PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR KM …..

TAHUN …… TENTANG SISTEM TRANSPORTASI NASIONAL ( SISTRANAS ) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN,

Menimbang

: a. bahwa transportasi sebagai urat nadi kehidupan ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan dan politik mempunyai perwujudan wawasan nusantara, memperkokoh ketahanan, dan mempererat hubungan antar bangsa dalam usaha mencapai tujuan yang sama berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, dan dengan adanya perubahan paradigma sistem pemerintahan dengan ditetapkannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah serta tuntutan arus globalisasi akan mengubah tatanan pengaturan di bidang transportasi yang bersifat sentralistik ke desentralistik dan dari sifat dominasi pemerintah kepada mekanisme pasar dipandang perlu menyempurnakan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 49 Tahun 2005 tentang Sistem Transportasi Nasional; b. bahwa dalam rangka memantapkan perencanaan dan mewujudkan jaringan transportasi nasional yang efektif dan efisien, perlu dilakukan pendekatan kesisteman dan antar moda dalam satu kesatuan Sistem Transportasi Nasional ; c. bahwa sehubungan dengan hal tersebut huruf (a) dan (b), perlu menetapkan Sistem Transportasi Nasional

Sistranas-final-22 FEBRUARI 2012

Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 8). Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 4. Mengingat : 1. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437). 2. penyelenggaraan Sistranas-final-22 FEBRUARI 2012 . Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 65). 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125. 5. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 1). MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG SISTEM TRANSPORTASI NASIONAL (SISTRANAS) Pasal 1 Sistem Transportasi Nasional (Sistranas) sebagaimana ditetapkan dalam lampiran Peraturan Menteri Perhubungan ini merupakan tatanan transportasi yang terorganisasi secara kesisteman dan antar moda untuk dijadikan sebagai pedoman dan landasan dalam perencanaan. Fungsi.dengan Peraturan Menteri Perhubungan. Tugas. jaringan transportasi perlu terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. ilmu pengetahuan dan teknologi. Undang – undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 96). pembangunan. sebagai penjabaran dari Sistem Transportasi Nasional yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang transportasi. 6. Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia.

sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan jaman. Tatralok ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Pasal 4 Pengembangan Sistranas dilakukan secara berkesinambungan. b. c. merupakan satu kesatuan dengan Peraturan Menteri ini. Pasal 5 Dokumen Sistranas yang merupakan Lampiran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1. Tataran Transportasi Wilayah (Tatrawil). Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2005 tentang Sistranas dinyatakan tidak berlaku lagi. Kabupaten dan Kota. ilmu pengetahuan dan teknologi. Pasal 2 Sistranas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 disusun secara terpadu dan diwujudkan dalam : a. konsisten dan terpadu baik intra maupun antar moda dengan sektor pembangunan lainnya serta memperhatikan eksistensi Pemerintah Daerah Provinsi. Tatranas ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Sistranas-final-22 FEBRUARI 2012 . Tatrawil dan Tatralok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf (a). Tatrawil ditetapkan oleh Pemerintah Propinsi. Pasal 3 Tatranas. Tataran Transportasi Lokal (Tatralok). b. Tataran Transportasi Nasional (Tatranas). c. Pasal 6 Dengan ditetapkan keputusan ini. (b) dan (c) ditetapkan sebagai berikut: a.transportasi guna mampu mewujudkan penyediaan jasa transportasi yang efektif dan efisien.

Menteri Dalam Negeri. Menteri Pertahanan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Menteri Keuangan. 2012 MENTERI PERHUBUNGAN. 6. Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Hukum dan KSLN UMAR HARIS. Sekretaris Negara.Pasal 7 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkankan. 15. 9. 14. Irjen. Menteri Hukum dan HAM..E MANGINDAAN SALINAN Peraturan ini disampaikan kepada : 1. 3..MM. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal :. Menteri Pekerjaan Umum. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan. 8. Para Gubernur seluruh Indonesia..196302201989031001 Sistranas-final-22 FEBRUARI 2012 . Para Kepala Dinas Perhubungan Provinsi seluruh Indonesia. ttd E. 12. Para Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.MH Pembina Utama Muda (IV/c) Nip. Para Bupati dan Walikota seluruh Indonesia. SH.. Menteri Negara Lingkungan Hidup. Sekjen. 7. 5. 10. 11. Para Dirjen dan Para Kabadan di Lingkungan Kementerian Perhubungan. 4. 13. Menteri Negara BUMN. 2..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful