Anda di halaman 1dari 12

PENDAHULUAN

Sedikit hal yang perlu diuraikan sebagai pendahuluan mengenai protokol ini.
Artikel yang dikutip dari buku ini, yang memuat protokol ini diterbitkan oleh
Sergyei Nilus di Rusia pada tahun 1905. Salinan dari buku ini ada di British
Museum dimana tertera tanggal penerimaannya, yaitu 10 Agusturs 1906.
Semua salinan yang diketahui pernah ada di Rusia telah dimusnahkan di masa
rezim Kerensky. Di bawah penerusnya, kepemilikan atas salinan buku tersebut
oleh siapapun di tanah Soviet dianggap sebagai kejahatan yang cukup berat
sehingga mereka yang ketahuan memilikinya dapat di tembak ditempat. Fakta
tersebut dengan sendirinya merupakan bukti yang cukup atas keaslian dan
kebenaran kandungan protokol ini. Sejumlah harian Yahudi tentunya
mengatakan bahwa protokol tersebut adalah sebuah pemalsuan sehingga
seolah-olah Profesor Nilus telah menyusun protokol tersebut karena
kepentingannya sendiri.

Henry Ford (seorang tokoh industri mobil), dalam sebuah wawancara oleh
sebuah media yang di terbitkan di new York, World, 17 Februari 1921,
mendukung Nilus dengan tegas dan meyakinkan bahwa,

“Pernyataan satu-satunya yang saya patut buat mengenai protokol tersebut


adalah bahwa protokol itu cocok dengan apa yang sedang terjadi. Usianya enam
belas tahun dan tepat sekali gambarannya dengan situasi dunia hingga sat ini.
Protokol tersebut sesuai dengan saat ini.

Kata”Protokol”, bermakna suatu gambaran umum sebagaimana biasanya tertulis


pada halaman muka sebuah dokumen, atau notulensi rapat. Dalam hal ini.
“Protokol” berarti notulensi rapat dari pertemuan Para Sesepuh Cendikia Zionis
(Learned Elders of Zion). Protokol-protokol ini menggambarkan isi dari
berbagai masalah yang dibahas oleh lingkaran paling dalam para penguasa
Zionis. Protokol-protokol tersebut mengungkap rencana aksi bangsa Yahudi
yang terus disesuaikan dan dikembangkan selama berabad-abad serta di edit
oleh para sesepuh tersebut sendiri hingga saat ini. Bagian-bagian dan
ringkasan-ringkasan dari rencana tersebut telah diterbitkan terus-menerus ketika
rahasia para sesepuh tersebut telah bocor. Pernyataan pihak yahudi bahwa
protokol-protokol tersebut hanya pemalsuan sebenarnya dengan sendirinya
merupakan suatu pengakuan terhadap keasliannya, karena pihak yahudi
tersebut tidak pernah berupaya menjawab fakta-fakta yang sesuai dengan
ancaman-ancaman yang dimuat dalam protokol-protokol tersebut, dan
bahkan kesesuaian antar pernyataan dan perbuatan terlalu nyata untuk
diabaikan atau diragukan. Orang-orang yahudi mengetahui hal ini dengan baik
dan oleh karenanya mereka berupaya lari darinya.
Ada dugaan kuat bahwa protokol-protokol tersebtu dikeluarkan atau diterbitkan
ulang pada Kongres Zionis Pertama yang diselenggarakan di Basle pada tahun
1897 dibawah pimpinan Bapak Zionisme Modern, mendiang Theodore Herzl.tj

Baru-baru ini telah diterbitkan “Diaries” Theodore Herzl, terjemahan dari


sejumlah halaman yang muncul pada Jewish Chronicle tanggal 14 Juli 1922.
Herzl menuliskan mengenai kunjungan pertamanya ke Inggris pada tahun 1895,
dan percakapannya dengan Kolonel Goldsmid, seorang Yahudi yang dibesarkan
sebagai seorang Kristen, seorang perwira di Angkatan Darat Inggris, yang
memiliki hati seorang nasionalis Yahudi sepanjang usianya. Goldsmid
menyarankan kepada Herzl bahwa cara terbaik untuk melemahkan aristokrasi
Inggris hingga menghancurkan kekuatannya untuk melindungi rakyat Inggris
hingga dominasi Yahudi adalah dengan menerapkan pajak yang sangat tinggi
pada tanah. Herzl menganggap ini merupakan pemikiran yang cemerlang dan
hal ini sekarang dapat dilihat dengan jelas dalam protokol VI !

Issi protocol zion


Jika sekarang Protokolat Zionis yang dikenal hanya berjumlah 24 butir, maka
Protokolat Zion yang berasal dari Rotshchild sesungguhnya berisi 25 pasal. Inilah
pasal-pasalnya:
1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab
itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan
pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia
tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan?
Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus
mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka
rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari
penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi
bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai
rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun
rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas
konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia
mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran
budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan
akan terlaksana.
6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap
menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di
mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau
menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar
yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan
konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan
bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika,
perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk
menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus
merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian
tujuan tersebut.
9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di
kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi
tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi
konspirasi untuk menguasainya.
10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat.
Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di
Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah
pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara
tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari
kondisi ini.
12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk
pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang
menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai
balasannya.
14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang
dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas
terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu
percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan
pahlawan dimata mereka.
15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu
hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan
turunan.
16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan
mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi
konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu
rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama.
Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan
mengambil keuntungan dari situasi itu.
19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah
perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi
rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa
semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki
konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu
kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa
bebas memainkan krisis suatu negeri.
21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan
akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan
programnya.
24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi
dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara
hingga negara tersebut hancur karenanya.
Pembuktian Terbaik dan Lengkap Mengenai Protokol Zion
Oleh: Leland Lehrman | | news.scotsman.com

Brazilian "Edition" of the Protocols. Image from history.ucsb.edu

Berikut ini adalah nominasiku untuk empat tulisan pembuktian yang paling otentik mengenai Protokol Zion,
yaitu tulisan -tulisan Ivan Fraser's Proofs of an Ancient Conspiracy, Henry Makow's Protocol Forgery
Arguments Are Flawed, Paquita de Shishmareff's Waters Flowing Eastward dan Peter Myers Protocols of
Zion Toolkit, yang mendapat hadiah nomor siji.

Dalam penelitian dan diskusi Saya dengan Henry Makow, salah seorang sarjana yang terkemuka dalam
masalah protokol, Saya juga menemukan situs Peter Myers, seorang Australia yang mungkin merupakan
master yang masih hidup dalam subyek the Protocols of Zion. Lengkap dengan Tony Blizzard yang bekerja
pada the Spotlight (sekarang the American Free Press) dan the Barnes Review termasuk dengan seorang
penulis yang sebelumnya merupakan penulis dengan otoritas dunia, Paquita de Shishmareff dimana
sewaktu masih hidup ybs tidak mempunyai keunggulan seperti yang dimiliki oleh Myers sekarang . Jika
Anda membaca tulisannya yang telah dibuat link-nya, Anda akan memahaminya mengapa Saya
mengatakannya demikian.

Myers melakukannya dengan luar biasa terinci dalam aspek-aspek teknis terhadap argumentasi
"pemalsuan", menjelaskan nuansa argumennya yang juga memperlihatkan bahwa hanya seperenam
(interpretasi liberal menurut Makow) mengenai Protokol dengan menjumlahkan kata-kata yang faktanya
dapat dihubungkan dengan dokumen sebelumnya. Lima perenam lainnya, termasuk yang paling
termasyhur atas prediksi yang ofensif mengenai Revolusi Rusia dan kemudian yang lainnya dalam
kejadian-kejadian yang akan datang, yang secara lengkap asli, seperti permata mahkota, program finansial
- bukti yang menyakitkan jika Anda memperhatikan Keuangan Negara dan kepemilikan pribadi atas semua
Bank Sentral di seluruh dunia.

Jika Anda membaca tulisan Ivan Fraser, tulisan Henry Makow, buku yang berjudul Waters Flowing Eastward
oleh Paquita de Shishmareff dan Father Dennis Fahey, dan karya ekstensif hasil Peter Myers, Anda akan
sampai kepada konklusi yang menyakitkan bahwa the Protocols of Zion tidak hanya asli, tetapi juga
merupakan sebuah bagian yang berurutan dari Masonic, Supremasi Yahudi dan tulisan Luciferian yang
berlanjut sampai dengan hari ini dalam karya seperti The Jewish Century, oleh Yuri Slezkine yang sangat
terbuka mengenai dominasi dan superioriti "Yahudi".

Namun kebenarannya adalah bahwa penipuan ini tidak lagi dilakukan oleh Yahudi, namun oleh para bankir.
Seorang anggota dewan yang bijaksana baru-baru ini memperlihatkan kajian kepada Saya berupa karya
yang mungkin berkembang di masa mendatang yaitu "kediktatoran hidrolik - hydraulic dictatorship" atau
kontrol terhadap "sumber-sumber langka" sebagai sebuah metoda kontrol atas politik.: Karl Wittfogel's
Oriental Despotism. Agama-agama kuil yang melibatkan seorang pendeta/bankir/kediktatoran militer,
terutama sekali di Timur Tengah, telah ada sejak permulaan sejarah. Seperti penasihat Saya suka
mengatakan, "Penipuan mempunyai masa kehidupannya sendiri - Scams have a life of their own."

Mimpi buruk mengenai penguasaan dunia dengan tuhan Lucifer-nya, tidak peduli siapa yang menempatkan
kontrol the Death Star sepanjang mereka melakukan pekerjaan yang baik. Oleh karena itu mengapa
perang di dalam lingkungan Illuminati muncul sesekali yang terjadi tiba-tiba, seperti Bush 41 memutuskan
untuk menahan jaminan pinjaman kepada Israel yang mengakibatkan tertundanya "pembicaraan
perdamaian"- "peace talks."

Meskipun mereka menuntut warisan Yahudi, "Yahudi" ini yang memainkan permainan dominasi dunia, pada
hakekatnya mereka bukan lagi penganut agama Yahudi karena dalam strategi mereka secara langsung
bertentangan dengan Sepuluh Perintah Tuhan - the Ten Commandments, pilar yang sebenarnya agama
Yahudi. Bahwa mereka yang mempunyai warisan genetik "Yahudi" benar-benar tidak penting, karena bukti
empiris meyakinkan kepada kita bahwa menurut mereka, baik Tuhan maupun Iblis adalah majikan yang
mempunyai kesempatan setara.

Memanipulasi struktur keagamaan dengan menggunakan sistem


pemikirannya dalam rangka tujuan-tujuan penguasaan adalah
bersifat umum di dalam setiap agama, apakah dalam agama Kristen,
Islam, tidak ada satu agamapun yang kebal terhadap parasit dan
korupsi seperti itu. Pada hakekatnya Protokol adalah perencanaan
untuk membangun Dominasi Dunia bagi mereka yang
mengidentifikasikan dirinya sendiri dengan agama Yahudi militan
pengikut Talmud. Seseorang dapat menemukan rencana-rencana
dominasi seperti ini dalam bentuk lain ketika mereka menuliskannya
untuk pamirsa yang berbeda. Pengarang tersembunyi mereka
semuanya adalah Lucifer, dia hanya memlintir sedikit tiap rencana
dalam rangka menimbulkan daya tarik ke dalam kelemahan
psikologis kejiwaan atau sense of identity target pamirsa. Akan
tetapi, harus dikatakan bahwa Lucifer telah menemukan pelaksana
yang sangat efektif dalam kelompok target "Yahudi", dan dapat
dipahami mengapa hal ini mengarah kepada kepercayaan tak
menentu, bagaimanapun juga "agama Yahudi" merupakan satu-
satunya akar penyebab "kesusahan" yang disebabkan oleh rencana-
rencana Lucifer.

Protokol sendiri mengakui bahwa rencana mereka bergantung pada


keberhasilan mereka dalam memanipulasi orang yang memegang
kekuasaan dan hanya yang benar-benar mati dalam
menyelenggarakan kehidupan politik, mereka akan mengungkapkan
dirinya sendiri dan secara terbuka memaksakan kekuasaan mereka
yang absolute. Adalah menarik untuk dicacat dalam kaitan ini bahwa
Pengungkapan menunjuk pada kejadian yang sama, tetapi lebih jauh
lagi kepada perubahan komando. Pengungkapan memprediksikan
bahwa pada saat ini the Jewish Supremacist Cult (Israel) menyatakan
supremasinya atas dunia dari sebuah Third Temple yang baru
dibangun, Lucifer, parasit rahasia di dalam ideologi Supremasi
Yahudi akan sepenuhnya menghancurkan "Israel". Akhirnya, Lucifer
adalah satu-satunya yang menghendaki mengambil alih tempat
Tuhan, dan dia tidak akan meninggalkan setiap keturunan Rothschild
dalam peran itu.

Adalah diharapkan bahwa para pemimpin yang tertipu akan


menyadari tujuan akhir daripada para manipulator dan berusaha
untuk menggagalkan rencananya. Hal ini nampak terjadi saat
sekarang ini seperti whistleblower NSA dan CIA yang
mengungkapkan penipuan dalam privatisasi yang benar-benar tidak
bermoral, sekarang menyusul apa yang tersisa dari "Komunitas
Intelijen"waynemadsenreport.com

Akhirnya, karena karya Myers begitu luas, Saya sudah menyarikan


dua bagian yang terutama sekali relevan, satu berhubungan dengan
penelitian Dr. John Coleman. Seorang mantan agen MI6 yang
sekarang tinggal di Carson City Nevada, Buku Coleman, Committee
of 300 merupakan salah satu buku yang paling sering dikutip dalam
subyek Sejarah Rahasia. Periksa di bawah.

Dan berikut ini, daftar links lengkap terbaik mengenai pembuktian


keaslian Protocols of Zion:

Ivan Fraser's Proofs of an Ancient Conspiracy: http://reactor-


core.org/protocols/fraser.html
Paquita de Shishmareff's Waters Flowing Eastward: http://book-
case.kroupnov.ru/pages/library/Waters/
Henry Makow's "Protocols Forgery Argument is Flawed:
http://www.savethemales.ca/000298.html
Peter Myers on the Protocols:
http://users.cyberone.com.au/myers/toolkit.html

Peter Myers Teaser Passage #1: "Aritmetik Cohn tidak tepat mengenai
Jumlah kata bagian yang paralel dari the Protocols, sebagaimana disusun
oleh Bernstein (pada bernstein.zip), adalah 4,361, sementara jumlah
perhitungan kata the Protocols adalah 26, 496. Itulah bagian pararel yang
jumlahnya 16.45% dari the Protocols; ini substantiil, tetapi masih kurang
dari seperenam dari jumlah keseluruhannya. Apa yang terutama
disebutkan oleh Cohn adalah the Protocol meliput dengan luas mengenai
sistem keuangan dunia"

Peter Myers Teaser Passage #2:

22. Dr. John Coleman on "Colonel" House from Committee of 300 book.

Dr. Coleman's book Conspirator's Hierarchy, the Committee of 300 [highly


recommended] can be read here:
http://www.bibliotecapleyades.net/esp_sociopol_committee300.htm#menu

Siapa saja yang telah banyak membaca bahan-bahan yang disajikan oleh
Lyndon Larouche akan mencatat banyak persamaannya dengan buku
Coleman yang diterbitkan tahun 1992. Keduanya mengatakan bahwa
Konspirasi Sebuah Dunia adalah Inggris - the One-World Conspiracy is
British, terpusat pada Monarki. Mereka "menuliskan" secara rinci
mengenai keterlibatan Yahudi, sejumlah lembaga Yahudi di sebutkan
seperti the ADL.

Sampai sekarang the Jewish Defense Organization menyebut Larouche


sebagai seorang Nazi: "Lyndon LaRouche menyewa anak-anak muda
Yahudi seperti Steinberg dan Goldstien untuk melakukan pekerjaan kotor.
Nama permainan tersebut adalah Yockeyism, crypto-Nazism ... "
http://jdo.org/gibson.htm .

Jadi, adakah sebuah tema yang membahas hidden Jewish dalam karya
Coleman?

Ketika seseorang memikirkan berita pers yang mengejutkan bahwa


Kerajaan Inggris (bandingkan dengan Jepang dan Kerajaan Denmark)
dimana media mencampuri persoalan-persoalan mereka, memperburuk
keadaan mereka dengan menempatkan berita mengenai mereka di
halaman depan, ketika seseorang memikirkan bahwa media Rupert
Murdoch, dan the Economist, mengangkat berita mengenai penghapusan
Kerajaan Inggris, maka kemudian kekuatan lain dicurigai berada
dibelakang layar.

Inilah sebuah petunjuk: Coleman menulis,

"... Robert Cecil dari keluarga Yahudi Cecil yang mengendalikan Kerajaan
Inggris sejak Cecil menjadi sekretaris pribadi Ratu Elizabeth I."
(Conspirators' Hierarchy, hal.. 201).

Coleman menulis dalam artikelnya King Makers, King Breakers: The


Cecils (1985, ? Dr John Coleman, W.I.R., 2533 N. Carson St., Suite J-118
Carson City, NV 89706):

(p. 25} Catatan-catatan pada Hatfield House menunjukkan bahwa the


Unity of Science Conferences merupakan gagasan dari Robert Cecil,
sebagaimana sudah dikonfirmasikan oleh seorang Yahudi Belanda,
Mandell Huis alias Colonel House, adalah seorang pengendali Woodrow
Wilson dan wakil pribadi Wilson dalam the Paris peace Conference; dan
wakil khusus pemerintah Amerika Serikat dalam the Inter-Allied
Conference of Premiers dan Menteri Luar Negeri dalam tahun 1917; Wakil
Amerika Serikat pada the Armistice dalam tahun 1918 dan anggota dari
the Commission on Mandates dalam tahun 1919. Mandell Huis, seperti
juga keluarga Cecils, mengaku sebagai beragama Kristen, tetapi ia
adalah terbukti seorang yang terlahir sebagai Yahudi. Dia seorang teman
akrab keluarga Cecil, dan adalah Huis yang memaksa Wilson untuk
menyetujui pengaturan bulan Juli tahun 1915 yang dibuat oleh Arthur
Balfour yang memberikan Palestina kepada zionis dan menyeret Amerika
ke dalam perang dunia kesatu. Bangsa Amerika harus diajari hal-hal
seperti ini di sekolah dan di perguruan tinggi, namun kekuasaan besar
berada pada the Black Nobility, the RIIA, the CFR dan kelompok
pengkhianat the Eastern Liberal Establishment, merekalah yang
merupakan mayoritas.

{p. 26} Orang-orang Amerika mungkin tidak pernah mendengar nama


keluarga Cecil, yang nama dari salah seorangnya menentukan nasib kami
dari suatu kejadian yang besar dan bebas dari republik Amerika. Sebelum
meninggalkan kajian mengenai "Colonel House" (Huis adalah kata
Belanda untuk house), kendati banyak tugas penting yang diberikan
kepadanya untuk diselesaikan, "Colonel House" tidak pernah menjadi
anggota dalam pemerintahan Amerika Serikat, tidak juga dipilih untuk
memegang jabatan-jabatan penting ini oleh rakyat Amerika Serikat yang
berdaulat. Oleh karena itu, Saya mengatakannya kepada Anda: "Sistem
apa yang digunakan dewasa ini?. Kita menyebutnya sendiri sebuah
republik dan sebuah demokrasi, namun, tidak masalah siapapun yang kita
pilih ke Gedung Putih, pemerintahan rahasia Amerika terus menerus
menetapkan kebijakan-kebijakannya, tanpa sedikitpun memperhatikan
harapan kita. Kemudian apa gunanya sistem elektoral kita?" ... {end}

Disini ada tema Yahudi yang tersembunyi dengan tema Inggris. Namun, di
dalam Conspirators' Hierarchy tema ini hanya sekilas terdapat seperti
berikut ini:
"Cecil John Rhodes, seorang anggota Committee of 300 yang mewakili
keluarga Rothschilds di Afrika Selatan ... " (p. 134).

Anggota-anggota "Committee of 300, Cecil John Rhodes, Barney Barnato


dan Alfred Beit menghasut dan merekayasa perang. Rhodes seorang
wakil penting keluarga Rothschilds ... " (p. 150)

Ini merupakan kebalikan prioritas yang biasa Rhodes terhadap Rothschild,


dan menempatkan Rothschild pada kemudi. Beit, juga adalah Yahudi.
Carroll Quigley menulis dalam bukunya: The Anglo-American
Establishment:

"{p. 134} Bahkan Rhodes ... bukanlah seorang rasis. ... Beberapa teman
dekatnya {p. 135} adalah Yahudi (seperti Beit), dan dari tiga pilihan ia
memilih Lord Rothschild sebagai orang yang dipercaya, satu-satunya yang
paling dipercayainya."

Ini merupakan kutipan penting lainnya dari buku Conspirators' Hierarchy,


dalam ikatan hubungan Walter Lippmann, Edward Bernays (keduanya
Yahudi), dengan H. G. Wells dan the British Fabian Socialists, yang
Quigley menunjukkan terhubungkan kepada the Anglo-American
Establishment melalui the Coefficient Club:

{p. 200} Dalam tahun 1928, kompatriot Lippmann, Edward Bernays


menulis sebuah buku berjudul "CRYSTALLIZING PUBLIC OPINION"dan
dalam tahun 1928 sebuah buku kedua diterbitkan dengan judul singkat
"PROPAGANDA."Dalam bukunya tersebut Bernays menjelaskan
pengalaman-pengalamannya di Wellington House. Bernays adalah seorang
teman dekat Master Manipulator H.G. Wells, dimana banyak digunakan
quasi-novels .

{p. 201} Bernays membantu memformulasikan teknik-teknik kendali


pikiran massal - mass mind control. Wells tidak merasa malu mengenai
perannya sebagai seorang pemimpin dalam merubah masyarakat lapis
bawah, terutama karena dia teman dekatnya anggota keluarga kerajaan
Inggris., dan menghabiskan banyak waktunya dengan beberapa orang
politisi tingkat atas pada waktu itu, orang seperti Sir Edward Grey, Lord
Haldane, Robert Cecil dari keluarga Yahudi Cecil yang mengendalikan
kerajaan Inggris sejak Cecil menjadi sekretaris pribadi Ratu Elizabeth I,
Leo Amery, Halford Mackinder dari MI6 dan kemudian kepala sekolah the
London School of Economics, yang salah seorang muridnya Bruce
Lockhart menjadi pengendali MI6 terhadap Lenin dan Trotsky selama
terjadinya Revolusi Bolshevik, dan bahkan orang besar seperti Lord Alfred
Milner. Salah satu tempat favorit Well adalah St. Ermins Hotel yang
bergengsi, tempat pertemuan dari the Coefficient Club, sebuah klub yang
hanya mengizinkan laki-laki saja, dimana mereka mengadakan pertemuan
sebulan sekali di sana. Semua laki-laki yang disebutkan di atas adalah
anggotanya dan juga anggota dari the Souls Club. Wells menyatakan
bahwa semua bangsa harus dikalahkan, namun tidak dengan
berkonfrontasi secara langsung tetapi dengan saling pengertian dalam
cara berpikirnya - yang disebutnya, sebagai "the mental hinterlands
hidden behind the persona."

Dengan pendukung kuat seperti itu, Bernays cukup percaya diri untuk
meluncurkan bukunya "PROPAGANDA":

"Sebagaimana peradaban semakin menjadi kompleks, DAN


SEBAGAIMANA PERLUNYA AKAN SEBUAH PEMERINTAHAN YANG TIDAK
KELIHATAN SEMAKIN TERLIHAT MENINGKAT(emphasis added-JC),
peralatan teknis sudah ditemukan dan dikembangkan DENGAN MANA
OPINI PUBLIK DIATUR (emphasis added-JC). Dengan percetakan press
dan koran, telepon, telegraph, radio dan pesawat terbang, gagasan-
gagasan dapat disebar-luaskan secara cepat, dan bahkan dengan segera
ke seluruh wilayah Amerika."

Bernays belum pernah melihat bagaimana televisi lebih bagus, kemudian


menyusul melakukan pekerjaannya.

{endquote} More at british-conspiracy.html.

Apakah Coleman menjelaskan sebuah Konspirasi Yahudi yang


bersembunyi di belakang Inggris dan menggunakannya sebagai sebuah
cover?
Jika demikian, gerakan Yahudi ini terbagi ke dalam Internationalis
("Socialist") dan sayap Zionis. Apa yang Coleman katakan mengenai
Socialisme yang diterapkan sebelumnya; dia mengatakan tidak ada yang
berikutnya.

Tetapi Fundamentalis di Israel berjuang mengkampanyekan sendiri


melawan yang sebelumnya yang mereka sebut dengan the "British"
conspiracy (mengabaikan, misalnya, orang-orang Yahudi dalam kabinet
Bill Clinton).

CIA dalam satu sisi, Mossad sisi yang lainnya

The Socialist Internationalists (New Left), yang dapat dianggap sebagai


bentuk Faksi Kiri dari "Inggris", atau sebagai Faksi Kiri dari "Yahudi",
yang dipimpin oleh George Soros dan Noam Chomsky. Keduanya adalah
Yahudi; keduanya menentang perang. Keduanya mendukung perkara
Perkawinan golongan minoritas Gay; sebagian isi situs Chomsky
dipersembahkan untuk permasalahan Gay dan Lesbian.

Michael Higger writes in his book The Jewish Utopia that "A Jewish
Utopia begins where Wells leaves off" (p. 6). jewish-utopia.html

Jadi, kita sekarang menyaksikan sebuah perjuangan antara kedua pandangan agama Yahudi ini. Perkawinan
Gay dan Pengadilan Dunia yang merupakan permasalahan litmus yang diperkenalkan oleh kedua kubu.

"Colonel" Edward House's "novel" tahun 1912, Philip Dru: Administrator, sebuah model Woodrow Wilson
yang dilanjutkan oleh Jacob Schiff dengan mengkampanyekan untuk Zionisme dan Pemerintahan Dunia;
dan bagaimana dua buah Konspirasi masuk, satunya "Inggris" dan satunya lagi Zionis: house-schiff.html."

Leland Lehrman leland.lehrman@gmail.com


Article from: http://www.rense.com/general69/prot.htm
Related: The Priory of Sion, the Protocols of Sion, the Seed of David, the King of the Jews, and
the Masonic Kingdom
Zionism, Israel & Shabbetai Tzvi