KONTRAK PERKULIAHAN Judul Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Dosen Pengampu Hari/Tgl.

Pertemuan Tempat Pertemuan A. MANFAAT KULIAH Pada umumnya di fakultas hukum, dalam mempelajari hukum hanya dilihat dari kacamata hukum atau hukum an sich. Pada mata kuliah Antropologi Hukum menawarkan sudut pandang yang lain dalam melihat hukum, yaitu melalui sudut pandang ilmu sosial, yang dalam hal ini adalah ilmu antropologi. Hukum perlu dipandang dari sudut antropologi, karena pada dasarnya hukum adalah bagian dari kebudayaan, atau ada yang mengatakan hukum suatu bangsa mencerminkan budaya bangsa yang bersangkutan. Tujuan dari mata kuliah Antropologi Hukum adalah untuk memberikan pemahaman bekerjanya hukum di masyarakat dengan mengetahui pengertian, manfaat, ruang lingkup, pendekatan, serta perkembangan teori-teori antropologi hukum dan aplikasinya dengan realitas di masyarakat. B. DESKRIPSI PERKULIAHAN Antropologi Huukum membahas mengenai pengertian, manfaat, ruang lingkup, pendekatan dari antropologi hukum, serta perkembangan teori-teori antropologi hukum dan penjabarannya. C. TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa akan dapat: : Antropologi Hukum : MKIn 604 : Mulyo Putro, SH,MA dan Sukirno, SH,MSi : :

1

1. menjelaskan mengenai kebudayaan, yang meliputi pengertian kebudayaan, wujud kebudayaan, dan hubungan antara nilai, norma dan hukum, 2. menjelaskan tentang pengertian dan manfaat mempelajari antropologi hukum, 3. menjelaskan mengenai ruang lingkup (scope) dan pendekatan (approach) dari antropologi hukum, 4. menjelaskan berbagai definisi hukum dari persepektif antropologi hukum, 5. menjelaskan fase-fase dari perkembangan teori antropologi hukum, 6. menjelaskan mengenai metode penemuan hukum pada masyarakat sederhana, 7. menjelaskan tentang proses dan berbagai macam cara dalam menyelesaikan sengketa yang ada di masyarakat, 8. menjelaskan penjabaran berbagai teori-teori dari antropologi hukum dan mampu mengaplikasinya atau memberi contoh dari teori-teori tersebut. D. STRATEGI PERKULIAHAN Metode yang paling banyak dipakai dalam menyampaikan materi adalah ceramah/kuliah mimbar dan banyak memberikan contoh yang relevan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendikusikan materi, dan contoh kasus yang berkaitan serta menganalisanya. E. MATERI KULIAH Buku acuan yang digunakan dalam perkuliahan ini adalah: 1. E.K.M. Masinambow, 2000, Hukum dan Kemajemukan Budaya, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta 2. Hilman Hadikusuma, 1992, Pengantar Antropologi Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung 3. Hilman Hadikusuma, Antropologi Hukum Indonesia, Alumni, Bandung, 1986 4. Keebet von Benda Beckmann, 2000, Goyahnya Tangga Menuju Mufakat, Grasindo, Jakarta

2

Yogyakarta 7. Ihromi. Atma Jaya. TUGAS 1. Membuat kliping mengenai kasus hukum dan kemudian menganalisnya sesuai dengan teori atau pandangan antropologi hukum. 6.O.5 3.5 0. T. 1993. Mentalitas dan Kebudayaan. Koentjaraningrat. Membaca dan atau meresume buku acuan sebagai persiapan untuk mengikuti kuliah 2. F. Yayasan Obor Indonesia.O. Antropologi Hukum.5 2. Norbert Rouland. Jakarta 8.5. analisa berita hukum.0 2. G. KRITERIA PENILAIAN/EVALUASI Kriteria penilaian dalam kuliah Antropologi Hukum adalah sebagai berikut: A AB B BC C D E 4.0 bobot 20 % bobot 30 % Komponen yang dinilai pada akhir kuliah adalah:  Tugas-tugas (paper. Ihromi. Yayasan Obor Indonesia. T. 1992. 1984. UI Press.0 1. 1991.0 3. dll)  Evaluasi tengah semester 3 . Jakarta. Antropologi dan Hukum. Antropologi Hukum.

8. Pengertian AH 2. Wujud Kebudayaan 3.7 2.10 Metode penemuan hukum 1. JADWAL PERKULIAHAN No.7 Antropologi Hukum (AH) Pendekatan AH Definisi Hukum menurut AH 5 7.7. Pendekatan AH Materi kuliah No:2. Pengertian kebudayaan. Pustaka Materi kuliah No:5 2 3 4 2 3 4. Hubungan Nilai. Ruang lingkup AH 2.5 Pengertian Ruang dan lingkup Manfaat 1.4. Era Fungsionalisme 3. Era Evolusionisme Materi kuliah No:2.7 Materi kuliah No:2.4. Era AH sbg spesialisasi 4. Perkembangan teori AH 1. 2. Evaluasi akhir semester  Kehadiran H. Metode kasus sengketa Materi kuliah No:6.6. Manfaat AH dan 1.8 4 . Minggu ke 1 1 Pokok Bahasan Kebudayaan bobot 40 % bobot 10 % Sub Pokok Bahasan 1.7 Materi kuliah No:2. Era Pluralisme 6 9. Norma dan Hukum.

Teori Street Level Bureaucracy Materi 2.13.14 Penjabaran teori teori AH 2.pada masyarakat sederhana 7 11 penyelesaian sengketa 8 12.3.6.7. Metode tanpa kasus sengketa Materi kuliah No:3. Teori Justice in Many Rooms 3.7 kuliah No: Proses dan macam-macam 1.8 2. Teori Forum Shopping-Shopping Forum 2. Macam-macam penyelesaian sengketa 1.6. Proses sengketa 5 .5. Teori Semi Autonomous Social Field 4.

waktu 100 menit Sumber Kepustakaan Materi kuliah No: 5 2 Apabila diberikan pengetahuan mengenai definisi dan manfaat mempelajarari Antropologi Hukum (AH) mahasiswa akan mampu menyebutkan pengertian AH dan menyebutkan manfaat mempelajari AH Definisi dan manfaat AH 1. 1. wujud kebudayaan. serta perkembangan teori-teori antropologi hukum dan penjabarannya. penyelesaian sengketa. No. Hubungan hukum nilai. pendekatan dari antropologi hukum. Wujud kebudayaan 3. mahasiswa dapat memahami pengertian. norma. Pengertian kebudayaan 2. manfaat.GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN JUDUL MATA KULIAH KODE MATA KULIAH/SKS DESKRIPSI SINGKAT : Antropologi Hukum : MKIn 604 / 2SKS : Antropologi Hukum membahas mengenai pengertian. serta perkembangan teori-teori antropologi hukum dan penjabarannya. pendekatan dari antropologi hukum. Est. Jika diberikan TIK pengetahuan mengenai kebudayaan mahasiswa mampu menyebutkan pengertian budaya. dan metode penemuan hukum pada masyarakat. Manfaat AH 100 menit Materi kuliah No:2. ruang lingkup. Definisi AH 2.7 6 . manfaat. TIU : Agar pada akhir kuliah. metode penemuan hukum pada masyarakat. penyelesaian sengketa. dan menjelaskan hubungan nilai/budaya dengan norma dan hukum Pokok Bahasan Kebudayaan Sub Pokok Bahasan 1.6. ruang lingkup.

dan tokoh AH pada Era Evolusionisme.8 7 Mhs mampu menyebutkan dan menjelaskan proses sengketa dan macam-macam penyelesaian penyelesaian sengketa Penjabaran teori-teori AH 1.7.3 Jika diberikan pengetahuan tentang ruang Ruang lingkup dan pendekatan lingkup dan pendekatan AH maka mahasiswa akan mampu menjelaskan ruang lingkup AH pendekatan AH 1.8 8 Jika diberikan pengetahuan tentang berbagai teori AH maka mahasiswa akan mampu menjelaskan berbagai macam teori AH 300 menit Materi kuliah No:2. Perkembangan teori AH pemikiran dan 1. ciri.6. Era Evolusionisme Era Fungsionalisme Era AH sbg spesialisasi Era Pluralisme Hukum 300 menit Materi kuliah No:2.7 6 Mhs mampu menjelaskan metode penemuan hukum dengan kasus sengketa dan tanpa kasus sengketa Metode penemuan hukum pada masyarakat Proses dan macam macam 1. Proses sengketa 2. Macam-macam penyelesaian sengketa 1. Teori Justice in Manay Rooms 3.7 7 . Teori Street Level Bureaucracy 100 menit Materi kuliah No:3. Pendekatan AH 200 menit Materi kuliah No:2.7 4 Jika diberikan pengetahuan mengenai definisi hukum menurut ahli AH maka mahasiswa akan mampu membedakan dan menjelaskan pendapat ahli AH mengenai definisi hukum Definisi hukum 200 menit Materi kuliah No:2. Metode kasus sengketa 2. Pluralisme hukum AH perspektif. Ruang lingkup AH 2.4. 3.7 5 Jika diberikan pengetahuan tentang fase-fase perkembangan pemikiran dan teori AH maka mhs akan mampu menjelaskan Fungsionalisme.4. 2. Metode tanpa kasus sengketa 100 menit Materi kuliah No:6.3.6. sebagai spesialisasi. Teori Shopping Forum-Forum Shopping 2. Toeri Semi Autonomous Social Fields 4. 4.5.7.

menjelaskan hubungan kebudayaan/nilai.menjelaskan pengertian kebudayaan . TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : .Wujud kebudayaan . TUJUAN 1. dan hukum KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR 1.menjelaskan wujud kebudayaan . mengajukan OHP/LCD. 2. D. POKOK BAHASAN : Kebudayaan dan hukum SUB POKOK BAHASAN : .Hubungan nilai. dan hukum. C.Pengertian kebudayaan .SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN A. 3. Whiteboard pertanyaan Memperhatikan tanya jawab dan variasi OHP/LCD. TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan hubungan kebudayaan dengan hukum 2. norma.604 1 x 100 menit 1 B. Whiteboard Tahap Pendahuluan Penyajian 8 . 2. norma. Kegiatan Pengajaran menjelaskan cakupan Antropologi Hukum menjelaskan manfaat mempelajari AH menjelaskan kompetensi TIU & TIK menjelaskan urgensi kebudayaan dan hukum menjelaskan relevansi kebudayaan dan hukum dengan sub materi AH lainnya Kegiatan Mahasiswa Media Memperhatikan. 1. : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin.

EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung REFERENSI 1. Antropologi Hukum. Antropologi Hukum. Jakarta 8. E. 1992. Ihromi.K. 2000. Koentjaraningrat. Ihromi. 1984. Bandung. Bandung 3. 9 . Atma Jaya. 1986 4.O. T. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. Jakarta 2. Yayasan Obor Indonesia. 1991. Grasindo. UI Press. Jakarta 5. Hilman Hadikusuma. Antropologi dan Hukum. Hilman Hadikusuma. 2000. Yayasan Obor Indonesia. memberi pertanyaan tanya jawab 3. Keebet von Benda Beckmann. T. Goyahnya Tangga Menuju Mufakat. 1993. Alumni. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan 2. Whiteboard E. Citra Aditya Bakti. Masinambow.M. Yogyakarta 7. Mentalitas dan Kebudayaan. F.Penutup 1. Pengantar Antropologi Hukum. 1992. Antropologi Hukum Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. 6. Hukum dan Kemajemukan Budaya. Jakarta. Norbert Rouland.O.

SUB POKOK BAHASAN : . KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media 1. mengajukan OHP/LCD. POKOK BAHASAN : Pengertian dan manfaat mempelajari AH C.pengertian AH . Whiteboard AH pertanyaan 2.menjelaskan manfaat mempelajari AH B. Whiteboard Penyajian 10 .manfaat mempelajari AH D.SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin. TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : .menjelaskan pengertian AH . menjelaskan pengertian AH 2. TUJUAN 2. menjelaskan cakupan pengertian dan manfaat Memperhatikan.604 1 x 100 menit 2 A. TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian dan manfaat mempelajari AH 2. menjelaskan manfaat mempelajari AH Memperhatikan tanya jawab dan variasi OHP/LCD. menjelaskan manfaat mempelajari pengertian dan AH 1.

Penutup 1. REFERENSI 1. 1984. T. Ihromi. EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. memberi pertanyaan tanya jawab 3. 1992. Bandung 2.O. 1993. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan 2. Yayasan Obor Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.O. Whiteboard E. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. Jakarta 3. Antropologi Hukum. 11 . Antropologi dan Hukum. Ihromi. Pengantar Antropologi Hukum. Hilman Hadikusuma. T. Citra Aditya Bakti.

menjelaskan ruang lingkup AH 2. SUB POKOK BAHASAN : . Whiteboard pendekatan AH pertanyaan 2. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan tanya jawab Memperhatikan dan dan variasi OHP/LCD.menjelaskan ruang lingkup .menjelaskan pendekatan D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media 1. TUJUAN A.SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin.menjelaskan ruang lingkup . POKOK BAHASAN : ruang lingkup dan pendekatan C.604 1 x 100 menit 3 A. mengajukan OHP/LCD. Whiteboard Penyajian Penutup 12 . Whiteboard variasi OHP/LCD. TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : . menjelaskan manfaat mempelajari ruang lingkup dan pendekatan 1. TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan ruang lingkup dan pendekatan AH B. menjelaskan cakupan ruang lingkup dan Memperhatikan. menjelaskan pendekatan AH 1.menjelaskan pendekatan B.

EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. 1992.O. Pengantar Antropologi Hukum. 1984. Bandung 2. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang E. 13 . T. 1993. T. Ihromi. memberi pertanyaan tanya jawab 3.O. Ihromi. REFERENSI 1. Citra Aditya Bakti. Antropologi Hukum. Antropologi dan Hukum. Jakarta 3. Hilman Hadikusuma. Yayasan Obor Indonesia.2. Yayasan Obor Indonesia.

604 1 x 100 menit 4. Whiteboard tanya jawab 1.SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang 14 . SUB POKOK BAHASAN : -D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan Penyajian Penutup Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media 1. memberi pertanyaan tanya jawab 3.menjelaskan definisi hukum menurut AH B.TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan definisi hukum menurut AH 2. TUJUAN 1. POKOK BAHASAN : definisi hukum C.5 A.TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : . Whiteboard 2. menjelaskan cakupan definisi hukum Memperhatikan. Whiteboard 2. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan dan variasi OHP/LCD. menjelaskan manfaat mempelajari definisi pertanyaan hukum menjelaskan definisi hukum Memperhatikan dan variasi OHP/LCD. mengajukan OHP/LCD.

Keebet von Benda Beckmann. EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. Atma Jaya. Jakarta 2. 1984. 1992. REFERENSI 1. Goyahnya Tangga Menuju Mufakat. T.E. 2000.O. Grasindo. Norbert Rouland. Jakarta 15 . Antropologi dan Hukum. Yogyakarta 3. Ihromi. Yayasan Obor Indonesia. Antropologi Hukum.

menjelaskan manfaat mempelajari teori AH 16 .menjelaskan era pluralisme B.9 A. mengajukan OHP/LCD.menjelaskan era fungsionalisme .604 1 x 100 menit 6.7. TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan perkembangan teori Antropologi Hukum 2.menjelaskan era pluralisme D.menjelaskan era fungsionalisme .SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin. menjelaskan cakupan perkembangan teori Memperhatikan. Whiteboard AH pertanyaan 2.8.menjelaskan era AH sebagai spesialisasi .menjelaskan era evolusionisme . SUB POKOK BAHASAN : .menjelaskan era AH sebagai spesialisasi .menjelaskan era evolusionisme . TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : . TUJUAN 1. POKOK BAHASAN : Kebudayaan dan hukum C. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media 1.

K. memberi pertanyaan tanya jawab 3. EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan 2. 1984. 4. 17 . Ihromi. Yayasan Obor Indonesia. Ihromi. Yayasan Obor Indonesia.O. 2000. Masinambow. E. 3. T. 2000. Hukum dan Kemajemukan Budaya. 1993. Goyahnya Tangga Menuju Mufakat. Jakarta 3. Antropologi Hukum. Yayasan Obor Indonesia. Whiteboard Penutup 1. REFERENSI 1. Jakarta 4.Penyajian 1. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. Grasindo. Antropologi dan Hukum.M. 2. Whiteboard E. Keebet von Benda Beckmann. T. Jakarta 2. menjelaskan teori era evolusionisme menjelaskan teori era fungsionalisme menjelaskan teori era AH sbg spesialisasi menjelaskan teori era pluralisme Memperhatikan tanya jawab dan variasi OHP/LCD.O.

604 1 x 100 menit 10. 18 .Metode kasus sengketa . SUB POKOK BAHASAN : .11 A. TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : . 4. mengajukan OHP/LCD. Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media menjelaskan cakupan metode kasus Memperhatikan.menjelaskan metode tanpa kasus sengketa B.Metode tanpa kasus sengketa D. TUJUAN 1. Whiteboard sengeketa dan metode tanpa kasus sengketa pertanyaan menjelaskan manfaat mempelajari metode kasus sengketa dan metode tanpa kasus sengketa menjelaskan metode kasus sengeketa menjelaskan metode tanpa kasus sengketa Memperhatikan tanya jawab dan variasi OHP/LCD.menjelaskan metode kasus sengeketa . KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan 1. Whiteboard Penyajian 3. POKOK BAHASAN : metode penemuan hukum C. TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan metode penemuan hukum 2. 2.SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin.

EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. Yayasan Obor Indonesia.Penutup 1. Antropologi Hukum. 1993. 2. Whiteboard E. T. Ihromi. Norbert Rouland. 19 . 3.O. T. Yogyakarta 2. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan memberi pertanyaan tanya jawab memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. Atma Jaya. 1984. Yayasan Obor Indonesia. Ihromi. Antropologi dan Hukum.O. Jakarta 3. 1992. REFERENSI 1. Antropologi Hukum.

POKOK BAHASAN : proses dan penyelesaian sengeketa C.604 1 x 100 menit 12 A. Whiteboard 20 . TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : . TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan proses dan macam-macam penyelesaian sengeketa 2. menjelaskan proses sengketa dan macam.menjelaskan macam-macam penyelesaian sengketa B.Proses sengketa .Memperhatikan. TUJUAN 1.Penyelesaian sengketa D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan 1. menjelaskan macam-macam sengketa Memperhatikan penyelesaian tanya jawab dan variasi OHP/LCD. menjelaskan manfaat mempelajari proses sengketa dan macam-macam penyelesaian sengketa Penyajian 1.SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin. SUB POKOK BAHASAN : . mengajukan OHP/LCD. Whiteboard macam penyelesaian sengketa pertanyaan 2. menjelaskan proses sengketa 2.menjelaskan proses sengketa .

Antropologi Hukum. Antropologi dan Hukum. EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. Whiteboard E. Grasindo.O.Penutup 1. Ihromi. 1992. Jakarta 2.O. REFERENSI 1. Yayasan Obor Indonesia. merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan 2. memberi pertanyaan tanya jawab 3. Ihromi. Norbert Rouland. 21 . Goyahnya Tangga Menuju Mufakat. Antropologi Hukum. Yayasan Obor Indonesia. 1984. Atma Jaya. memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. T. Keebet von Benda Beckmann. Yogyakarta 3. Jakarta 4. T. 1993. 2000.

menjelaskan teori justice in many rooms . TIK Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan diharapkan mahasiswa akan dapat : .menjelaskan teori semi autonomous social fields .menjelaskan teori street level bureaucracy B.menjelaskan teori forum shopping-shopping forum .SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH WAKTU PERTEMUAN PERTEMUAN : : : : ANTROPOLOGI HUKUM MKin.menjelaskan teori justice in many rooms .menjelaskan teori forum shopping-shopping forum . TIU Setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa akan dapat menjelaskan teori-teori AH 2.pertanyaan teori AH menjelaskan teori forum shopping.menjelaskan teori street level bureaucracy D.14 A. Whiteboard menjelaskan manfaat mempelajari teori. POKOK BAHASAN : Kebudayaan dan hukum C. Whiteboard 22 .Memperhatikan dan variasi OHP/LCD. TUJUAN 1. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Tahap Pendahuluan Penyajian 1.menjelaskan teori semi autonomous social fields . 1. 2. mengajukan OHP/LCD. Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media menjelaskan teori-teori AH Memperhatikan. SUB POKOK BAHASAN : .604 1 x 100 menit 13.

Antropologi Hukum. Atma Jaya. Yayasan Obor Indonesia. Ihromi.O.O. Ihromi. 2000. 1. Bandung 2. Jakarta 5. Whiteboard E. Antropologi Hukum. REFERENSI 1. 23 . Antropologi dan Hukum. 1984. Pengantar Antropologi Hukum. 1993. Goyahnya Tangga Menuju Mufakat. T. Penutup 4. Keebet von Benda Beckmann. 2. shopping forum tanya jawab menjelaskan teori justice in many rooms menjelaskan teori semi autonomous social fields menjelaskan teori street level bureaucracy merangkum materi yang disampaikan Memperhatikan memberi pertanyaan tanya jawab memberi gambaran umum materi kuliah yang akan datang dan variasi OHP/LCD. Jakarta 3. Norbert Rouland. Yogyakarta 4. 1992. 1992. T. Grasindo. Hilman Hadikusuma. 3. EVALUASI Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung F. 3. Citra Aditya Bakti. Yayasan Obor Indonesia.2.

24 .

25 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful