P. 1
Bangmawa Kopertis Jabar

Bangmawa Kopertis Jabar

|Views: 212|Likes:
Dipublikasikan oleh ade.rusmana5735

More info:

Published by: ade.rusmana5735 on Dec 22, 2008
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2010

pdf

text

original

PROGRAM PEN GEMB AN GAN KEMAH ASIS WAA N

DIRJEN DIKTI KOPERTIS WILAYAH IV

Tujuan Pendidikan Nasional:

(U U No. 20/2 003 tentang Sisdik nas)
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Berahlak mulia Sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri Menjadi warga negara yang demokratis Bertanggung jawab

    

Tujuan Pendidikan Tinggi:
Menurut PP No. 60/1999: 1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian. 2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional

Macam-macam PT:
Dari segi Bentuk : 1. Universitas (Akd/Prof sejumlah IPTEKS) 2. Institut (Akd/Prof dlm sekelmp. IPTEKS) 3. Sekolah Tinggi (Akd/Prof. 1 Disipl. Ilmu) 4. Politeknik (Prof. dalam sejumlah Bidang Pengetahuan Khusus).  5. Akademi (Prof. dlm 1 cab. IPTEKS)           Dari segi Penyelenggara : 1. Pemerintah : PTN (55 dan 26) 2. Masyarakat:PTS (2267) 3. PTK (ST-PDN, Akper) 4. PTA (IAIN, STAIN)

Mengapa diperlukan program pengembangan mahasiswa?
1.     Sejarah perjuangan bangsa RI: Mahasiswa selalu berperan dalam perkembangan politik. Th. 1908 : Soetomo(Budi Oetomo) Th. 1928 : M. Yamin (Sumpah Pemuda Th. 1945 : Sukarni, Chairul Saleh (Proklamasi oleh SoekarnoHatta)  Th. 1966 : Tri Tura (Cosmas Batubara dkk.)  Th. 1998 : Era Reformasi (menumbangkan Orde Baru) 2. Mahasiswa : Bagian Generasi Muda yang memiliki kedudukan dan peranan yang strategis. 3. Secara intelektual sudah teruji (melalui seleksi) 4. Memiliki peluang terbesar sebagai pemimpin bangsa.

Sej arah Perj uangan Mahasi swa I ndonesi a :
               1908 : Budi Oetomo 1928 : M.Yamin (Soempah Pemoeda) 1945 : Proklamasi (Soekarno-Hatta, Chairul Saleh, Sukarni) 1966 : Tritura (KAMI) Cosmas Batubara Cs. 1974 : Malari (Hariman Siregar Cs.) 1980 : Tetap ada, Masing-masing PT 1990 : Mencoba melalui Pers Mhs. 1998 : Era Reformasi - Badan Eks. Mhs. (BEM) - Forum Kota (Forkot) - FKHMJ - KAMMI - HMI dsb. Setelah Reformasi - Jarkot, KAMMI

Jenis Ke gia tan Ma hasiswa : 1.Intrakurikuler (Akademik): Kegiatan akademik yang terstruktur seperti kuliah, praktikum dsb. 2. Ko-Kurikuler: Kegiatan non-akademik yang langsung menunjang kegiatan akademik. 3. Ekstrakurikuler: Kegiatan yang tidak langsung menunjang kegiatan akademik.

Program
     1. 2. 3. 4. 5.

Pembi naan M ahasisw a:

Penalaran-keilmuan Minat dan kegemaran Peningkatan kesejahteraan Bhakti sosial mahasiswa Organisasi mahasiswa

Faktor yang mempengaruhi program kemahasiswaan:     1. Tenaga pembimbing 2. Dana 3. Sarana dan prasarana Seluruh program kemahasiswaan (biasanya) mengacu pada ketiga kebutuhan pokok tersebut di atas.

Program

Kemahasi swaan :     

1. Penalaran dan keilmuan : - Forum akademik - Lomba Imiah 2. Minat dan Kegemaran : Olahraga Kesenian Pramuka Mahasiswa Resimen Mahasiswa Mhs. Pencinta Alam Pers Mahasiswa Dsb.

3. Peningkatan Kesejahteraan: -   Bea Siswa -   Koperasi Mahasiswa -   Asrama Mahasiswa -   Bursa Buku -   MTQ, Masjid Kampus -   Bimbingan dan Konseling 4. Bhakti Sosial Mahasiswa - KSR PMI - Kemah Bhakti Mhs. - Kemah kerja Mhs. - Mapala - Dsb.

5. Organisasi Mahasiswa -  SMPT, BEM. Prersiden Mahasiswa dsb. 6. Kepemimpinan Mahasiswa - LKMM - SUSKAPIN 7. Lain-lain Kegi atan pendukung - OPPEK - Pelatihan Penalaran - Sarasehan PR III - dsb. :

Panalaran dan Keilmuan:
1.  Forum Akademik Segala bentuk pertemuan ilmiah seperti seminar, symposium, lokakarya, diskusi panel, studium generale dsb. 2.  Lomba llmiah (Kompetisi) Segala bentuk kegiatan ilmiah yang bersifat kompetitif seperti:  Lomba Karya Tulis Mhs.  Lomba Karya Inovatif Mhs.  Pemilihan Mhs. Berprestasi  Sayembara JAL dsb.  Program Kreativitas Mhs.  Pameran Ilmiah  PIMNAS  dan lomba yang bernuansa ilmiah keilmuan lainnya.

Organisasi Mahasiswa

Fungsi :
Wahana dan sarana pengembangan diri serta aspirasi mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawanan serta integritas kepribadian

Dasar :
1. PP No. 60/1999 tentang Pendidikan Tinggi 2. Sk Mendiknas No. 155/1999 3. Beberapa peraturan lainnya yang terkait.

Beberapa Peraturan tentang Organisasi Kemahasiswaan :
        SK Mendikbud No. 028/U/1974 ttg. Petunjuk-petunjuk Kebijaksanaan dalam Rangka Pembinaan Kehidupan Kampus PT Keputusan Pangkopkamtib No. 02/1978 tentang Pembekuan Dema SK Mendikbud No.0156/U/78 ttg. Normalisasi Kehidupan Kampus Instruksi Dirjen Dikti No. 002 ttg. Pokok-pokok Pelaksanaan Penataan Kembali Lembaga-lembaga Kemahasiswaan PT SK Mendikbud No. 037/U/79 ttg. Bentuk Susunan Organisasi Kemahasiswaan di Lingkungan PT Depdikbud SK Mendikbud No. 0230/U/80 ttg. Pedoman Umum Organaisasi dan keanggotaan BKK Universitas/Institut SK Mendikbud No. 0457/U/1990 tgl. 28 Juli 1990 ttg. Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di PT SK Mendikbud No. 155/U/1998 tgl. 30 Juni 1998 ttg. Pedoman Umum Organisasi kemahasiswaan di PT

Sejarah Ormawa: 1950-1977: Student Goverment (DM, MPM, BPM) 1979-1982: NKK-BKK 1982-1987: Wawasan Almamater 1988-1990: SMPT 1998/Sejak Reformasi: BEM, Presiden Mhs.

Jenis Organisasi Mhs.:
1. Intra Universiter 2. Ekstra Universiter Intra Universiter: -Tk. PT : SMPT, BEM (normatif); UKM (Operatif), FK-HMJ -Tk. Fak. : SMF, BPMF -Tk. Jur. : HMJ Ekstra Universiter: (Biasanya Ormas) -HMI, PMKRI, GMNI, GMKI, PMII dsb. -KMA-PBS, Mhs. Kosgoro

Ormawa (berasal) dari daerah : - Ikatan Mhs. Jakarta (IMADA) - Mahasiswa Irja - Mahasiswa Makassar dsb. Organisasi (ke arah) profesi: Organisasi mahasiswa dengan latar belakang bidang studi yang sama. Lebih dikenal dengan istilah IOMS mis.: Permahi, Himpunan Mahasiswa Arsitektur, dsb.

Organisasi Intra Universiter:
-Dasar SK Mendikbud No. 155/U/1998 -Wahana dan Sarana Pengembangan Diri -Prinsip : Dari, Oleh dan Untuk Mahasiswa (Psl 2) -Bertanggung jawab kepada Pimpinan PT (Psl 6) -Fungsi : Perwakilan, Pelaksana, Komunikasi, dsb.

PROGRAM KEMAHASISWAAN
I. Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) B. LKTM Reguler - Bidang Lomba diubah menjadi : Ilmu, Teknologi, dan Seni - Peserta LKTM Kopertis yang semula 2 (dua) Tim tiap Kopertis ditambah B. LKTM Lingkungan Hidup (LH) - Tetap diselenggarakan. - Pedoman mengacu pada pedoman LKTM - Sistem seleksi langsung ke Tk. Nasional C. LKTM Indonesia Timur Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2005 masih diselenggarakan LKTM Bagi Mahasiswa perguruan tinggi Indonesia Timur.

II. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tetap diselenggarakan dan terus ditingkatkan kualitasnya antara lain dengan telah disempurnakan Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Presentasi babak final dilaksanakan pada setiap awal Agustus (untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu diselenggarakan acara kenegaraan dalam rangka peringkatan HUT Kemerdekaan RI)

-

III. Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru
Untuk mencegah terulangnya berbagai kasus “OSPEK”, maka telah disusun Panduan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Terjadinya kasus “OSPEK” pada dasarnya merupakan pelanggaran terhadap ketentuan yang ada. Karena itu, hal ini harus mendapatkan perhatian serius.

-

IV. Pelatihan Pembimbing Penalaran Ilmiah Mahasiswa
Untuk meningkatkan Dosen Pembimbing Penalaran dalam mendorong Mahasiswa dalam LKTM Diselenggarakan di 4 (empat) Wilayah & diselenggarakan bulan September Diharapkan PTN/PTS mengirim dosen pembimbing dalam kegiatan tersebut

V. Pemberdayaan Mahasiswa dalam Akuntabilitas Layanan Akademik PT
Untuk memberdayakan dan meningkatkan peran mahasiswa dalam proses layanan akademik Diharapkan Tahun 2005/2006 sudah dilaksanakan diseluruh PTN/PTS

VI. Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa
- Untuk mengkritisi kebijakan publik - Bidang : Polkam, Ekonomi, dan Kesra

VII. Orientasi Studi Pengenalan Kampus (OSPEK) Pada dasarnya OSPEK tetap dilarang : - Instruksi Menteri PTIP No. 4/1963 - Kepmendikbud No. 043/1971 - Kepmendikbud No. 09/U/1972 - Kepmendikbud No. 028/U/1974 - Kepmendikbud No. 0125/U/1979 - SK Dirjen Dikti No. 38/Dikti/O/2000 - Sejak tahun 2003 sudah ada Pedoman

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->