BAB I

PENDAHULUAN
1. Aplikasi Data Perencanaan Dalam rangka mewujudkan tersedianya data perencanaan yang akuntabel dan tepat waktu, Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama berupaya untuk menghimpun data yang terkait dengan penyusunan program dan kegiatan berdasarkan kondisi pada tahun yang berjalan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 pasal 14 dan pasal 15. Upaya untuk mewujudkan hal tersebut, dilakukan melalui penghimpunan data dari masing-masing satuan kerja, khusus untuk satuan kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang mempunyai cakupan satuan kerja sampai dengan Madrasah yang dilakukan dengan cara berjenjang yaitu, dari satuan kerja Madrasah disampaikan ke satuan kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan dilanjutkan ke satuan kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Proses penghimpunan dimulai dari Satuan kerja Madrasah, satuan kerja madrasah menghimpun data, setelah data dihimpun selanjutnya dimasukkan dalam aplikasi data perencanaan lalu disampaikan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk digabung dengan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota kemudian diteruskan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi untuk digabung menjadi data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, yang selanjutnya dikirim ke Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal untuk digabung dengan data lainnya sebagai Data Nasional Perencanaan Kementerian Agama. Pelaksanaan dengan cara tersebut bertujuan untuk mencapai output yang optimal dan kinerja yang efektif, karena setiap satuan kerja hanya menghimpun data dari lingkup kerjanya. Satuan kerja Madrasah hanya menghimpun data yang ada dalam lingkup madrasah, Satuan Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota hanya menghimpun data yang menjadi wewenangnya (data Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan data madrasah swasta termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) ), demikian juga dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi hanya menghimpun data pada lingkup kerja wilayahnya. Untuk keseragamaan hasil penghimpunan data, proses penghimpunan dari setiap satuan satuan kerja, menggunakan aplikasi, dan hasil penghimpunan disimpan sebagai backup data pada aplikasi tersebut. Untuk mempermudah

1

pengiriman data dari tingkat madrasah sampai dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, backup data dapat dikirimkan melalui email. Aplikasi yang digunakan berbasis Microsoft Visual Fox Pro, sejenis dengan yang digunakan pada aplikasi RKAK-L sehingga dapat menampung data yang cukup besar dari seluruh satuan kerja, aplikasi ini diantisipasipasi untuk masih dapat berjalan pada komputer Pentium II, yang mungkin masih dipakai pada madrasah. Demikian sekilas gambaran tentang aplikasi penghimpunan data perencanaan yang selanjutnya disebut sebagai Aplikasi Data Perencanaan (ADP). 2. Penghimpunan Data pada Kantor Kementerian Agama 2.1 Data yang diperlukan Data yang harus dipersiapkan untuk mengisi data perencanaan pada Kankemenag Kab/Kota, secara garis besar meliputi : a. Data pegawai berdasarkan tipologi yang berlaku saat ini, dan data kondisi sarana prasarana. b. Data umat beragama, rumah ibadah dan penyuluh agama pada Bimas Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha, khusus Bimas Islam ditambahkan dengan data KUA. c. Data Pengawas Pendidikan dan Guru Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha. d. Data Lembaga Pendidikan Agama dan Keagamaan; e. Data guru pada madrasah swasta; terkait dengan Nama, Nomor Registrasi Guru (NRG), jenjang pendidikan dan sertifikasi Guru. Selain data tersebut diatas, pada aplikasi diwajibkan untuk mengisi Nama, NIP dan nomor telepon (yang dapat dihubungi) petugas perekam data, sebagai contact person satuan kerja, untuk mempermudah jika memerlukan penjelasan terkait dengan penghimpunan data perencanaan. 2.2 Proses pengiriman hasil penghimpunan data (backup) ADP: Untuk mempercepat proses pengiriman hasil penghimpunan data, sebaiknya menggunakan jaringan internet, mengingat hasil penghimpunan data (backup) dapat dengan mudah dikirim melalui email, sehubungan dengan hal tersebut setiap Kantor Kementerian Agama kabupaten/Kota dan Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi harus menetapkan email untuk menghimpun backup data perencanaan dari satuan kerja jenjang dibawahnya 2.3 Tujuan pengiriman hasil penghimpunan data (backup) ADP: Pengiriman hasil penghimpunan data kankemenag kab/kota ditujukan kejenjang diatasnya yaitu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, selain itu juga ditujukan ke datarencana @yahoo.com 2

2.4 Judul, Instruksi, dan Keterangan untuk perekaman data(input data) ADP : Pada setiap halaman perekaman data pada ADP, harus mencermati judul dan instruksi serta keterangan yang berada dibawah lembar pengisian pada setiap halaman, sehingga data yang dihimpun sesuai. 2.5 Informasi untuk kesulitan dalam perekaman ADP : Jika mengalami kesulitan untuk menggabung data Madrasah atau terdapat hal yang belum jelas, dalam proses perekaman data dapat menghubungi :

Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat No.3-4 Telepon : 021 3812176

3

BAB II INSTALASI ADP 1. Proses instalasi : Lakukan double click instal_ADP_kankemenag. File Instalasi ADP File installer aplikasi ADP adalah instal_ADP_kankemenag.exe) maka harus diubah terlebih dahulu semula instal_ADP_kankemenag.exe 2.exe untuk melakukan instalasi aplikasi. (karena gmail menolak file lampiran dengan extensions .exe1 menjadi instal_ADP_kankemenag.exe Jika installer hasil download dari gmail. maka akan muncul tampilan sebagai berikut : Double click tombol ini 4 .

Tekan tombol Run akan muncul tampilan sebagai berikut: Double click tombol ini Tekan/pilih tombol install hingga proses install selesai. dan hasil instalasi aplikasi ADP secara default pada direktori C akan membentuk folder Aplikasi kankemenag. yang dapat dijalankan dengan cara double click icon Aplikasi Double click icon ini 5 . Pada desktop akan muncul shortcut aplikasi ADP kankemenag.

BAB III PEREKAMAN DATA PERENCANAAN 1. 6 .menyimpan (Backup) data yang telah direkam . 2) Sub Menu Back Up . Tombol data. Menu Pembuka ADP Satuan Kerja Kantor Kementerian Agama Tampilan awal menu ADP Kantor Kementerian Agama Tombol Mulai Tombol menutup muncul setelah click menu 2. menyajikan laporan yang telah direkam pada layar komputer atau mencetak data perencanaan yang telah direkam. Tombol setelah di click akan muncul pilihan sebagai berikut: 1) Sub menu Cetak Laporan Kankemenag . Tombol untuk masuk kedalam aplikasi data perencanaan dan memulai perekaman data perecanaan c. menggabungkan data dari backup hasil perekaman satuan kerja madrasah . 3) Sub Menu Gabung Data Madrasah. Fungsi Tombol Dan Menu Pada Lembar utama ini terdapat 3 tombol. untuk menutup atau membatalkan operasi perekaman b. yaitu : a.

Perekaman data satuan kerja. b. c. Sebelum merekam cermati instruksi dan keterangan yang ada. 5) Sub Menu Keluar. Kode Lokasi di isi oleh aplikasi (automatically). keluar dari dari menu. salah satu persyaratan penggabungan data. Data Perekam dan Pimpinan Satuan Kerja Pada lembar ini perekaman di tulis langsung Email dan nomor Hp wajib di isi masuk ke menu pintas 7 . Data Satuan Kerja a. menghapus data perekaman. 3.4) Sub Menu Hapus data . Click untuk memilih satker yang telah direkam Click untuk memilih satker yang akan direkam 4.

Pengisian data pegawai dimulai dengan meng-click menu pintas data Pegawai Click disini Pada tampilan berikut: a. Sebelum merekam cermati target. DATA PEGAWAI Sebelum memulai cermati petunjuk yang ada. Tidak termasuk KUA Pada lembar ini Jumlah Pegawai. tidak bisa lanjut ke berikutnya Cermati keterangan Setelah click lanjut akan muncul lanjutan perekaman Data Pegawai 8 . jika berbeda. dan golongan harus sama. c. bukan pada lembar ini. Pegawai KUA di rekam pada Data KUA.instruksi dan keterangan yang ada. Jumlah pegawai di isi oleh aplikasi (automatically).5. b.

Pada lembar ini. luas bangunan berdasarkan total luasnya Setelah click lanjut akan berlanjut ke lembar perekaman daya dan Jasa serta kondisi bangunan 9 . dengan lembar perekaman sebelumnnya Tidak termasuk KUA Cermati catatan 6.instruksi dan keterangan yang ada.Sebelum merekam jenjang pendidikan pegawai. cermati target. Jumlah Pada lembar ini harus sama. DATA SARANA KANTOR Sebelum merekam data cermati target dimaksud dan judul untuk pengisian data.

Data Kondisi Bangunan dan Biaya operasional Kantor Berdasarkan data RKAK-L / DIPA Pada lembar ini Jumlah biaya yang di isi adalah biaya selama satu tahun Setelah click lanjut akan berlanjut ke lembar perekaman data kendaraan 10 .

7. Jika sulit untuk mengisi data ummat perkecamatan. Total ummat sekabupaten dapat di titip pada salah satu kecamatan. Nama semua kecamatan harus di tulis Contoh titipan data ummat sekabupaten Cermati keterangan 11 . b. 7. Data Bimas Islam/ Kristen/Katholik/Hindu/Budha Click data ummat pada Menu Pintas Bimas Islam/ Kristen/ Katholik/ Hindu/ Budha Click ini Maka. akan muncul tampilan data umat .1 Data Ummat Sebelum merekam cermati instruksi dan keterangan yang ada. Misal: Total Ummat Katolik se Jakarta Pusat di titip pada Kecamatan Gambir. Nama Seluruh Kecamatan harus di tulis. a.

b.7. Misal: Total Rumah Ibadah Islam se Jakarta Pusat di titip pada Kecamatan Gambir. a. Nama Seluruh Kecamatan harus di tulis. Jika sulit untuk mengisi data rumah ibadah perkecamatan.2 Data Rumah Ibadah Click data ummat pada Kristen/Katholik/Hindu/ Budha Menu Pintas Bimas Islam/ Click ini Sebelum merekam cermati instruksi dan keterangan yang ada. Di isi sesuai dgn RKAK-L bukan realisasi Contoh titipan data Rumah Ibadah sekabupaten Nama semua kecamatan harus di tulis Cermati keterangan 12 . Total Rumah Ibadah sekabupaten dapat di titip pada salah satu kecamatan.

3 Data Penyuluh Agama Click data Penyuluh pada Kristen/Katholik/Hindu/ Budha. akan muncul tampilan Data Penyuluh. Jumlah Status Pegawai dan Jenis kelamin harus sama 13 .7. Menu Pintas Bimas Islam/ Click ini Maka. sebelum merekam cermati target dimaksud.

ke sertifikasi 14 . Click ini Tampilan untuk perekaman Data Pengawas Pendidikan Agama.4.7. sebelum merekam cermati target dimaksud cermati Jumlah Jenjang Pendidikan dan Jenis kelamin harus sama Diploma dan jenjang pendikan dibawahnya Click lanjut. Data Pengawas Pendidikan Agama Click data Pengawas pada Menu Pintas Bimas Kristen/Katholik/ Hindu/ Budha. data Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sub Menu Pendidikan Islam.

data Guru Agama Islam pada Sub Menu Pendidikan Islam.7. thn 7. bln.5. Data Sertifikasi Pengawas Pendidikan Agama Tampilan untuk perekaman Data Sertifikasi Pengawas Pendidikan Agama. Click ini 15 . Data Guru Agama Click data Guru (by Name) pada Menu Pintas Bimas Kristen/Katholik/ Hindu/ Budha.6. sebelum merekam cermati target dimaksud Jika “belum atau proses” isian selanjutnya tidak ada Pengisian dengan format tgl.

Tampilan untuk perekaman Data Pengawas Pendidikan Agama. Data Kantor Urusan Agama (KUA) Click data KUA pada Menu Pintas Bimas Islam Click ini 16 . sebelum merekam cermati target dimaksud tempat mengajar utama atau kedua Jika “belum atau proses” isian selanjutnya tidak ada Cermati keterangan pilihan DIII untuk sama dengan diploma dan jenjang dibawahnya dibawahnya Pengisian dengan format tgl. thn 7. bln.7.

Tampilan untuk perekaman Data Kantor Urusan Agama (KUA). Di isi sesuai dgn RKAK-L bukan realisasi Jika ada pembangunan di tulis di add info Cermati keterangan 17 . ke bangunan dan kendaraan Sebelum merekam cermati instruksi dan keterangan yang ada. sebelum merekam cermati target dimaksud Cermati target Nama semua kecamatan harus di tulis Click lanjut.

8. Data Pendidikan Keagamaan (Lembaga) Data pendidikan Keagamaan untuk Bimas Kristen/Katholik/ Hindu/ Budha Clik lembaga Tampilan perekaman Lembaga 18 .7.

9. Data Pendidikan Keagamaan (PAUD) Data pendidikan Keagamaan untuk Bimas Kristen/Katholik/ Hindu/ Budha Clik PAUD Tampilan perekaman PAUD 19 .7.

1 Data RA/BA/TA Click RA/BA/TA pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. Click ini 20 . jika memerlukan keterangan Jumlah Calon haji Kabupaten/Kota tahun ini 9.8. DATA PENDIDIKAN ISLAM 9. Data Penyelenggaraan Haji dan Umrah Jika terdapat Asrama Haji. pada wilayahnya. sebagai berikut. sebelum merekam cermati target dimaksud Jatah untuk Kabupaten/Kota tahun ini Tulis di add info.

Sebelum merekam cermati instruksi yang ada. Data MIS.2. Kedua Kolom jumlah terhitung langsung (automatically) 9. sebagai berikut. MtsS dan MAS (Madrasah Swasta) Click MIS/MTsS/MAS pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. Click untuk perekaman data masing-masing tingkat Madrasah swasta 21 .

Cermati instruksi Click lanjut. instruksi dan keterangan yang ada. MTsS. bln. Guru Madrasah Swasta tempat mengajar utama atau kedua Jika “belum atau proses” isian selanjutnya tidak ada Cermati keterangan pilihan DIII untuk sama dengan diploma dan jenjang dibawahnya dibawahnya Pengisian dengan format tgl. thn 22 . sebelum merekam cermati target.Tampilan lembar perekaman Data MIS.3. Data Guru Madrasah Swasta Tampilan untuk perekaman Data Guru Madrasah swasta (MIS. ke data guru 9.MAS).MTsS. dan MAS (Madrasah Swasta) Cermati instruksi yang ada untuk merekam data.

instruksi dan keterangan yang ada tempat mengajar utama atau kedua Jika “belum atau proses” isian selanjutnya tidak ada Cermati keterangan pilihan DIII untuk sama dengan diploma dan jenjang dibawahnya dibawahnya Pengisian dengan format tgl. bln.9. Data Guru Pendidikan Agama Islam Click Guru Pendidikan Agama Islam pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. thn 23 .4. sebelum merekam cermati target. sebagai berikut. Click ini Tampilan untuk perekaman Data Guru Pendidikan Agama Islam.

Click ini Tampilan untuk perekaman Data Pengawas Pendidikan Agama Islam. ke sertifikasi 24 . sebagai berikut. Data Pengawas Pendidkan Agama Islam Click Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. sebelum merekam cermati target.9.5. instruksi dan keterangan yang ada Jumlah Jenjang Pendidikan dan Jenis kelamin harus sama Diploma dan jenjang pendikan dibawahnya Click lanjut.

sebagai berikut. sebelum merekam cermati target dimaksud Jika “belum atau proses” isian selanjutnya tidak ada Pengisian dengan format tgl.6. Data Madrasah Diniyah Click Madrasah Diniyah pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. bln.7.9. Data Sertifikasi Pengawas Pendidikan Agama Islam Tampilan untuk perekaman Data Sertifikasi Pengawas Pendidikan Agama Islam. thn 9. Click ini 25 .

Click tipe Pondok Pesantren masing-masing untuk perekaman data 26 .Tampilan untuk perekaman Madrasah Diniyah.8. sebagai berikut. Data Pondok Pesantren Ula dan Wustha Click Ula dan Wustha Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. sebelum merekam cermati instruksi dimaksud Kedua Kolom jumlah terhitung langsung (automatically) 9.

Paket B atau Paket C pada Sub Menu Pendidikan Islam untuk memulai perekaman. sebelum merekam cermati instruksi dimaksud Kedua Kolom jumlah terhitung langsung (automatically) 9.9. Data Pondok Pesantren Ula dan Wustha Click Paket A. sebagai berikut. Click tipe program Pondok Pesantren masing-masing untuk perekaman data 27 .Tampilan untuk perekaman Pondok Pesantren Ula dan Wustha.

Tampilan untuk perekaman Pondok Pesantren Paket A. Paket B atau Paket C. Data Kerukunan umat beragama Cermati Target dimaksud sebelum mengisi. sebelum merekam cermati instruksi dimaksud Kedua Kolom jumlah terhitung langsung (automatically) 10. yang di rekam adalah FKUB dan Gedung Sekber tingkat Kabupaten/Kota Satuan volume unit Di isi berdasarkan RKAK-L / DIPA bukan realisasi 28 .

BAB IV MENU PINTAS DAN INFORMASI TAMBAHAN DATA 1. Bimas Budha. Menu Pintas Menu Pintas untuk mempercepat masuk kedalam perekaman Sebelum merekam data cermati petunjuk yang ada. Sub Menu Pintas format sama Pada Bimas Kristen. Data Sarana (Tanpa sub menu) Data Haji (tanpa sub Menu) Data FKUB (tanpa sub menu) Tombol untuk tambahan informasi 2. Bimas Hindu. Bimas Katholik. sebagai contoh . tampilan menu pintas Budha sama dengan Sub Menu Pintas Bimas Kristen Tampilan dan lembar perekaman sama dengan Bimas Kristen/Katolik/Hindu/Budha 29 .

1 Sub Menu Bimas Pintas Kristen Tampilan dan lembar perekaman sama dengan Bimas Kristen/Katolik/Hindu/Budha 3. dan Pengawas Pendidikan Agama Islam karena telah tercakup dalam Data Pendidikan Islam. 30 .2. Sub Menu Bimas Islam Sub Menu Pintas Bimas Islam. berbeda dengan Sub Menu Bimas lainnya karena tercakup didalamnya Data untuk KUA dan tidak ada data Guru Agama Islam. Pengawas dan Guru di Pendidikan Islam.

data akan muncul setelah penggabungan madrasah Pada Sub Menu ini terdapat beberapa tingkat pendidikan islam. yaitu : Data untuk Min/MTsN dan MAN. dan pada ada lembar yang tidak perlu diisi. Sub Menu Pintas Pendidikan Islam Tidak perlu di isi. yang akan muncul setelah proses penggabungan data madrasah 5.4. Informasi Tambahan Data Perekaman data pada lembar ini untuk data/informasi yang belum tersedia pada lembar-lembar isian sebelumnya. Setelah click tombol akan muncul tampilan sebagai berikut 31 .

Backup bertujuan untuk mengamankan data hasil penghimpunan yang telah direkam. Tampilan Awal Backup Click list Pilih satuan kerja yang telah direkam dengan menekan tombol list 32 . 1. flashdisk. memindahkan data hasil penghimpunan yang telah direkam ke komputer lain dan atau untuk penggabungan data.BAB V PENYIMPANAN / BACKUP DATA PERENCANAAN Backup Data ADP merupakan pemindahan data hasil penghimpunan yang telah direkam dan tersimpan di database aplikasi ADP ke dalam media penyimpanan lain (diskette. Pilih Menu Backup Click backup 2. harddisk).

tunggu hingga selesai proses backup. Tampilan Proses Backup Cermati petunjuk yang ada pada lembar proses backup data Click tombol proses Dilanjutkan dengan menekan tombol proses. data backup secara default terbentuk di direktori C dengan folder data rocan (c:\data_rocan) 33 .3. Tampilan Pilihan Satuan Kerja Yang Akan Dibackup Satker yang telah direkam Click pilih untuk membackup satker yg telah terekam 4.

Tampilan Proses Penggabungan. pada tampilan berikut. click sub menu ini 2. Memilih Menu Penggabungan Pilih sub menu Gabung data Madrasah. Cermati instruksi Click untuk memilih satker kemenag induk Pilih lokasi file back up yang akan di gabung 34 .BAB VI PENGGABUNGAN DATA MADRASAH 1. Tampilan awal proses penggabungan. lalu click menu gabung data madrasah.

35 . 2. tampilan menjdi sebagai berikut. Back up Satuan Kerja Madrasah yang akan digabung harus berada pada wilayah yang sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota yang menjadi induk (koordinator) dari satuan kerja Madrasah . Persyaratan Penggabungan Data Madrasah Untuk Penggabungan data Madrasah ada beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Penentuan wilayah merujuk pada dokumen RKAK-L/DIPA tahun berjalan. Contoh: MAN 3 RAWASARI JAKARTA PUSAT hanya dapat digabung pada KANTOR KEMENTERIAN AGAMA JAKARTA PUSAT.Setelah di pilih semua. Untuk restore dalam jumlah banyak Click untuk proses penggabungan 3.

1. Disarankan sebelum mencetak untuk melihat terlebih dahulu pada layar computer. Pilih Menu Cetak /Tayang Laporan Click Cetak laporan 2. melalui tampilan layar computer dan hasil cetakan pada kertas.BAB VII PENYAJIAN LAPORAN Hasil perekaman data perencanaan yang telah dihimpun dalam Aplikasi Data Perencanaan dapat dilihat dalam dua bentuk penyajian. Tampilan Awal Cetak/Tayang Click list untuk memilih satker yang akan di cetak/tayang 36 .

3. selanjutnya proses. selanjutnya akan muncul tampilan sebagai berikut: Click Satker yang telah direkam Click pilih untuk menyajikan satker yg telah direkam 4. Tampilan Pilihan Satuan Kerja Yang Akan dicetak/Tayang Tekan tombol pilih untuk memilih satuan kerja. Tampilan Proses Cetak/Tayang Satker yang ditampilkan Berdasarkan tanggal pada komputer Click data yang dipilih untuk ditampilkan untuk tampilan di layar komputer Click printer untuk cetak laporan Kemudian click proses Pilih layar untuk melihat laporan dilayar atau printer untuk cetak laporan. 37 .

Pilihan Penyajian laporan Click untuk lembar laporan berikutnya Tombol pintas untuk cetak laporan Untuk tampilan lebih besar atau lebih kecil 6. Akhir Penyajian Laporan Click jika telah selesai dan akan pindah ke data lain 38 .5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful