Anda di halaman 1dari 2

Panduan Memilih Perguruan Tinggi

vivanews.com Apa sih yang memotivasi kamu untuk masuk perguruan tinggi atau jurusan kuliah tertentu? Mungkin karena pacar kamu kuliah di perguruan tinggi A, maka kamu pun ingin kuliah disana. Atau karena desakan orang tuamu yang menginginkan menjadi dokter, terus kamu memilih fakultas kedokteran? Apakah karena faktor lokasi kampus yang mudah terjangkau? Banyak alasan yang diutarakan oleh siswa yang ingin memilih perguruan tinggi selepas mereka tamat SMU. Tapi apakah alasanalasan di atas tepat untuk memilih tempat kuliah idaman kamu? Berikut ini tips memilih perguruan tinggi yang bisa menjadi acuan, agar kamu bisa menimbang-nimbang sebelum memutuskan mau kuliah ke mana. Bayangkan bahwa perguruan tinggi itu ibarat sebuah es krim. Benar, pikirkanlah perguruan tinggi itu layaknya sebuah es krim. Di mana terdapat rasa coklat, vanila, stroberi dan masih banyak lagi. Meskipun tidak ada aturan mutlak, layaknya aneka pilihan rasa es krim, siswa sebaiknya mempunyai kandidat pilihan perguruan tinggi lebih dari satu. Kamu boleh mencoba mengikuti tes dan mengambil formulir pendaftaran di beberapa perguruan tinggi sehingga kamu bisa mencicipi berbagai rasa yang berbeda sebelum kamu akhirnya menjatuhkan pilihan tempat kuliahmu nanti. Hal ini juga mengantisipasi resiko apabila kamu tidak diterima di salah satu perguruan tinggi. Dengan begitu, kamu masih punya kesempatan untuk diterima di perguruan tinggi lain. Minta rekomendasi dari orang terdekat. Cara terbaik untuk mencari perguruan tinggi adalah dengan berdiskusi/sharing dengan orangorang di sekitarmu. Orang

tua, guru dan teman adalah orang yang tepat untuk diajak bertukar pikiran tentang kelanjutan masa depan kamu. Mereka bisa memberi masukan dan saran untuk kamu dalam menentukan pilihan. Akan tetapi, jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Tampung saran dan rekomendasi mereka dulu, lalu pikirkan secara matang. Fokus pada tujuan akademik. Bila kamu berpikir tentang kuliah, maka pertimbangkan apa yang ingin kamu raih dalam pendidikan? Kamu tertarik di bidang apa saja? Apakah kamu menyukai marketing, sastra, desain atau lainnya? Selain itu, sangatlah penting untuk mempertimbangkan kelemahan dan kelebihanmu. Fokuslah pada kemampuan atau bidang yang kamu minati atau kuasai. Jangan memilih jurusan karena ikut-ikutan teman atau pacar, atau karena paksaan orang tua semata. Tanpa motivasi dan fokus yang tepat, memilih jurusan bukan karena keinginan sendiri akan membuat kamu menyesal di kemudian hari. Bila orang tua memaksa kamu memilih jurusan tertentu, diskusikan dengan mereka, jelaskan kepada mereka bahwa itu bukan yang kamu inginkan. Cari bantuan dari pihak ketiga, seperti sanak saudara atau guru pembimbing bila perlu. Mencari informasi sebanyak banyaknya mengenai perguruan tinggi tersebut. Cari dan gali sebanyak banyaknya informasi mengenai tempat kuliah yang ingin kamu tuju, baik dengan mengakses situs perguruan tinggi atau bertanya kepada kakak kelas yang sudah pernah kuliah disana. Kamu bisa mencari tahu berbagai seluk beluk kehidupan di kampus pilihanmu tersebut, mulai dari mata kuliah, fasilitas hingga ke kehidupan sosialnya. Dengan demikian, kamu akan mendapatkan gambaran kehidupan perkuliahan di sana sebelum kamu benar-benar menjalaninya, sehingga kamu pun akan lebih siap secara mental. Mempertimbangkan biaya kuliah. Salah satu faktor penting yang tidak dapat dihindari dalam memilih perguruan tinggi adalah faktor biaya. Memang kuliah zaman sekarang membutuhkan dana yang tidak sedikit, terlebih lagi untuk perguruan tinggi swasta (private). Namun, tidak perlu kecil hati seandainya budget dana kuliahmu kurang memadai. Masih banyak jalur alternatif yang bisa membuka jalan menuju kampus impianmu. Kamu bisa mencari informasi beasiswa atau jalur penerimaan khusus lainnya. Tidak menutup kemungkinan kamu tetap bisa kuliah di perguruan tinggi pilihanmu. kompas.com | detik.com