENAL Kelenjar adrenal terletak di ats ginjal. Bagian korteks mensekresikan hormon kortison atau kotikoit. Kekurangan hormon akan menytebabkan penyakit addison dengan tandatanda kulit menjadi merah, berat badan turun, badan lemah, dan tekanan darah rendah. Bagian medula, mensekresikan hormon adrenalin yang berfungsi memacu jantung, melapangkan pernafasan, mengendorkan otot bronkioli serta memacu glikogenolisis sehingga kadar gula dalam darah meningkat.

Organ-organ yang berperan dalam pengeluaran (ekskresi) Beberapa proses pengeluaran zat pada manusia dibedakan menjadi tiga : 1. Defekasi, yaitu proses pengeluaran sisa pencernaan makanan melalui anus atau feses. 2. Sekresi, yaitu proses pengeluaran zat hasil metabolisme atau getah oleh kelenjar dan masih di pergunakan oleh tubuh. 3. Ekskresi, yaitu proses pengeluaran zat sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi melalui alat-alat ekskresi. Alat-alat ekskresi a. Paru-paru Paru-paru mengekskresikan zat sisa metabolisme berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang dihasilkan dari proses pernapasan. Karbon dioksida (CO2) diangkut dengan dua cara, yaitu melalui plasma darah dan diangkut dalam bentuk ion HCO3 melalui proses berantai, yang disebut pertukaran klorida. Darah pada alviolus