P. 1
Standar Operasional Prosedur Pepaya

Standar Operasional Prosedur Pepaya

|Views: 303|Likes:
Dipublikasikan oleh Michael Deo

More info:

Published by: Michael Deo on May 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2015

pdf

text

original

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIBITAN PEPAYA

PUSAT KAJIAN BUAH TROPIKA INSTITUT PERTANIAN BOGOR S b D b 2010

PENDAHULUAN
Potensi buah pepaya berada di urutan kedua setelah pisang dalam hal konsumsi perkapita Harga pepaya yang relatif murah Kandungan nilai gizi serta khasiat pepaya bagi kesehatan sangat baik Kontribusi pepaya terhadap pasokan buah nasional sampai saat ini baru 4 persen

PERMASALAHAN PEPAYA 1. produkstivitas rendah d k ti it d h kualitas beragam. kultivar/varietas komersial pada umumnya k lti / i t k i l d rentan terhadap serangan hama dan penyakit. . 2. shelf life-nya pendek lifekurang tersediannya benih/bibit yang bermutu teknik budidaya tepat belum dilaksanakan dengan baik. 5. 3. 4.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas. perlu dil k k pengelolaan k b di t l dilakukan l l kebun pepaya secara baik Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Produksi Pepaya .

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Suatu standar pedoman /petunjuk prosedural produksi/budidaya pepaya secara benar untuk mendapatkan hasil yang optimum Target produksi sesuai dengan Standarisasi g g Nasional Indonesia (SNI) Pepaya Lembar verifikasi .

ALUR KEGIATAN SOP PEPAYA Pemilihan L k i T P ilih Lokasi Tanam SOP 01 Penentuan Waktu Tanam SOP 02 Penyiapan Lahan SOP 03 Pengajiran g j Pembuatan Lubang Tanam SOP 03.1 Penanaman Bibit ke Lapangan SOP 05 Pengairan SOP 06 Seleksi Pohon SOP 07 .1 SOP 03.2 Pembibitan SOP 04 Pemilihan Varietas SOP 04.

ALUR KEGIATAN SOP PEPAYA Pemupukan Anorganik SOP 08 Pembumbunan dan Penyiangan SOP 09 Pengendalian Hama dan Penyakit SOP 10 Penyekatan Buah SOP 11 Pemanenan SOP 12 Pengumpulan Buah Hasil Panen SOP 13 Sortasi dan Pengkelasan Buah SOP 14 Pengemasan SOP 15 Penyimpanan SOP 16 y p Transportasi SOP 17 .

PEMBIBITAN (SOP 04) Tujuan : U t k mendapatkan bibit pepaya yang sehat dan akan Untuk d tk h td k tumbuh berproduksi optimal serta mempunyai daya adaptasi yang baik Kebutuhan Alat : Benih pepaya Media tanam Pupuk kandang Polibag ( g (ukuran 8 x 10 cm) ) Bambu Plastik transparan 4 x 15 m insectisida Fungisida Pupuk pelengkap cair .

Tingkat kemurnian ≥ 95% b. yaitu: a.PERSIAPAN TEMPAT Cek kesiapan tempat p pembibitan/persemaian pembibitan/persemaian p Cek kualitas benih yang akan disemai. Daya kecambah ≥ 90% dan vigoritas kecambah tinggi c. Benih sehat dan bebas OPT .

PEMILIHAN BENIH VARIETAS UNGGUL Benih yang dipilih merupakan benih yang jelas varietasnya dengan potensi yang sesuai dengan karakteristik varietas tersebut. Varietas yang dipilih memiliki daya adaptasi yang tinggi dengan agroklimat setempat. Memiliki pasar yang jelas. .

Pepaya Tipe Solo •B k Berukuran kecil 400 – 800 g/buah k il /b h • Rasa sangat manis <12*briks g .

Pepaya Tipe Sedang Berukuran sedang 1500 – 2000 g/buah Rasa manis 11 – 12*briks 12 briks .

Pepaya Tipe Besar Berukuran besar >2000 g/buah Rasa agak manis 9 – 10*briks 10 briks .

PENYIAPAN MEDIA TANAM Media tanam campuran tanah dan pupuk kandang (2 : 1) 1). media dimasukkan dalam polibag ukuran 8 cm x 10 cm letakkan d da a su g up eta a di dalam sungkup .

PENYIAPAN DAN PEMBUATAN SUNGKUP Sungkup terbuat dari rangka bambu lebar bawah 1 m .6 bentuknya melengkung setengah lingkaran panjang sungkup disesuaikan kebutuhan bibit. i 0.1 25 m. ti b h 1. .5 0.0 6 m.25 tinggi 0 5 m . Pembibitan harus berada di tempat terbuka dan sirkulasi udara yang baik.

.

Benih ditanam pada kedalaman 1-1.PENYEMAIAN BENIH Benih direndam air h B ih di d i hangat k k ( h ± 400C) t kuku (suhu dicampur fungisida berbahan aktif Propamokarb hidroklorida (Previcur N) konsentrasi 2 ml/l atau (Previcur Benomyl (Benlate) konsentrasi 0.5 cm 1dengan letak calon akar atau bagian benih yang runcing berada di bawah. .5 g/l selama 446 jam sebelum disemai disemai.

0 – 1.PEMELIHARAAN BIBIT Persemaian dijaga selalu dalam kondisi lembab namun tidak boleh terlalu basah (becek). Untuk menjaga kesuburan bibit perlu diberi pupuk daun misalnya complesal special tonic y atau Mamigro dengan konsentrasi 1.5 – 1.5 gram/l penyemprotan pestisida Marshal atau pestisida Kocide 77 konsentrasi 0.0 gram/l. .

. 10Penanaman bibit dilakukan pagi atau sore hari g pada bedengan yang sehari sebelumnya telah disiram air terlebih dahulu sampai basah.40 hari atau telah memiliki 2 – 3 pasang daun sejati dengan tinggi tanaman 10-15 cm.PEMINDAHAN BIBIT Bibit dipindahkan ke lapangan setelah berumur 30 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->