Anda di halaman 1dari 5
BAGAN 1 PROSEDUR PENGUSULAN DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT PIMPINAN UNIT C PEJABAT PENYULUH PEJABAT A
BAGAN 1
PROSEDUR PENGUSULAN DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT
PIMPINAN UNIT
C
PEJABAT
PENYULUH
PEJABAT
A KERJA YANG
PENETAP
PERTANIAN
B PENGUSUL
BERSANGKUTAN
ANGKA KREDIT
F
E D
KETUA
TIM PENILAI
SEKRETARIAT
KETERANGAN:
TIM PENILAI
A = DATA USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT (DUPAK) DAN
BUKTI/DOKUMEN YANG DIPERSYARATKAN DARI PENYULUH
PERTANIAN
B = PENYAMPAIAN DUPAK YANG SUDAH DIPERIKSA KELENGKAPAN
DAN KEBENARANNYA (DENGAN SURAT PENGANTAR)
C = PENYAMPAIAN DUPAK UNTUK DINILAI (DUPAK DITANDATANGANI
PEJABAT PENGUSUL)
D = PENYAMPAIAN DUPAK UNTUK DIPERIKSA, DITELITI, DAN
DILAKUKAN PENILAIAN
DILAKUKAN
E = PENYAMPAIAN HASIL PENILAIAN ANGKA KREDIT UNTUK
DITETAPKAN (DITANDATANGANI)
PENILAIAN
F = PENYAMPAIAN PENETAPAN ANGKA KREDIT (PAK) UNTUK DI
PROSES KENAIKAN PANGKATNYA (LIHAT BAGAN 6)
94
BAGAN 2 PROSEDUR PENYESUAIAN/INPASSING CALON PENYULUH PERTANIAN UNIT/INSTANSI TERKAIT D4 D3 D2 D1 GUBERNUR/BUPATI/
BAGAN 2
PROSEDUR PENYESUAIAN/INPASSING CALON PENYULUH PERTANIAN
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
D4
D3
D2
D1
GUBERNUR/BUPATI/
SESBAN/
WALIKOTA
PEGAWAI NEGERI
SEKRETARIS
SIPIL/CALON
A PIMPINAN
DAERAH
BADAN
B
PROVINSI/
C KEPEGAWAIAN
PENYULUH
UNIT KERJA
SEKRETARIS
DAERAH PROVINSI/
PERTANIAN
DAERAH
KABUPATEN/
KABUPATEN/KOTA
KOTA
KETERANGAN:
A
=
PENGAJUAN KELENGKAPAN UNTUK PENYESUAIAN
B
=
PENYAMPAIAN USULAN PENYESUAIAN BESERTA KELENGKAPANNYA
C
=
D1 – D4
=
PENYAMPAIAN USULAN PENYESUAIAN SECARA KOLEKTIF DAN BERKAS
PENYESUAIAN
PENYAMPAIAN PENYESUAIAN/INPASSING CALON PENYULUH PERTANIAN
=
TEMBUSAN SK PENGANGKATAN PENYULUH PERTANIAN DISAMPAIKAN KEPADA
UNIT KERJA/ INSTANSI TERKAIT DAN ASLI UNTUK YANG BERSANGKUTAN
95
BAGAN 3 PROSEDUR PENGANGKATAN PERTAMA KALI UNIT/INSTANSI TERKAIT D4 D 3 D2 D1 SESBAN/ SEKJEN/GUBERNUR/
BAGAN 3
PROSEDUR PENGANGKATAN PERTAMA KALI
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
D4
D
3
D2
D1
SESBAN/
SEKJEN/GUBERNUR/
PEGAWAI
PEJABAT
SEKRETARIS
BUPATI/ WALIKOTA
NEGERI
PENETAP
PIMPINAN
DAERAH
ANGKA
KEPALA BIRO YANG
SIPIL/
PROVINSI/
UNIT
A
B
C
KREDIT
SEKRETARIS
CALON
KERJA
DAERAH
PENYULUH
KABUPATEN/
TIM PENILAI
PERTANIAN
KOTA
D MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH
PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
KETERANGAN:
A
= PENYAMPAIAN USULAN DARI CALON PENYULUH PERTANIAN

USULAN DARI PEJABAT ESELON II / PEJABAT YANG BEREWENANG MENGUSULKAN SEBAGAI ATASAN DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL/CALON PENYULUH PERTANIAN

C

= PUSAT : SEKRETARIS BADAN

PROVINSI : BKD PROV KAB/KOTA : BKD KAB/KOTA MEMPROSES DAN MENGUSULKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL/CALON PENYULUH PERTANIAN KE PEJABAT PENETAP ANGKA KREDIT DENGAN TEMBUSAN KEPALA BIRO YANG MEMBIDANGI KEPEGAWAIAN

PEJABAT PENETAP ANGKA KREDIT :

- PROVINSI : PEJABAT PEMBINA KEPEGAWAIAN PROVINSI ATAU PEJABAT LAIN YANG DITUNJUK (PALING RENDAH ESELON II)

BAGI PP PELAKSANA PEMULA S/D PP PENYELIA, DAN PP PERTAMA S/D PP MUDA DI LINGKUNGAN MASING-MASING

- KAB/KOTA : PEJABAT PEMBINA KEPEGAWAIAN DAERAH KAB/KOTA ATAU PEJABAT LAIN YANG DITUNJUK (PALING RENDAH

ESELON II) BAGI PP PELAKSANA PEMULA S/D PP PENYELIA, DAN PP PERTAMA S/D PP MUDA DILINGKUNGAN MASING-MASING

D

= PENYAMPAIAN USULAN CALON PENYULUH PERTANIAN(DILENGKAPI PAK)

D1-D3

= PENYAMPAIAN KEPUTUSAN PENGANGKATAN PENYULUH PERTANIAN

= TEMBUSAN/ PENYAMPAIAN KEPUTUSAN PENGANGKATAN PENYULUH PERTANIAN

96

BAGAN 4 PROSEDUR ALIH KELOMPOK UNIT/INSTANSI TERKAIT D4 D 3 D2 D1 SESBAN/ SEKJEN/GUBERNUR/ PEJABAT
BAGAN 4
PROSEDUR ALIH KELOMPOK
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
D4
D
3
D2
D1
SESBAN/
SEKJEN/GUBERNUR/
PEJABAT
SEKRETARIS
BUPATI/ WALIKOTA
PENETAP
PIMPINAN
PENYULUH
DAERAH
ANGKA
KEPALA BIRO YANG
PROVINSI/
PERTANIAN
UNIT
A
B
C
KREDIT
SEKRETARIS
TERAMPIL
KERJA
DAERAH
KABUPATEN/
TIM PENILAI
KOTA
D MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH
PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
KETERANGAN:
=

B

C

D

D1-D3

=

=

=

=

=

97

BAGAN 5 PROSEDUR KENAIKAN JABATAN UNIT/INSTANSI TERKAIT D4 D1 D3 D2 PENYULUH SEKJEN/GUBERNUR/ SESBAN/
BAGAN 5
PROSEDUR KENAIKAN JABATAN
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
D4
D1
D3
D2
PENYULUH
SEKJEN/GUBERNUR/
SESBAN/
BUPATI/WALIKOTA
PERTANIAN
SEKRETARIS
A PIMPINAN
DAERAH
KEPALA BIRO YANG
UNIT YANG
B
PROVINSI/
C
UNIT KERJA
MEMBIDANGI
SEKRETARIS
URUSAN
DAERAH
KEPEGAWAIAN
KABUPATEN/KOTA
MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH
PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
DAERAH KEPEGAWAIAN KABUPATEN/KOTA MEMBIDANGI KEPEGAWAIAN/ BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI/ KABUPATEN/KOTA 98

98

BAGAN 6 PROSEDUR KENAIKAN PANGKAT PEJABAT FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN SEKJEN/GUBERNUR/ BUPATI/WALIKOTA Cq. KEPALA
BAGAN 6
PROSEDUR KENAIKAN PANGKAT PEJABAT FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN
SEKJEN/GUBERNUR/
BUPATI/WALIKOTA
Cq. KEPALA BIRO YANG
MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH
PROVINSI/
UNIT KERJA/
3
INSTANSI TERKAIT/
ASLI YANG YBS
2
1
4
KABUPATEN/KOTA
E
PRESIDEN
G
C PEJABAT
PIMPINAN
PENETAP
UNIT
F2
BKN/KANTOR
PENYULUH
PEJABAT
ANGKA
D1
A
KREDIT
REGIONAL BKN
F1
PERTANIAN
KERJA
B PENGUSUL
YBS
TIM PENILAI
D2
KET ERANGAN :

A,

B, C

=

ALUR PENGUSULAN DUPAK

D1

= PENETAPAN ANGKA KREDIT (PAK)

D2

= HASIL PENETAPAN ANGKA KREDIT (HAPAK)

E

= PROSES KENAIKAN PANGKAT (PAK + BERKAS KENAIKAN PANGKAT)

F

1

= USULAN KENAIKAN PANGKAT

F

2 = NOTA PERSETUJUAN KENAIKAN PANGKAT

G

= PERTIMBANGAN TEKNIS

1

= TEMBUSAN BERKAS USUL KENAIKAN PANGKAT GOL. RUANG IV/C

2

= TEMBUSAN SK KENAIKAN PANGKAT KE GOL. RUANG IV/C

3

= TEMBUSAN SK KENAIKAN PANGKAT IV/C

4

= TEMBUSAN SK KENAIKAN PANGKAT KE GOL. RUANG IV/C KE UNIT KERJA/INSTANSI TERKAIT /ASLI YBS

99

BAGAN 7 PROSEDUR PEMBEBASAN SEMENTARA DARI JABATAN PENYULUH PERTANIAN UNIT/INSTANSI TERKAIT C3 C2 C1 PIMPINAN
BAGAN 7
PROSEDUR PEMBEBASAN SEMENTARA DARI JABATAN PENYULUH PERTANIAN
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
C3
C2
C1
PIMPINAN
SEKJEN/GUBERNUR/
SESBAN/ SEKRETARIS
BUPATI/WALIKOTA
UNIT KERJA
DAERAH PROVINSI/
A
B
SEKRETARIS DAERAH
(Surat Keterangan
KABUPATEN/KOTA
Pemberhentian
Tunjangan)
KEPALA BIRO YANG
MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN
DAERAH PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
PENYULUH
PERTANIAN
KETERANGAN:
A
=
PENGAJUAN USULAN DAN BERKAS PEMBEBASAN SEMENTARA
B
=
C1 – C3
=
PENYAMPAIAN USULAN DAN BERKAS PEMBEBASAN SEMENTARA DARI JABATAN
FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN
PENYAMPAIAN KEPUTUSAN PEMBEBASAN SEMENTARA PENYULUH PERTANIAN
=
TEMBUSAN SK PEMBEBASAN SEMENTARA PENYULUH PERTANIAN DISAMPAIKAN
KEPADA UNIT KERJA/ INSTANSI TERKAIT DAN ASLI UNTUK YANG BERSANGKUTAN
100
BAGAN 8 PROSEDUR PENGANGKATAN KEMBALI KE DALAM JABATAN PENYULUH PERTANIAN UNIT/INSTANSI TERKAIT D4 D3 D2
BAGAN 8
PROSEDUR PENGANGKATAN KEMBALI KE DALAM JABATAN PENYULUH PERTANIAN
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
D4
D3
D2
D1
SEKJEN/GUBERNUR/
SESBAN/
BUPATI/WALIKOTA
SEKRETARIS
CALON
PIMPINAN
DAERAH
KEPALA BIRO YANG
PENYULUH
A
B PROVINSI/
UNIT KERJA
SEKRETARIS
PERTANIAN
DAERAH
KABUPATEN/KOTA
C MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/ BADAN
KEPEGAWAIAN
DAERAH PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
KETERANGAN:
DAERAH KABUPATEN/KOTA C MEMBIDANGI KEPEGAWAIAN/ BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI/ KABUPATEN/KOTA KETERANGAN: 101

101

BAGAN 9 PROSEDUR PEMBERHENTIAN DARI JABATAN PENYULUH PERTANIAN UNIT/INSTANSI TERKAIT C3 C2 C1 SEKJEN/GUBERNUR/
BAGAN 9
PROSEDUR PEMBERHENTIAN DARI JABATAN PENYULUH PERTANIAN
UNIT/INSTANSI
TERKAIT
C3
C2
C1
SEKJEN/GUBERNUR/
BUPATI/ WALIKOTA
SESBAN/ SEKRETARIS
PIMPINAN
DAERAH PROVINSI/
A
UNIT KERJA
SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN/KOTA
KETERANGAN:
B KEPALA BIRO YANG
MEMBIDANGI
KEPEGAWAIAN/BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH
PROVINSI/
KABUPATEN/KOTA
A
=
PENGAJUAN USULAN PEMBERHENTIAN PENYULUH PERTANIAN
(DISERTAI ALASAN DAN BUKTI-BUKTI YANG DIPERLUKAN).
B
C1 - C3
PENGAJUAN USULAN DAN BERKAS PEMBERHENTIAN PENYULUH
PERTANIAN.
= PENYAMPAIAN KEPUTUSAN PEMBERHENTIAN DARI JABATAN
FUNGSIONAL.
=
= TEMBUSAN SK PEMBERHENTIAN PENYULUH PERTANIAN
DISAMPAIKAN KEPADA UNIT KERJA/INSTANSI TERKAIT DAN ASLI
UNTUK YANG BERSANGKUTAN.
102